BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Pada bagian ini akan menjawab rumusan masalah pada bab 1 yaitu bagaimana deskripsi kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal relasi dan fungsi pada kelas VIII SMP Negeri 19 Moncongloe, sebelumya dapat dilihat pada tabel 4.1 bahwa siswa kemampuan
tinggi berjumlah 4 orang, siswa kemampuan sedang berjumlah 8 orang dan siswa kemampuan rendah 9 orang, dengan demikian siswa kelas VIII.3 domian berada pada kategori kemampuan rendah, dalam mementukan subjek peneliti memilih siswa dengan urutan nilai paling tinggi disetiap kategori hal tersebut juga atas arahan dari guru bidang studi matematika karena peneliti menganggap guru lebih mengetahui kemampuan dan pola pikir siswa sehingga peneliti meminta arahan dari guru bidang studi, adapun pembahasan dari setiap subjek sebagai berikut.
1. Deskripsi Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Subjek Kemampuan Tinggi
Dari data yang diperoleh pada tes tertulis subjek kemampuan tinggi yang berinisial SI, diketahui bahwa SI mampu mengerjakan soal nomor 1 dan 2 dengan sangat baik. Hal tersebut dapat dilihat bahwa SI dapat mengerjakan bagian indikator interpretasi yakni menuliskan apa saja unsur yang diketahui dan ditanyakan pada soal, selanjutnya pada indikator analisis SI mampu mengidentifikasi konsep yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal, pada indikator evaluasi SI menggunakan langkah-langkah yang tepat dalam menyelesaikan soal, dan pada indikator inferensi SI mampu menuliskan kesimpulan dari soal tersebut. Hal ini sejalan dengan pendapat Purwati, dkk.
(2016) yang menyimpulkan bahwa siswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi mampu memenuhi kriteria semua indikator berpikir kritis yaitu menginterpretasi masalah, menganalisis, mengevaluasi, dan menginferensi.
Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa subjek kemampuan tinggi dapat memahami soal dengan sangat baik dilihat dari cara SI menjawab pertanyaan-pertanyaan dari peneliti, SI mampu memahami apa saja yang
diketahui dan yang ditanyakan, SI juga mampu menjelaskan konsep yang digunakan untuk menyelesaikan soal, selanjutnya SI mampu menjabarkan proses pengerjaan soal dengan baik, serta mampu menarik kesimpulan dari apa yang ditanyakan soal tersebut.
Dari data yang didapatkan pada tes tertulis dan hasil wawancara pada subjek kemampuan tinggi diperoleh bahwa SI mampu memenuhi 4 indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi.
2. Deskripsi Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Subjek Kemampuan Sedang
Dari data yang diperoleh pada tes tertulis subjek kemampuan sedang yang berinisial MA, diketahui bahwa MA mampu mengerjakan soal nomor 1 dan 2 dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat bahwa MA memenuhi indikator interpretasi yakni menuliskan apa saja unsur yang diketahui dan ditanyakan pada soal, selanjutnya pada indikator analisis MA dapat mengidentifikasi konsep yang digunakan dalam penyelesaian soal, pada indikator evaluasi MA dapat menuliskan langkah-langkah yang tepat, namun pada indikator inferensi MA belum mampu menuliskan kesimpulan soal tersebut. Hal ini sejalan dengan pendapat Ibrahim (2021) yang menyimpulkan bahwa siswa dengan kemampuan sedang dapat melengkapi ketiga indikator berpikir kritis siswa (interpretasi, analisis, dan evaluasi) yaitu mampu menunjukkan yang diketahui dan ditanyakan, mampu membuat model matematika, mampu menggunakan strategi yang benar, tapi tidak mampu menarik kesimpulan dari apa yang ditanyakan.
Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa MA dapat memahami apa saja yang diketahui dan ditanyakan pada soal, MA juga mampu menjelaskan konsep yang digunakan dalam menyelesaikan soal, selanjutnya MA mampu menjabarkan cara penyelesaian soal dengan benar, namun MA masih kurang dalam hal penarikan kesimpulan.
