BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
Berdasarkan data-data yang diperoleh dalam penelitian operasi hitung perkalian, maka diketahui bahwa penggunaan metode pembelajaran
Teams Game Tournament (TGT) pada pembelajaran operasi hitung
perkalian dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Melalui metode pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) siswa dapat belajar dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil beranggotakan - siswa secara heterogen. Penggunaan kelompok-kelompok ini membantu siswa dalam
proses pembelajaran serta dapat menyelesaikan masalah yang diberikan oleh guru.
Proses pembelajaran matematika pada siswa kelas IV melalui metode pembelajaran Teams Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung perkalian. Berdasarkan hasil evaluasi dari Siklus I sampai Siklus III menunjukkan bahwa sudah banyak siswa yang mencapai indikator keberhasilan yakni:
- Secara individu
Siswa dapat mencapai skor ≥ pada materi operasi hitung perkalian.
- Secara klasikal
Presentase sebanyak > dari total siswa dalam satu kelas sudah
mendapat nilai ≥ .
Melalui sistem belajar dalam tim, siswa terbantu dalam memahami materi operasi hitung perkalian, dapat menjawab soal dalam
game, dan dapat mengerjakan soal evaluasi dengan baik serta menuntun siswa menuju keberhasilan dalam belajarnya. Setelah melakukan penelitian tindakan kelas mulai dari Siklus I sampai Siklus III dapat diperoleh data nilai matematika operasi hitung perkalian melalui metode pembelajaran Teams Game Tournament (TGT).
. Siklus I
Siklus I melalui penerapan metode pembelajaran Teams Game
diperoleh rata-rata . Siswa yang tuntas sebanyak anak ( ) dari siswa dengan nilai rata-rata yaitu . Secara klasikal perolehan nilai belum mencapai ketuntasan . Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan pada Siklus II. Perbaikan yang dilakukan pada Siklus II yakni guru lebih maksimal dalam memperhatikan dan membimbing siswa terutama siswa yang belum tuntas. Mengarahkan siswa dalam kelompok diskusi untuk membantu temannya yang belum paham tentang materi yang diajarkan sehingga siswa benar-benar paham dan ada peningkatan hasil belajar pada Siklus II.
. Siklus II
Siklus II melalui penerapan metode pembelajaran Teams
Game Tournament (TGT), berdasarkan hasil pengamatan keaktifan
siswa diperoleh dengan rata-rata . Siswa yang tuntas sebanyak anak atau % dari siswa dengan nilai rata-rata siswa yaitu . Secara klasikal perolehan nilai sudah cukup memuaskan walaupun belum mencapai ketuntasan . Akan tetapi perlu adanya perbaikan pada Siklus III untuk mencapai ketuntasan secara klasikal. Perbaikan yang dilakukan pada Siklus III yakni guru lebih maksimal dalam memperhatikan dan membimbing siswa terutama siswa yang belum tuntas. Mengarahkan siswa dalam kelompok diskusi untuk membantu temannya yang belum paham tentang materi yang diajarkan sehingga siswa benar-benar paham dan ada peningkatan hasil belajar pada Siklus III.
. Siklus III
Siklus III melalui penerapan metode pembelajaran Teams
Game Tournament (TGT), berdasarkan hasil pengamatan keaktifan
siswa diperoleh dengan rata-rata . Secara klasikal perolehan nilai sudah melampui capaian ketuntasan . Siswa yang tuntas sebanyak anak atau % dengan rata-rata kelas yaitu . Siswa yang masih belum tuntas atau belum memenuhi KKM tetap diperhatikan dengan cara membimbing dan mengarahkan siswa agar mau belajar lebih giat lagi terutama pada operasi hitung perkalian. Peneliti dalam hal ini tidak lantas lepas tangan akan tetapi meminta bantuan kepada guru kelas IV untuk membantu mengawasi kegiatan belajar siswa tersebut agar hasil belajar matematika terutama operasi hitung perkalian meningkat.
. Data peningkatan hasil belajar siswa tiap Siklus.
