METODOLOGI PENELITIAN
2. Sampel Penelitian
4.6 Pelaksanaan Penelitian
4.6 Pelaksanaan Penelitian
Penelitian dilakukan setelah uji coba alat ukur dan peneliti sudah mendapat persetujuan dari direktur RS Panti Waluya Malang, RS Husada Bunda Malang dan kepala Puskesmas Poncokusumo Malang. Penelitian dilakukan pada tanggal 11 s/d 28 Juni 2012. Tahapan pengumpulan data sebagai berikut:
4.6.1 Sebelum pengumpulan data, peneliti mengidentifikasi tim kolektor data yang membantu peneliti dalam penyebaran kuesioner baik kepada responden kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Tim pengumpul data seluruhnya berjumlah 6 orang. Pengumpul data seluruhnya berlatar belakang D-3 keperawatan dan kebidanan.
4.6.2 Penentuan Sampel
Peneliti dibantu oleh para penggumpul data mengidentifikasi calon responden yang memenuhi kriteria inklusi pada kelompok intervensi. Peneliti segera menemui calon responden dan memperkenalkan diri. Peneliti menjelaskan mengenai tujuan dan prosedur penelitian, calon responden yang menyetujui dan bersedia ikut serta dalam penelitian diminta untuk menanda tangani surat persetujuan. Sementara pada
kelompok kontrol para penggumpul data mengidentifikasi calon responden yang memenuhi kriteria inklusi pada kelompok intervensi. Para pengumpul data segera menemui calon responden dan memperkenalkan diri. Para penggumpul data menjelaskan mengenai tujuan dan prosedur penelitian, calon responden yang menyetujui dan bersedia ikut serta dalam penelitian diminta untuk menanda tangani surat persetujuan. Jumlah sampel pada masing-masing kelompok adalah 20 orang.
4.6.3 Proses penelitian dan pengumpulan data awal:
Prosedur pengambilan data pada responden ibu hamil risiko tinggi untuk kelompok kontrol dan kelompok intervensi sebagai berikut:
4.6.3.1 Kelompok intervensi:
1. Ibu hamil risiko tinggi di RS Panti Waluya yang memenuhi kriteria inklusi, menjadi kelompok intervensi.
2. Calon responden diberikan penjelasan tentang proses penelitian, dan diberi kesempatan untuk bertanya apabila kurang jelas. Jika calon responden setuju untuk berpartisipasi dalam penelitian, maka calon responden diminta untuk mengisi lembar persetujuan menjadi responden. Jika calon responden menolak, maka keputusan mereka tetap dihargai dan tetap diberikan pelayanan sesuai protap yang berlaku di rumah sakit.
3. Setelah calon responden mengisi lembar persetujuan maka responden diminta untuk mengisi 2 alat ukur (data karakteristik reponden dan pre test) yang ditunggui sendiri oleh peneliti, setelah selesai mengisi alat ukur maka responden diberikan perlakuan paket “Harmoni”, di tempat yang sudah disediakan atau di tempat yang dianggap nyaman bagi responden.
1) Isi
Isi paket pendidikan kesehatan tentang intervensi keperawatan psikososial ini dikembangkan oleh peneliti berdasarkan studi literatur. Paket Harmoni ini diperuntukkan bagi para ibu hamil risiko tinggi. Tujuan pemberian paket Harmoni ini untuk meminimalkan kecemasan ibu selama menghadapi persalinan, sehingga ibu dapat memelihara kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan.
Paket Harmoni ini berisi tentang pendidikan kesehatan tentang bentuk dukungan psikososial pada kehamilan risiko tinggi meliputi: pengertian kehamilan risiko tinggi, efek kecemasan pada kehamilan risiko tinggi, macam-macam teknik-teknik relaksasi, dukungan sosial, meningkatkan rasa percaya diri pada ibu.
2) Metode
Metode yang digunakan dalam pemberian intervensi keperawatan ini adalah ceramah, tanya-jawab, diskusi, demonstrasi dan redemonstrasi latihan relaksasi di tempat yang nyaman dan tenang.
3) Prosedur intervensi paket harmoni pada ibu hamil risiko tinggi Ibu hamil diberikan booklet, dilanjutkan dengan penjelasan tentang isi booklet. Pemberi informasi adalah peneliti sendiri. Peneliti dibantu asisten sebagai kolektor data melakukan evaluasi setiap 2 hari sekali ( hari ke- 3, ke- 5 dan ke- 7) ke rumah responden sehingga konsistensi intervensi dapat dipertahankan.
