• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN PROGRAM MANAJEMEN PERUBAHAN TNI AD

21. Umum. Pelaksanaan Program Manajemen Perubahan TNI AD dapat dicapai apabila dilaksanakan melalui beberapa tahapan dalam suatu proses sosialisasi dan internalisasi yang sudah ditentukan dengan berupaya melakukan perbaikan-perbaikan terhadap berbagai temuan yang mencerminkan kelemahan-kelemahan dalam manajemen dan organisasi TNI AD. Adapun tahapan-tahapan yang perlu dilaksanakan meliputi penyebaran informasi, penanaman pemahaman dan mendorong komitmen serta partisipasi. Dalam melaksanakan mekanisme pelaksanaan Program Manajemen PerubahanTNI AD menggunakan fasilitas media komunikasi melalui proses sosialisasi

dan internalisasi dengan penyiapan media dan pelaksanaan Program Manajemen Perubahan dalam rangka tercapainya Program Manajemen Perubahan TNI AD.

22. Media Komunikasi yang digunakan pada proses sosialisasi dan internalisasi. Proses sosialisasi dan internalisasi pelaksanaan Program Reformasi Birokrasi TNI AD adalah mengkomunikasikan dengan cara menyebarluaskan setiap rencana perubahan dalam aspek doktrinal, struktural, pola piker dan budaya kerja personel TNI AD. Melalui tahapan-tahapan kegiatan apa saja yang sudah dan akan dilaksanakan dalam rangka melaksanakan program Manajemen perubahan dengan tujuan untuk memperoleh pemahaman yang sama, mengurangi resistensi dari internal TNI AD dan membangun komitmen serta memastikan partisipasi seluruh unsur-unsur TNI AD. Adapun tahapan kegiatan tersebut meliputi:

a. Kegiatan sosialisasi internal dilaksanakan melalui:

1) Buku Petunjuk Dasar, Buku Petunjuk Induk dan Buku Petunjuk Pelaksanaan yang disampaikan kepada Prajurit dan Satuan TNI AD sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing;

2) Peraturan-peraturan, Surat Keputusan dan Surat Telegram Kepala Staf Angkatan Darat;

3) Buku saku Prajurit, brosur, spanduk, baliho dan banner; 4) Pendidikan, latihan, kursus dan penataran;

5) Rapat Pimpinan, rapat kerja, rapat koordinasi teknis, apel Dansat dan jam Komandan;

6) Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Darat;

7) Ceramah dan kegiatan agama (Bintal) di Satuan-satuan;

8) Media Elektronika dan Media Cetak (website TNI AD, televisi, radio, majalah, koran dan klipping); dan

9) Forum Diskusi, Workshop dan Seminar. b. Kegiatan sosialisasi eksternal dilaksanakan melalui:

1) Media Elektronika dan Media Cetak; 2) Website TNI AD, E-mail dan Blog; 3) Brosur, Spanduk, Baleho dan Banner;

4) Seminar, Simposium, Lokakarya, Ceramah, Workshop, Talk Show, Interaktif, Diskusi dan wawancara;

5) Kegiatan agama di tempat ibadah; 6) Pendidikan dan latihan;

8) Upacara Hari Ulang Tahun Angkatan Darat beserta seluruh jajarannya; dan

9) Latihan bersama antar Angkatan dan latihan bersama dengan institusi lain atau lembaga non TNI.

23. Pelaksanaan Penyiapan Media. Penyiapan sosialisasi dan internalisasi baik melalui media cetak maupun elektronika dilaksanakan oleh satuan TNI AD berdasarkan bidang tugas dan fungsinya masing-masing dalam menyampaikan keputusan dan kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat baik yang telah, sedang dan yang akan dilaksanakan. Penggalangan dan pemanfaatan media dalam rangka sosialisasi dan internalisasi Program Reformasi Birokrasi TNI AD dan penyampaian informasi kebijakan serta keputusan Kepala Staf Angkatan Darat terhadap institusi maupun personelnya disesuaikan dengan situasi dan kondisi penerima informasi.

