PLTS TERPUSAT
3.2. Panel Tegangan Rendah
1. Panel tegangan rendah harus mengikuti standard peraturan IEC dan PUIL dan mengikuti standard VDE/DIN.
2. Panel-panel harus dibuat dari plat besi tebal 2 mm dengan rangka besi dan seluruhnya harus dizinchromat dan di duco 2 kali dan harus dipakai cat dengan cat powder coating dengan cat texture, warna dan cat dikonfirmasikan kepihak Interior dan Direksi / Manajemen Konstruksi, dilengkapi dengan double cover dengan tebal plat 2 mm, memakai sepatu kabel dan handslip, kapasitor bank harus menggunakan sistem otomatik (APFR). Pintu dari panel-panel tersebut harus dilengkapi dengan master key.
3. Konstruksi dalam panel-panel serta letak dari komponen-komponen dan sebagainya harus diatur sedemikian rupa, sehingga bila perlu dilaksanakan perbaikan-perbaikan, penyambungan-penyambungan pada komponen-komponen dapat mudah dilaksanakan tanpa mengganggu komponen-komponen lainnya.
4. Setiap panel harus mempunyai 5 busbar copper terdiri dari 3 busbar phase R-S-T, 1 busbar neutral dan 1 busbar untuk grounding. Besarnya busbar harus diperhitungkan untuk besar arus yang akan mengalir dalam busbar tersebut tanpa menyebabkan suhu yang lebih dari 650C dengan dimensi busbar minimum 1,5 kali dari kemampuan lewat arus (kapasitas incoming breaker). Setiap busbar copper harus diberi warna sesuai peraturan PLN, lapisan yang dipergunakan untuk memberi warna busbar dan saluran harus dari jenis yang tahan terhadap kenaikan suhu yang diperbolehkan. Semua Cu bar harus dilapisi oleh Tin Platting (electro platting).
5. Alat ukur yang dipergunakan adalah jenis semi flush mounting dalam kotak tahan getaran. Ampermeter dan Voltmeter yang digunakan berukuran 96 x 96 mm dengan skala linear dan ketelitian 1% dan bebas dari pengaruh induksi, serta ada sertifikat tera dari LMK / PLN (minimum 1 buah untuk setiap jenis alat ukur). 6. Ukuran dari tiap-tiap unit panel harus disesuaikan dengan keadaan dan keperluan
sesuai dengan yang telah disetujui oleh Direksi / Manajemen Konstruksi lapangan.
7. Unit Box Panel haruslah dibuat sedemikian rupa sehingga mendapat ventilasi udara yang cukup. Pada lubang ventilasi udara harus diberi filter yang konstruksinya diperkuat sehingga didapatkan suatu konstruksi yang baik.
8. Unit Box Panel yang berfungsi untuk MotorControlCenter haruslah dilengkapi dengan force ventilasi.
9. Main switch breaker tipe air break 3 pole atau 4 pole yang telah direkomendasi dari NEMA serta karakteristiknya menurut standard IEC 947-2 dan kemampuan arus hubung singkat alat tersebut tidak kurang dari 50 KA pada tegangan 500 VAC.
10. Unit Box Panel Indoor mempunyai IP rating minimum 31. Panel di daerah umum dilengkapi dengan lockable double door lengkap dengan kaca.
11. Unit Box Panel Outdoor mempunyai IP rating minimum 55, lockable double door lengkap dengan kaca.
12. Panel harus dilengkapi dengan gambar Single Line Diagram, ukuran A4 atau A3 disesuaikan dengan ukuran gambar sehingga terbaca dengan jelas. Gambar Single Line Diagram harus delaminating dan ditempel dibalik pintu panel.
13. Instalasi kabel menuju panel dilengkapi dengan gland cable.
14. Main circuit breaker harus menggunakan tipe spring charged yang dapat dioperasikan secara manual atau automatic yang dikombinasikan dengan sistem motorized untuk versi fix dan drawout serta dilengkapi pengaman untuk tidak merusak switch breaker pada saat posisi ON / OFF / TRIP.
15. Sistem penutupan atau kontak breaker harus menggunakan toggle action, free type dan dilengkapi dengan indikator mekanikal untuk posisi ON atau OFF serta indikasi charged dan discharged.
16. Jika main circuit breaker dioperasikan secara otomatis maka harus dilengkapi dengan pelepas penutupan (XF) pemutus tegangan jatuh (MN) / pemutus shunt (MX), saklar alarm dan saklar bantu.
