BAB III GAMBARAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
3.1 Kinerja Keuangan Masa Lalu Periode 2008-2012
3.1.2 Neraca Daerah 1. ASET
Aset lancar Pemerintah Kota Bima mengalami trend menurun sampai pada tahun 2010 yang cukup besar dari 14 % tahun 2008 menjadi 51% pada tahun 2009 dan 2,63% tahun 2010 dan mengalami kenaikan pada tahun 2011 secara perlahan sebesar 10,83%, 2012 sebesar 16,50% dengan rata-rata penurunan dalam 5 tahun terakhir sebesar 8,08%. Penurunan harta lancar terbesar disebabkan oleh hilangnya saldo hutang lancar tuntutan ganti rugi dari Rp.
66,847,200,061.21 menjadi Rp. 32,716,633,524.09 pada tahun 2009 dan tahun 2012 kembali mengalami peningkatan menjadi Rp. 41,129,936,608.40, dan hal ini di disebabkan oleh meningkatnya piutang dana bagi hasil dan saldo kas daerah dan untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik dibawah ini.
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 97
0,00 10.000.000.000,00 20.000.000.000,00 30.000.000.000,00 40.000.000.000,00 50.000.000.000,00 60.000.000.000,00 70.000.000.000,00 80.000.000.000,00 90.000.000.000,00
2007 2008 2009 2010 2011 2012
Grafik 3.1.
Jumlah Aset Lancar Pemerintah Kota Bima 2007-2012
JUMLAH ASET…
(60,00) (50,00) (40,00) (30,00) (20,00) (10,00) 0,00 10,00 20,00
2007 2008 2009 2010 2011 2012
Grafik 3.2.
Persentase Pertambahan Aset Lancar Pemerintah Kota Bima Tahun 2007-2012
PERSENTASE PERTAMBAHAN ASET LANCAR
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 98 Apabila dilihat secara lebih mendetail, kas mengalami penurunan rata-rata sebesar 4,69% sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 sedangkan kas dibendarahara pengeluaran mengalami trend penurunan rata rata sebesar 32,74% sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2012, kas dibendahara penerimaan tidak dapat dilakukan analisis karena hanya muncul pada tahun 2008 dan 2012, kas lainnya di bendahara pengeluaran juga tidak dapat dianalisis trend perkembangannya karena hanya muncul ttahun 2011 dan 2012 serta deposit tidak dapat dilakukan analisis trend pertumbuhan dan penurunannya karena tahun 2011 sampai dengan tahun 2012 tidak lagi muncul nilanya. Sedangkan piutang pajak , piutang retribusi masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar 98,66% dan 39,52 sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 serta persediaan mengalami pertumbuhan sebesar 28,84%.
Investasi jangka panjang Pemerintah Kota Bima terdiri atas investasi permanen dan investasi non permanen, dimana investasi non permanen tidak dapat dianalisis karena pada tahun 2009 , investasi ini tidak muncul dalam neraca Pemerintah Kota Bima sedangkan investasi permanen mengalami trend penurunan sebesar 21, 12 %.
Aset tetap dalam Neraca Pemerintah Kota Bima mengalami rata-rata pertumbuhan sebesar 20,7% selama kurun waktu 5 tahun sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2012. Pada tahun 2007 aset tetap pemerintah Kota Bima sebesar Rp. 351,333,609,592.87 menjadi Rp. 389,525,374,091.45 pada tahun 2008 dengan peningkatan sekitar 10, 9 %, tahun 2009 menjadi Rp. 494,589,373,083.77 dengan peningkatan sebesar 27 %, tahun 2010 menjadi Rp. 559,706,844,433.21 atau naik pertumbuhannya sebesar 13,2 %, selanjutnya tahun 2011 (42,2%), 2012 (10,4 %). Pertumbuhan asset tetap ini didorong oleh berbagai factor diantaranya
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 99 kegiatan inventarisasi, klasifikas dan penilaian asset tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pertumbuhan asset terbesar berasal dari konstruksi dalam pengerjaan yang mengalami rata-rata pertumbuhan selama 5 tahun sebesar 168,40% dikuti dengan pertumbuhan asset tetap lainnya (27,42%), jalan/jaringan dan instalasi (24, 52%), Gedung dan Bangunan (24,32%), Peralatan dan Mesin (14,80%) serta asset tetap berupa tanah dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 1, 62%.
