• Tidak ada hasil yang ditemukan

Paparan Data, Triangulasi, dan Analisis Data Subjek II Kategori Self- Self-efficacy Sedang

a. Data Hasil Tes Tertulis dan Wawancara Soal Pertama Kategori C5 (evaluate) Subjek II Self-efficacy Sedang (SS-2)

1) Tahapan Fokus/ Focus

a) Indikator 1 (Subjek mampu menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dalam soal)

Kemampuan SS-2 dalam menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan soal dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 4.58 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Indikator 1 Tahapan Focus Soal C4 Nomor 1a

Hasil tes tertulis tersebut menunjukkan bahwa SS-2 mampu menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan Indikator

Kemampuan Berpikir

Kritis

Deskripsi Kemampuan Subjek SS-1 kategori soal C5 (evaluate)

Inference

SS-1 mampu menarik simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang disampaikan. Simpulan awal yang diperoleh adalah volume balok transparan.

Situation

SS-1 mampu menggunakan simpulan awal untuk menjawab permasalahan awal. Relevan dengan permasalahan, SS-1 mengurangkan volume balok transparan dengan kubus satuan yang ada.

Clarity

SS-1 tidak mampu menyelesaikan permasalahan lain yang masih terkait dengan permasalahan awal dengan langkah-langkah yang jelas, runtut, dan tepat.

Overview

SS-1 tidak mampu meninjau ulang jawabannya dengan menggunakan argumen yang tepat, alasan dan juga bukti yang tidak sesuai dengan konteks permasalahan.

didalam soal dengan tpat sesuai dengan soal. Sebagaimana hasil wawancara juga menunjukkan hasil yang sama. Adapun cuplikan wawancara sebagai berikut.

P1,4 : “Apa yang diketahui dari soal tersebut?”

SS-21,4 : “Pak Adi menguras bak mandi yang berukuran 60cm x 50cm x 40cm. Kemudian mengisi bak mandinya dengan wadah kecil yang berukuran 2dm x 3dm x 3dm”

P1,5 : “Terus, yang ditanyakan apa?”

SS-21,5 : “Takaran keberapakah air akan tumpah?”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator 1 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa pemaparan informasi yang diketahui dan ditanyakan didalam soal dengan tepat. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

SS-2 menyatakan bahwa Pak Adi menguras bak mandi yang berukuran 60cm x 50cm x 40cm. Kemudian Pak Adi mengisi bak mandinya dengan wadah kecil yang berukuran 2dm x 3dm x 3dm. SS-2 juga memaparkan bahwa informasi yang ditanyakan adalah takaran keberapa air dalam bak mandi akan tumpah.

Jawaban tersebut sudah tepat dan relevan dengan permasalahan.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi indikator 1 pada tahapan focus.

b) Indikator 2 (Subjek mampu memutuskan strategi penyelesaian sesuai dengan masalah)

Sehubungan dengan indikator 1, indikator 2 bertujuan untuk melihat apakah SS-2 mampu memutuskan strategi penyelesaian yang sesuai dengan konteks permsalahan. Hal tersebut dapat dilihat pada cuplikan hasil tes tertulis sebagai berikut.

Gambar 4.59 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Indikator 2 Tahapan Focus Soal C4 Nomor 1b

Sejalan dengan hasil tes tertulis, hasil wawancara juga menunjukkan hal yang sama. SS-2 memaparkan strategi penyelesaian sesuai dengan masalah Adapun cuplikan wawancara sebagai berikut (P1,6 - SS-11,6)

P1,6 : “Selanjutnya, langkah penyelesaian kamu bagaimana?”

SS-11,6 : “Pertama saya menentukan volume bak mandi, lalu menentukan volume wadah kecil, mengubah satuannya kedalam cm dan membagi volume bak mandi dengan wadah kecil”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa pemaparan strategi penyelesaian yang sesuai dengan permasalahan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

SS-2 menuliskan langkah yang ditempuhnya yaitu menentukan volume bak mandi dan volume wadah kecil yang sebelumnya sudah diubah satuannya dari dm ke cm. Setelah itu, SS-2 membagi volume bak mandi dengan volume wadah kecil untuk mengetahui takaran penuh bak mandi. Strategi yang dipaparkan SS-2 tersebut sudah sesuai dengan konteks permasalahan yang ada, sehingga dapat dikatakan bahwa SS-2 mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus.

