HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan Hasil Penelitian
2. Pembahasan data Siklus
Dari tabel diatas, maka dapat diketahui bahwa: ∑ peserta didik (N) = 32
∑ nilai sikulus I (x) = 2054 Rata-rata dari siklus I ini adalah:
M=
Rata-rata siklus I M =
=
Jadi, rata-rata ketuntasan belajar siswa pra siklus yaitu masih < dari KKM
di kelas yaitu 75.
Adapun untuk data persentase kelulusan adalah sebagai berikut:
P= X 100%
Dengan frekuensi (f) siswa yang tuntas untuk siklus I adalah 14, maka:
Persentase siklus I (P) = X 100%
= X 100%
= 43,75 %
Jadi, persentse ketuntasan belajar siswa siklus I yaitu masih < dari
persentase ketuntasan di kelas yaitu 85%. Hasil tersebut masih jauh dengan
apa yang diharapkan dalam indikator keberhasilan. Oleh karena itu penelitian ini dilanjutkan dengan menggunakan penelitian siklus II.
Berikut ini merupakan data tabel dari hasil pengamatan siswa dan guru oleh peneliti dalam siklus I yang sesuai dengan langkah-langkah RPP. Tabelnya adalah sebagai berikut:
Tabel 4.6 Hasil Pengamatan Siswa Siklus I
No. Hal yang diamati Skor
Siswa 1 2 3
1. Mengamati buku paket yang telah disiapkan oleh guru.
√ 2. Saling tanya jawab dan memberi tanggapan terhadap √
materi yang telah disajikan.
3. Membentuk kelompok-kelompok kecil √
4. Melakukan diskusi mengenai permasalahan yang diberikan oleh guru.
√
5. Membuat Mind Map mengenai materi yang diajarkan sesuai dengan apa yang mereka tangkap.
√
6. Mempresentasikan hasil Mind Mapp √
Jumlah 6 0 0
Total 6
Kategori Cukup
Keterangan :
Kriteria Penilaian kategori penilaian:
1 = Cukup Cukup = 6-10
2 = Baik Baik = 10-15
3 = Sangat Baik Sangat Baik = 20-35
Tabel 4.7 Hasil Pengamatan Guru Siklus I
No. Hal yang diamati Skor
Guru 1 2 3
1. Kemampuan Membuka Pelajaran
a. Menarik perhatian siswa b. Memberikan motivasi awal
√ √
c. Memberikan apresiasi (kajian materi yang sebelumnya dengan materi yang akan disampaikan)
d. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan
√ √ 2. Penguasaan Materi
a. Bahan belajar disajikan sesuai dengan langkah- langkah yang direncanakan dalam RPP
b. Kejelasan dalam menjelaskan materi c. Kejelasan dalam memberikan contoh d. Memiliki wawasan yang luas dalam
menyampaikan bahan ajar
√ √ √
√ 3. Kegiatan Belajar Mengajar (Proses Pembelajaran)
a. Membentuk kelompok-kelompok kecil. b. Membrikan kesempatan untuk melakukan diskusi
mengenai permasalahan yang diberikan oleh guru.
c. Tiap kelompok diarahkan untuk mencatat seluruh
alternatif jawaban yang diperoleh dari hasil diskusi. d. Siswa disuruh untuk membuat mind map mengenai
materi yang diajarkan sesuai dengan apa yang mereka tangkap.
e. Masing-masing kemlompok secara acak diberi
kesempatan untuk membacakan hasil diskusinya.
√ √ √ √ √ 4. Kegiatan Akhir
a. menguatkan dan melengkapi hasil pembelajaran. b. Memberi kesimpulan kegiatan pembelajaran c. Menginformasikan materi untuk pertemuan
selanjutnya
√ √ √
d. Memberikan motivasi kepada siswa untuk selalu terus belajar √ Jumlah 15 2 3 Total 20 kategori Cukup Keterangan :
Kriteria Penilaian kategori penilaian:
1 = Cukup Cukup = 15-25
2 = Baik Baik = 45-63
3 = Sangat Baik Sangat Baik = 64-82
Refleksi hasil tindakan siklus I:
Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diketahui bahwa antara pra siklus dengan siklus I mengalami peningkatan. Jumlah siswa tuntas pada pra siklus adalah 11 siswa dengan persentase 34,37%, sedangkan pada siklus I jumlah siswa yang mengalami ketuntasan adalah 14 siswa dengan persentase ketuntasan yaitu 43,75%. Namun pada siklus I ini, masih banyak siswa yang tidak tuntas sebanyak 56,2%. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan dalam pembelajaran pada siklus II.