Asset lainnya mengalami rata-rata pertumbuhan yang cukup signifikan selama 2007 – 2012 yaitu sebesar 99,507.66 %. Lonjakan terbesar terjadi pada tahun 2010 dengan pertumbuhan sebesar 497,473.31 % dari tahun sebelumnya walaupun pada tahun sebelumnya terjai penurunan namun pada tahun 2011 (42.49 %) terjadi peningkatan sampai pada tahun 2012 (122.36 % ) dari pos-pos yang lainnya pada asset lainnya yang mengalami pertumbuhan namun hanya muncul pada tahun 2010 yaitu tagihan tuntutan ganti rugi sebesar Rp.29,854,398,559.49 (2010), mengalami pertumbuhan pada tahun 2011 sebesar Rp. 25,575,195,946.49 dan selanjutnya tahun 2012 sebesar Rp. 26,068,944,472.40.
hal ini dapat berarti bahwa sebagian besar tagihan tuntutan ganti rugi sudah dapat diselesaikan hingga tahun 2012.
Secara keseluruhan , Aset pemerintah Kota Bima mengalami rata-rata pertumbuhan sebesar 1,64%. Dimana pada tahun 2008 (6.14 %), 2009 (0.14%), 2010 (0.18 %), 2011 (0.40%), 2012 (0.16 %). Dan pertumbuhan asset pemerintah Kota Bima ini didorong oleh beberapa factor diantaranya kegiatan inventarisasi asset, klasifikasi dan penilaian asset yang semakin gencar dilakukan oleh Pemerintah Kota Bima sesuai dengan peraturan yang berlaku.Data Jumlahaset pemerintah Kota Bima dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 100 Tabel 3.3
Data Jumlah Aset Pemerintah Kota Bima Tahun 2007 s/d Tahun 2012
NO URAIAN ASET TAHUN
2007 2008 2009 2010 2011 2012
1.1 ASET LANCAR
Kas Di kas daerah 52,270,947,804.43 22,298,471,772.33 25,186,756,081.97 26,839,962,580.55 24,116,460,877.78 30,032,466,660.14 kas Di Bendahara Pengeluaran 15,407,570,822 6,233,923,502.00 1,881,754,770.00 119,502,676.00 73,071,436.62 144,807,210.00
Kas Di Bendahara Penerimaan 17,287,500.00 0.00 0.00 3,010,000.00 104,718,642.00
Kas Lainnya di Bendahara
Pengeluaran 392,559,650.00 9,123,520.00
Deposit 2,850,000,000.00 850,000,000.00 850,000,000.00 850,000,000.00 0.00
Belanja Dibayar Dimuka 779,755,031.83 0.00 0.00 0.00 0.00
Piutang Pajak 43,479,557.00 70,109,330.00 86,774,400.00 251,913,335.00 924,799,532.00 470,579,520.00 Piutang Retribusi 152,297,750.00 211,588,791.00 401,540,500.67 428,801,836.00 638,135,081.00 723,039,571.00
Bagian Lancar Tuntutan Ganti
Rugi 3,493,245,595.16 32,038,050,123.00 0.00 0.00
Piutang Dana Bagi Hasil 926,883,779.03 6,160,667,741.00 6,897,177,586.26
Piutang Dana Alokasi Umum 0.00
Piutang Dana Alokasi Khusus
Piutang Deviden 323,152,223.00 405,733,420.00 332,322,131.00
Piutang Lainnya 1,953,412,024.00 20,642,000.00 3,398,578,750.00 338,175,000.00 282,150,000.00 282,150,000.00 Piutang Transfer dari
Pemerintah Provinsi 4,523,365,949.39 0.00 0.00
Persediaan 825,445,630.00 583,761,093.00 911,229,021.45 1,777,160,324.00 2,309,580,021.00 2,133,549,748.00 JUMLAH ASSET LANCAR 77,776,154,214.42 66,847,200,061.21 32,716,633,524.09 31,855,551,753.58 35,306,167,759.40 41,129,934,588.40 PERTAMBAHAN ASSET
