• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Hasil Penelitian

2) Pelaksanaan Pertemuan 2

Materi yang disampaikan dalam pertemuan kedua siklus I adalah Penyesuain Hewan dalam Melindungi Diri dari Musuhnya. Langkah-langkah pelaksanaan pembelalajaran melalui metode pembelajaran group investigation adalah sebagai berikut.

a) Kegiatan Awal

Kegiatan awal dalam pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siklus I pertemuan kedua dimulai dengan guru mengucapkan salam. Setelah itu, guru menanyakan kabar siswa dan mempresensi siswa. Sebelum masuk ke materi pelajaran guru melakukan acuan tentang materi sebelumnya, yaitu penyesuaian hewan terhadap makanannya. Kemudian guru memberikan apersepsi

72

dengan bertanya, “Mengapa cicak memutuskan ekornya, ketika terdesak musuh?”. Guru dan siswa pun melakukan tanya jawab terkait apersepsi tersebut. Setelah semua siswa siap dan tenang guru menyampaikan tujuan pelajaran hari ini yaitu siswa dapat menjelaskan menjelaskan fungsi ciri khusus hewan sebagai bentuk penyesuaian terhadap perlindungan diri dari musuhnya.

b) Kegiatan Inti

Kegiatan inti diawali dengan tahap I yaitu seleksi topik dan mengatur siswa ke dalam kelompok. Guru memberikan pengantar topik yang telah terpilih dari sisa pilihan pertemuan sebelumnya yaitu topik Hewan dalam Melindungi Diri dari Musuhnya. Selanjutnya siswa bergabung ke dalam kelompoknya, masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 orang. Pada tahap ini sebagian siswa sudah mulai mengetahui tahap-tahap pembelajaran yang akan dilalui, siswa dapat mengatur dirinya sendiri dalam pembentukan kelompok tanpa membutuhkan waktu yang lama. Meskipun masih ada beberapa anak yang perlu diinstruksi ulang. Setelah siswa berkumpul dengan kelompoknya masing-masing guru membagikan kartu gambar hewan setiap kelompok yang harus diinvestigasi. Kemudian guru memberikan arahan petunjuk pengerjaan LKK (Lembar Kerja Kelompok) terkait pencarian informasi tentang ciri khusus hewan dalam melindungi diri dari musuhnya.

Selanjutnya pada tahap 2 yaitu merencanakan tugas yang akan dipelajari. Siswa berdiskusi untuk merencanakan bersama mengenai informasi apa yang akan dicari dan pembagian tugas setiap individu. Pada tahap ini setiap kelompok mendapat tiga kartu gambar hewan yang perlu di investigasi. Beberapa siswa

73

tampak belum mengikuti kegitan dan tidak menjalankan proses perencanaan tugas, namun tidak mengganggu teman-teman yang sedang merencanakan pembagian tugas. Pada tahap ini tampak bahwa siswa bekerja dengan penuh semngat, terlebih dengan kartu gambar yang mereka dapatkan. Kartu gambar hewan sangat menarik bagi siswa, meskipun tidak sedikit siswa yang hanya melihat teman satu kelompoknya bekerja sendiri.

Pada tahap 3 siswa melaksanakan investigasi. Masing-masing siswa mengumpulkan informasi dan melaksanakan tugasnya masing-masing dalam group investigation. Beberapa siswa bertanya kepada guru terkait tugas yang sedang dicari. Dalam tahap ini guru menjadi fasilitator sekaligus penyedia sumber informasi melalui internet yang telah terhubung ke laptop. Beberapa siswa menggunakan fasilitas internet dengan pengawasan guru. Banyak siswa yang antusias untuk mencari di internet, namun guru memberi saran dan rekomendasi untuk kesulitan-kesulitan tertentu atau sumber informasi yang dapat diperoleh dari buku. Setelah setiap siswa melakukan tugasnya dalam group investigasi masing-masing, siswa saling bertukar informasi yang diperoleh kelompok.

Pada tahap 4 yaitu, menyiapkan laporan akhir. Setiap kelompok menuliskan hasil investigasi yang mereka peroleh pada alat dan bahan yang telah disediakan guru sesuai kreativitas dan kesepakatan kelompok. Siswa menuliskan laporan disertai dengan menempel kartu gambar yang diinvestigasi. Misalnya pada kartu gambar hewan landak siswa menuliskan hasil investigasi mereka tentang ciri khusus landak melindungi diri dari musuh.