2) Tahapan Alasan/ Reason (Subjek mampu memberikan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan)

Hasil tes tertulis SS-2 dalam memberikan bukti berdasarkan strategi dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 4.60 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Tahapan Reason Soal C4 Nomor 1c

Hasil tes tertulis tersebut menunjukkan bahwa SS-2 mampu memberikan bukti berdasarkan strategi yang sudah dipilih.

Sebagaimana hasil wawancara juga mnunjukkan hasil yang sama. SS-2 mampu memberikan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang sudah dipilih. Adapun cuplikan wawancara P1,7 - SS-11,9

sebagai berikut.

P1,7 :“Oke disini pertama kamu mau menentukan volume bak mandi ya. Ibu lihat pekerjaan kamu dulu”

P1,7 :“Ini jawaban kamu sudah benar. Oh ya ini wadah kecilnya berbentuk apa?”

SS-21,7 : “Balok”

P1,8 : “Iya, ini satuannya kamu ubah ke cm ya. Kenapa?”

SS-21,8 : “Supaya sama satuannya”

P1,9 : “Mengapa satuannya harus sama?”

SS-21,9 : “Kalau berbeda tidak bisa dihitung”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa pemaparan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

Berdasarkan strategi yang sudah dituliskan, langkah pertama yang dilakukan SS-2 adalah mengubah satuan wadah kecil dari dm ke cm. Hasil yang didapatkan oleh SS-2 yaitu panjangnya 20cm, lebarnya 30cm, dan tingginya 30 cm. Hasil yang diperoleh sudah tepat dan sesui dengan kontteks permasalahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi tahapan reason.

3) Tahapan Simpulan/ Inference (Subjek mampu menarik sebuah simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang telah disampaikan)

Tahapan selanjutnya adalah inference yaitu berhubungan dengan kemampuan subjek dalam menarik simpulan baru berdasarkan argumen atau alasan pada tahapan reason. Hasil tes tertulis pada tahapan ini dapat dilihat sebagai berikut.

Gambar 4.61 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Tahapan Inference Soal C4 Nomor 1c

Hasil tes tertulis tersebut disebutkan bahwa SS-2 mampu menarik sebuah simpulan baru berdasarkan argument dan alasan yang telah disampaikan. Sebagaimana hasil wawancara juga diperoleh hasil yang sama. Adapun cuplikan wawancara dapat dilihat sebagai berikut.

(P1,10 - SS-11,11)

P1,10 : “Iya, ini sudah ibu lihat jawabanmu benar ya. Langkah selanjutnya kamu mencari takaran keberapa air akan tumpah ya. Ini berdasarkan pekerjaan kamu, kamu membagi volume bak mandi dengan volume wadah kecil. Kenapa kamu membagi keduanya?”

SS-21,10 : “Supaya tahu hasilnya”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-1 mampu memenuhi indikator inference. Tahapan tersebut berupa pemaparan simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang telah disampaikan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

SS-2 menuliskan bahwa volume wadah kecil adalah 20cm x 30cm x 30cm = 18.000 cm3, volume bak mandi 60cm x 50cm x 40cm

= 120.000 cm3. Simpulan baru tersebut sudah sesuai dengan strategi yang sudah dipaparkan. Selain itu, jawaban SS-2 juga sesuai dengan

konteks permasalahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi tahapan inference.

