BAB V ANALISIS DATA ANALISIS DATA
5.4. Partisipasi Masyarakat dan Pelaku Pariwisata
Dalam perencanaan suatu strategi harus melibatkan masyarakat sebagai subjek dari strategi tersebut. Partispasi adalah pengambilan bagian atau pengikutsertaan, menurut keith davis partisipasi adalah suatu keterlibatan mental dan emosional seseorang kepada pencapaian tujuan dan ikut bertanggung jawab di dalamnya. Partisipasi itu menjadi baik dalam bidang-bidang fisik maupun bidang mental serta penentuan kebijakan.
Berdasarkan data yang telah diperoleh oleh penulis maka dapat diketahui bahwa partisipasi masyarakat Kota Tebing Tinggi dalam hal pengembangan sektor pariwisata di Kota Tebing Tinggi dapat dikategorikan baik. Masyarakat Kota Tebing Tinggi memiliki pendapat bahwa kegiatan pariwisata di Kota Tebing Tinggi sudah mulai berkembang tentunya dikarenakan peran serta dari pemerintah dalam merealisasikan strategi tersebut.
Upaya pengambangan sektor pariwisata Kota Tebing Tinggi yang dilakukan oleh pemerintah juga di apresiasi secara positif oleh masyarakat Kota Tebing Tinggi. Pola pengambangan potensi wisata yang dilakukan oleh pemerintah mengikutsertakan masyarakat dan dapat berpengaruh besar pada perekonomian masyarakat Kota Tebing Tinggi.
Berdasarkan data yang diperoleh, maka diketahui bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengembangan sektor pariwisata di Kota Tebing Tinggi dapat dinilai baik. Peran serta pemerintah dalam melibatkan masyarakat pada proses pengembangan sektor pariwisata Kota Tebing Tinggi juga dinilai baik oleh masyarakat. Hal ini sangat memberikan pengaruh besar kepada perekonomian masyarakat, mengingat bahwa proyek jalan Tol lintas Sumatera
yang akan selesai dalam waktu dekat juga dapat dijadikan peluang oleh masyarakat dan pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam pengembangan sektor pariwisata di Kota Tebing Tinggi.
Salah satu potensi wisata yang akan dikembangkan oleh pemerintah Kota Tebing Tinggi ialah wisata Kuliner dimana Tebing Tinggi memiliki beberapa kuliber khas daerah tersebut seperti lemang dan roti kacang yang sudah terkenal dan memiliki daya tarik yang cukup tinggi di kalangan wisatawan yang berkunjung ke Kota Tebing Tinggi.
Pola hubungan kerjasama yang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah setempat dalam proses pengembangan pariwisata Kota Tebing Tinggi dapat terjalin dengan harmonis, hal ini didukung dengan adanya upaya dari pemerintah setempat dalam memberdayakan UKM melalui kegiatan pelatihan-pelatihan maupun pemasaran produk hasil UKM yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Kota Tebing Tinggi yang berperan sebagai pelaku UKM. Pemerintah mendukung secara penuh terkait dengan pengembangan UKM di Kota Tebing Tinggi dan hal tersebut di apresiasi oleh masyarakat sebagai pelaku UKM.
Salah seorang pelaku UKM roti kacang juga berpendapat bahwa mereka juga ikut berpartisipasi dalam pengembangan sektor pariwisata di Kota Tebing Tinggi hal ini didasari pada pemerintah Kota Tebing Tinggi yang telah memberikan perhatian lebih pada pengembangan sektor wisata kuliner sehingga para pelaku UKM kerap kali mendapat bantuan dari pemerintah dalam menjalankan usaha mereka. Salah satu bentuk bantuan yang diterima oleh masyarakat ialah bantuan alat-alat produksi dan pelatihan-pelatiahan
kewirausahaan yang diadakan oleh pemerintah dalam memberdayakan para pelaku UKM di Kota Tebing Tinggi.