Berdasarkan pengamatan dan refleksi pada siklus I ini, terdapat
beberapa faktor penghambat sehingga dapat menemukan solusi beserta ide
perbaikan yang akan dilakukan pada siklus selanjutnya:
e. Guru belum optimal dalam memotivasi siswa dan dalam
menyampaikan tujuan pembelajaran, maka guru perlu lebih terampil
lagi dalam memotivasi siswa dan lebih jelas dalam menyampaikan
tujuan pembelajaran. Dimana siswa diajak untuk terlibat langsung
dalam setiap kegiatan yang dilakukan.
f. Guru belum optimal dalam pengelolaan waktu dan kelas, maka perlu
mendistribusikan waktu secara baik dengan menambahkan informasi-
informasi yang dirasa perlu dan member catatan.
g. Siswa kurang antusias selama pembelajaran berlangsung, maka guru
harus lebih terampil dan bersemangat dalam memotivasi siswa,
sehingga siswa kurang antusias.
h. Siswa kurang aktif dan kreatif dalam mengikuti pembelajaran karena
siswa belum paham dengan metode yang baru pertama kali diberikan.
Maka guru harus menerangkan dengan bahasa mudah dicerna,
sehingga siswa lebih mudah mengingat materi yang diberikan dan
dalam memberikan pertanyaan atau tugas, guru harus tahu seberapa
siswa bias langsung melaksanakan tugas yang diberikan oleh guru.
Setelah diamati dari berbagai kekurangan diatas guru dapat melakukan penelitian tindakan kelas sehingga permasalahan dalam peningkatan
pemahaman siswa dalam menggunakan metode dapat mendorong perubahan pembelajaran, suasana kelas yang lebih akrab, perhatian siswa, sikap siswa terhadap metode pembelajaran.
Apa yang terjadi pada permasalahan siklus I ini dapat diidentifikasi masalahnya, mencari penyebabnya, dan kemudian mengembangkan dalam bentuk intervensi sehingga mencapai siklus berikutnya. Dengan intervensi itu menghasilkan hal yang berbeda, karena dalam penelitian tindakan berorientasi pada perbaikan dalam kelas serta kepuasan hasil kerja dan mampu mengembangkan proses pembelajaran di kelas, diikuti oleh peningkatan pemahaman siswa.
3. Pembahasan data Siklus II
Dari tabel diatas, maka dapat diketahui bahwa: ∑ peserta didik (N) = 32
∑ nilai sikulus II (x) = 2369 Rata-rata dari siklus II ini adalah:
M=
Rata-rata siklus II M =
=
Jadi, rata-rata ketuntasan belajar siswa pra siklus yaitu masih < dari KKM
di kelas yaitu 75.
Adapun untuk data persentase kelulusan adalah sebagai berikut:
P= X 100%
Dengan frekuensi (f) siswa yang tuntas untuk siklus II adalah 18, maka:
Persentase siklus II (P) = X 100%
= X 100%
= 56,25 %
Jadi, persentse ketuntasan belajar siswa siklus II yaitu masih < dari
persentase ketuntasan di kelas yaitu 85%. Hasil tersebut masih jauh dengan
apa yang diharapkan dalam indikator keberhasilan. Oleh karena itu penelitian ini dilanjutkan dengan menggunakan penelitian siklus III.
Berikut ini merupakan tabel pengamatan siswa dan guru pada saat
siklus II yang berlangsung sesuai dengan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP). Tabel tersebut mengalami beberapa perubahan
menuju arah yang lebih baik merupakan tindak lanjut dari hasil refleksi
Tabel 4.8 Hasil Belajar Siswa Siklus II
No. Hal yang diamati Skor
Siswa 1 2 3
1. Mengamati buku paket yang telah disiapkan oleh guru.
√
2. Saling tanya jawab dan memberi tanggapan terhadap materi yang telah disajikan.
√
3. Membentuk kelompok-kelompok kecil √
4. Melakukan diskusi mengenai permasalahan yang diberikan oleh guru.
√
5. Membuat Mind Map mengenai materi yang diajarkan sesuai dengan apa yang mereka tangkap.
√
6. Mempresentasikan hasil Mind Mapp √
Jumlah 2 8 0
Total 10
Kategori Baik
Keterangan :
Kriteria Penilaian kategori penilaian:
1 = Cukup Cukup = 6-10
2 = Baik Baik = 10-15
Tabel 4.9 Hasil Pengamatan Guru Siklus II
No. Hal yang diamati Skor
Guru 1 2 3
1.