Tabel . Peningkatan Hasil Belajar siswa Pra Siklus sampai Siklus III
Kegiatan Nilai rata-rata Peningkatan yang didapat
Pra Siklus Siklus I Siklus II Siklus III
Berdasarkan data diatas dapat diketahui bahwa peningkatan hasil belajar siswa dari Pra Siklus ke Siklus I yaitu dengan nilai rata-rata Pra Siklus dan Siklus I . Siklus I ke Siklus II terjadi
peningkatan dari nilai rata-rata menjadi . Siklus III dihasilkan nilai rata-rata dengan peningkatan sebanyak dari Siklus II.
Gambar . Peningkatan Hasil Belajar tiap Siklus
Presentase hasil penelitian dari Pra Siklus sampai Siklus III diperoleh data ketuntasan nilai hasil belajar keseluruhan di bawah ini:
Gambar . Diagram Presentase Ketuntasan Nilai Matematika Pra Siklus - Siklus III
0 20 40 60 80 100
Pra Siklus Siklus I Siklus II Siklus III 58,4 74,2 78,9 84,7 0 15,8 4,7 5,8
Nilai Rata-rata Peningkatan Hasil Belajar
0% 20% 40% 60% 80% 100%
Pra Siklus Siklus I Siklus II Siklus III 32% 58% 74% 89% 0 26% 16% 15%
Dari hasil nilai presentase ketuntasan diatas dapat dijelaskan bahwa pada Pra Siklus % siswa yang tuntas. Pada Siklus I meningkat menjadi % siswa yang tuntas dengan kenaikan dari Pra Siklus. Pada Siklus II tingkat ketuntasan siswa yaitu % dengan kenaikan presentase dari Siklus I. Dan pada Siklus III ketuntasan siswa mencapai % dengan kenaikan presentase dari Siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan metode pembelajaran Teams Game
Tournament (TGT), dari Pra Siklus sampai Siklus III siswa mengalami
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di MI Kawengen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang tahun ajaran
, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Teams
Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar
matematika operasi hitung perkalian pada siswa kelas IV. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar matematika pada setiap siklus. Peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari peningkatan nilai rata-rata kelas dari Pra Siklus ke Siklus I yaitu
dengan nilai rata-rata Pra Siklus dan Siklus I . Siklus I ke Siklus II terjadi peningkatan dari nilai rata-rata menjadi
. Siklus III dihasilkan nilai rata-rata dengan peningkatan sebanyak dari Siklus II.
. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di MI Kawengen Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang tahun ajaran
, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Teams
Game Tournament (TGT) dapat memenuhi target pencapaian kriteria
ketuntasan minimal (KKM) pelajaran matematika operasi hitung perkalian pada siswa kelas IV. Hal ini dibuktikan dengan adanya capaian presentase hasil belajar matematika yang secara klasikal
sudah melampui batas ketuntasan yang terbukti pada hasil Siklus III, dengan rincian; pada Siklus I siswa yang tuntas sebanyak anak dengan presentase ketuntasan baru mencapai , kemudian Siklus II siswa yang tuntas sebanyak anak dengan presentase ketuntasan masih dan Siklus III siswa yang tuntas sebanyak anak dengan presentase ketuntasan sudah melampui batas pencapaian secara klasikal yaitu .
B. Saran
Berdasarkan hasil yang diperoleh pada penelitin tindakan kelas yang telah dilakukan, untuk selanjutnya peneliti memberikan saran sebagai berikut:
. Diharapkan guru menerapkan metode pembelajaran Teams Game
Tournament (TGT) dalam kegiatan belajar mengajar di kelas sebagai
upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran lainnya. . Diharapkan guru memberikan tindak lanjut kepada siswa yang belum
tuntas untuk diperhatikan dengan cara membimbing dan mengarahkan mereka agar lebih giat lagi dalam belajar terutama pada operasi hitung perkalian.
. Diharapkan guru melakukan penelitian pengembangan dengan materi yang sama/seidentik untuk menghasilkan hasil belajar yang baik selain dengan metode pembelajaran Teams Game Tournament (TGT).
DAFTAR PUSTAKA
Afroh L, Arnanda. . Peningkatan Hasil Belajar Matematika tentang Operasi Hitung Pembagian Melalui Metode Kooperatif Tipe Teams Game
Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas III Di SDN Candigaron
Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Tahun Pelajaran .
