• Tidak ada hasil yang ditemukan

D. Hasil Analisis Data

5. Pembahasan Hasil Hipotesis Penelitian

Pengaruh antar variabel telah dijelaskan sebelumnya di BAB II.

Pembahasan hasil hipotesis ini memberikan uraian yang lebih dalam tentang pengaruh antar variabel dan masing-masing analisisnya.

H1 : Kualitas Sistem (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Kepuasan Pengguna (Y)

Hasil perhitungan dari uji t (parsial) pada tabel 21 antara variabel Kualitas Sistem (X1) dan Kepuasan Pengguna (Y) menunjukkan H0

diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Sistem (X1) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel Kepuasan Pengguna (Y).

Berdasarkan hasil perhitungan pengujian hipotesis dapat diketahui bahwa Kualitas Sistem (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Hasil tersebut tidak sejalan dengan teori Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean (2003). Penyebab dari ketidakpuasan pengguna ini didukung dari data lapangan dalam pengisian kuesioner oleh responden, dari hasil data responden tersebut terdapat dua item dari Variabel Kualitas Sistem yang menunjukkan mean yang terendah yaitu Aplikasi Traveloka cepat dalam menangani keluhan pelanggan (X1.4.2) yang memiliki nilai mean sebesar 3.79 dengan 40 responden menjawab ragu-ragu, dua responden menjawab tidak setuju, dan 1 responden menjawab sangat tidak setuju, dan tem lain dari variabel Kualitas Sistem (X1) yang memiliki nilai mean yang rendah adalah item dengan pernyataan aplikasi Traveloka tidak mengalami kerusakan (error) (X1.3.1) yang memiliki nilai mean 3,89 dengan 31 responden menjawab ragu-ragu, 4 responden menjawab tidak setuju, dan satu orang menjawab sangat tidak setuju. Hal ini juga

mengindikasikan bahwa sistem dari pemesanan tiket pesawat di Aplikasi Traveloka pernah mengalami masalah pada sistemnya dan kecepatan dalam menangani keluhan pelanggan sehingga pengguna dari aplikasi Traveloka merasa dirugikan dan menyebabkan kepuasan pengguna berkurang. Hasil dari penelitian ini sejalan dengan penelitian oleh Herlambang et al (2017) yang menunjukkan bahwa kualitas sistem tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Hasil Penelitian lain oleh Nurjaya (2017) juga sejalan dengan hasil penelitian ini yang menunjukkan bahwa kualitas sistem tidak berpengaruh terhadap kepuasan pengguna.

H2 : Kualitas Informasi (X2) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Kepuasan Pengguna (Y)

Hasil perhitungan dari uji t (parsial) pada tabel 21 antara variabel Kualitas Informasi (X2) dan Kepuasan Pengguna (Y) menunjukkan H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Informasi (X2) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel Kepuasan Pengguna (Y).

Berdasarkan hasil perhitungan pengujian hipotesis diketahui bahwa Kualitas Informasi (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pengguna (Y). Dapat dikatakan kualitas informasi dengan kepuasan pengguna memiliki hubungan searah yang berarti jika kualitas informasi tiket pesawat di Aplikasi Traveloka ditingkatkan, maka kepuasan pengguna Aplikasi Traveloka juga tinggi. Hasil ini

didukung dari data hasil responden, jika dilihat dari tabel distribusi frekuensi, mean yang paling tinggi terdapat pada item informasi yang disediakan aplikasi Traveloka lengkap (X.2.1.1) dan informasi yang disediakan aplikasi Traveloka mudah dimengerti (X2.2.1). Hasil tersebut menunjukkan bahwa Aplikasi Traveloka menyediakan informasi yang lengkap dan mudah dimengerti sehingga pengguna merasa puas. Informasi tentang harga tiket, pemilihan pesawat, jadwal, dan pemilihan kursi di aplikasi Traveloka yang disediakan secara lengkap dan mudah dimengerti membuat pengguna merasa puas dengan aplikasi Traveloka. Penelitian ini didukung oleh teori model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean (2003) salah satu pengukur pengguna sistem merasa puas dengan sistem informasi adalah dengan cara mengukur kualitas informasi itu sendiri.

Hubungan ini mendukung hasil dari penelitian terdahulu oleh Fendini (2013) yang menyatakan bahwa Kualitas Informasi berpengaruh secara signifikan terhadap Kepuasan Pengguna. Hubungan ini juga diperkuat dengan hasil dari penelitian dari Istianingsih, Utami dan Msi (2009) memberikan bukti empiris bahwa kualitas informasi berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna.

