• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARAKTERISTIK INFORMAN

4. Kendala-Kendala yang dihadapi dalam Pelaksanaan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Keliling

Implementasi bukanlah proses yang sederhana, tetapi sangat kompleks dan rumit serta merupakan proses yang berlangsung dinamis, yang hasil akhirnya tidak bisa diperkirakan hanya dari ketersediaan kelengkapan program. Implementasi berfungsi menetapkan suatu kaitan yang memungkinkan tujuan – tujuan kebijakan terwujud, sehingga menjadi apa yang disebut sebagai hasil kerja atau prestasi pemerintah. Namun dalam prakteknya sering terjadi kegagalan dalam implementasi karena walau telah diperhitungkan sedemikian rupa, bukan berarti kesulitan dalam proses implementasi telah tiada. Permasalahan seringkali justru timbul karena kenyataan di lapangan justru tidak sesuai dengan yang diperkirakan.

Sasaran – sasaran program bahkan mungkin harus direvisi secara drastis saat program tersebut dilaksanakan, selain karena kesulitan menjembatani antara tujuan kebijakan dengan tindakan-tindakan operasional yang dapat dijalankan. Adapun Kendala-Kendala yang dihadapi yang memnuat keterlambatan pada saat Implementasi Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Keliling adalah :

a. Akses Jalan

Akses jalan menuju lokasi diadakannya SAMSAT Keliling merupakan aspek yang penting untuk kelancaran pelaksanaan SAMSAT Keliling, sebagaiman diketahui bahwa pelaksanaan SAMSAT Keliling adalah di daerah Kecamatan yang berada jauh dengan dengan daerah kota, seperti yang dikatakan oleh Kepala Seksi Penagihan Pajak, bahwa ditentukannya Lokasi SAMSAT Keliling salah satunya adalah berdasarkan jarak tempuh antara kota dengan Kecamatan tersebut, berdasarkan penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa Kecamatan tersebut jauh dari perhatian pemerintah daerah, terutama dalam pembangunan jalan, dan berdasarkan penelitian di lokasi SAMSAT Keliling selama penelitian, peneliti merasakan jalan yang susah untuk dilalui karena keadaan jalan yang rusak.

Tabel 4.16 Jadwal Pelayanan Samsat Keliling Di DISPENDASU UPT STABAT

Pukul 09.00 wib s/d 14.00 wib

No. HARI KECAMATAN

1. SENIN BATANG SERANGAN

2. SELASA SAWIT SEBERANG

3. RABU WAMPU

4. KAMIS PADANGTUALANG

5. JUMAT SECANGGANG

6. SABTU TANJUNG PURA

Adapun jadwal pelaksaan samsat keliling disetiap wilayah yaitu : dari pukul 09.00 wib sampai dengan pukul 14.00 wib. Disetiap daerah, misalnya pada hari senin daerah tempat beroperasinya samsat keliling UPT Dispendasu Stabat adalah Kecamatan Batang Serangan, Pada Kecamatan ini kondisi jalan yang paling parah, selain Kecamatan Sawit Seberang dan Padang Tualang. Samsat keliling beroperasi selama 2 jam.

b. Jaringan

Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Keliling dalam pelayanannya menggunakan Sistem Online, hal ini menjadi salah satu kendala menurut wawancara peneliti kepada Admin yang bertugas membuka jaringan, admin yang bertugas untuk mencari jaringan SAMSAT Online di Layanan Bus SAMSAT Keliling tersebut mengatakan bahwa sistem online menjadi kendala karena sering terjadi keterlambatan yang disebabkan oleh jaringan yang buruk.

c. Cuaca Buruk

Sebagaiman dengan penjelasan-penjelasan sebelumnya bahwa Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara UPT Stabat dalam pelayanan SAMSAT Keliling tidak menyediakan tenda untuk berteduh, sehingga pelayanan menjadi lama saat hujan turun, masyarakat yang berkumpul akan bubar seketika, dan untuk wajib pajak yang masih dalam perjalanan juga menjadi terhenti, sementara itu layanan SAMSAT ini hanya berjalan beberpa Jam saja.

d. Persyaratan Yang Tidak Lengkap

Persyaratan merupakan hal utama bagi wajib pajak saat pengurusan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang harus dipenuhi, tanpa dilengkapinya persyaratan tersebut maka pengurusannya tidak bisa dilanjutkan, sebagaimana yang di katakan informan kunci saat peneliti melakukan wawancara. (Sumber :

observasi, Maret 2016).