Skripsi. Salatiga: IAIN Salatiga Jurusan Tarbiyah PGMI
Arikunto, Suharsimi, dkk. . Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara
Arikunto, Suharsimi. . Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Basleman A dan Mappa S. . Teori Belajar Orang Dewasa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Departemen Agama RI. . Al- Qur’an dan Terjemahnya, Depok : Cahaya
Qur‟an
Depdiknas. . Buku Kriteria Ketuntasan minimal (KKM). jakarta Hamdani. . Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia
Heruman. . Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Kastolani. . Pembelajaran Inovatif: Teori dan Aplikasi. Salatiga: STAIN Salatiga Press
Lie, Anita. . Cooperatve Learning. Jakarta: PT Grasindo
Mutijah dan Ifada N. . Bilangan dan Aritmatika. Yogyakarta: Grafindo Litera Media
Reid, Gavin. . Memotivasi Siswa di Kelas, Gagasan dan Strategi. Penerjemah: Hartati W. Jakarta: PT Indeks
Rusman. . Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada
Slavin, Robert E. . Cooperative Learning Teori Riset dan Praktik, Penerjemah: Nurulita. Bandung: Nusa Media
Sriyanti L, dkk. . Teori-teori Belajar. Salatiga: STAIN Salatiga Press
Sudijono, Anas. . Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Sudjana, Nana. . Penilaian Hasil Proses Belajara Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosidakarya
Sugiyono . . Metode Penilitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Suprijono, Agus. . Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Suryabrata, Sumadi. . Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers
Susanto, Ahmad. . Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah. Jakarta: Kencana Prenada Group
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Madrasah : MI Kawengen
Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pokok : Perkalian Bilangan
Kelas/Semester : /I
Siklus : I
Alokasi Waktu : x menit ( jam pelajaran)
A. Standar Kompetensi
. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan dalam pemecahan masalah
B. Kompetensi Dasar
Melakukan operasi perkalian dan pembagian
C. Indikator Pencapaian
Menjelaskan pengertian operasi perkalian bilangan
Mengoperasikan perkalian sebagai penjumlahan berulang
Mengalikan bilangan dengan angka dan angka nol
Mengalikan bilangan dengan cara bersusun
Mengoperasikan perkalian pada soal cerita
D. Tujuan Pembelajaran
. Setelah mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu menjelaskan pengertian operasi perkalian bilangan dengan benar
. Setelah mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu mengoperasikan perkalian sebagai penjumlahan berulang dengan benar
. Setelah mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu mengalikan bilangan dengan angka dan angka nol dengan benar
. Setelah mengamati tabel perkalian dan mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu mengalikan bilangan melalui cara bersusun dengan benar
. Setelah mengamati tabel perkalian dan berdiskusi, siswa mampu mengoperasikan perkalian pada soal cerita dengan benar
E. Materi Pembelajaran
. Pengertian operasi perkalian bilangan
Operasi perkalian merupakan penjumlahan berulang pada suatu bilangan. Jadi perkalian sebagai penjumlahan berulang.
. Mengoperasikan perkalian sebagai penjumlahan berulang
Operasi perkalian dari suatu bilangan dapat diartikan sebagai penjumlahan berulang untuk mencari hasil dari a x b sama halnya
dengan cara menunjukkan penjumlahan b + b + b +… sebanyak a
kali. Contoh:
x = + + + + = x = + + =
. Mengalikan bilangan dengan angka dan angka nol a. Perkalian bilangan dengan angka
Bilangan berapapun bila dikalikan dengan hasilnya tetap bilangan itu sendiri. Bilangan a x hasilnya adalah a dimana (a = bilangan berapapun)
Contoh:
x = + + + + + = x =
b. Perkalian bilangan dengan angka nol
Bilangan berapapun jika dikalikan dengan nolmaka hasilnya tetap nol. Nol merupakan bilangan tidak ada angka.