LANCAR (%) (14.05) (51.06) (2.63) 10.83 16.50
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 101
NO URAIAN ASET TAHUN
2007 2008 2009 2010 2011 2012
1.2 INVESTASI JANGKA PANJANG
Investasi Non Permanen 2,533,456,299.00 2,695,689,848.00 0.00 3,208,727,909.00 3,528,529,518.00 3,859,104,714.00
(0.06) 1.00 #DIV/0! (0.10) (0.09)
Investasi Permanen 2,511,565,350.75 1,954,713,015.00 3,138,029,044.00 1,843,280,000.00 1,843,280,000.00 3,843,280,000.00
0.22 (0.61) 0.41 0.00 (1.09)
JUMLAH INVESTASI JANGKA
PANJANG 5,045,021,649.75 4,650,402,863.00 3,138,029,044.00 5,052,007,909.00 5,371,809,518.00 7,702,384,714.00 PERT. INVESTASI JANGKA
PANJANG %) (7.82) (32.52) 60.99 6.33 43.39
1.3 ASSET TETAP
Tanah 58,305,831,353.00 61,170,756,353.00 65,431,054,353.00 67,301,582,773.00 68,024,459,773.00 62,789,014,923.00
4.91 6.96 2.86 1.07 (7.70)
Peralatan dan Mesin 70,313,988,950.51 84,577,379,686.51 97,183,743,539.75 111,242,625,177.10 124,911,978,338.79 139,969,251,767.29
20.29 14.91 14.47 12.29 12.05
Gedung dan Bangunan 152,115,447,722.69 178,376,419,446.69 196,394,816,335.04 165,036,517,176.20 327,128,995,116.35 366,333,997,516.87
17.26 10.10 (15.97) 98.22 11.98
Jalan, Jaringan dan Instalasi 95,240,215,263.94 122,069,187,241.94 131,833,023,779.46 196,938,293,236.30 237,663,084,949.94 276,551,629,881.80
28.17 8.00 49.38 20.68 16.36
Aset Tetap Lainnya 7,555,042,407.00 7,874,077,407.69 7,194,317,560.57 17,000,599,070.61 21,582,113,516.61 16,893,876,152.61
4.22 (8.63) 136.31 26.95 (21.72)
Konstruksi Dalam Pengerjaan 13,632,036,400.00 10,043,846,600.00 20,721,891,208.95 2,187,227,000.00 16,871,433,605.00 16,669,857,813.00
(26.32) 106.31 89.44 671.36 1.19
Akumulasi Penyusutan -45,828,952,504.27 -74,586,292,644.38 -24,169,473,693.00 0.00
(62.75) 67.60 100.00
JUMLAH ASET TETAP 351,333,609,592.87 389,525,374,139.98 494,589,373,083.77 559,706,844,709.70 796,182,066,130.26 879,207,628,054.57 PERTAMBAHAN ASSET
TETAP (%) 10.9 27.0 13.2 42.2 10.4
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 102
NO URAIAN ASET TAHUN
2007 2008 2009 2010 2011 2012
1.4 ASSET LAINNYA
Tagihan Penjualan Angsuran 0.00 0.00
Tagihan Tuntutan Ganti
Kerugian Daerah 0.00 29,854,398,559.49 25,575,195,946.49 26,068,944,472.40
Kemitraan Dengan Pihak
Ketiga 0.00 0.00
Aset Tidak Berwujud 0.00 0.00 99,350,000.00 99,350,000.00
Aset Lain-lain 3,749,561,130.63 3,749,561,130.63 6,000,000.00 0.00 16,863,784,611.67 68,418,534,813 JUMLAH ASET LAINNYA 3,749,561,130.63 3,749,561,130.63 6,000,000.00 29,854,398,559.49 42,538,330,558.16 94,586,829,285.25
PERT.ASSET LAINYA 0.00 (99.84) 497,473.31 42.49 122.36
JUMLAH ASSET 437,904,346,587.67 464,772,538,194.82 530,450,035,651.86 626,468,802,931.77 879,398,373,965.82 1,022,626,776,642.22
PERT.JUMLAH ASSET 6.14 0.14 0.18 0.40 0.16
Sumber : DPPKAD Kota Bima 2012.
