• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Untuk membatasi pembahasan dan menghindari pengulangan yang tidak perlu dalam pembahasan ini, masalah yang dialami siswa disatukan dengan masalah yang cukup dialami dan disebut saja cukup dialami.

Masalah-masalah yang cukup dialami ini digolongkan menjadi empat golongan atau bidangyaitu bidang pribadi, sosial, belajar,karier, penggolongan inilah yang diikuti dalam pembahasan yang berikut ini: 1. Pribadi, yaitu:

a. Saya merasa kurang percaya diri dengan beberapa anggota tubuh saya (item nomor 2, skor 303).

Masalah ini terjadi disebabkan oleh beberapa hal, antara lain siswa cenderung melihat kekurangan-kekurangan yang ada pada dirinya, dan kurang menyadari hal-hal yang positif dalam dirinya sehingga siswa dapat menarik diri, memiliki konsep diri yang negatif, dan lain sebagainya.

Hal yang dapat dilakukan oleh guru pembimbing untuk membantu siswa mengatasi masalah ini antara lain dengan memberikan bimbingan mengenai kepercayaan diri dengan mengajak siswa untuk melihat kelebihan dan potensi-potensi yang

dimilikinya. Hal yang perlu dilakukan oleh orang tua adalah mengajarkan kepada siswa bagaimana cara merawat diri, dan siswa sendiri perlu terus bersyukur dan merawat seluruh anggota tubuhnya dengan baik.

b. Saya mudah sakit perut (item nomor 4, skor 347).

Masalah ini muncul karena beberapa hal, antara lain siswa belum tahu cara menjaga kebersihan dirinya dan sering mengkonsumsi makanan yang kurang sehat, sehingga siswa tidak dapat mengikuti pelajaran dan kegiatan sekolah dengan baik. Selain itu siswa juga tidak bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan bersama teman-temannya karena kesehatannya yang kurang baik.

Usaha yang dapat dilakukan oleh guru pembimbing dalam membantu siswa mengatasi masalah ini antara lain dengan memberikan bimbingan klasikal mengenai cara menjaga kebersihan, tips-tips menjaga kesehatan, dan membagikan folder bimbingan tentang makanan sehat. Sekolah juga dapat menjalin kerjasama dengan pihak kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada siswa yang mengalami masalah kesehatan fisik. Orang tua dapat mengupayakan menu makanan sehari-hari dengan gizi yang baik untuk seluruh anggota keluarga, mengajak seluruh anggota keluarga untuk terbiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Anak sendiri dapat melakukan hal-hal seperti:

mengkonsumsi makanan bergizi dan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

c. Saya jarang beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang saya anut (item nomor 6, skor 302).

Masalah ini timbul boleh jadi karena siswa tidak dibiasakan menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya, siswa mulai mempertanyakan kebenaran-kebenaran agama yang diajarkan, siswa tidak memperoleh pengetahuan yang cukup mengenai tujuan beribadah. Akibat yang dapat timbul karena masalah ini yaitu siswa malas beribadah dan tidak taat terhadap ajaran agama.

Hal yang dapat dilakukan oleh guru pembimbing dalam membantu siswa mengatasi masalah ini antara lain dengan memberikan bimbingan mengenai manfaat taat beribadah. Orang tua dapat membantu anak antara lain dengan membiasakan beribadah bersama keluarga baik di tempat ibadah umum maupun di rumah. Anak sendiri dapat mengatasi hal ini antara lain dengan cara ikut kegiatan-kegiatan pemuda di gereja atau masjid sesuai dengan agama yang dianutnya.

d. Saya tidak tahu apa yang menjadi kelebihan saya (item nomor 7, skor 307).

Penyebab terjadinya masalah ini antara lain: siswa cenderung melihat kekurangan dirinya dan tidak melihat dirinya

dari sisi positif, sehingga siswa memiliki konsep diri yang negatif, dan potensi siswa tidak berkembang secara optimal.

Usaha-usaha yang perlu dilakukan oleh guru pembimbing dalam membantu siswa mengatasi masalah ini antara lain mengajak siswa melihat potensi-potensi yang dimilikinya. Upaya yang dapat dilakuan oleh orang tua dalam membantu siswa mengatasi masalah ini antara lain mendukung kegiatan-kegiatan siswa di sekolah dan di luar sekolah yang kiranya dapat membantu siswa untuk mengenali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya. Upaya yang dapat dilakukan oleh siswa antara lain berusaha menyadari hal-hal yang positif dalam dirinya.

e. Saya mudah merasa tersinggung terhadap teman-teman saya (item nomor 8, skor 350).

Hal yang menjadi penyebab munculnya masalah ini antara lain siswa kurang diterima oleh sekitarnya, siswa kurang mengetahui cara-cara berkomunikasi dengan baik, siswa berpikir negatif tentang orang lain, dan mendapat perlakuan yang tidak adil dari teman-temannya.

Akibat yang timbul karena masalah tersebut antara lain siswa dapat mengalami perasaan takut ditolak, was-was dalam bergaul, kurang mengembangkan diri secara maksimal dalam pergaulannya.

Upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi hal ini adalah: (1) Guru pembimbing antara lain mengadakan kegiatan bimbingan yang kiranya dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk mengelola emosinya. (2) Orang tua: menjalin komunikasi yang baik dalam lingkungan keluarga dan membiasakan anak untuk mengungkap perasaannya secara terbuka. (3) Siswa: belajar untuk memahami dan menerima segala peristiwa yang dialami apa adanya, dan berpikir positif terhadap dirinya dan orang lain.

2. Sosial, yaitu:

a. Saya tidak popular di antara teman-teman (item no 9, skor 309). b. Saya merasa malu terhadap teman lain jenis (item nomor 13, skor

338).

c. Saya sulit menyesuaikan diri dengan teman lain jenis (item nomor 14, skor 311).

Penyebab terjadinya ketiga masalah ini (item nomor 9, 13, 14) antara lain: (1) siswa tidak tahu cara bergaul, (2) kurang percaya diri, (3) siswa tidak tahu cara menyesuaikan diri, (4) kurang memiliki kematangan sosial, (5) siswa kurang memahami martabat manusia sebagai makhluk sosial, (6) siswa kurang membuka diri.

Akibat yang bisa terjadi karena masalah tersebut antara lain: (1) siswa berpikir negatif tentang dirinya dan orang lain, (2)

siswa kurang memiliki teman, (3) cenderung menarik diri, (4) siswa kurang pergaulan, (5) sulit memiliki teman.

Upaya-upaya yang dapat dilakuan oleh guru pembimbing untuk membantu siswa dalam mengatasi hal ini antara lain: memberikan bimbingan mengenai persahabatan dan cara bergaul yang baik. Hal yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam membantu siswa mengatasi hal ini antara lain: melibatkan siswa dalam kegiatannya sehari-hari terutama di masyarakat sehinggha siswa dapat bergaul dengan teman sebayanya. Usaha yang dapat dilakukan oleh anak sendiri antara lain: belajar membuka diri dan berpikir positif terhadap diri sendiri maupun orang lain.

d. Sering terjadi salah paham antara saya dan orang tua saya (item nomor 15, skor 342).

e. Orang tua membatasi setiap tindakan saya (item nomor 16, skor 365).

f. Orang tua saya sering membatasi saya (item nomor 18, skor 349). g. Saya kurang dipercaya oleh orang tua (item nomor 19, skor 313).

Penyebab terjadinya masalah-masalah ini (item nomor 15, 16, 18, 19) antara lain: (1) komunikasi antara anak dan orang tua tidak begitu baik, (2) antara orang tua dan anak kurang dekat.

Akibat dari masalah ini antara lain: (1) siswa akan merasa tertekan, (2) tertutup, (3) anak akan menghindari orang tua, (4) kreatifitas siswa menjadi terbatas, (5) siswa menjadi tidak mandiri.

Untuk mengatasi masalah ini ada berbagai pihak yang perlu terlibat, yaitu guru pembimbing, orang tua, dan siswa sendiri: Guru pembimbing dapat memberikan tips-tips kepada siswa untuk membangun komunikasi yang baik dengan orang tua. Orang tua perlu lebih terbuka dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkreativitas. Upaya yang dapat dilakukan anak sendiri antara lain membangun komuniasi yang baik dengan orang tua.

h. Saya sering terlibat pertengkaran dengan saudara saya. (item nomor 23, skor 361).

Masalah ini timbul boleh jadi karena siswa merasa cemburu dan merasa terancam oleh saudaranya, siswa takut jika kasih sayang orang tua terbagi, sehingga siswa bersifat agresif terhadap saudaranya anggota-anggota keluarga bisa saling menyakiti satu sama lain. Hal yang dapat dilakukan oleh guru pembimbing antara lain melakukan bimbingan yang dapat membantu siswa untuk bisa menerima dan saling menghargai. Orang tua bisa berupaya memberikan perhatian terhadap setiap siswa secara adil, tidak membanding-bandingkan satu sama lain. Siswa bisa berupaya lebih saling menerima dan menghargai satu sama lain.

i. Orang dewasa selalu menganggap apa yang saya lakukan salah (item nomor 28, skor 316).

Masalah ini timbul boleh jadi karena terlalu banyak kritikan terhadap siswa yang berasal dari orang dewasa, sehingga siswa

akan merasa selalu berada di pihak yang salah dan tidak percaya diri. Hal yang dapat dilakukan oleh guru pembimbing untuk mengatasi masalah ini antara lain memberikan dukungan dan persahabatan kepada siswa. Orang tua sendiri harus memberikan rasa nyaman, aman, dan menghargai siswa. Upaya yang dapat dilakukan siswa antara lain menghargai diri sendiri dan orang lain. j. Saya kurang memahami manfaat aturan-aturan yang berlaku di

masyarakat (item nomor 29, skor 311).

k. Saya merasa terikat oleh aturan di lingkungan tempat tinggal saya (item nomor 30, skor 333).

Masalah-masalah ini (item nomor 29 dan 30) boleh jadi karena remaja mulai kritis terhadap bebera hal, termasuk aturan-aturan yang berlaku di masyarakat, dan kurang mendapat informasi mengenai fungsi aturan-aturan yang berlaku. Akibat yang timbul antara lain kurang kesadaran siswa untuk mentaati peraturan.