Contoh: x = x =
. Mengalikan bilangan dengan cara bersusun Contoh:
Pengerjaanya dimulai dari angka sebelah kanan dikalikan dengan angka di bawahnya yaitu x = kemudian berlanjut angka sebelah kiri dikalikan dengan angka dibawahnya yaitu x = . Jadi hasilnya adalah
. Mengoperasikan perkalian pada soal cerita Contoh:
Pada suatu hari Arif pergi ke hutan untuk berburu. Ia membawa sebuah ketapel lengkap dengan kerikilnya. Kerikil-kerikil itu Ia tempatkan pada buah kantong plastik. Masing-masing kantong plastik berisi butir kerikil. Berapakah semua jumlah kerikil yang dibawa oleh Arif?
Jawab: x = + + + + =
Jadi jumlah semua kerikil yang dibawa Arif yaitu .
F. Metode Pembelajaran . Ceramah . Diskusi kelompok . Game tournament G. Langkah-langkah Pembelajaran No Kegiatan Waktu Kegiatan Awal
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam dan
berdo‟a bersama
b. Guru menanyakan kepada siswa siapa yang tidak masuk (mengabsen)
c. Guru meminta siswa memeriksa pakaian, posisi dan tempat duduk sebelum pelajaran dimulai
d. Guru memberikan semangat kepada anak-anak sebelum pelajaran dimulai
e. Guru membacakan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
f. Mengadakan pree test
( menit)
Kegitan Inti a. Eksplorasi
Siswa diminta untuk memperhatikan dan mendengarkan penjelasan guru tentang materi yang disampaikan
Siswa diminta untuk memperhatikan cara mengoperasikan perkalian menggunakan tabel perkalian yang sudah disiapkan guru
b. Elaborasi
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok
Guru membagikan LKS (Lembar Kerja Siswa) kepada tiap kelompok
Tiap kelompok diminta untuk berdiskusi mengerjakan LKS yang sudah dibagikan oleh guru
Memainkan game tournament yang telah direncanakan. Soal game tournament berasal dari soal LKS yang sudah dikerjakan oleh kelompok.
Guru menyiapkan beberapa kartu game. Kartu berisi tentang pertanyaan (tournament) dan permainan (game). Secara acak guru mengambil kartu tersebut kemudian membacakannya dengan keras. Tiap kelompok harus menjawab atau melakukan sesuai intruksi yang dibacakan oleh guru. Jika kartu yang dipilih adalah pertanyaan maka tiap kelompok harus berlomba untuk menjawab dengan batas waktu yang sudah ditentukan, dan jika kartu yang dipilih sebuah permainan maka semua kelompok harus melakukannya. Bagi kelompok yang bisa menjawab pertanyaan maupun melakukan permainan dengan kompak akan mendapat bintang penghargaan.
Mengadakan post test
c. Konfirmasi
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang pelajaran yang belum dipahami
Guru bersama siswa memberi kesimpulan tentang pelajaran yang sudah disampaikan
Kegiatan Penutup
a. Guru mengingatkan kepada siswa pertemuan selanjutnya masih menggunakan TGT dengan materi yang sama yaitu perkalian
b. Guru memberi pengumuman bahwa yang mendapatkan nilai tertinggi akan mendapat hadiah yang akan dibagikan pada pertemuan selanjutnya. c. Guru menutup pembelajaran dengan salam dan
berdo‟a bersama yang dipimpin oleh ketua kelas
H. Media, Alat dan Sumber Belajar
. Media dan Alat belajar:
Tabel perkalian
Kartu game tournament
. Sumber belajar:
Burhan Mustaqim dan ary Astuty, BSE Matematika untuk
SD/MI Kelas IV, (Jakarta: Pusat Perbukuan , ). Hlm. -
I. Penilaian Hasil Belajar Teknik Penilaian
a. Non Tes Pengamatan
No Nama
Aspek perilaku belajar yang diamati Jumla h skor Ket Keaktifa n Kerjasa ma Tanggun g jawab Khoirul A‟isyah Khusnun Nawa Muhammad F Iqbal Aulian S Aldo Arhan P Ade Cahyo A Atika Rahma P Aulia Fatihatur R Cindy Larasati Dzikril Hakim
Felix Ganda Satria
Isna Fatihatur R
Moza Rama Arya
Muhammad Rizki
Rizki Salsa Amalia
Taufik Nurul H
Zahro Aurellia
Septiana Fitri Aulia
Yusuf Muhammad
Keterangan:
Tinggi = Sedang = Rendah = Jumlah Skor: - = Cukup - = Baik - = Amat baik b. Tes Soal Kelompok
. Bentuk penjumlahan dari:
a. x = ...+...+...+...+... =... b. x = ...+...+...+...+...+... =... . Hasil perkalian dari:
a. x =... b. x =... . Hasil perkalian dari:
a. x =... b. x =...
