V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.2. Pembahasan
Pada penelitian ini didapatkan jenis perdarahan terbanyak yang terjadi pada pasien trauma kapitis di RSUP Haji Adam Malik Medan adalah Perdarahan Epidural yaitu sebanyak 67 sampel (44,7%). Hal ini sesuai dengan penelitian serupa yang dilakukan di UGD RSUP Haji Adam Malik Medan yang dilakukan pada tahun 2009 dimana jenis perdarahan yang terbanyak adalah Perdarahan Epidural.32
Peneliti juga menemukan penelitian serupa yang dilakukan di Bangsal Neurologi Haji Adam Malik Medan dimana hasil yang didapati berbeda.
Berdasarkan penelitian tersebut jenis perdarahan yang terbanyak adalah Perdarahan Intraserebral.6 Hal ini berbeda kemungkinan dikarenakan penelitian tersebut terbatas hanya dilakukan pada pasien trauma kapitis yang dirawat di bangsal neurologi saja.
Pada penelitian ini didapati bahwa kejadian trauma kapitis lebih banyak terjadi pada laki-laki yaitu sebanyak 106 sampel (70,7%) dibandingkan pada perempuan, yaitu sebanyak 44 sampel (29,3%). Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada tahun 2013 dimana jumlah pasien laki laki adalah 72% dan perempuan 28%.33 Hal ini juga sesuai dengan kepustakaan bahwasannya kecenderungan trauma kapitis terhadap laki-laki 2 kali lebih sering dibandingkan terhadap perempuan.34
Berdasarkan hasil penelitian ini diadapati bahwa kelompok usia sampel yang terbanyak mengalami kejadian trauma kapitis adalah kelompok usia 12-25 tahun. Hal ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan di UGD RSUP Haji Adam Malik Medan, bahwasannya kebanyakan penderita trauma kapitis berada pada usia produktif 19-30 tahun.32 Hasil ini juga relatif sama dengan kepustakaan yang menyatakan bahwa kelompok usia yang berisiko tinggi terhadap kejadian trauma kapitis adalah kelompok usia 15-19 tahun.34
Kasus trauma kapitis amat erat kaitannya dengan tingkat mobilitas seseorang. Kecelakaan merupakan penyebab terbanyak kasus trauma kapitis, baik iu yang melibatkan kendaraan bermotor, pesepeda maupun pejalan kaki.
Selanjutnya atlit juga berisiko besar mengalami kejadian trauma kapitis. Selain itu di negara negara yang mengalami peperangan tingkat kejadian trauma kapitis juga meningkat, baik warga sipil maupun tentara berisiko mengalami trauma akibat serangan ataupun ledakan.35
Tingkat mobilitas seseorang tentunya amat dipengaruhi oleh usia dan jenis kelamin seseorang. Seseorang yang masih muda tentu memiliki tingkat mobilitas yang lebih jika dibandingkan dengan seorang lansia. Begitupun seorang laki-laki jika dibandingkan dengan seorang perempuan. Demikianlah mengapa kasus trauma kapitis lebih banyak dialami oleh kelompok usia muda dan kelompok jenis kelamin laki-laki.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
6. 1. Kesimpulan
Dari analisa data hasil dari penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Jenis perdarahan akibat kejadian trauma kapitis di RSUP Haji Adam Malik Medan yang paling banyak adalah Perdarahan Epidural, yaitu sebanyak 67 dari 150 sampel (44,7%).
2. Jenis perdarahan akibat kejadian trauma kapitis di RSUP Haji Adam Malik Medan yang paling sedikit adalah Perdarahan Intraventrikel, yaitu sebanyak 17 dari 150 sampel (11,3%).
3. Pasien trauma kapitis di RSUP Haji Adam Malik Medan lebih banyak dijumpai dari jenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 106 dari 150 sampel ( 70,7%) dibandingkan dari jenis kelamin perempuan yang berjumlah 44 dari 150 sampel (29,3%).
4. Pasien trauma kapitis di RSUP Haji Adam Malik Medan paling banyak dijumpai pada kelompok usia 12-25 tahun yaitu sebanyak 58 dari 150 sampel (38,7%)
6. 2. Saran
Berdasarkan hasil pada penelitian yang telah dilakukan, dapat dikemukakan beberapa saran sebagai berikut :
1. Mengingat kejadian terbanyak trauma kapitis terjadi pada kelompok usia produktif, maka perlu diadakan edukasi tentang faktor-faktor resiko kejadian trauma kapitis oleh pihak-pihak terkait.
2. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu penelitian selanjutnya dengan memperluas variabel-variabel penelitian lainnya.
3. Diharapkan adanya peningkatan terhadap pengelolaan dan penyimpanan data rekam medik di RSUP Haji Adam Malik Medan agar lebih baik lagi, sehingga akan mempermudah penelitian-penelitian selanjutnya dan menghasilkan data yang lebih akurat.
Daftar Pustaka
1. American College of Surgeon Committee on Trauma. 2008. Advance Trauma Life Support for Doctors. Edisi Kedelapan. Diterjemahkan oleh:
Ikatan Ahli Bedah Indonesia. Jakarta: Ikatan Ahli Bedah Indonesia.
2. Dito A. Cedera Kepala Traumatik. Neurologi Update. 2008 3. Nasution SH. Mild Head Injury. 2014 Juni
4. Lonto AKU, Loho E, Mamesah YPM, Timban JFJ. Gambaran CT Scan pada Penderita Perdarahan Subdural di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Januari 2011-Oktober 2014. 2015 April. 3(1)
5. Manarisip MEI, Oley MC, Limpeleh H. Gambaran CT Scan Kepala pada Penderita Cedera Kepala Ringan di BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode 2012-2013. 2014 Juli. 2(2)
6. Rambe AS, Zuraini. Profil Penderita Trauma Kapitis pada Bangsal Neurologi RSUP H. Adam Malik Medan. Majalah Kedokteran Nusantara.
2008 Desember. 41(4)
7. Ginsberg L. Neurologi : Lecture Notes. Edisi kedelapan. Jakarta : Penerbit Erlangga. 2007
8. Korlantas Polri. Accident Count.[Internet]2015[cited 2016 May 23]
Available from :
http://www.korlantas-irsms.info/graph/accidentTypeTable
9. Samir HH, Yaseen MA. Critical Care Management of Severe Traumatic Brain Injury in Adults. Scandinavian Journal of Trauma Rescucitation and Emergency Medicine. 2012. 14
10. Kartoleksono S. Tomografi Komputer. dalam : Ekayuda I, editor.
Radiologi Diagnostik. edisi kedua, Jakarta : BP FKUI. 2011
11. Zimmerman RA, Bilaniuk LT, Genarelli T, Bruce D, Dolinskas C, Uzell B. Cranial Computed Tomography in Diagnosis and Management of Acute Head Trauma. American Journal of Roentgenology. 1978. 131(27-34)
12. PERDOSSI. Konsensus Nasional Penanganan Trauma Kapitis dan Trauma Spinal. Jakarta : CV Prikarsa Utama. 2006
13. Lombardo MC. Cedera Sistem Saraf Pusat. dalam : Price SA, Wilson LM, Patofisiologi :Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Jakarta : EGC. 2006 14. Dawodu ST. Traumatic Brain Injury (TBI) : Definition,
Epidemiology,Pathophysiology.[Internet]2015 [cited 2016 May 25].
