BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN
17. Net Cash Flow / Aliran Kas
Arus Pengeluaran Tahun ke - 1 2 3 4 5 6 7 8
A Peralatan Tahun 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 1 Cangkul 20000 0 0 0 0 20000 0 0 2 Parang 15000 0 15000 0 15000 0 15000 0 3 Kored 15000 0 15000 0 15000 0 15000 0 4 Gunting 3000 0 3000 0 3000 0 3000 0 5 Pisau 3000 0 0 0 0 3000 0 0 6 Gergaji 0 0 0 0 0 0 0 70000 7 Kampak 0 0 0 0 0 0 0 60000
8 Tangki air (100 liter) 175000 0 0 0 0 175000 0 0
9 Selang (100 meter) 150000 0 0 0 0 150000 0 0 10 Sprayer 25000 0 0 25000 0 0 25000 0 11 Bambu 7200 7200 7200 7200 7200 7200 7200 7200 12 Tali rafia 12000 12000 12000 12000 12000 12000 12000 12000 Jumlah 425200 19200 52200 44200 52200 367200 77200 149200 B Bahan (pupuk) 1 Pupuk kandang 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 2 Urea 37350 37350 37350 37350 37350 37350 37350 37350 3 TSP 63900 63900 63900 63900 63900 63900 63900 63900 4 KCL 13500 13500 13500 13500 13500 13500 13500 13500 5 Furadan 3G 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6000 6 Pestisida dan ZPT 9000 9000 9000 9000 9000 9000 9000 9000 Jumlah 135750 135750 135750 135750 135750 135750 135750 135750 C Bibit 1 Gmelina 6000 0 0 0 0 0 0 0 2 Krisan 18750 18750 18750 18750 18750 18750 18750 18750 Jumlah 24750 18750 18750 18750 18750 18750 18750 18750
Arus Penerimaan Tahun ke- 1 2 3 4 5 6 7 8 Tahun 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 A Kayu Gmelina 0 0 0 0 0 0 0 2000000 B Bukan Kayu Bunga krisan 528000 528000 528000 528000 528000 528000 528000 528000 Jumlah 528000 528000 528000 528000 528000 528000 528000 2528000 Laba/Rugi -57700 354300 321300 329300 321300 6300 296300 2224300 Saldo -57700 296600 617900 947200 1268500 1274800 1571100 3795400 PF (Bt) 471428.6 420918.4 375820 335553.5 299601.4 267501.2 238840.4 1021017 PF (Ct) 522946.4 138472.6 147125 126277.4 117287.1 264309.5 104809.3 122659.3 Total PF (Bt) 3430680 Total PF (Ct) 1543887 NPV 1886794 BCR 2.915278 IRR 33.00%
BEP 102 unit ikat / unit
PELUANG PENGEMBANGAN AGROFORESTRI
DENGAN TANAMAN KRISAN
BINTANG MARUDUT SIMANJUNTAK
DEPARTEMEN SILVIKULTUR
FAKULTAS KEHUTANAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
PELUANG PENGEMBANGAN AGROFORESTRI
DENGAN TANAMAN KRISAN
Skripsi
Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kehutanan pada Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor
Bintang Marudut Simanjuntak E14203064
DEPARTEMEN SILVIKULTUR
FAKULTAS KEHUTANAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
RINGKASAN
BINTANG MARUDUT SIMANJUNTAK. Peluang Pengembangan Agroforestri dengan Tanaman Krisan. Dibimbing oleh Dr. Ir. Nurheni Wijayanto. MS.
Agroforestri adalah salah satu pola pemanfaatan lahan dengan cara mengkombinasikan tanaman kehutanan/pohon dengan jenis tanaman pertanian, Tanaman krisan merupakan salah satu dari sekian banyak tanaman hias yang dapat dibudidayakan pada tegakan hutan (Gmelina arborea) melalui sistem agroforestri. Keunggulan dari tanaman ini adalah selain daur hidupnya yang pendek (3-5 bulan), tanaman ini juga memiliki peluang pasar yang sangat menjanjikan, ditambah lagi permintaan terhadap tanaman ini selalu lebih besar dari jumlah tanaman yang tersedia di pasaran.
