BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Pembahasan
Penelitian ini mengenai pengaruh motivasi dan kompetensi professional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar, dapat dibuat pembahasan :
1. Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Guru
Berdasarkan hasil analisis hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Hasil tersebut diperoleh dari hitungan korelasi bahwa korelasi motivasi terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar di dapatkan t hitung = 2,232 dan t tabel = 2,101 artinya t hitung lebih besar dari pada t tabel. Dengan demikian t hitung > t tabel (2,232 >
2,101), maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar.
Adapun besar pengaruh yang diberikan oleh motivasi terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar adalah sebesar 20% dan 80% dipengaruhi oleh faktor lan yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Jadi artinya, motivasi memberikan pengaruh terhadap kinerja guru adalah sebesar 20%.
2. Pengaruh Kompetensi Profesional terhadap Kinerja Guru
Berdasarkan hasil analisis hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Hasil tersebut diperoleh dari hitungan korelasi bahwa korelasi kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar di dapatkan t hitung = 2,376 dan t tabel =
2,101 artinya t hitung lebih besar dari pada t tabel. Dengan demikian t hitung > t tabel (2,376 > 2,101), maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar.
Adapun besar pengaruh yang diberikan oleh kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar adalah sebesar 23,9% dan 76,1% dipengaruhi oleh faktor lan yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Jadi artinya, kompetensi profesional memberikan pengaruh terhadap kinerja guru adalah sebesar 23,9%.
3. Pengaruh Motivasi dan Kompetensi Profesional terhadap Kinerja Guru Berdasarkan hasil analisis hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang simultan antara motivasi dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Hasil tersebut diperoleh dari hitungan korelasi bahwa korelasi motivasi dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar di dapatkan f hitung = 3,867 dan f tabel = 3,59 artinya f hitung lebih besar dari pada f tabel. Dengan demikian f hitung > f tabel (3,867 > 3,59), maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang simultan antara kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar.
Adapun besar pengaruh yang diberikan oleh kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar adalah sebesar 24% dan 76% dipengaruhi oleh faktor lan yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Jadi artinya, motivasi dan kompetensi profesional memberikan pengaruh terhadap kinerja guru adalah sebesar 24%.
Menurut Barelson dan Steiner (dalam Burhanuddin Yusuf, 2015:
264) motivasi adalah suatu usaha sadar untuk mempengaruhi perilaku seseorang supaya mengarah tercapainya tujuan organisasi. Motivasi merupakan elemen yang sangat penting untuk memperbaiki produktifitas kerja dari guru. Guru yang memiliki motivasi tinggi dalam pekerjaannya tentu akan terdorong untuk melakukan pekerjaan yang sebaik mungkin secara efektif dan efisien, sehingga tujuan awal guru yang telah direncanakan dapat dilaksankan dengan baik.
Kompetensi profesional guru adalah seperangkat kemampuan yang harus dimiliki oleh guru agar ia dapat melaksankan tugas mengajar.
Kompetensi profesional mengajar yang harus dimiliki oleh guru meliputi kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sistem pembelajaran, serta kemampuan dalam mengembangkan sistem pembelajaran. Kompetensi ini menekankan pada pengetahuan dan wawasan yang cukup tentang isi mata pelajaran sehingga mutlak diperlukan untuk menciptakan proses pembelajaran yang baik.
Kinerja guru adalah kemampuan yang ditunjukkan oleh guru dalam melaksanakn tugas atau pekerjaannya. Kinerja dikatakan baik apabila tujuan yang dicapai sesuai dengan standar yang telah ditapkan (Ondi Saondi dan Suherman, 2010: 21). Jadi kinerja guru dalam proses belajar mengajar adalah kemampuan guru melaksanakn tugas atau pekerjaannya sebagai pengajar yang memiliki keahlian mendidik dalam rangka pembinaan peserta didik untuk tercapainya institusi pendidikan.
Hasil penelitian ini diperkuat oleh Penelitian yang dilakukan oleh Furi Farhana (2007) dengan judul Pengaruh Kompetensi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru Akutansi Di SMA Negeri Se-Kabupaten Nganjuk.
Dalam penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi dan kompetensi profesional terhadap kinerja
guru akuntasi di SMAN se-Kabupaten Ngajuk Yang diperoleh dari f hitung 46,784 > f tabel 3,32.
Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rachman Halim Yustiyawan (2014) dengan judul Pengaruh Motivasi Dan Kompetensi Profesional Guru Yang Sertifikasi Terhadap Kinerja Guru Di SMP Negeri 1 Surabaya. Dalam penelitian meninjukan ada hubungan yang positif dan s anatara motivasi dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru yang diperoleh dari f hitung 77,993 > f tabel 3,32.
84 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan Hasil Penelitian Tentang Pengaruh Motivasi Dan Kompetensi Profesional Terhadap Kinerja Guru Di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar, Dapat Disimpulkan Sebagai Berikut:
1. Berdasarkan hasil pengelolaan data statistik mengemukakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi dengan kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Artinya motivasi berhubungan signifikan dengan kinerja guru.