available from : http://emedicine.medscape.com/article/326510-overview3showall
15. Whitfield P. Head Injury : A Multidisciplinary Approach. New York : Cambridge University Press. 2009
16. Mardjono M, Siddharta P. Neurologi Klinis Dasar. Jakarta : Dian Rakyat.
2008
17. Japardi I. Cedera Kepala. Jakarta : Bhuana Ilmu Populer. 2004
18. Wahjoepramono EJ. Cedera Kepala. Jakarta : PT Delcitra Grafindo. 2005 19. Allapat JP, Baiju, Praveen, et al. Delayed Extradural Hematoma : A Case
Report. 2002. (3) 50:313
20. Kaye AH. Essentials Neurosurgery. Massachusetts, USA : Blackwell Publishing Ltd. 2005
21. Fitriani NA. Karakteristik Kasus Perdarahan Intrakranial Pasien Trauma Kepala pada IRD Bedah RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2005. Makassar. 2006
22. Edlow J, Magdy S. Neurology Emergencies. New York : Oxford University Press Inc. 2011
23. Knipe H, Jones J. Intraventricular Haemorrhage.[Internet]2014[cited 2016 Jun 10]. Available from : radiopaedia.org/articles/intraventricular-haemorrhage
24. Sastrodiningrat AG. Pemahaman Indikator-indikator Dini Dalam Menentukan Prognosis Cedera Kepala Berat. [Internet]2008 Aug[cited
2016 May 25] available from :
http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/753
25. Division of Workers Compensation. Traumatic Brain Injury Medical Treatment Guidelines State of Colorado Department of Labor and Employment. 2006
26. Lindsay KW, Bone I, Callander R. Neurology And Neurosurgery Illustrated. Edinburgh : Churcill Livingstone. 1997
27. Ropper AH. Concussion And Other Head Injuries. dalam : Hauser SL, editor. Harrison’s Neurology in Clinical Medicine. San Francisco, California : McGraw-Hill. 2006
28. Chen MYM, Pope TL, Ott DJ. Basic Radiology. Second Edition. San Francisco : McGraw Hill. 2011
29. Hopkins R, Peden C, Gandhi S. Radiology for Anesthesia and Intensive Care. San Francisco : Greenwich Medical Media. 2003
30. Mettler FA Jr, Thomadsen BR, Bhargavan M, et al. Medical Radiation Exposure In The U.S. In 2006 : Preliminary Result. 2008;95(5)
31. Perry JJ, Stiell IG, Sivilotti MLA, et al. Sensitivity of Computed Tomography Performed Within Six Hours of Onset of Headache for Diagnosis of Subarachnoid Hemorrhage : Prospective Cohort Study. BMJ 2011;343:d4277 Kepala Di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Periode Januari 2013-Desember 2013. 2015. April. (3)1
34. Brain and Spinal Cord. Brain Injury Statistic. 28 Juli 2009 [15 November 2016]. Available from : http://www.brainandspinalcord.org/brain-injury/statistics.html.
35. Olson DA. Head Injury Clinical Presentation.[Internet] 2016 [cited 2017 Jan 2]. Available from : http://emedicine.medscape.com/article/1163653-clinical#b5
LAMPIRAN 1
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Aditya Rachmansyah Pinem
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tempat, tanggal lahir : Lhokseumawe, 03 Desember 1995 Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Alamat : Jl. Jamin Ginting No. 147, P. Bulan, Medan Nomor Handphone : 081263490434
Email : [email protected]
Riwayat Pendidikan : 1. TK III Taman Siswa PT. Arun Lhokseumawe, NAD
1999-2000
2. TK Pembangunan Didikan Islam Medan, Sumut 2000-2001
3. SD Shafiyyatul Amaliyyah Medan, Sumut 2001-2007
4. SMP Shafiyyatul Amaliyyah Medan, Sumut 2007-2010
5. SMAN 4 Medan, Sumut 2010-2013
Riwayat pelatihan : 1. Basic Training (Latihan Kader 1) HMI Cabang Medan 2013
2. Intermediate Training (Latihan Kader 2) HMI Cabang Medan 2016
Riwayat Organisasi : 1. Pengurus SCORA PEMA FK USU Periode 2013-2014
2. Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Fakultas Kedokteran USU Periode
2014-2015
3. Wakil Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Fakultas Kedokteran USU Periode 2014-2015
4. Ketua Divisi Hubungan Masyarakat SCORA PEMA FK USU Periode
Latihan USU 2015-2016
5. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Fakultas Kedokteran USU Periode 2015-2016
LAMPIRAN 2
ETHICAL CLEARANCE
LAMPIRAN 3
Izin Penelitian Kepada RSUP Haji Adam Malik Medan
LAMPIRAN 4
Izin Penelitian Kepada Instalasi Rekam Medik RSUP HAM
LAMPIRAN 5
37 640817 RAS Laki-laki EDH 12-25
79 632835 EA Perempuan EDH 26-45
121 663353 RBT Perempuan IVH 46-60
LAMPIRAN 6
Output SPSS Hasil Analisis Data Penelitian
Jenis Perdarahan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
Laki-laki 106 70.7 70.7 70.7
Perempuan 44 29.3 29.3 100.0
Total 150 100.0 100.0
Jenis Kelamin * Jenis Perdarahan Crosstabulation
Jenis Perdarahan Total
Usia
Frequency Percent Valid Percent
Usia * Jenis Perdarahan Crosstabulation
Jenis Perdarahan Total
% within Usia 0.0% 28.6% 14.3% 57.1% 0.0% 100.0%
% within Jenis
Perdarahan 0.0% 8.3% 4.2% 22.2% 0.0% 4.7%
% of Total 0.0% 1.3% 0.7% 2.7% 0.0% 4.7%
Total
Count 67 24 24 18 17 150
% within Usia 44.7% 16.0% 16.0% 12.0% 11.3% 100.0%
% within Jenis
Perdarahan 100.0% 100.0% 100.0% 100.0% 100.0% 100.0%
% of Total 44.7% 16.0% 16.0% 12.0% 11.3% 100.0%