B.Pembahasan

1. Implementasi Layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Keliling UPT.Stabat

a. Mudahnya Prosedur Pelayanan

Tahapan / prosedur pada SAMSAT Keliling memiliki kemudahan dan prosesnya tidak berbelit-belit, Persyaratan teknis dan administrative yang terdapat pada SAMSAT Keliling sudah sesuai dengan pelayanan yang terdapat pada Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara UPT.Stabat. Adapun syarat yang harus dilengkapi untuk melakukan proses pelayanan SAMSAT Keliling adalah dengan membawa KTP asli, BPKB asli, STNK asli dan SKPD asli.

b. Jumlah Pelaksana

Pengelolaan Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Pada Layanan bus SAMSAT Keliling Di Dilaksanakan Melalui Kewenangan Pada Sistem

Administrasi Menunggal Satu Atap (SAMSAT) Yang Terdiri Dari POLRI, Dispenda, Dan PT. Jasa Raharja serta tambahan satu Instansi yaitu Bank Sumut. Jadi, Jumlah Petugas Pelaksana Yang Terdapat Pada Pelayanan Samsat Keliling Di UPT Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara UPT.Stabat terdiri Dari 6 Orang Personil Yang Sesuai dengan beban kerjanya masing-masing dan jumalah nya telah mencukupi.

c. Sikap Petugas Pemberi Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor

Petugas layanan SAMSAT Keliling sudah berusaha bersikap sopan dan ramah ketika melayani wajib pajak, dan berusaha saling menghargai terhadap wajib pajak. Dalam hal ini petugas SAMSAT Keliling selalu bersikap ramah dan sopan kepada wajib pajak. Hal tersebut dapat dilihat ketika petugas SAMSAT Keliling melayani dengan baik kepada wajib pajak, dan sesekali memberikan senyuman kepada wajib pajak tersebut.

d. Standart Biaya

Biaya yang dikenakan kepada wajib pajak telah sesuai dengan besarnya biaya yang telah ditetapkan pada Dinas pendapatan UPT.Stabat. Biaya yang ditetapkan pada SAMSAT Keliling Stabat sesuai dengan ketetapan yang berlaku dan tanpa biaya tambahan. Masyarakat sebagai wajib pajak merasa bahwa samsat keliling UPT Dispendasu Stabat terkait biaya yang dikeluarkan sudah wajar dan sesuai dengan ketetapan, karena tidak ada biaya tambahan. Pelayanan SAMSAT Keliling Stabat harus dilakukan oleh pemilik yang bersangkutan dan tidak boleh diwakilkan, oleh

karena itu tidak ada calo pada layanan SAMSAT keliling Stabat sehingga biaya yang dikeluarkan oleh wajib pajak sudah wajar karena sudah sesuai dengan ketetapan.

e. Keamanan Menggunakan Layanan SAMSAT Keliling

Lingkungan tempat dilaksanakan Pelaynan SAMSAT Keliling dirasakan sudah aman dan tenang. Karena didalam pelaksanaannya SAMSAT Keliling melakukan kerjasama dengan POLRI, oleh sebab itu POLRI berusaha memberi keamanan kepada wajib pajak dan masyarakat disekitar tempat pelaksanaan SAMSAT keliling tersebut. Selain itu petugas samsat keliling juga berupaya merangkul masyarakat sekitar agar masyarakat juga senantiasa membantu dan saling menjaga keamanan.

f. Keadilan

Petugas SAMSAT Keliling DiNAS Pendapatan Provinsi Sumatera Utara UPT. Stabat tidak membeda-bedakan didalam memberikan pelayanan terhadap wajib pajak. Pelayanan yang diberikan semua sama. Petugas samsat keliling memberikan pelayanan yang cukup adil. Hal tersebut dapat dilihat dari wajib pajak yang semua mengantri dan akan dipanggil sesuai dengan urutannya dan antriannya. Semua wajib pajak dilayani dengan baik.

2. Ketidaksesuaian Implementasi Samsat Keliling dengan Standart