4) Tahapan Situasi/ Situation (Simpulan yang diperoleh dapat menjawab permasalahan awal)

Tahapan situation berhubungan dengan kemampuan SS-2 dalam menjawab permasalahan awal. Jawaban SS-2 dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 4.62 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Tahapan Situation Soal C4 Nomor 1c

Jawaban yang diberikan 2 tersebut menunjukkan bahwa SS-2 mampu menggunakan simpulan awal yang diperoleh untuk menjawab permasalahan awal. Sejalan dengan hasil tes tertulis, SS-2 dalam hasil wawancaranya juga menunjukkan hal yang sama. Adapun cuplikan wawancara dapat dilihat pada P1,11 - SS-11,12 berikut.

P1,11 : “Ini hasilnya kamu dapat 6.77 ya. Artinya apa?”

SS-21,11 : “Penuh airnya”

P1,12 : “Apabila 6.7 itu artinya air dalam bak mandi penuh, maka pada takaran keberapa air akan tumpah?”

SS-21,12 : “7”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator situation.

Tahapan tersebut berupa pemaparan jawaban permasalahan awal.

Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

Sesuai dengan langkah yang sudah dipaparkan SS-2, subjek membagi volume bak mandi dengan volume wadah kecil. Hasil yang diperoleh yaitu 120.000 cm3: 18.000 cm3 = 6.77. SS-2 menyatakan bahwa 6.77 merupakan kapasitas takaran untuk memenuhi bak mandi.

Artinya bak mandi akan penuh pada takaran ke-6, 7. Dengan demikian SS-2 menyimpulkan bahwa air dalam bak mandi akan tumpah pada

takaran ke 7. Jawaban permasalahan awal yang diberikan sudah tepat dan sesuai dengan konteks permasalahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi tahapan situation.

5) Tahapan Kejelasan/ Clarity (Permasalahan lain yang masih terkait dengan permasalahan awal mampu diselesaikan subjek secara tepat)

Tahapan clarity berhubungan dengan kemampuan SS-2 dalam menjawab permasalahan lain yang masih terkait dengan permasalahan awal. Hasil tes tertulis SS-2 dapat dilihat pada cuplikan gambar berikut.

Gambar 4.63 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Tahapan Clarity Soal C4 Nomor 1e

Hasil tertulis tersebut terlihat bahwa SS-2 mampu menyelsaikan permasalahan dengan tepat. Sebagaimana dengan hasil wawancara yang menunjukkan kemampuan SS-2 dalam menyelesaikan permasalahan lain. Adapun cuplikan wawancara P1,17 - SS-11,25 dapat dilihat sebagai berikut.

P1,17 : “Oke, langsung kesoal yang e saja ya. Jika ukuran tinggi wadah kecil dikurangi 1dm, maka pada takaran keberapa air akan tumpah? Begitu ya. Tinggi awalnya berapa?”

SS-211,17 : “3dm”

P1,18 : “Iya, kalau dikurangi 1dm jadi berapa?”

SS-21,18 : “2 dm”

P1,19 : “Untuk mengetahui takaran keberapa bagaimana caranya?”

SS-21,19 : “Dikali lalu dibagi “

P1,20 : “Yang dikali dan dibagi itu yang mana?”

SS-21,20 : “Dikali itu mencari volume wadah kecil lalu dibagi dengan volume bak mandi”

P1,21 : “Hasilnya berapa?”

SS-21,21 : “120.000 dibagi 12.000 ” P1,22 : “Hasilnya berapa?”

SS-21,22 :“10”

P1,23 :“10 itu memiliki arti apa hubungannya dengan takaran pengisian air?”

SS-21,23 :“Penuh”

P1,24 :“Apabila penuhnya pada takaran ke-10 maka airnya tumpah pada takaran keberapa?”

SS-21,24 :“10”

P1,25 :“Tadi kalau 10 itu pas takaran penuh lalu tumpahnya pada takaran keberapa?”

SS-21,25 :“11”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-1 mampu memenuhi indikator clarity. Tahapan tersebut berupa pemaparan jawaban permasalahan lain yang masih terkait dengan permasalahan awal. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

Langkah pertama yang dipaparkan SS-2 adalah menentukan ukuran baru bak mandi yang tingginya dikurangi 1dm. ukuran baru tersebut adalah panjangnya 20cm, lebarnya 30cm, dan tingginya adalah 20 cm. Langkah selanjutnya adalah membagi volume bak mandi dengan volume wadah kecil yaitu 120.000cm3 : 12.000 cm3 = 10. Dengan demikian air dalam bak mandi akan tumpah pada takaran ke-11. Karena langkah penyelesaian dan jawaban yang diberikan sudah benar, maka dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi tahapan clarity.