17. Kapasitas dari kontak utama harus mampu dibebani dengan beban penuh pada temperatur yang telah direkomendasikan dari pabrik serta waktu pemutusan tidak lebih dari tiga detik.
18. Panel untuk sump pump dilengkapi dengan 1 buah kotak kontak yang diletakkan di dalam panel.
19. Main circuit breaker harus dilengkapi dengan proteksi beban lebih (over current), arus hubung singkat (short circuit), proteksi hubungan pentanahan.
20. Komponen–komponen pengaman yang dapat dipakai adalah:
a. Miniatur Circuit Breaker (MCB)
Menurut standard IEC 947 - 2 Terdiri dari 1 dan 3 kutub
Kurva trip B & C
Dilengkapi dengan saklar alarm, Auxiliary contact dan pemutus shunt (MX) / pelepas tegangan (MN).
Jika digunakan untuk melindungi motor listrik maka yang digunakan adalah MMCB (Magnetic Motor Circuit Breaker).
b. Busbar Support
Sesuai standard IEC 439, VDE 0100-520 dan BS 5486 Bus-bar support terdiri dari unipolar/multi polar.
Isolasi support harus sesuai dengan ukuran copper (tembaga).
Kapasitas dari Bus - bar harus sesuai dengan standard Puil dan DIN 43671
Terdiri dari 1,2,3, dan 4 pole
Spesifikasinya :
- High Dielectric strength - High Mechanical wisthstand
- Tahan terhadap temperatur sesuai dengan rekomendasi c. Isolator Support
Bahan terdiri dari SMC/DMC spesifikasi terdiri dari : High Dielectric Strenght
High Mechanical Withstand
High Temperature.
d. Pilot Lamp, Push Button, Selector Switch Sesuai standard IEC 529, IEC 947
Jenis pilot lamp yang digunakan adalah tipe transformasi. Push Button menggunakan tipe flush dengan bahan chromium.
Selector switch tingkat isolasinya harus 660 V dengan kapasitas thermal 12 A adalah 20 A serta dilengkapi dengan pegangan isolasi ganda.
e. Fuse Dan Fuse Link Standard BS 88.
Jenis Fuse yang digunakan adalah HRC class Q sedangkan Fuse Carier sebagai pengaman circuit control menggunakan type catridge & Holder. f. Panel Surya (Sel Surya)
Maximum power (Pmax) 250 Wp
Type cell monocrystalin Voltage at pmax (Vmp) 30.2V
Current at pmax (Imp) 8.28 A
Short circuit current (Isc) 9.18 A Open circuit voltage (Voc) 36.3V
Number of cells 60 cells/modul Dimensions 1650 x 992 x 40 (mm)
Garansi minimal 20 tahun untuk degradasi output lebih kecil 20 % g. Solar Charge Controller
Rating Tegangan 48 V Arus Beban 80 A
Arus Beban per Array 80 A I-max 320 A
Tegangan Baterai 48V Efisiensi : lebih besar 90 %
Sistem Proteksi : HVD (High Voltage Disconnect), LVD (Low Voltage Disconnect), Short Sircuit Protection
h. Baterai
Kapasitas Arus 1000 Ah Kapasitas Energi 2000 Wh
Type : Deep Cycle, OpzV Stationary Battery
Tegangan 2 V
Kemampuan Cycling : Paling Sedikit 1200 Cycle pada 80 % DOD
Teknologi Valve Regulated Lead Acid (VRLA gel) Garansi : Paling Sedikit 1 tahun
Umur teknis minimal 10 tahun pada suhu 200C
Harus dilengkapi dengan sistem koneksi yang dapat mencegah korosi dan arus hubung singkat (termasuk pada waktu pemasangan).
Wajib menggunakan produk dalam negeri, yang dibuktikan dengan melampirkan salinan tanda sah capaian tingkat komponen dalam negeri yang diterbitkan oleh kementrian perindustrian.
i. Inverter
Kapasitas 5000 W
Tegangan Input (Vdc) 48 V
Tegangan Output (Vac) 220-230 V Frekuensi : 50 Hz
Output Voltage THD Factor : < 3 %
Efisiensi : >92%
Sistem Proteksi : DC over/under-voltage, AC over/under voltage, over
load, short circuit protection.
Garansi 3 tahun
Dilengkapi dengan display, data logger dan tersedia fasilitas remote
monitoring system yang terintegrasi.