24. Pelaksanaan Program Manajemen Perubahan. a. Tahapan Penyiapan Pelaksanaan Program.

1) Merencanakan dan menyiapkan pelaksanaan sosialisasi dan pembekalan Agent Of Change pelaksana Reformasi Birokrasi TNI AD baik secara internal maupun eksternal;

2) Pemahaman dan penerapan serta pelaksanaan Program Perubahan Internal TNI AD yang meliputi peran, tugas, fungsi dan kode etik Prajurit;

3) Menyusun konsep-konsep pembaharuan dan pembenahan atau Program Reformasi Birokrasi TNI AD secara terus-menerus dalam rangka menata tugas dan fungsi TNI AD;

4) Merestrukturisasi organisasi dan membentuk struktur organisasi baru dibawah Kepala Staf Angkatan Darat yang disesuaikan dengan situasi, kondisi dan perkembangan lingkungan strategis yang terjadi;

5) Menyiapkan program-program lanjutan dalam rangka menempatkan TNI AD dalam suatu tatanan sistem ketatanegaraan yang berlaku; dan 6) Menetapkan visi, misi dan sasaran serta menyusun rencana kerja dan rencana kinerja.

b. Tahapan proses pembaharuan dan pembenahan program.

1) Pemahaman dan penerapan Doktrin “Kartika Eka Paksi” sebagai pedoman dalam melaksanakan peran, fungsi dan tugas TNI AD yang diselaraskan dengan Doktrin Pertahanan;

2) Melanjutkan reformasi struktural sesuai agenda reformasi nasional yang dikonsentrasikan sebagai alat pertahanan Negara;

3) Melanjutkan reformasi kultural meliputi perubahan pola pikir, pola sikap dan budaya kerja serta pola tindak Prajurit TNI AD dalam kegiatan sehari-hari dan disetiap penugasan melalui kegiatan penegakan disiplin dan hukum, perubahan-perubahan Doktrin, pelatihan-pelatihan maupun menempatkan posisi TNI AD dalam sistem ketatanegaraan;

4) Melanjutkan kegiatan rekruitmen personel yang disinergikan dengan kegiatan pendidikan yang disesuaikan dengan pembenahan sepuluh komponen pendidikan guna pembentukan dan pengembangan profesionalisme keprajuritan sesuai kebutuhan dan karakter matra yang diintegrasikan dalam postur TNI AD;

5) Melaksanakan dan meningkatkan kegiatan latihan gabungan dan latihan bersama yang dilakukan atas dasar hubungan dan kerjasama dengan pihak militer negara-negara sahabat yang diarahkan pada tampilan kemampuan Angkatan Darat guna meningkatkan efek, daya tangkal yang disegani kawan maupun lawan; dan

6) Berupaya meningkatkan kesejahteraan Prajurit dan PNS TNI AD dalam memenuhi memenuhi kebutuhan perumahan melalui kerjasama YKPP dan BP TWP dan memaksimalkan keberadaan koperasi untuk penyediaan sembako yang lebih murah serta berupaya untuk meningkatkan kuaslitas pelayanan terhadap prajurit dan PNS TNI AD berupa pelayanan jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).

c. Tempat Pelaksanaan Program.

1) Sosialisasi dan pembekalan Agent of Change pelaksana Reformasi Birokrasi TNI AD dilaksanakan disetiap Kotama/Balakpus jajaran TNI AD; dan

2) Sosialisasi eksternal dilaksanakan melalui fasilitas dan media yang tersedia meliputi di lingkungan masyarakat umum/tempat-tempat umum, stasiun televisi, stasiun radio, surat kabar, majalah dan situs internet atau website.

d. Metode Pelaksanaan Program. 1) Pendidikan dan Latihan;

2) Simulasi dan Diskusi dalam bentuk Workshop; 3) Survey dalam bentuk Workshop;

4) Analisa dan Evaluasi; dan 5) Pengawasan dan Pemeriksaan.

BAB VII PENUTUP

25. Penutup. Demikian Road Map Strategi Manajemen Perubahan Reformasi Birokrasi TNI AD tahun 2015-2019 disusun sebagai pedoman dan acuan bagi para Ketua Bidang Pelaksana Program RB TNI AD agar terwujud keseragaman pola pikir serta pola tindak sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab pada kesatuan masing-masing di lingkungan TNI AD.

Jakarta, Januari 2015 a.n. Kepala Staf Angkatan Darat

Wakil Kepala Staf Selaku

Ketua Tim Pelaksana Reformasi Birokrasi TNI AD,

M. Munir Letnan Jenderal TNI

Dokumen terkait