Hal-hal yang dapat dilakukan oleh guru pembimbing dalam upaya mengatasi masalah ini antara lain memberikan bimbingan mengenai manfaat-manfaat mentaati aturan. Dalam pembicaraan sehari-hari orang tua dapat membicarakan isi dan fungsi aturan yang berlaku dalam masyarakat.

a. Saya tidak yakin kemampuan saya dalam bidang akademik (item nomor 33, skor 429).

b. Saya sulit mempelajari pelajaran tertentu (item nomor 34, skor 312).

c. Saya sulit mengerti penjelasan dari guru tertentu (item nomor 35, skor 326).

d. Saya sulit memusatkan perhatian saat belajar. (item nomor 38, skor 361).

e. Saya sering merasa gelisah waktu belajar di kelas (item nomor 40, skor 319).

f. Saya sulit mengingat pelajaran (item nomor 41, skor 367).

Masalah-masalah ini (item nomor 33, 34, 35, 38, 40, 41) timbul boleh jadi karena siswa tidak mengetahui cara belajar efektif, siswa tidak menyukai cara mengajar guru tertentu, siswa tidak mengenali cara belajar yang dimilikinya, dan situasi yang kurang kondusif untuk belajar. Akibat yang timbul antara lain prestasi belajar siswa akan menurun, dan rasa khawatir akan tidak naik kelas.

Hal-hal yang dapat dilakukan oleh guru pembimbing dalam membantu siswa mengatasi hal ini antara lain memberikan bimbingan mengenai cara belajar efektif, cara membuat mind map,

dan cara mengenali gaya belajar yang dimiliki siswa. Hal yang perlu dilakukan oleh orang tua antara lain mendampingi siswa

dalam belajar, menciptakan suasana rumah yang kondusif untuk belajar, dan menyediakan kebutuhan-kebutuhan belajar siswa. Upaya yang dapat dilakukan oleh siswa sendiri antara lain mengatasi masalah ini adalah belajar dengan giat sesuai dengan gaya belajar yang dimilikinya dan menerapkan pola belajar yang efektif.

g. Saya tidak suka dengan peraturan sekolah (item nomor 39, skor 306).

Masalah ini timbul antara lain karena siswa tidak mengerti dan memahami isi dan manfaat peraturan yang berlaku di sekolah, akibatnya siswa akan melanggar peraturan yang berlaku. Untuk mengatasinya guru pembimbing dapat menjelaskan isi dan manfaat peraturan yang berlaku di sekolah. Orang tua dapat membantu siswa dengan menjelaskan manfaat mentaati aturan-aturan yang berlaku. Siswa sendiri harus belajar lebih menerima aturan yang berlaku dengan positif.

h. Terlalu banyak PR yang diberikan oleh guru (item nomor 37, skor 323).

i. Saya sering tidak mengerjakan tugas (item nomor 36, skor 380). j. Saya sering malas belajar (item nomor 43, skor 358).

Hal-hal yang menjadi penyebab terjadinya masalah ini (item nomor 36, 37 dan 43) antara lain: siswa bersifat negatif dalam menerima tugas atau PR yang diberikan guru, siswa tidak

memiliki teman belajar, dan tidak memiliki waktu yang cukup untuk belajar dan mengerjakan tugas atau PR. Akibat yang timbul antara lain prestasi belajar siswa menurun, dan siswa kurang memiliki waktu bermain karena terlalu sibuk.

Hal yang dapat dilakuan oleh guru pembimbing dalam mengatasi masalah ini antara lain memberikan bimbingan mengenai manajemen waktu dan tips mengenai cara belajar menyenangkan, serta membicarakan hal ini pada guru yang bersangkutan agar ditemukan jalan keluarnya. Usaha yang perlu dilakuan oleh orang tua untuk membantu siswa antara lain terus memotivasi dan mendampingi siswa dalam belajar. Siswa dapat membentuk kelompok belajar agar memiliki teman dalam belajar. 4. Karier, yaitu:

a. Cita-citaku tidak sesuai dengan kemampuanku (item nomor 45, skor 306).

Masalah-masalah ini muncul antara lain karena keadaan ekonomi yang terbatas, dan kemampuan akademik tidak sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan untuk dapat mencapai cita-citanya. Guru pembimbing dapat membantu siswa dengan cara memberikan informasi mengenai pilihan karier dan syarat untuk mencapai karier tersebut, sehingga siswa dapat memilih alternatif lain yang sesuai untuk dirinya. Upaya yang dapat dilakukan oleh siswa sendiri antara lain berusaha lebih giat untuk mencapai

cita-citanya dan menerima bahwa kemampuannya terbatas sehingga ia harus menentukan pilihan lain yang sesuai dengan kemampuannya. Hal yang dapat dilakukan oleh orang tua antara lain mengenalkan jenis-jenis karier yang ada di masyarakat.

C. Usulan Topik-topik Bimbingan Klasikal Untuk Siswa Kelas VIII

Dokumen terkait