Pengantar
Pedoman ini dikerjakan kolektif melalui forum Evaluasi Pemberitaan Berjaringan Pro-3 di Mataram, NTB 23-25 Februari 2011 sebagai forum tertinggi para pimpinan redaksi RRI sekaligus sebagai acuan semua pihak yang terlibat dalam proses produksi siaran berjaringan nasional, khususnya Kepala Stasiun dan Kepala Bidang Pemberitaan. Pedoman ini merupakan standar operasional yang disepakati oleh semua pihak dan menjadi stadar kualitas yang dijaminkan RRI kepada pendengarnya.
Bagi satker yang mampu melampaui target pedoman (kualitatif, kuantitatif) akan diberikan penghargaan tahunan yang sekaligus menjadi penilaian kinerja Kepala Pemberitaan yang bersangkutan. Sedang Satker yang tidak mampu melampaui target tahunan memperoleh sanksi dari Direksi setelah memperhatikan laporan kinerja dari Kepala Pusat Pemberitaan. Adapun alur komunikasi siaran Berjaringan Pro-3 RRI adalah:
Programa 3 Pusat LPP RRI
Stasiun Siaran Koordinator Wilayah (Tipe B)
Stasiun Siaran LPP RRI Lokal
44
Standar Operasional Program Berjaringan Programa 3 LPP RRI (Sudah berlaku Efektif 1 April 2011)
Ketentuan Umum
1. Standar operasional program berjaringan ini merupakan pengembangan dan penegasan sekaligus mengadopsi inovasi kebijakan yang bervisi perubahan, mengarah kepada kualitas dan peningkatan pelayanan publik yang heterogen, sekaligus memacu kreativitas reporter dan akan menjadi indikator kinerja kepala Satker.
2. Seluruh Satuan Kerja (Satker) Stasiun RRI di Pusat dan Daerah wajib menyelenggarakan program siaran berita berjaringan dengan deskripsi dan format materi sesuai rumusan standar operasional yang telah disusun.
3. Mekanisme koordinasi penyelenggaraan program berita Pro-3 berjaringan dilaksanakan antara Pusat Pemberitaan dengan seluruh Stasiun RRI di daerah, Siaran Luar Negeri dan RRI Jakarta.
4. Pusat Pemberitaan LPP RRI wajib melaporkan hasil evaluasi pelaksanaan siaran berjaringan selambatnya setiap tanggal 10 pada bulan berikutnya, tentang pelaksanaan siaran berjaringan ke Direktorat Program dan Produksi LPP RRI.
5. Pusat Pemberitaan wajib menyampaikan hasil rekapitulasi pengiriman berita dan ROS semua daerah selambatnya setiap tanggal 10 pada bulan berikutnya, tentang pelaksanaan siaran berjaringan ke Direktorat Program dan Produksi LPP RRI.
6. Setiap RRI daerah, RRI Jakarta dan SLN wajib me-nyampaikan alasan tertulis apabila ada acara Pro-3 berjaringan yang tidak bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya kepada Direktorat Program Produksi, CC. ke Pusat Pemberitaan.
45
Target Kinerja Pemberitaan RRI
Nama Acara Target Waktu
Aspirasi Merah Putih 2 Paket Per Korwil Setiap Dua Bulan Sambung Rasa 1 Paket Per Satker Setiap Dua Bulan Report on The Spot 30 Paket Per Satker Setiap Satu Bulan Berita Laporan/Voice
Report
30 paket Per Satker Setiap Satu Bulan Lintas Berita 15 Paket Per Korwil Setiap Satu Bulan News Feature (Budaya
Nusantara)
2 Paket Per Satker dan Studio Produksi
Setiap Satu Bulan Tabir Berita 1 Paket Per Satker Setiap Satu Bulan Catatan: Target ini bersifat minimal untuk setiap Satker/ Korwil dan akan selalu dievaluasi oleh Direktorat Program dan Produksi LPP RRI setiap satu bulan.
Nama Program : ASPIRASI MERAH PUTIH (AMP) JAM SIAR : 00.05 – 04.58 WIB
Ketentuan :
1. Aspirasi Merah Putih dilaksanakan dalam format Dialog Interaktif dan phone in program. Dialog diawali dengan Feature, disisipi Report on the Spot, Vox Pop, disesuaikan dengan isu Nasional, Regional dan Daerah yang bisa diangkat secara Nasional, dengan melibatkan stasiun di wilayah korwil kecuali Yogyakarta dan Jakarta. Materi AMP mengungkap satu isu atau lebih tergantung kondisi wilayah disesuaikan dengan agenda setting.
2. Pelaksanaan AMP menjadi tanggung jawab Korwil dengan melibatkan anggota Korwil di wilayahnya, khusus RRI Jakarta bergabung dengan Yogyakarta, Puspem bergabung dengan SLN (diselenggarakan secara bersama) dengan sistem berjaringan menggunakan fasilitas Up link, Skype, dan Telepon.