. Isilah titik-titik di bawah ini:
. Selesaikan soal cerita di bawah ini:
a. Pak Jono membeli keranjang ayam. Setiap keranjang berisi ekor. Jumlah ayam seluruhnya...ekor.
b. Di dalam aula terdapat baris, setiap baris berisi siswa. Berapa jumlah siswa seluruhnya?
Kunci jawaban:
. Hasil penjumlahan dari:
a. x = + + + + = b. x = + + + + + = . Hasil perkalian dari:
c. x = d. x = . Hasil perkalian dari:
c. x = d. x =
. Hasil perkalian pada soal cerita tersebut adalah: a. x = b. x = Pedoman penilaian: Jumlah benar x Jumlah soal Soal individu Pree test
. + + + + + + + bentuk perkaliannya adalah... a. x b. x c. x d. x . Hasil dari x =.... a. b. c. d. . Hasil dari x =.... a. b. c. d. . Hasil dari x =... a. b. c. d. . Rosi memiliki kantong plastik, setiap kantong plastik
berisi pensil. Berapa banyak pensil yang similiki Rosi? a. b. c. d. Kunci jawaban: . A . A . C . D . A
Pedoman penilaian: Jumlah benar x
Post test
Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b,c pada jawaban yang benar!
. + + + + + + + bentuk perkaliannya adalah... a. x
b. x
c. x d. x .Bentuk penjumlahan dari x adalah...
a. + + + + b. + + + + + + + + c. + + + + d. + + + + + + + + .Hasil dari x =... a. b. c. d. . Hasil dari x =... a. b. c. d. . Hasil dari x =... a. b. c. d. . Hasil dari x =... e. f. g. h. . Hasil dari x =... a. b. c. d. . Pak Jono membeli keranjang ayam. Setiap keranjang
berisi ekor. Jumlah ayam seluruhnya...ekor. a. ekor
b. ekor
c. ekor d. ekor . Di dalam aula terdapat baris, setiap baris berisi siswa.
Berapa jumlah siswa seluruhnya? a. b. c. d. .Hasil dari x =... a. b. c. d.
Kunci jawaban: . A . B . C . A . D . D . A . C . A . A Pedoman penilaian: Jumlah benar x Jumlah soal
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Madrasah : MI Kawengen
Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pokok : Perkalian Bilangan
Kelas/Semester : /I
Siklus : II
Alokasi Waktu : x menit ( jam pelajaran)
A. Standar Kompetensi
. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan dalam pemecahan masalah
B. Kompetensi Dasar
Melakukan operasi perkalian dan pembagian
C. Indikator Pencapaian
Mengoperasikan perkalian dengan sifat pertukaran (komutatif)
Mengoperasikan perkalian dengan sifat pengelompokkan (asosiatif)
Mengoperasikan perkalian dengan sifat penyebaran (distributif)
D. Tujuan Pembelajaran
. Setelah mengamati tabel perkalian dan mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu mengoperasikan perkalian dengan menggunakan sifat pertukaran (komutatif) dengan benar
. Setelah mengamati tabel perkalian dan mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu mengoperasikan perkalian dengan menggunakan sifat penyebaran (asosiatif) dengan benar . Setelah mengamati tabel perkalian dan berdiskusi, siswa mampu mengoperasikan perkalian dengan menggunakan sifat penyebaran (distributif) dengan benar
E. Materi Pembelajaran
. Mengoperasikan perkalian dengan sifat pertukaran (komutatif) Meskipun letak kedua bilangan ditukar, hasil perkalian tetap sama. Maka perkalian mempunyi sifat komutatif atau pertukaran.
Contoh: x = x = Jadi, x = x
. Mengoperasikan perkalian dengan sifat pengelompokkan (asosiatif) Menurut sifat pengelompokkan pada perkalian, hasil hasil perkalian akan tetap sama jika dikerjakan dari mana saja.
