• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

D. Pembahasan Analisis Kuantiatif

Berdasarkan karakteristik responden yang diteliti menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah pria sebanyak 58 orang (58%). Untuk kelompok usia yang paling banyak melakukan pembelian T-Shirt merek Triggers Syndcate adalah usai 18 sampai 21 sebanyak 43 orang (43%). Sebagian besar responden berpendidikan S1 yaitu sebanyak 73 orang (73%). Ada sekitar 59 (59%) responden yang mendominasi pengeluaran rata-rata per bulan berkisar antara Rp.500.000,- sampai Rp.990.000,- . Sedangkan pada frekuensi pembelian T-Shirt merek Triggers Syndcate yang paling banyak melakukan pembelian adalah 37 orang (37%) yaitu pernah membeli 2- 3kali.

Berdasarkan analisis Arithmetic Mean diperoleh nilai total rata-rata konsumen Pria tentang Brand Awareness pada T-shirt merek Triggers Syndicate adalah tinggi (2,90). Dilihat dari variabel Perceived Quality nilai rata-rata konsumen Pria pada T-shirt merek Triggers Syndicate adalah tinggi (3,98). Dilihat dari variabel Brand Association nilai rata-rata konsumen Pria pada T-shirt merek Triggers Syndicate adalah tinggi (3,91). Sedangkan nilai total rata-rata konsumen wanita tentang Brand Awareness pada T-shirt merek Triggers Syndicate adalah tinggi (2,87). Dilihat dari variabel Perceived Quality nilai rata-rata konsumen wanita pada T-shirt merek Triggers Syndicate adalah tinggi (3,84). Dilihat dari variabel Brand Association nilai rata-rata konsumen wanita pada T-shirt merek Triggers Syndicate adalah tinggi (3,87) Berdasarkan analisis regresi linear berganda secara parsial didapat nilai thitung

bahwa tidak ada pengaruh Brand Awareness terhadap keputusan pembelian artinya semakin rendah kesadaran merek tidak semakin tinggi atau tidak semakin rendah tingkat keyakinan atas merek dan semakin tinggi kesadaran merek tidak semakin rendah atau semakin tinggi tingkat keyakinan atas merek yang mendorong konsumen untuk tidak melakukan keputusan pembelian. Kesadaran konsumen menjadi kecil karena rendahnya respon konsumen terhadap suatu merek. Hal ini bisa disebabkan karena hasil penelitian menunjukan rata-rata responden dapat mengingat merek Triggers Syndicate tidak untuk yang pertama kalinya atau responden tidak memberikan jawaban yang sebenarnya ataupun responden tidak jujur dalam menjawab pertanyaan dalam kuesioner.

Berdasarkan analisis regresi linear berganda secara parsial didapat nilai thitung

> ttabel (2,047 > 1,985) maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti data mendukung hipotesis bahwa ada pengaruh positif Perceived Quality menurut kualitas, desain, kenyamanan dalam berpakaian, harga sebanding dengan mutu terhadap keputusan pembelian artinya semakin tinggi kesan kualitas merek semakin tinggi tinggi rasa suka atas merek yang mendorong konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Hal ini berarti bahwa secara keseluruhan persepsi pelanggan mengenai kualitas dan keunggulan T-Shirt merek Triggers Syndicate menjadi suatu alasan yang penting konsumen dalam melakukan keputusan pembelian.

Berdasarkan analisis regresi linear berganda secara parsial didapat thitung >ttabel

(8,163 > 1,985) maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti data mendukung hipotesis bahwa ada pengaruh positif Brand Association menurut T-Shirt buat

kalangan anak muda, bersifat limited edition, tampil modis dan trendy, bergengsi terhadap keputusan pembelian artinya semakin tinggi asosiasi merek, semakin tinggi rasa percaya diri atas merek, yang mendorong dalam melakukan keputusan pembelian. Asosiasi-asosiasi memberi pijakan bagi para pengambil keputusan, karena akan menuntun konsumen dalam memberi penilaian. Hal ini berarti bahwa berbagai asosiasi yang terdapat pada T-Shirt merek Triggers Syndicate dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dengan cara memberikan kredibilitas dan rasa percaya diri atas merek tersebut.