46
3. Bentuk penyajian AMP harus berupa:
- OBB kreasi Korwil masing-masing - Feature/Vox Pop
- Uraian (Korwil)
- Dialog Interaktif Korwil
- Menuju stasiun Daerah yang diawali smash musik daerah
- Kembali ke K orwil
- Host mengantarkan ke stasiun daerah lainnya - Dialog Interaktif RRI daerah
- Kembali ke Korwil
- CBB Korwil masing-masing - Kembali ke Pro 3
4. Apabila ada peristiwa luar biasa, maka akan dikoordinasikan dan dikondisikan oleh PA Pro3, untuk bisa memasukkan Breaking News dari tempat kejadian perkara peristiwa yang luar biasa.
Target Minimal Produksi Perbulan: 2 Paket Per-Korwil
Nama Program : SAMBUNG RASA JAM SIAR : 05.07 – 05.58 WIB Ketentuan :
1. Sambung Rasa dilaksanakan oleh Satker yang kegiatannya di luar studio dan materi yang disajikan disesuaikan dengan topik di daerah masing-masing dalam format dialog atau percakapan ringan antara peserta sambungrasa (masyarakat) dengan narasumber, baik yang ada di lokasi maupun ditempat lain termasuk interaktif dengan pendengar.
2. Fasilitas yang digunakan pada acara sambung rasa: OB Van, Line Telepon.
3. Jika menyelenggarakan program dialog sambung rasa bersama pejabat publik dan masyarakat diluar jadwal siaran, maka dapat dipertimbangkan untuk menjadi materi
47
sambung rasa dengan menyebutkan siaran ini telah direkam sebelumnya.
Target Minimal Produksi: 1 x per-dua bulan untuk Setiap Satker
Nama Program : DIALOG KHUSUS (SITUASIONAL) JAM SIAR : -
Ketentuan :
Dialog khusus dilaksanakan pada waktu dan situasi tertentu dengan kehadiran pejabat publik di dalam maupun di luar studio dengan mengangkat topik aktual dan bersifat penting yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan melibatkan pendengar (phone in).
Target Minimal Produksi Perbulan: -
Nama Program : REPORT ON THE SPOT (ROS) JAM SIAR : Setiap Waktu
Ketentuan :
1. Dilaporkan secara langsung oleh reporter dari lokasi kejadian, merupakan peristiwa yang berdampak nasional dan internasional dengan durasi 1-2 menit, apabila peristiwanya berkembang dapat dilakukan ROS lanjutan dengan memanfaatkan narasumber yang ada ditempat kejadian.
2. Pengarah Acara akan memberi kepastian kelayakan materi dan jam siar.
Target Minimal Produksi Perbulan: Per-Satker 30 kali
Nama Program : BERITA LAPORAN (VOICE REPORT) JAM SIAR : Setiap Waktu
Ketentuan :
1. Materi Laporan merupakan peristiwa yang sedang atau baru terjadi atau terkait dengan masalah kemanusiaan (human interest) di wilayah tersebut yang berdampak
48
nasional dan internasional dengan memuat 2 insert atau lebih dengan durasi sekitar 2 menit. Insert atmosfir antara lain misalnya berupa suara orang berunjukrasa, sirine ambulans, dan sebagainya serta insert narasumber.
2. Narasumber dapat memberikan statemen atau keterangan untuk memperdalam sebuah peristiwa.
Target Minimal Produksi Perbulan: Per-Satker 30 kali
Nama Program : BERITA OLAHRAGA JAM SIAR : 11.00 – 11.25 WIB Ketentuan :
Berita atau laporan olah raga harus berdurasi 2 menit yang berskala daerah, nasional maupun internasional, terdiri atas 1 insert running reporter dan 1 insert narasumber. Jika merupakan laporan kasus olahraga, harus menggunakan minimal 2 insert.
Target Minimal Produksi Perbulan: -
Nama Program : LINTAS BERITA
JAM SIAR : 10.45-10.58; 11.45-11.58; 12.45-12.58; 14.45-14.58; 16.45-16.58; 18.45-18.58; 19.45-19.58 Ketentuan :
1. Lintas berita dibuat dalam format Majalah Udara dengan durasi 13 menit yang berisi liputan terbaru (aktual) dan mempunyai nilai berita berskala nasional. Dapat dilengkapi dengan wawancara langsung.
2. Host Lintas Berita menjadi tanggung jawab Korwil masing-masing. Dalam pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Korwil kepada Satker anggota Korwil.
3. Siaran harus diawali Dialog atau tegur sapa antar Penyiar Pro-3 dengan Penyiar Korwil. OBB/CBB, tune musik dirancang Korwil dengan ciri khas musik daerah.