Contoh:
( x ) x = x ( x ) x = x =
. Mengoperasikan perkalian dengan sifat penyebaran (distributif) Sifat ini digunakan untuk menguraikan suatu kalimat matematika. Contoh: x ( + ) = ( x ) + ( x ) = + = F. Metode Pembelajaran . Ceramah . Diskusi kelompok . Game tournament G. Langkah-langkah Pembelajaran No Kegiatan Waktu Kegiatan Awal
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan
berdo‟a bersama
Guru menanyakan kepada siswa siapa yang tidak masuk (mengabsen)
Guru meminta siswa memeriksa pakaian, posisi dan tempat duduk sebelum pelajaran dimulai
Guru memberikan semangat kepada anak-anak
sebelum pelajaran dimulai
Guru memberikan hadiah kepada siswa yang mendapat nilai tertinggi pada pertemuan sebelumnya
Guru membacakan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
Mengadakan pree test
Kegitan Inti a. Eksplorasi
Siswa diminta untuk memperhatikan dan mendengarkan penjelasan guru tentang materi yang disampaikan
Siswa diminta untuk memperhatikan cara mengoperasikan perkalian menggunakan tabel perkalian yang sudah disiapkan guru
b. Elaborasi
Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok
Guru membagikan LKS (Lembar Kerja Siswa) kepada tiap kelompok
Tiap kelompok diminta untuk berdiskusi mengerjakan LKS yang sudah dibagikan oleh guru
Memainkan game tournament yang telah direncanakan. Soal game tournament berasal dari soal LKS yang sudah dikerjakan oleh kelompok.
Guru menyiapkan beberapa kartu game. Kartu berisi tentang pertanyaan (tournament) dan permainan (game). Secara acak guru mengambil kartu tersebut kemudian membacakannya dengan keras. Tiap kelompok harus menjawab atau melakukan sesuai intruksi yang dibacakan oleh guru. Jika kartu yang dipilih adalah pertanyaan maka tiap kelompok harus berlomba untuk menjawab dengan batas waktu yang sudah ditentukan, dan jika kartu yang dipilih sebuah permainan maka semua kelompok harus melakukannya. Bagi kelompok yang bisa
menjawab pertanyaan maupun melakukan permainan dengan kompak akan mendapat bintang penghargaan.
Mengadakan post test
c. Konfirmasi
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya tentang pelajaran yang belum dipahami
Guru bersama siswa memberi kesimpulan tentang pelajaran yang sudah disampaikan
Kegiatan Penutup
Guru menanyakan kepada siswa tentang perasaannya hari ini belajar dengan menggunakan TGT
Guru memberi pengumuman bahwa yang mendapatkan nilai tertinggi akan mendapat hadiah yang akan dibagikan pada pertemuan selanjutnya.
Guru menutup pembelajaran dengan salam dan
berdo‟a bersama yang dipimpin oleh ketua kelas
( menit)
H. Media, Alat dan Sumber Belajar
. Media dan Alat belajar:
Tabel perkalian
Kartu game tournament
. Sumber belajar:
Burhan Mustaqim dan ary Astuty, BSE Matematika untuk
SD/MI Kelas IV, (Jakarta: Pusat Perbukuan , ). Hlm. -
I. Penilaian Hasil Belajar Teknik Penilaian
a. Non Tes Pengamatan
No Nama
Aspek perilaku belajar yang
diamati Jumla h skor Ket Keaktifa n Kerjasa ma Tanggun g jawab
Khoirul A‟isyah Khusnun Nawa Muhammad F Iqbal Aulian S Aldo Arhan P Ade Cahyo A Atika Rahma P Aulia Fatihatur R Cindy Larasati Dzikril Hakim
Felix Ganda Satria
Isna Fatihatur R
Moza Rama Arya
Muhammad Rizki
Rizki Salsa Amalia
Taufik Nurul H
Zahro Aurellia
Septiana Fitri Aulia
Yusuf Muhammad
Keterangan:
aspek perilaku yang diamati:
Tinggi = Sedang = Rendah = Jumlah Skor: - = Cukup - = Baik - = Amat baik b. Tes Soal Kelompok
. Selesaikan soal di bawah ini dengan menggunakan sifat pertukaran
a. Hasil dari x = x =... b. Hasil dari x =...x... =... c. Hasil dari x =...x... =... d. Hasil dari x = ... x ... =...