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 103 2. KEWAJIBAN
Kewajiban jangka pendek Pemerintah Kota Bima selama periode 2007 sampai dengan 2012 terjadi pertumbuhan yang fluktuatif dimana terjadi kenaikan dan juga penurunan. Pada awal periode tahun 2007 kewajiban jangka pendek berjumlah sebesar Rp. 41,533,479,108.00, kemudian disusul penurunan kewajiban jangka pendek tahun 2008 ( Rp.12,142,945,292.28), 2009 dan 2010 (0 %), tahun 2011 terjadi kembali kewajiban jangka pendek sebesar Rp. 649,251,331.82 dan pada akhir priode 2012 mengalami penurunan sebesar Rp. 122,963,520.00.
dengan rata-rata penurunan kewajiban jangka pendek sebesar 50,36%. Terjadinya penurunan dalam kewajiban jangka pendek merupakan sebuah prestasi yang mengembirakan karena kewajiban jangka pendek ini terjadi penurunan setiap tahunnya sehingga menjadi indikator bahwa selama 5 tahun terakhir terjadi peningkatan kinerja pembayaran / pelunasan kewajiban dan efektifitas penggunaan kewajiban jangka pendek oleh Pemerintah Kota Bima. Faktor utama penyebab terjadinya pembayaran kewajiban jangka pendek meliputi bagian lancar utang dalam negeri – utang pemerintah pusat pada tahun 2007 sebesar Rp.
11,518,408,000.00 dan tahun 2008 sudah terbayar. Utang jangka pendek lainnya juga mengalami penurunan sedikit demi sedikit setiap tahunnya, Kewajiban jangka pendek ini menunjukkan penurunan yang fositif dimana terjadi pertumbuhan yang negatif atau penurunan kewajiban jangka pendek.
Kewajiban jangka panjang dalam Pemerintah Kota Bima sejak tahun 2007 sampai dengan 2012 tidak pernah dilakukan dan untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik 3 dibawah ini.
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 104 Secara keseluruhan persentase pertumbuhan kewajiban Pemerintah Kota Bima selama priode 2007 sampai dengan 2012 mengikuti perkembangan dari kewajiban jangka pendek karena memang Pemerintah Kota Bima tidak memiliki kewajiban jangka panjang. Walaupun demikian Pemerintah Kota Bima seharusnya melakukan pengelolaan kewajiban jangka pendek yang efektif dalam rangka meingkatkan kinerja pengelolaan keuangan.Rinciankewajiban pemerintah Kota Bima dapat dilihat pada table di bawah ini.
0,00 5.000.000.000,00 10.000.000.000,00 15.000.000.000,00 20.000.000.000,00 25.000.000.000,00 30.000.000.000,00 35.000.000.000,00 40.000.000.000,00 45.000.000.000,00
2007 2008 2009 2010 2011 2012
Grafik 3.3.
Jumlah kewajiban pemerintah kota bima 2007-2012
JUMLAH KEWAJIBAN
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 105 Tabel 3.4.