74

Selanjutnya pada tahap 5 siswa mempresentasikan laporan akhir. Setiap kelompok diminta untuk maju ke depan kelas untuk menyajikan hasil investigasi. Presentasi kelompok dilakukan secara terbalik dengan pertemuan berikutnya, yaitu dimulai dari nomor kelompok paling besar kemudian lebih kecil, dan seterusnya sampai selesai. Siswa yang sedang tidak mempresentasikan, mendengarkan secara seksama kelompok yang sedang melaksanakan presentasi. Beberapa siswa masih ditemukan tidak fokus mendengarkan teman yang sedang mempresentasikan tugasnya. Terdapat 2 anak yang asik bergurau dan 1 anak menggambar dibuku tulis paling belakang. Jumlah siswa yang tidak fokus lebih sedikit dari pertemuan sebelumnya. Guru pun memberikan peringatan kepada siswa yang kurang fokus tersebut. Setelah selesai melakukan presentasi, kelompok penyaji mempersilahkan kelompok lain untuk menanggapi atau bertanya. Pada saat ini, 1 orang siswa dari kelompok pendengar sudah terlihat berani untuk mengangkat tangan menanggapi kelompok presentasi tanpa dihimbau guru terlebih dahulu.

Tahap terakhir yaitu tahap 6 adalah evaluasi. Guru memberikan evaluasi tentang kegiatan investigasi yang telah dilakukan siswa dengan memberikan tanggapan berupa pujian, kritik dan saran pada kegiatan pelajaran yang telah dilaksanakan.

c) Kegiatan Akhir

Pada kegiatan akhir, siswa bersama guru bertanya jawab untuk memperoleh kesimpulan dari pembelajaran yang telah dilakukan. Guru juga memberikan motivasi kepada siswa. Selanjutnya guru memberikan soal tes hasil belajar siklus I kepada siswa dengan jumlah soal sebanyak 25 nomor berupa pilihan ganda. Soal

75

tes hasil belajar yang diberikan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran Ilmu Pengetahahuan Alam (IPA) melalui metode pembelajaran group investigation sebanyak dua kali pertemuan di siklus I.

Tabel 7. Rekapitulasi hasil tes Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) setelah tindakan siklus I siswa kelas VB SD Negeri Gedongkiwo Mantrijeron Yogyakarta.

No. Keterangan Tidak Tuntas Tuntas

1. Jumlah 9 12

2. Ketuntasan 42,85% 57,14%

3. Rata-Rata 75,61

4. Nilai Tertinggi 88

5. Nilai Terndah 64

Berdasarkan tabel di atas, kriteria hasil perolehan rekapitulasi tes hasil belajar setelah tindakan siklus I Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui metode pembelajaran group investigation disajikan dalam kriteria sebagai berikut.

Tabel 8. Kriteria Hasil tes belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) setelah tindakan siklus I

No. Kriteria Nilai Presentase Jumlah Siswa

1. Sangat Baik 86-100 4,76% 1 2. Baik 76-85 52,38% 11 3. Cukup 60-75 42,85% 9 4. Kurang 55-59 0% 0 5. Sangat Kurang ≤ 54 0% 0 Jumlah 100% 21

Hasil tes belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tindakan siklus I pada siswa kelas VB SD Negeri Gedongkiwo Mantrijeron Yogyakarta juga disajikan dalam bentuk diagram berikut ini.Dari diagram di atas, dapat diketahui bahwa dari 21 siswa yang mengikuti tes hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) setelah

76

tindakan siklus I sebanyak 1 siswa (4,76%) termasuk dalam kategori sangat baik, 11 siswa (52,38%) pada kategori baik, 9 siswa (42,85%) pada kategori cukup, tidak ada siswa (0%) pada kategori kurang, dan tidak ada (0%) pada kategori sangat kurang.

Berdasarkan hasil tersebut, sebanyak 9 orang siswa (42,85%) belum mencapai standar KKM (≥ 75). Hal ini menunjukkan bahwa siswa yang telah memperoleh nilai tuntas di atas KKM baru mencapai 12 orang siswa (57,14%) dari total 21 orang siswa. Data tes hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) tindakan siklus I ini dapat menjadi landasan untuk melakukan tindakan pada siklus II dalam rangka meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui metode Group Investigation pada siswa kelas VB SD Negeri Gedongkiwo Mantrijeron Yogyakarta.

c. Observing (Pengamatan)

Pengamatan atau observasi bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan guru dan siswa selama pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui metode Group Investigation pada siswa kelas VB SD Negeri Gedongkiwo Mantrijeron Yogyakarta. Observasi dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan siklus I. Dalam melaksanakan observasi keterlaksanaan guru dalam pembelajaran IPA melalui group investigation pengamatan dilakukan oleh peneliti. Sementara dalam melaksanakan observasi keterlaksanaan siswa, pengamatan dilakukan oleh peneliti, guru dan dibantu seorang observer untuk mengamati dan mengisi lembar observasi keterlaksanaan siswa.

77

Dalam melakukan observasi keterlaksanaan guru dan siswa selama pelaksanaan tindakan, peneliti menggunakan lembar observasi yang telah disusun sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran kooperatif metode Group Investigation. Jumlah butir pada lembar observasi tindakan siklus I pada penelitian ini berjumlah sebanyak 12 butir untuk siswa dan sebanyak 14 butir untuk guru. Hasil yang diperoleh pada observasi siklus I adalah sebagai berikut.