Berdasarkan data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi yang dilakukan penulis dilapangan, maka pandangan masyarakat tentang pengembangan sektor pariwisata di Kota Tebing Tinggi ini secara umum dapat dikategorikan baik. Hal ini dapat dilihat dari partisipasi masyarakat dan para pelaku UKM di Kota Tebing Tinggi yang sangat tinggi untuk terlibat secara langsung maupun tidak langsung terhadap proses dan tahapan pengambangan sektor pariwisata di Kota Tebing Tinggi. Peran serta pemerintah dalam memberdayakan masyarakat dan para pelaku UKM di Kota Tebing Tinggi juga dapat dikategorikan baik oleh masyarakat. Oleh karena itu masyarakat dan pemerintah perlu manjalin hubungan kerjasama yang harmonis dalam mengembangkan sektor pariwisata Kota Tebing Tinggi.
BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan
Strategi pengembangan objek Pariwisata di Kota Tebing Tinggi yang memiliki Potensi untuk terus di kembangkan berdasarkan penelitian dan analisis yang penulis lakukan, maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Strategi Pengembangan Sektor Pariwisata Kota Tebing Tinggi
Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan yang di lakukan oleh penulis dapat disimpulkan bahwa Kota Tebing Tinggi memiliki potensi di dalam sektor pariwisata seperti, Wisata Tirta, Wisata Budaya, Wisata Kuliner, adapun strategi yang dilakukan oleh Pemerintah dinilai sudah cukup baik dengan melaksanakan strategi berbasis pemberdayaan kemasyarakatan. Dimana pemerintah melibatkan langsung masyarakat di dalam memajukan sektor pariwisata di Kota Tebing Tinggi. 2. Sarana dan Prasarana
Bedasarkan data yang di peroleh penulis dari hasil penelitan lapangan dapat disimpulkan bahwa peranan pemerintah didalam penyediaan Sarana dan Prasarana dinilai cukup baik, hal tersebut dapat diihat dari upaya yang pemerintah Kota Tebing Tinggi lakukan di dalam penyediaan Sarana dan Prasarana dengan membangun fasilitas serta mengadakan kegiatan di area sungai padang dan sungai bahilang untuk menarik para wisatawan agar berkunjung ke Kota Tebing Tinggi. Upaya lain yang dilakukan oleh pemerintah di dalam mengembangkan sektor pariwisata dapat dilihat dari
keseriusan pemerintah yang saat ini sedang merancang peraturan daerahKota Tebing Tinggi tentang pariwisata yang mengatur tentang pengelolaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.
3. Kendala
Dalam mewujudkan strategi suatu instansi/badan pasti selalu tedapat masalah di dalamnya, maka disini Pemerintah Kota Tebing Tinggi juga mendapatkan masalah di dalam mewujudkan strategi tersebut yaitu dengan adanya keberatan dari masyarakat disekitar area sungai padang dan sungai bahilang untuk dilakukannya pembebasan lahan, serta belum adanyaperaturan tentang perundangan tanda daftar usaha, dan juga belum diinventarisnya cagar budaya yang ada di kota tebing tinggi sehingga menghambat pengembangan potensi wisata sejarah di tebing tinggi.
4. Partisipasi Masyarakat dan Pelaku Pariwisata
Berdasarkan data yang di peroleh oleh penulis dapat disimpulkan bahwa Partisipasi Masyarakat dan Pelaku Pariwisata di Kota Tebing Tinggi cukup baik, hal itu dapat dilihat dari partisipasi masyarakat di dalam kegiatan pengembangan sektor pariwisata di Kota Tebing Tinggi. peran serta pemerintah dalam melibatkan masyarakat di dalam mengembangkan pariwisata juga cukup baik karena dapat membantu perekonomian masyarakat di Kota Tebing Tinggi, hal ini didukung dengan adanya upaya dari pemerintah setempat dalam memberdayakan UKM melalui kegiatan pelatihan-pelatihan maupun pemasaran produk hasil UKM yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Kota Tebing Tinggi yang berperan sebagai pelaku UKM.
6.2 saran
Setelah menganalisis hasil dari penelitian tersebut , maka penulis mempunyai beberapa saran yang perlu untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam hal ini di wakili kepada Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tebing Tinggi, yaitu: 1. Dinas pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tebing
Tinggi harus segera menyelesaikan konflik dengan masyarakat pinggiran sungai padang dan sungai bahilang, agar dapat lebih maksimal di dalam upaya peningkatan sektor Wisata Tirta
2. Pemerintah harus segera membuat peraturan daerah Kota Tebing Tinggi tentang pariwisata yang mengatur tentang pengelolaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana.
BAB II