Adapun rinciannya adala sebagai berikut:
a. Pemberian penjelasan selama 50 menit yang terdiri dari: a) Pendahuluan selama 5 menit
Pemberi materi mengucapkan salam dan memperkenalkan diri serta menjelaskan cakupan materi.
b) Penjelasan materi selama 40 menit
Pemberi materi memberikan penjelasan mengenai materi yang ada dalam booklet, dan memberikan kesempatan kepada para ibu untuk mengajukan pertanyaan apabila ada materi yang kurang jelas. c) Penutup selama 5 menit untuk menyimpulkan materi. b. Demonstrasi dan redemonstrasi teknik relaksasi dilakukan
selama 30 menit.
c. Diskusi tentang kegiatan selama 10 menit.
Para ibu dipersilahkan untuk bertanya dan menceritakan perasaan serta dampak pengalaman yang dirasakan setelah melakukan latihan sebentar.
d. Pemberi materi mengucapkan salam penutup. Responden diperkenankan pulang setelah dipersilahkan istirahat sejenak dan responden dibekali booklet paket “Harmoni”. 4) Prosedur intervensi paket harmoni pada pasangan (suami) ibu
hamil risiko tinggi
Pasangan diberikan penjelasan bersama-sama dengan ibu hamil tentang dukungan sosial, cara meningkatkan rasa percaya diri pada ibu pada saat peneliti memberikan penjelasan pada ibu. Apabila pasangan tidak ada saat peneliti memberikan penjelasan pada ibu, maka pasangan diberikan penjelasan tentang bentuk dukungan sosial, cara meningkatkan rasa percaya diri pada ibu pada saat pasangan bisa ditemui di rumah pada sore harinya atau hari yang lain sesuai kesepakatan. 5) Sasaran
Intervensi keperawatan ini diberikan kepada ibu hamil risiko tinggi dengan melibatkan pasangan ibu/suami sebagai seseorang yang berperan dalam dukungan sosial.
5. Evaluasi pelaksanaan paket Harmoni dilakukan dengan melakukan tes perkembangan kecemasan ibu setiap dua hari sekali, yaitu pada
hari ketiga, dan hari kelima sehingga konsistensi intervensi dapat dipertahankan.
Tabel 4.3 Kegiatan evaluasi dan kegiatan pada kedua keloompok
Kelompok Kontrol Kegiatan Kelompok Intervensi
Kegiatan
Hari ke 1 Pre test memakai
HARS yg
dimodifikasi
Hari ke 1 Pre test memakai
HARS yg
dimodifikasi Intervensi tindakan
Hari ke 3 Test memakai
HARS yg dimodifikasi Pendalaman intervensi yang belum mampu dilakukan
Hari ke 5 Test memakai
HARS yg dimodifikasi Pendalaman intervensi yang belum mampu dilakukan
Hari ke 7 Post test memakai
HARS yg
dimodifikasi
Hari ke 7 Post test memakai
HARS yg
dimodifikasi
Ini sesuai dengan penelitian Glynn et al. (2008) bahwa sejumlah kejadian di kehidupan selama periode kehamilan pada pengkajian awal dan sejumlah kejadian di antara kunjungan peneliti berikutnya masing-masing menghasilkan 2 skor yang berbeda.
6. Seminggu setelah pemberian paket pada ibu dan pasangan, peneliti datang ke rumah responden untuk melakukan post test untuk menjawab pertanyaan pada dua alat ukur (karakteristik dan post test) oleh responden.
4.6.4 Pemilihan asisten peneliti
1. Asisten peneliti adalah masing-masing 2 orang pada tiap rumah sakit, dan puskesmas yang terdiri dari perawat atau bidan dengan latar belakang pendidikan DIII, dan bertugas di poliklinik bersalin rumah sakit yang bersangkutan.
2. Bekerjasama dengan kepala keperawatan, kepala ruangan dan kepala puskesmas yang bersangkutan untuk menetapkan asisten peneliti.
3. Asisten peneliti harus mengikuti penyegaran tentang pemberian paket Harmoni dan penyamaan persepsi tentang isi alat ukur baik karakteristik responden maupun kecemasan. Pemaparan proses penelitian dilakukan 1 hari, dengan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi tentang prosedur pemberian tindakan sesuai yang ada di paket Harmoni.
4. Asisten peneliti hanya berfungsi sebagai pengumpul data dan memeriksa kelengkapan data.