6) Tahapan Tinjauan Ulang/ Overview (Subjek mampu untuk meninjau ulang apa yang telah disampaikan terkait dengan hubungannya pada argumen, alasan, dan juga bukti)

Tahapan terakhir yaitu berhubungan dengan kemampuan subjek dalam meninjau ulang jawabannya. Hasil pekerjaan siswa pada tahap overview dapat dilihat sebagai berikut.

Gambar 4.64 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Tahapan Overview Soal C4 Nomor 1d

Hasil tes tertulis menunjukkan bahwa SS-2 tidak mampu meninjau ulang jawabannya. Sebagaimana Hasil wawancara juga menunjukkan hasil yang sama dengan hasil ts tertulis. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada cuplikan wawancara P1,13- SS-11,16 berikut.

P1,13 :“Oke. Menurut kamu mengapa jawaban kamu itu benar?”

SS-21,13 :“ (diam)”

P1,14 :“Sudah yakin sama jawabanya?”

SS-21,14 :“Yakin”

P1,15 :“Berarti yakin saja? Kamu bisa membuktikan ke Ibu ga kalau jawaban kamu benar?”

SS-21,15 :“Bisa”

P1,16 :“Bagaimana caranya”

SS-21,16 :”Sampai airnya tumpah”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator overview.

Tahapan tersebut berupa kemampuan SS-2 untuk meninjau ulang apa yang telah disampaikan terkait dengan hubungannya pada argumen, alasan, dan juga bukti. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

Hasil pekerjaan siswa menunjukkan bahwa SS-2 tidak memiliki cara lain untuk menjawabnya. Jawaban yang diberikan terkesan tidak sinkron dan hanya asal menjawab. SS-2 menuliskan bahwa dia sudah mengubah satuan ukuran bak mandi dan mencari volume. Sejalan dengan hasil wawancara SS-2 hanya memaparkan bahwa dia yakin dengan jawabannya tanpa tahu cara lain untuk membuktikannya. Tentu saja jawaban tersebut haruslah diikuti dengan bukti atau argument yang relevan dengan permasalahan. Jelas bahwa jawaban tersebut tidak ada hubungannya dengan tahapan overview. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa SS-2 tidak mampu memenuhi indikator overview.

Data hasil tes tertulis dan wawancara yang sudah ditriangulasi pada soal kategori C4 (analyze) diperoleh poin-poin kemampuan SS-2 dalam menyelesaikan soal kategori C4 (analyze). Soal yang dibuat sudah disesuaikan dengan indikator kemampuan berpikir kritis Ennis yaitu

FRISCO. Adapun kemampuan Subjek SS-2 kategori soal C4 (analyze) dapat dilihat pada tabel berikut

Tabel 4.13 Kemampuan Subjek SS-2 Kategori Soal C4 (analyze)

b. Data Hasil Soal Kedua Kategori C4 (analyze) Subjek II Self-efficacy Sedang (SS-2)

1) Tahapan Fokus/ Focus

a) Indikator 1 (Subjek mampu menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dalam soal)

Kemampuan SS-2 dalam menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dapat dilihat pada gambar berikut.

Indikator Kemampuan

Berpikir Kritis

Deskripsi Kemampuan Subjek SS-2 kategori soal C4 (analyze)

Focus

1) SS-2 mampu menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dalam soal dengan tepat. Informasi yang dipaparkan relevan dengan permasalahan.

2) SS-2 mampu memberikan strategi penyelesaian yang sesuai dengan permasalahan. Strategi disajikan dengan runtut dan jelas sesuai dengan konteks permasalahan.

Reason

SS-2 mampu memberikan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan. SS-2 mampu mengubah satuan ukuran wadah kecil dari dm ke cm.