H3 : Pengaruh Kualitas Layanan (X3) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Kepuasan Pengguna (Y)

Hasil perhitungan dari uji t (parsial) pada tabel 21 antara variabel Kualitas Layanan (X3) dan Kepuasan Pengguna (Y) H0 ditolak dan Ha

diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Layanan (X3) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel Kepuasan Pengguna (Y).

Berdasarkan hasil perhitungan pengujian hipotesis diketahui bahwa Kualitas Layanan (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pengguna (Y). Dapat dikatakan kualitas layanan dengan kepuasan pengguna memiliki hubungan searah yang berarti jika kualitas layanan dari tiket pesawat di Aplikasi Traveloka ditingkatkan, maka kepuasan pengguna Aplikasi Traveloka juga tinggi. Hasil ini didukung dari data hasil responden, jika dilihat dari tabel distribusi frekuensi, mean yang paling tinggi terdapat pada item layanan yang diberikan aplikasi Traveloka membuat pelanggan mudah dalam menggunakan sistem (X.3.2.1). Hasil tersebut menunjukkan bahwa Aplikasi Traveloka memberikan layanan dari pemesanan tiket pesawat yang membuat pelanggan mudah dalam menggunakan sistem tersebut sehingga pengguna dari Aplikasi Traveloka merasa puas.

Layanan seperti panduan, helpdesk, FAQ yang diberikan kepada pelanggan untuk memudahkan dalam menggunakan aplikasi Traveloka membuat pengguna merasa puas akan pelayanan yang diberikan. Menurut DeLone dan McLean (2003) menyatakan penggunaan sistem tersebut menunjukkan bahwa sistem yang ada memiliki kualitas yang baik sehingga membantu saat bekerja.

Pernyataan tersebut kualitas layanan memang sangat diperlukan

dalam suatu sistem untuk kemudahan pengguna. Aplikasi Traveloka juga perlu memperhatikan dari kualitas layanan di pemesanan tiket pesawat yang disediakan oleh pihak Traveloka tersebut supaya pengguna dapat merasakan puas akan layanan yang diberikan oleh Traveloka. Hasil penelitian ini mendukung dari penelitian terdahulu oleh Ramadhana (2018) yaitu kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Hasil ini juga diperkuat dengan hasil penelitian oleh Wisudiawan (2015) menyatakan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pengguna sistem informasi.

H4 : Pengaruh Kualitas Sistem (X1), Kualitas Informasi (X2), dan Kualitas Layanan (X3) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Kepuasan Pengguna (Y)

Hasil perhitungan dari uji F (simultan) pada tabel 22 antara variabel Kualitas Sistem (X1), Kualitas Informasi (X2), dan Kualitas Layanan (X3) terhadap Kepuasan Pengguna (Y) menunjukkan H0

ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Sistem (X1), Kualitas Informasi (X2), dan Kualitas Layanan (X3) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap variabel Kepuasan Pengguna (Y).

Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda tersebut dapat diketahui bahwa variabel-variabel independen yang terdiri dari Kualitas Sistem (X1), Kualitas Informasi (X2), dan Kualitas Layanan

(X3) secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap variabel Kepuasan Pengguna (Y) dapat diterima dan telah terbukti, besarnya pengaruh secara bersama-sama variabel Kualitas Sistem (X1), Kualitas Informasi (X2), dan Kualitas Layanan (X3) juga dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi sebesar 24,1% memiliki tanda positif yang menunjukkan hubungan searah, sedangkan sisanya sebanyak 75,9% akan dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Menurut Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang telah dilakukan dapat diketahui juga bahwa variabel Kualitas Informasi merupakan variabel yang paling dominan besar pengaruhnya terhadap Kepuasan Pengguna.

Menurut DeLone dan McLean (2003) salah satu pengukur penguna sistem merasa puas dengan sistem informasi adalah dengan cara mengukur kualitas informasi itu sendiri. Dari pernyataan tersebut bahwa kualitas informasi merupakan salah satu komponen yang penting untuk mengukur kepuasan pengguna. Hasil dari penelitian ini didukung penelitian oleh Wahyudi dan Astuti (2015) yang menunjukkan hasil penelitian Kualitas Sistem, Kualitas Informasi dan Kualitas Pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Hasil penelitian lain yang turut mendukung dari penelitian ini yaitu penelitian oleh Herlambang et al (2015) yang juga menunjukkan bahwa Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, dan

Kualitas Layanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.

Dokumen terkait