Data Jumlah Kewajiban Pemerintah Kota Bima Tahun 2007 s/d Tahun 2012
NO URAIAN KEWAJIBAN
TAHUN
2007 2008 2009 2010 2011 2012
1.1 KEWAJIBAN JANGKA PENDEK
Utang Perhitungan fihak Ketiga (PFK) 896,466.00 3,777,774,485.28 0.00 0.00 10,394,848.62 0.00
utang pemotongan Pajak Pusat - PPN/PPh 0.00 0.00 0.00 0.00 392,559,650.00 9,123,520.00
Bagian Lancar Utang Dalam Negeri -
Pemerintah Pusat 11,518,408,000.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Utang Konstruksi Dalam Pekerjaan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Utang Jangka Pendek Lainnya 30,014,174,642.00 8,365,170,807.00 0.00 0.00 246,296,833.20 113,840,000.00
JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PENDEK 41,533,479,108.00 12,142,945,292.28 0.00 0.00 649,251,331.82 122,963,520.00
PERT. KEWAJIBAN JANGKA PENDEK (70.76) (100.00) 0.00 0.00 (81.06)
1.2 KEWAJIBAN JANGKA PANJANG
Utang Dalam Negeri - Pemerintah Pusat 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Utang Jangka Panjang Lainnya 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
JUMLAH KEWAJIBAN JANGKA PANJANG 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
PERT. KEWAJIBAN JANGKA PANJANG 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
JUMAH KEWAJIBAN 41,533,479,108.00 12,142,945,221.52 0.00 0.00 649,251,331.82 122,963,520.00
PERT. KEWAJIBAN (70.76) (100.00) 0.00 0.00 (81.06)
Sumber : DPPKAD Kota Bima Tahun 2012
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 106 3. EKUITAS DANA
Pertumbuhan ekuitas dana Pemerintah Daerah Kota Bima selama kurun waktu 2009 sampai dengan 2012 dengan rata-rata pertumbuhan 21,22% pertahun meskipun komponen-komponen tertentu mengalami penurunan. Secara lebih rinci, pada tahun 2008 pertumbuhannya naik secara signifikan sebesar 50,94%, dan pada tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 40,19%, 2010 (2,63%), kemudian terjadi pertumbuhan pada tahun 2011 sebesar 8,79% dan tahun 2012 (18,32%). Adapun ekuitas dana Pemerintah Kota Bima adalah ekuitas dana lancar, ekuitas dana investasi serta ekuitas dana cadangan. Dimana setiap komponen terdiri atas pos-pos yang turut andil dalam naik dan turunnya pertumbuhan ekuitas dana Pemerintah Kota Bima. Untuk lebih jelasnya tentang trend perkembangan ekuitas dana pada Pemerintah Kota Bima dapat dilihat pada grafik 4 .
0,00 200.000.000.000,00 400.000.000.000,00 600.000.000.000,00 800.000.000.000,00 1.000.000.000.000,00 1.200.000.000.000,00
2007 2008 2009 2010 2011 2012
GRAFIK 3.4.
Perkembangan Jumlah Ekuitas Dana Pemerintah Kota Bima 2007-2012
JUMLAH EKUITAS DANA
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 107 Ekuitas dana lancar yang terdiri dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), pendapatan yang ditangguhkan, cadangan piutang, cadangan persediaan, dana yang harus disediakan untuk pembayaran utang jangka pendek. Ekuitas dana lancar mengalami rata-rata pertumbuhan sebesar 7,05% dan pertumbuhan terbesar pada item cadangan piutang dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 123.43 % dan penurunan terbesar pada item Dana yang Harus Disediakan untuk Pembayaran Utang Jangka Pendek dengan rata-rata sebesar 77,88%, kemudian disusul oleh cadangan persediaan dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 28,84%, namun demikian peningkatan cadangan piutang memberikan sumbangsih terbesar pada ekiutas dana lancar sehingga ekiutas dana lancar ini mengalami pertumbuhan walaupun tidak secara signifikan.