Inference

SS-2 mampu menarik simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang disampaikan. Simpulan yang didapat adalah volume bak mandi dan volume wadah kecil

Situation

SS-2 mampu menggunakan simpulan awal untuk menjawab permasalahan awal. SS-2 mampu menentukan takaran air tumpah dengan membagi volume bak mandi dan wadah kecil.

Clarity

SS-2 mampu menyelesaikan permasalahan lain yang masih terkait dengan permasalahan awal menggunakan langkah-langkah yang jelas, runtut, dan tepat

Overview

SS-2 tidak mampu meninjau ulang jawabannya dengan menggunakan argumen yang tepat, alasan dan juga bukti tidak sesuai dengan konteks permasalahan.

Gambar 4.65 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Indikator 1 Tahapan Focus Soal C5 Nomor 2a

Sebagaimana hasil tes tertulis, hasil wawancara juga menunjukkan kemampuan dalam memaparkan informasi yang diketahui dan ditanyakan didalam soal. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada cuplikan wawancara P2,2 - SS-22,3 berikut.

P2,2 : “Apa yang diketahui dari soal?”

SS-22,2 :“Ada balok transparan dengan kubus satuan yang ada didalamnya”

P2,3 : “Terus yang ditanyakan apa?

SS-22,3: “Berapakah banyak kubus satuan yang diperlukan untuk memenuhi balok transparan tersebut?”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek ST-2 mampu memenuhi indikator 1 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa pemaparan informasi yang diketahui dan ditanyakan didalam soal dengan tepat. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

SS-2 menyatakan bahwa terdapat balok transparan dengan beberapa kubus satuan yang ada didalamnya. Adapun informasi yang ditanyakan adalah berapa banyak kubus satuan yang masih diperlukan untuk memenuhi balok transparan. Jawaban tersebut sudah tepat dan sesuai dengan konteks permasalahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi indikator 1 pada tahapan focus.

b) Indikator 2 (Subjek mampu memutuskan strategi penyelesaian sesuai dengan masalah)

Hasil pekerjaan SS-2 dalam memutuskan strategi penyelesaian sesuai dengan masalah dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 4.66 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Indikator 2 Tahapan Focus Soal C5 Nomor 2b

Hasil tes tertulis tersebut menunjukkan bahwa subjek SS-2 mampu memberikan strategi yang tepat sesuai dengan konteks permasalahan. Sedikit berbeda dengan hasil tes tertulis, hasil wawancara menunjukkan stratgi yang kurang lengkap. Adapun hasil wawancara P2,4 - SS-22,4 dapat dilihat sebagai berikut.

P2,4 : “Cara kamu untuk menyelesaikannya bagaimana?”

SS-22,4 : “Mengukur semua sisinya”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa pemaparan strategi penyelesaian yang sesuai dengan permasalahan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

SS-2 menuliskan strategi yang ditempuh yaitu dengan menghitung banyak kubus satuan yang sudah ada, mencari volume balok, dan terakhir mencari kekurangan kubus. Sedangkan hasil wawancara menyatakan bahwa cara atau strategi yang digunakan yaitu dengan mengukur semua sisinya. Strategi tersebut tentu saja kurang tepat dikarenakan belum menjawab konteks permasalahan yaitu berapa banyak kubus satuan yang masih diperlukan untuk memenuhi balok transparan. Meskipun demikian pada tahapan selanjutnya SS-2 mampu menyelesaikan permasalahan dengan tepat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus

2) Tahapan Alasan/ Reason (Subjek mampu memberikan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan)

Hasil tes tertulis SS-2 dalam memenuhi tahapan reason adalah sebagai berikut.

Gambar 4.67 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Tahapan Reason Soal C5 Nomor 2c

Sejalan hasil tes tertulis, SS-2 dalam hasil wawancaranya juga menunjukkan bahwa SS-2 mampu memberikan bukti yang relevan.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada cuplikan wawancara P2,5 - SS-22,8 berikut ini.