Metode yang digunakan adalah dengan menanam tanaman krisan varietas Snowcap pada bedeng I dan varietas BGA Samantha pada bedeng II yang masing– masing dibudidayakan pada dua lokasi yang berbeda yaitu pada tegakan terbuka dan tertutup. Perkembangan tanaman krisan kemudian diamati dan diukur mulai dari persen tumbuh, persen berbunga, mutu dan kualitas yang dihasilkan (tinggi dan diameter) serta pengaruh naungan terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter krisan. Analisis finansial terhadap pola agroforestri dengan tanaman krisan yaitu menghitung nilai NPV, BCR, IRR dan BEP.
Survey menunjukkan bahwa peluang hidup tanaman krisan yang dibudidayakan pada tegakan terbuka dan tertutup masing-masing sebesar 92,80 % dan 97,20%, Sedangkan peluang berbunga masing-masing sebesar 90,44 % dan 85,30 %. Kualitas tanaman krisan yang dihasilkan adalah golongan C menurut Badan Standarisasi Nasional serta golongan II/III menurut standar umum yang sering digunakan. Jika diamati dari parameter "tinggi", maka tanaman krisan pada tegakan tertutup memiliki kualitas yang lebih baik, sementara jika diamati dari parameter "diameter", maka tanaman krisan pada tegakan terbuka memiliki kualitas yang lebih baik. Berdasarkan perhitungan analisis finansial, dimana nilai NPV= Rp 1.886.794; BCR= 2,9; IRR= 33% dan BEP= 102 ikat, maka membudidayakan tanaman krisan varietas Snowcap dan BGA Samantha pada tegakan Gmelina arborea di Desa Cikanyere, layak diusahakan.
SUMMARY
BINTANG MARUDUT SIMANJUNTAK. The opportunity for Developing Agfoforestry System with Chrysanthemum. Guidance by Dr. Ir. Nurheni Wijayanto. MS.
Agroforestry is one of the land using that contains of agriculture plant and forestry plant. Chrysanthemum is one of floriculture plant where can grow under the forest’s stand (Gmelina arborea) by agroforesty’s system. The advantages of this plant have an early harvesting cycle (3 – 5 month), good prospect in market and the demand of this plant usually bigger then supply.
The method that being used was planting the Snowcap’s variety in box I and Breeder Grower Agreement (BGA) Samantha’s variety in box II, both of them were planted in two different location, one at opened crown stand and others at closed crown stand then measuring and observing the growth’s element like diameter, height, live percentage, flowering percentage and the quality of chrysanthemum. To analyze the chrysanthemum’s quality between opened and closed stand using SPSS 11.5 which data was analyzed under Complete Randomized Design. Financial analysis for this agrofrestriy system by enquiring Net Present Value, Benefit Cost Ratio, Internal Rate of Return and Break Even Point.
The survey showed that average live percentage found in each opened and closed crown is 92,80 % and 97,20%, Meanwhile average flowering percentage is 90,44 % and 85,30 %. The quality of chrysanthemum that cultivated is included C by SNI end II/III by common standard. These quality that planted in closed crown stand is better than in opened crown stand (by height), Meanwhile the quality in opened crown stand is better than in closed crown stand (by diameter).
The value of each financial analysis is NPV= Rp 1.886.794; BCR= 2,9; IRR= 33% and BEP= 102 unit, so from the financial analysis, agrorostry system which mixing Gmelina arborea and chrysanthemum where aplicated in Cikanyere ressort is right to be done.
PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Peluang Pengembangan Agroforestri dengan Tanaman Krisan adalah benar-benar hasil karya saya sendiri dengan bimbingan dosen pembimbing dan belum pernah digunakan sebagai karya ilmiah pada perguruan tinggi atau lembaga manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.
Bogor, Maret 2008
Bintang Simanjuntak NRP E14203064
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berkat dan kasih karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian serta penulisan skripsi ini dengan baik. Penyusunan skripsi ini merupakan pemenuhan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kehutanan pada Fakultas Kehutanan IPB.
Dalam penelitian yang berjudul "Peluang Pengembangan Agroforestri dengan Tanaman Krisan" ini, penulis mengkaji mengenai persen hidup, persen tumbuh dan kualitas tanaman krisan yang dibudidayakan pada tegakan hutan (Gmelina arborea) serta menghitung analisis finansial pola agroforestri antara tegakan hutan dengan tanaman krisan.
Penelitian ini dilaksanakan di lahan hutan rakyat milik Bapak Sunaryo yang berlokasi di Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur. Penelitian ini dilakukan selama ± 3 bulan yaitu dari bulan Juni sampai September 2007.
Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh sebab itu penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun guna perbaikan skripsi ini maupun untuk pengembangan penelitian lebih lanjut. Penulis berharap semoga karya kecil ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Bogor, Maret 2008
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Dolok Maraja, Sumatera Utara pada tanggal 25 September 1984 sebagai putri ke empat dari lima bersaudara pasangan Pardomuan Simanjuntak dan Kartini Tampubolon.
Pada tahun 2003 penulis lulus dari SMU Swasta Sultan Agung Pematang Siantar dan pada tahun yang sama lulus seleksi masuk IPB melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Penulis memilih Program Studi Budidaya Hutan, Jurusan Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan.
Penulis aktif disejumlah organisasi kemahasiswaan antara lain menjadi Sekretaris Bidang Aksi dan Pelayanan Gerakam Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Bogor pada tahun 2005-2006, Sekretaris Komisi Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (PMK) IPB pada tahun 2005-2006 dan menjadi anggota Forest Management Student Club (FMSC) pada tahun 2005-sekarang.
UCAPAN TERIMA KASIH
Terima kasih yang tiada terhingga kepada Tuhan Yesus Kristus, yang telah memberikan berkat dan anugerahNya sehingga memampukan dan menguatkan penulis dalam menyelesaikan laporan akhir ini. Dalam proses penelitian maupun penyusunan skripsi berjudul Peluang Pengembangan Agroforestri dengan Tanaman Krisan ini, penulis memperoleh banyak dukungan dan bantuan. Untuk itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Dr. Ir. Nurheni Wijayanto. MS yang telah mengarahkan dan membimbing penulis dengan penuh kesabaran selama proses penelitian berlangsung, dari mulai rencana penelitian, pelaksanaan penelitian sampai pada penyusunan laporan akhir.
2. Bapak dan mama tersayang, terima kasih untuk semua doa, nasehat, juga dorongan semangat yang tiada henti-hentinya. Penulis juga berterima kasih untuk adikku tercinta Jojor, kakak-kakakku Nove, Sondang dan Elisabeth.
3. Dinas Perhutanan dan Konservasi Tanah Kabupaten Cianjur dan Penduduk Desa Cikanyere, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur (Abah, Mama, Ipon, Pak Empang, Teh Endah).
4. Saudara-saudariku BDH 40 Fitrie, Anjar, Tian, Linda, Midi, Mit-mit, Ani, Aries, Liong, Ery, Ifa, Rini, Desman, Uni, Novie dan Kelompok PKL Cianjur.
5. Rekan-rekanku seperjuangan BPC GMKI Cabang Bogor masa bakti 2005- 2006, pengurus Komisi Persekutuan (KOMPERS) masa bakti 2005-2006, Ikatan Mahasiswa Siantar (Melda dan Elly) dan Kelompok P3H (KPH Tasikmalaya).
6. Rekan-rekanku seangkatan THH, MNH dan KSH
8. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan tugas akhir ini yang tak dapat penulis tuliskan satu persatu.
Semoga karya ilmiah ini bermanfaat.
Bogor, Maret 2008
DAFTAR ISI
Halaman KATA PENGANTAR ………... i DAFTAR TABEL ………... iv DAFTAR GAMBAR ... v DAFTAR LAMPIRAN ... vi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1 2.2 Tujuan Penelitian ... 2 2.3 Manfaat Penelitian ... 2BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Agroforestri ... 3
2.2 Pengenalan Tanaman Hias ... 4
2.3 Prospek Tanaman Hias ... 5
2.4 Tanaman Krisan ... 6
2.5 Bentuk dan Mutu Tanaman Krisan ... 7
2.6 Manfaat Tanaman Krisan ... 9
2.7 Syarat Tumbuh Tanaman Krisan ... 10
2.8 Budidaya Tanaman Krisan di Kebun Terbuka ... 11
2.9 Prospek dan Peluang Pasar Tanaman Krisan ... 12
2.10 Analisis Finansial ... 12
BAB III KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN 3.1 Letak Kecamatan Sukaresmi ... 15
3.2 Kondisi Biofisik ... 16
3.3 Sebaran Hutan Rakyat / Kebun Rakyat di Kecamatan Sukaresmi ... 16
BAB IV METODOLOGI 4.1 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 18
4.2 Alat dan Bahan ... 18
4.3 Metode Pengumpulan Data ... 18