Pengaruh yang diberikan oleh motivasi terhadap kinerja guru adalah 20% dan 80% dari Faktor lain. Artinya motivasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru sebanyak 20%.
2. Berdasarkan hasil pengelolaan data statistik mengemukakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional dengan kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Artinya kompetensi profesional berhubungan signifikan dengan kinerja guru.
Pengaruh yang diberikan oleh kompetensi profesional terhadap kinerja guru adalah 23,9% dan 76,1% dari Faktor lain. Artinya kompetensi profesional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru sebanyak 23.9%.
3. Berdasarkan hasil pengelolaan data statistik mengemukakan bahwa terdapat pengaruh yang simultan antara motivasi dan kompetensi profesional dengan kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Artinya motivasi dan kompetensi profesional berhubungan simultan dengan kinerja guru.
Pengaruh yang diberikan oleh motivasi dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru adalah 24,% dan 76% dari Faktor lain. Artinya kompetensi motivasi dan profesional memberikan pengaruh yang simultan terhadap kinerja guru sebanyak 24%.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh beberapa saran yang diajukan untuk meningkatkan motivasi dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru di SMPN 2 Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar sebagai berikut:
1. Kepala sekolah untuk dapat membantu meningkatkan kinerja guru dengan memberikan arahan positif melalui pemberian motivasi.
2. Bagi guru untuk lebih meningkatkan kinerjanya, perlu menanamkan motivasi pada dirinya dan meningkatkan kompetensi profesionalnya dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, baik yang dilakukan pihak sekolah maupun pihak-pihak lainnya agar kompetensi yang sudah baik tetap terjaga dan guru tetap bisa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan.
3. Bagi peneliti lainnya diharapkan agar dapat melanjutkan penelitian dengan cakupan yang lebih luas ataupun lebih mendalam, karena peneliti merasa masih terdapat kekurangan dan keterbatasan dalam penelitian ini.
DAFTAR PUSTAKA
Afifuddin, 2008. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Personal Press.
Asmendri dan Firman. 2015. Perencanaan Pendidikan Teori, Aplikasi dan Riset.
Batusangkar: STAIN Batu Sangkar Press.
Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: Balai Pustaka.
_____________. 2008. Penilaian Kinerja Guru. Jakarta: Direktorat Tenaga Kependidikan.
Engkoswara Dan Aan Komariah. 2015. Administrasi Pendidikan. Bandung:
Alfabeta.
Furi Farhana. 2007. Pengaruh Kompetensi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru Akutansi Di SMA Negeri Se-Kabupaten Nganjuk. Jurnal
Hasibuan, S.P. M. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Rev.Ed. Jakarta: PT Bumi Aksara.
____________. 2016. Organisasi dan Motivasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2012. Pedoman Penilaian Kinerja Guru (PKG). Online. Terdapat di http://akhmadsudrajat.file.wordpress.com /2012/07/buku-2-pedoman-pkg.pdf [diakses pada tanggal 09/03/2019].
Koswara, Rasto. 2016. Kompetensi Dan Kinerja Guru Berdasarkan Sertifikasi Profesi. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 65-66.
Mega Ayu Rahmawati. 2011. Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Ekonomi SMA Di Kota Tegal.
Jurnal Pendidikan Ekonomi, 11.
Muhyi, Safrudin Encep. 2011. Kepemimpinan Pendidikan Transformasional.
Jakarta: Diadit Media Press.
Mujtahid, (2009). Pengembangan Profesi Guru. Uin-Malang Press.
Mulyasa. 2007. Standar Kompetensi Dan Sertifikasi Guru, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hesti Murwati.2013. Pengaruh Sertifikasi Profesi Guru Terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Guru . Jurnal Pendidikan dan Bisnis Ekonomi, 17.
Payong, Marselius R. 2011. Sertifikasi Profesi Guru. Jakarta: PT Indeks.
Permendiknas No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru. Jakarta: Depdiknas.
Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.
Peraturan Pemerintah Nomor. 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Jakarta: Depdiknas.
Rachaman Halim Yustiawan. 2014. Pengaruh Motivasi Dan Kompetensi Profesional Guru Yang Sertifikasi Terhadap kinerja guru DI SMP Negri 1 Surabaya. Jurnal
Rivai, Veithzal Dan Ella Jauvani Sagala. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Perusahaan: Dari Teori Ke Praktik. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Sudirman. 2018. Pengaruh Kompetensi Profesional Guru, Motivasi Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Guru Di SMP IT Budi Mulia Padang.Jurnal
Sagala, Syaiful. 2009. Manajemen Strategik Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung:Alfabeta.
Saondi, Ondi, Dkk. 2010. Etika Profesi Guru. Bandung: Refika Aditama.
Sholohin, Ismail. 2009. Pengantar Manajemen. Jakarta: Erlangga.
Sugiyono, (2014). Metode PenelitianManajemen. Bandung: CV. Alfabeta Supardi. 2013. Kinerja Guru. Jakarta: Pt Rajagrafindo Persada.
Susanto, Ahmad.2016. Manajemen Peningkatan Kinerja Guru. Jakarta:
Prenamedia Group.
Undang-Undang No 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen. Jakarta:
Depdiknas.
Uno. Hamzah B. 2008. Teori Motivasi Dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.