P2,5 : “Oke, menghitung ukuran baloknya dulu?”

SS-22,5 : “Iya”

P2,6 : “Kamu menentukan ukuran balok transparan untuk apa?”

SS-22,6 : “Volume”

P2,7 :“Kalau sudah tahu volume balok transparan lalu bagaimana?”

SS-22,7 : “Dikurangi”

P2,8 : “Dikurangi dengan apa?”

SS-22,8 : “Kubus satuan yang sudah diketahui”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa pemaparan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

SS-2 menuliskan bahwa banyak kubus satuan yang ada yaitu 22 kubus satuan. Meskipun informasi disajikan secara implisit, SS-2 mampu menentukan banyak kubus satuan dengan tepat. SS-2 juga mampu menentukan ukuran balok transparan yang disajikan secara implisit. Adapun ukuran balok transparan yang didapat adalah panjangnya 6 kubus satuan, lebarnya 5 kubus satuan, dan tinggi 4 kubus satuan. Meskipun SS-2 belum memaparkan strategi penyelesainya secara jelas di tahap focus, pada tahapan reason SS-2 sudah memberikan beberapa bukti relevan yang mendukung stateginya.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi tahapan reason

3) Tahapan Simpulan/ Inference (Subjek mampu menarik sebuah simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang telah disampaikan)

Tahapan inference yaitu berhubungan dengan kemampuan subjek dalam menarik simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang telah disampaikan. Hasil tes tertulis SS-2 dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 4.68 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Tahapan Inference Soal C5 Nomor 2c

Hasil tes tertulis menunjukkan bahwa SS-2 mampu menarik simpulan baru berupa volume balok transparan. Sebagaimana hasil wawancara tersebut dapat dilihat sebagai berikut.

P2,10 : “Ini kamu mendapatkan kubus satuan banyaknya 22 dari mana?

SS-22,10 : “Menghitung semua kubus yang ada

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator inference. Tahapan tersebut berupa pemaparan simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang telah disampaikan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

SS-2 menuliskan bahwa volume balok transparan yaitu 6x5x4 = 120 kubus satuan. Hasil wawancara didapatkan bahwa SS-2 mendapatkan kubus satuan sebanyak 22 kubus satuan. Hasil tersebut didapatkan dari perhitungan manual pada gambar. Kemudian SS-2 juga mendapatkan volume balok transparan sebesar 120 kubus satuan.

Volume balok transparan tersebut diperoleh dari penentuan ukuran balok transparan terlebih dahulu. Simpulan baru yang diperoleh

tersebut sudah tepat dan sesuai dengan konteks permasalahan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa SS-2 mampu memenuhi tahapan inference

4) Tahapan Situasi/ Situation (Simpulan yang diperoleh dapat menjawab permasalahan awal)

Tahapan situation berhubungan dengan kemampuan SS-2 dalam menentukan simpulan untuk menjawab permasalahan awal.

Adapun hasil pekerjaan SS-2 dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 4.69 Jawaban Tes Tertulis SS-2 Tahapan Situation Soal C5 Nomor 2c

Hasil tes tertulis tersebut menunjukkan bahwa SS-2 mampu menggunakan simpulan awal untuk menyelesaikan permasalahan awal.

Sebagaimana hasil wawancara juga diperoleh hasil yang sama. Adapun cuplikan wawancara dapat dilihat pada P2,11- SS-22,13 berikut.

P2,11 : “Oke, ini terakhir kamu menuliskan bahwa banyak kubus satuan yang diperlukan adalah 120-22. Berapa jawabannya?”

SS-22,11 : “102”

P2,12 : “He? Coba hitung lagi?”

SS-22,12 : “128”

P2,13 : “Iya. Ini kamu benerin lalu kamu baca lengkap”

SS-22,13 :“Jadi, banyak kubus satuan yang diperlukan untuk memenuhi balok transparan adalah 120-22 = 98 kubus satuan”

Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SS-2 mampu memenuhi indikator situation.

Tahapan tersebut berupa pemaparan jawaban permasalahan awal.

Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.

Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.