. Selesaikan soal di bawah ini dengan menggunakan sifat pengelompokkan
a. Hasil ( x ) x = x ( x ) ... x .. =.... x ...
... =... b. Hasil ( x ) x = ...x ( x ) x .. =.... x ... =... c. Hasil ( x ) x = x ( x ) ... x = x ... ... =...
. Selesaikan soal di bawah ini dengan menggunakan sifat penyebaran a. x ( + ) = ( x ) + ( x ) = +... = ... b. x ( + ) = ( x ...) + ( x ...) = ...+ ... = .... c. x ( + ) = (... x ) + ( x ) = ...+ ... = .... Kunci jawaban:
. Hasil dari soal di bawah ini dengan menggunakan sifat pertukaran
a. Hasil dari x = x = b. Hasil dari x = x = c. Hasil dari x = x = d. Hasil dari x = x =
. Hasil dari soal di bawah ini dengan menggunakan sifat pengelompokkan a. Hasil ( x ) x = x ( x ) x = x = b. Hasil ( x ) x = x ( x ) x = x = c. Hasil ( x ) x = x ( x ) x = x =
. Hasil dari soal di bawah ini dengan menggunakan sifat penyebaran:
= + = b. x ( + ) = ( x ) + ( x ) = + = c. x ( + ) = ( x ) + ( x ) = + = Pedoman penilaian: Jumlah benar x Jumlah soal Soal individu Pree test
. Bilangan x sama dengan bilangan... a. x b. x c. x d. x . Hasil dari x = x =... a. b. c. d. . Hasil ( x ) x = ... a. b. c. d. . Hasil x ( x ) =... a. b. c. d. . x ( + ) = ... a. b. c. d. Kunci jawaban: . A . C . C . C . D Pedoman penilaian: Jumlah benar x
Post test
Berilah tanda silang (x) pada huruf a,b,c pada jawaban yang benar!
. Bilangan x sama dengan bilangan... a. x b. x a. x b. x . Hasil dari x = x =... a. b. c. d. . Hasil ( x ) x = ... a. b. c. d. . Hasil x ( x ) =... a. b. c. d. . x ( + ) = ... a. b. c. d. . + + + + + + + bentuk perkaliannya adalah...
a. x b. x
c. x d. x . Bentuk penjumlahan dari x adalah...
e. + + + + f. + + + + + + + + g. + + + + h. + + + + + + + + . Hasil dari x =... e. f. g. h. . Hasil dari x =... e. f. g. h.
. Pak Jono membeli keranjang ayam. Setiap keranjang berisi ekor. Jumlah ayam seluruhnya...ekor.
a. ekor b. ekor
c. ekor d. ekor
. A . C . C . C . D . A . B . D . C . C Pedoman penilaian: Jumlah benar x Jumlah soal
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Madrasah : MI Kawengen
Mata Pelajaran : Matematika
Materi Pokok : Perkalian Bilangan
Kelas/Semester : /I
Siklus : III
Alokasi Waktu : x menit ( jam pelajaran)
A. Standar Kompetensi
. Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi hitung bilangan dalam pemecahan masalah
B. Kompetensi Dasar
Melakukan operasi perkalian dan pembagian
C. Indikator Pencapaian
Mengoperasikan perkalian sebagai penjumlahan berulang
Mengalikan bilangan dengan angka dan angka nol
Mengoperasikan perkalian pada soal cerita
Mengoperasikan perkalian dengan sifat pertukaran (komutatif)
Mengoperasikan perkalian dengan sifat pengelompokkan (asosiatif)
Mengoperasikan perkalian dengan sifat penyebaran (distributif)
D. Tujuan Pembelajaran
. Setelah mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu mengoperasikan perkalian sebagai penjumlahan berulang dengan benar
. Setelah mendengarkan penjelasan guru, siswa mampu mengalikan bilangan dengan angka dan angka nol dengan benar
. Setelah mengamati tabel perkalian dan berdiskusi, siswa mampu mengoperasikan perkalian pada soal cerita dengan benar