Untuk ekuitas dana investasi yang terdiri dari diinvestasikan dalam investasi jangka panjang, diinvestasikan dalam investasi asset tetap, diinvestasikan dalam investasi asset lainnya dan dana yang harus disediakan untuk pembayaran utang jangka panjang. Pada awal priode 2008 terjadi trend pertumbuhan sebesar 50,94%, disusul tahun 2009 terjadi penurunan sebesar 40,94%, tahun 2010 juga terjadi penurunan sebesar 2,63% dan pertumbuhan terjadi pada tahun 2011 sebesar 8,79% ,2012 (8,79%).Equitas Dana Pemerintah Kota Bima dapat dilihat pada table di bawah ini.
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 108 Tabel 3.5.
Data Jumlah Ekuitas Dana Pemerintah Kota Bima Tahun 2007 s/d Tahun 2012
NO URAIAN KEWAJIBAN
TAHUN
2007 2008 2009 2010 2011 2012
1.1 EKUITAS DANA LANCAR Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran
(SILPA) 70,527,622,160.43 25,604,620,789.05 27,918,510,851.97 27,809,465,256.55 24,179,137,465.78 30,177,273,870.14
Pendapatan yang Ditangguhkan 17,287,500.00 0.00 0.00 3,010,000.00 104,718,642.00
Cadangan Piutang 6,422,189,957.99 36,863,756,193.88 3,886,893,650.67 2,268,926,173.03 8,411,485,774.00 8,705,268,808.26 Cadangan Persediaan 825,445,630.00 583,761,093.00 911,229,021.45 1,777,160,324.00 2,309,580,021.00 2,133,549,748.00 Dana yang Harus Disediakan untuk
Pembayaran Utang Jangka Pendek -41,532,582,642.00 -8,365,170,807.00 0.00 0.00 -246,296,833.20 -113,840,000.00
Jumlah Ekuitas Dana Lancar 36,242,675,106.42 54,704,254,768.93 32,716,633,524.09 31,855,551,753.58 34,656,916,427.58 41,006,971,068.40
PERT. EKUITAS DANA LANCAR (%) 50.94 (40.19) (2.63) 8.79 18.32
1.2 EKUITAS DANA INVESTASI Diinvestasikan Dalam Investasi
Jangka Panjang 5,045,021,649.75 4,650,402,863.00 3,138,029,044.00 5,052,007,909.00 5,371,809,518.00 7,702,384,714.00 Diinvestasikan Dalam Investasi Aset
Tetap 351,333,609,592.87 389,525,374,091.45 494,589,373,083.77 559,706,844,433.21 796,182,065,299.69 879,207,628,054.57 Diinvestasikan Dalam Investasi Aset
Lainnya 3,749,561,130.63 3,749,561,130.63 6,000,000.00 29,854,398,559.49 42,538,330,558.16 94,586,829,285.25
Dana Yang Harus Disediakan Untuk
Pembayaran Utang Jangka Panjang 0.00 0.00
JUMLAH EKUITAS DANA
INVESTASI 360,128,192,373.25 397,925,338,085.08 497,733,402,127.77 594,613,250,901.70 844,092,205,375.85 981,496,842,053.82
PERT. EKUITAS DANA INVESTASI 10.50 25.08 19.46 41.96 16.28
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 109
NO URAIAN KEWAJIBAN
TAHUN
2007 2008 2009 2010 2011 2012
1.3 EKUITAS DANA CADANGAN
Diinvestasikan Dalam Dana Cadangan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
JUMLAH EKUITAS DANA
CADANGAN 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
PERT. EKUITAS DANA CADANGAN 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
JUMLAH EKUITAS DANA 396,370,867,479.67 452,629,592,854.01 530,450,035,651.86 626,468,802,655.28 878,749,121,803.43 1,022,503,813,122.22
PERT. EKUITAS DANA (%) 14.19 17.19 18.10 40.27 16.36
Sumber : DPPKAD Kota Bima Tahun 2012
Kota Bima | Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018 110 Analisa lebih lanjut terhadap neraca Pemerintah Daerah Kota Bima untuk mengetahui kemampuan keuangan Pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan akan digunakan metode analisis ratio likuiditas, ratio aktivitas dan ratio sovabilitas dan penjelasan lebih lanjjut terhadap analisis tersebut sebagai berikut.