Berdasarkan analisis regresi linear berganda secara simultan dari variabel Brand Awareness (X1), Perceived Quality (X2) serta Brand Association (X3) diperoleh Fhitung sebesar 75,015 dan Ftabel sebesar 2,699. Karena Fhitung > Ftabel ( 75,015 > 2,699 ) maka H0 ditolak, artinya variabel Brand Awareness, Perceived Quality serta Brand Association secara simultan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian.

106 A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengaruh brand Awareness, perceived quality serta brand association terhadap keputusan pembelian konsumen pada T-Shirt merek Triggers Syndicate, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Berdasarkan Analisis Aritmatik Mean

Tingkat Brand Awareness T-Shirt merek Triggers Syndicate pada konsumen Pria adalah tinggi, Tingkat Perceived Quality T-Shirt merek Triggers Syndicate pada konsumen Pria adalah tinggi, Tingkat Brand Association T-Shirt merek Triggers Syndicate pada konsumen Pria adalah tinggi dan untuk Tingkat Brand Awareness T-Shirt merek Triggers Syndicate pada konsumen Wanita adalah tinggi, Tingkat Perceived Quality T-Shirt merek Triggers Syndicate pada konsumen Wanita adalah tinggi, Tingkat Brand Association T-Shirt merek Triggers Syndicate pada konsumen Wanita adalah tinggi.

2. Berdasarkan pengujian secara parsial terhadap variabel-variabel Indiependen diperoleh Brand Awareness tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian, Perceived Quality berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, Brand Association berpengaruh posititif terhadap keputusan pembelian.

Berdasarkan pengujian secara simultan terhadap variabel-variabel Indiependen diperoleh Brand Awareness, Perceived Quality, Brand Association berpengaruh terhadap keputusan pembelian.

B. Saran

Berdasarkan penelitian mengenai pengaruh Brand Awareness, Perceived Quality serta Brand Association terhadap Keputusan Pembelian konsumen pada T-Shirt merek Triggers Syndicate maka saran yang di ajukan penulis sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi perusahaan agar dapat meningkatkan dan mempertahankan kekuatan dari ketiga variabel Brand Awareness, Perceived Quality serta Brand Association dalam mendorong konsumen untuk melakukan keputusan pembelian sebagai berikut

Berdasarkan hasil riset terhadap Brand Awareness pada produk T-Shirt merek Triggers Syndicate dapat dilihat bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Tetapi menurut teori dan penelitian yang terdahulu menunjukan bahwa Brand Awareness mempunyai pengaruh terhadap keputusan pembelian. Hal ini bisa disebabkan karena hasil penelitian menunjukan rata-rata responden dapat mengingat merek Triggers Syndicate tidak untuk yang pertama kalinya atau responden tidak memberikan jawaban yang sebenarnya ataupun responden tidak jujur dalam menjawab pertanyaan dalam kuesioner. Maka sebaiknya peneliti menyarankan bahwa perlu dilakukan penelitian dengan atribut yang sama pada waktu yang berbeda dan sebaiknya responden didampingi pada saat mengisi kuesioner agar responden dapat menanyakan hal-hal yang kurang di mengerti.

Berdasarkan hasil riset terhadap Perceived Quality pada produk T-Shirt merek Triggers Syndicate dapat dilihat secara keseluruhan persepsi pelanggan mengenai kualitas dan keunggulan T-Shirt merek Triggers Syndicate sudah bisa

memenuhi harapan pelanggan. Hendaknya perusahaan tetap memelihara dan mempertahankan kualitas dari produk T-Shirt merek Triggers Syndicate karena kesan kualitas sebuah merek dapat memberikan alasan yang penting untuk membeli.

Berdasarkan hasil riset terhadap Brand Association pada produk T-Shirt merek Triggers Syndicate dapat dilihat berbagai asosiasi yang dimiliki T-Shirt merek Triggers Syndicate seperti T-Shirt buat kalangan anak muda, bersifat limited edition, bergengsi, tampil modis dan trendi, asosiasi-asosiasi tersebut dapat dengan mudah diingat oleh konsumen. Berbagai asosiasi tersebut dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dengan cara memberikan kredibilitas dan rasa percaya diri atas merek tersebut. Oleh karena itu sebaiknya perusahaan tetap konsisten dalam mempertahankan identitas yang melekat pada T-Shirt merek Triggers Syndicate untuk mempertahankan dan meningkatkan image dari produk itu sendiri.

Dokumen terkait