Kemampuan Membuka Pelajaran
a. Menarik perhatian siswa b. Memberikan motivasi awal
c.Memberikan apresiasi (kajian materi yang
sebelumnya dengan materi yang akan disampaikan) d.Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan √ √ √ √ 2. Penguasaan Materi
a. Bahan belajar disajikan sesuai dengan langkah- langkah yang direncanakan dalam RPP
b. Kejelasan dalam menjelaskan materi c. Kejelasan dalam memberikan contoh
d. Memiliki wawasan yang luas dalam menyampaikan bahan ajar
√
√ √
√ 3. Kegiatan Belajar Mengajar (Proses Pembelajaran)
a. Membentuk kelompok-kelompok kecil. b. Membrikan kesempatan untuk melakukan diskusi mengenai permasalahan yang diberikan oleh guru.
c. Tiap kelompok diarahkan untuk mencatat seluruh alternatif jawaban yang diperoleh dari hasil diskusi. d. Siswa disuruh untuk membuat mind map mengenai materi yang diajarkan sesuai dengan apa yang mereka tangkap.
e. Masing-masing kemlompok secara acak diberi
√ √ √ √ √
kesempatan untuk membacakan hasil diskusinya. 4. Kegiatan Akhir
a. menguatkan dan melengkapi hasil pembelajaran. b. Memberi kesimpulan kegiatan pembelajaran c. Menginformasikan materi untuk pertemuan selanjutnya
d. Memberikan motivasi kepada siswa untuk selalu terus belajar √ √ √ √ Jumlah 1 30 3 Total 34 Kategori Baik Keterangan :
Kriteria Penilaian kategori penilaian:
1 = Cukup Cukup = 15-25
2 = Baik Baik = 26-35
3 = Sangat Baik Sangat Baik = 35-50
Refleksi hasil tindakan siklus II:
Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat diketahui bahwa antara siklus I dengan siklus II mengalami peningkatan. Jumlah siswa tuntas pada siklus I adalah 14 siswa dengan persentase 43,75%., sedangkan pada siklus II jumlah siswa yang mengalami ketuntasan adalah 18 siswa dengan persentase ketuntasan yaitu 56,25%. Namun pada siklus II ini, masih banyak siswa yang
tidak tuntas sebanyak 43,7%. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan dalam pembelajaran pada siklus III.
Berdasarkan pengamatan dan refleksi pada siklus II ini, terdapat
beberapa faktor penghambat sehingga dapat menemukan solusi beserta ide
perbaikan yang akan dilakukan pada siklus selanjutnya:
b. Guru sudah ada perubahan dalam memotivasi siswa dan dalam
menyampaikan tujuan pembelajaran, maka guru perlu lebih terampil
lagi dalam memotivasi siswa dan lebih jelas dalam menyampaikan
tujuan pembelajaran sehingga belajar pada mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam meningkat.
c. Pengelolaan kelas dan waktu sudah sedikit bisa dikendalikan, tetapi
masih perlu diperbaiki dalam mendistribusikan waktu, agar waktu
tidak terlalu lama.
d. Guru harus berupaya untuk mengalihkan keterbiasaan siswa dalam
menggunakan metode sebelumnya beralih dengan metode yang baru.
e. Keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran lebih ditingkatkan lagi
agar siswa dapat dikendalikan secara optimal.
f. Siswa menjadi mudah dalam menerima apa yang telah diajarkan oleh
guru, sebab siswa mempraktekkan apa yang telah dipelajarinya.
Dari berbagai kekurangan diatas, guru duharapkan dapat meningkatkan lagi dalam pembelajaran, sehingga permasalahan yang belum tuntas dalam upaya meningkatkan pemahaman tajwid dengan metode yang baru dapat
teratasi. Dengan metode mind mapping siswa lebih tertarik sehingga mendorong terjadinya perubahan pemahaman pada siswa.
Permasalahan yang terjadi pada siklus II ini dapat diidentifikasi yaitu masih belum tercapainya target dalam ketuntasan belajar sehingga masih banyak nilai yang dianggap kurang, maka perlu dilakukan penelitian pada siklus III untuk menuntaskan pemahaman belajar siswa tersebut.
4. Pembahasan data Siklus III
Dari tabel diatas, maka dapat diketahui bahwa: ∑ peserta didik (N) = 32
∑ nilai sikulus III (x) = 2851 Rata-rata dari siklus III ini adalah:
M=
Rata-rata siklus I M =
=
= 89
Jadi, nilai rata-rata siklus III adalah 89 sehingga nilai tersebut > KKM
kelas yaitu 75. Nilai tersebut telah melampaui KKM kelas, sehingga
penelitian ini dinyatakan berhasil.