4. Sarana yang digunakan: Uplink, Skype, telepon.
49
5. Materi Lintas Berita yang sudah disiarkan tidak diperkenankan dikirim lagi ke Pro-3 Jakarta dan sebaliknya.
Target Minimal Produksi Perbulan: Setiap Korwil 15 paket
Nama Program : BULETIN BERITA
JAM SIAR : 05.00; 06.00; 07.00; 09.00; 11.00; 13.00; 19.00 Ketentuan :
1. BULETIN Berita Sentral disiarkan pada pukul 05.00, 06.00, 07.00, 11.00, 13.00 dan 19.00 WIB diproduksi dalam format dan komposisi yang bervariasi, yakni: in-depth reporting, news insert, voice report, ROS, news interview, vox pop, news feature, serta soft news, dengan mengacu pada agenda setting redaksi nasional/daerah.
2. BULETIN Berita reguler diproduksi dalam format news/actuality insert, voice report, berita lempang (straight news), ROS.
3. Konten BULETIN berita harus memiliki nilai berita tinggi, aktual, faktual, mengedepankan berita peristiwa, bukan pernyataan dengan tetap mengacu kepada Pedoman Penyiaran LPP RRI
4. Khusus Berita Utama pukul 07.00 WIB, salah satu topiknya dapat menjadi materi Komentar.
5. Pilihan narasumber pada Buletin Berita harus lebih bervariasi, dengan mengutamakan pelaku peristiwa, saksi mata dan meminimalisir narasumber pengamat.
6. Laporan dengan insert bahasa asing harus diterjemahkan, disulihsuarakan dan dibacakan oleh orang lain (bukan reporter yang melaporkan).
7. Bila materi berita diambil dari lembaga penyiaran atau media lain, harus disebutkan sumber beritanya (termasuk Berita Luar Negeri).
50
8. Penanti berita dimulai dengan musik instrumental “Rayuan Pulau Kelapa” yang diaransemen kembali untuk memberi kebaruan tanpa mengurangi nilai historis (durasi 15 detik) 9. Dilanjutkan tanda waktu tiga ketukan dan OBB “earcatcher”
2 item berita utama dengan audio yang berkualitas, atraktif, ekspresif, berupa pernyataan narasumber, laporan reporter atau atmosfir dengan durasi 2 x 15.
10. Musik latar (back sound) pokok berita, “smash, bridging”
dalam Buletin Berita harus menggunakan aransemen sendiri guna menghindari gugatan (HAKI) dengan warna musik yang dinamis dan pencerminan multikultur Indonesia
11. Terhitung sejak bulan Juli 2011, untuk BULETIN Berita Reguler LPP RRI akan dibuatkan OBB dan CBB, dengan musik aransemen asli produksi LPP RRI.
12. ”Bridging” pada berita sentral dan olah raga agar dipertahankan: ”Anda juga dapat mendengarkan BULETIN berita ini melalui audio streaming pada www.rri.co.id”
Target Minimal Produksi Perbulan: -
Nama Program : NEWS FEATURE (BUDAYA NUSANTARA) JAM SIAR : 09.00-09.10 WIB
Ketentuan :
Materi news feature dapat berupa soft-news atau hard-news, disajikan dalam paket khusus dengan bahasa tutur (telling story) berdurasi maksimal 7 menit. Jika dimasukkan dalam siaran Bulletin Warta Berita, durasinya maksimal 5 menit, OBB/CBB musik tematik, dengan insert minimal 2 narasumber.
Target Minimal Produksi Perbulan: Per-Satker dan Studio Produksi 2 paket
51
Nama Program : INVESTIGATIVE REPORTING (TABIR BERITA) JAM SIAR : 12.430-12.37 WIB
Ketentuan :
Materi investigative reporting merupakan sesuatu permasalahan yang belum terungkap ke permukaan, disajikan dengan tegas dan lugas dalam paket khusus berdurasi maksimal 7 menit, dan jika disiarkan dalam buletin Warta Berita, durasinya maksimal 5 menit, disertai sound effect/atmosfir sesuai topik, dengan insert minimal 3 narasumber.
Target Minimal Produksi: Per-Satker 2 paket untuk setiap dua bulan
Nama Program : DOCUMENTARY (DIMULAI TAHUN 2012) JAM SIAR : -
Ketentuan :
Program Dokumenter adalah liputan peristiwa yang pernah terjadi, mengandung nilai sejarah dan fakta termasuk ekspedisi jurnalistik, disajikan dalam paket khusus dengan bahasa tutur (telling story) didukung musik dan sound effect, durasi 10-15 menit.
Target Minimal Produksi Dwibulanan: Per-Satker 2 paket
Keterangan:
Masing-masing kepala Bidang Pemberitaan/Wakil Pemimpin Redaksi RRI Daerah WAJIB mengirimkan 1 topik berita penting yang terjadi setiap hari didaerahnya, selambat-lambatnya pukul 10.00 waktu setempat melalui e-mail: [email protected].
52