Adapun untuk data persentase kelulusan adalah sebagai berikut:
Dengan frekuensi (f) siswa yang tuntas untuk siklus III adalah 29, maka:
Persentase siklus III (P) = X 100%
= X 100%
= 90,6 %
Jadi, persentase ketuntasan belajar siswa siklus III yaitu > dari
indikator keberhasilan penelitian di kelas yaitu 85%. Hasil tersebut
melampaui dari apa yang diharapkan dalam indikator keberhasilan. Oleh
karena itu penelitian ini dinyatakan berhasil.
Berikut ini merupakan tabel pengamatan siswa dan guru pada saat
siklus III yang berlangsung sesuai dengan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP). Tabel tersebut mengalami perubahan menuju arah
yang sangat baik merupakan tindak lanjut dari hasil refleksi dari siklus I
dan siklus II.
Tabel 4.10 Hasil Pengamatan Siswa Siklus III
No. Hal yang diamati Skor
Siswa 1 2 3
1. Mengamati buku paket yang telah disiapkan oleh guru.
√
2. Saling tanya jawab dan memberi tanggapan terhadap materi yang telah disajikan.
√
4. Melakukan diskusi mengenai permasalahan yang diberikan oleh guru.
√
5. Membuat Mind Map mengenai materi yang diajarkan sesuai dengan apa yang mereka tangkap.
√
6. Mempresentasikan hasil Mind Mapp √
Jumlah 0 2 30
Total 32
Kategori Baik
Keterangan :
Kriteria Penilaian kategori penilaian:
1 = Cukup Cukup = 6-10
2 = Baik Baik = 10-15
3 = Sangat Baik Sangat Baik = 20-35
Tabel 4.11 Hasil Pengamatan Guru Siklus III
No. Hal yang diamati Skor
Guru 1 2 3
1. Kemampuan Membuka Pelajaran
e. Menarik perhatian siswa f. Memberikan motivasi awal
g. Memberikan apresiasi (kajian materi yang sebelumnya dengan materi yang akan disampaikan)
√ √ √
h. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan disampaikan
2. Penguasaan Materi
e. Bahan belajar disajikan sesuai dengan langkah- langkah yang direncanakan dalam RPP
f. Kejelasan dalam menjelaskan materi g. Kejelasan dalam memberikan contoh h. Memiliki wawasan yang luas dalam
menyampaikan bahan ajar
√ √ √ 3. Kegiatan Belajar Mengajar (Proses Pembelajaran)
f. Membentuk kelompok-kelompok kecil. g. Membrikan kesempatan untuk melakukan diskusi
mengenai permasalahan yang diberikan oleh guru.
h. Tiap kelompok diarahkan untuk mencatat seluruh
alternatif jawaban yang diperoleh dari hasil diskusi. i. Siswa disuruh untuk membuat mind map mengenai
materi yang diajarkan sesuai dengan apa yang mereka tangkap.
j. Masing-masing kemlompok secara acak diberi
kesempatan untuk membacakan hasil diskusinya.
√ √ √ √ √ 4. Kegiatan Akhir
i. menguatkan dan melengkapi hasil pembelajaran. j. Memberi kesimpulan kegiatan pembelajaran k. Memberikan motivasi kepada siswa untuk selalu
terus belajar √ √ √ Jumlah 0 2 42 Total 43
Keterangan :
Kriteria Penilaian kategori penilaian:
1 = Cukup Cukup = 15-25
2 = Baik Baik = 26-35
3 = Sangat Baik Sangat Baik = 35-50
Berdasarkan hasil tes pada siklus III masih terdapat siswa yang belum mencapai KKM yaitu:
1. Andri Nur Cahyo
Sebenarnya siswa ini sudah bisa membaca Al-qur‟an walaupun kurang lancar dalam membacanya. Namun siswa ini kurang faham dalam menerapkan contoh-contoh bacaan hukum nun sukun/tanwin. 2. Bima Sinung Ananta
siswa ini juga sudah bisa membaca Al-qur‟an walaupun kurang lancar dalam membacanya. Namun siswa ini kurang faham dalam menerapkan contoh-contoh bacaan hukum nun sukun/tanwin.
3. Jiyan Ilham Pamungkas
Karena disamping tidak bisa membaca Al-Qur‟an siswa ini juga kurang faham dalam menerapkan contoh-contoh hukum bacaan nun sukun/tanwin.