Dari data yang didapatkan pada tes tertulis dan hasil wawancara pada subjek kemampuan sedang diperoleh bahwa subjek memenuhi 3 indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, dan evaluasi.
3. Deskripsi Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Subjek Kemampuan Rendah
Dari data yang diperoleh pada tes tertulis subjek kemampuan rendah yang berinisial NA, diketahui bahwa NA mengerjakan soal nomor 1 dan 2 dengan kurang baik. Hal tersebut dapat dilihat bahwa NA mampu menuliskan yang diketahui dan yang ditanyakan, selanjutnya NA belum mampu menuliskan konsep yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal, dan belum mampu mengerjakan penyelesaian soal, serta tidak dapat menarik kesimpulan. Hal ini sejalan dengan pendapat Handayani (2021) menyatakan bahwa siswa dengan kemampuan rendah hanya memahami inidkator interpretasi, selanjutnya siswa tidak mampu memenuhi indikator analisis, evaluasi, dan inferensi.
Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa NA dapat memahami apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal, kemudian NA kurang mampu menjelaskan konsep yang digunakan dalam penyelesaian soal,
dan NA tidak mampu menjabarkan strategi yang tepat dalam menyelesaikan soal, serta belum mampu menarik kesimpulan dari soal tersebut.
Dari data yang didapatkan pada tes tertulis dan hasil wawancara pada subjek kemampuan rendah menunjukkan bahwa subjek hanya memenuhi satu indikator berpikir kritis yaitu interpretasi.
Berikut tabel 4.3 rangkuman pembahasan yang telah dikemukakan dari hasil tes kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal relasi dan fungsi.
Tabel 4.3 Rangkuman Ketercapaian Indikator
Subjek Ketercapaian Indikator Keterangan
Kemampuan
Tinggi Soal nomor 1
Interpretasi, karena subjek mampu memahami unsur yang diketahui dan ditanyakan.
Analisis, karena subjek mampu memahami konsep yang digunakan untuk menyelesaikan soal.
Evaluasi, karena subjek mampu memahami langkah-langkah dalam menyelesaikan soal.
Inferensi, karena subjek mampu menarik kesimpulan dengan tepat.
Memenuhi 4 indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi.
Soal nomor 2
Interpretasi, karena subjek mampu memahami unsur yang diketahui dan ditanyakan.
Analisis, karena subjek mampu memahami konsep yang digunakan untuk menyelesaikan soal.
Evaluasi, karena subjek mampu memahami langkah-langkah dalam menyelesaikan soal.
Inferensi, karena subjek mampu menarik kesimpulan dengan tepat.
Kemampuan
Sedang Soal nomor 1
Interpretasi, karena subjek mampu memahami unsur yang diketahui dan ditanyakan.
Analisis, karena subjek mampu memahami konsep yang digunakan untuk menyelesaikan soal.
Evaluasi, karena subjek mampu memahami langkah-langkah dalam menyelesaikan soal.
Memenuhi 3 indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis,
Interpretasi, karena subjek mampu memahami unsur yang diketahui dan ditanyakan.
Analisis, karena subjek mampu memahami konsep yang digunakan untuk menyelesaikan soal.
Interpretasi, karena subjek mampu memahami unsur yang diketahui dan ditanyakan.
Hanya memenuhi 1 indikator berpikir kritis yaitu interpretasi.
Soal nomor 2
Interpretasi, karena subjek mampu memahami unsur yang diketahui dan ditanyakan.
57 BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. SIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian tentang kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal relasi dan fungsipada kelas VIII SMP Negeri 19 Moncongloe, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1. Subjek yang berkemampuan berpikir kritis tinggi adalah siswa yang mampu menyelesaikan soal dengan tepat, mampu memahami soal dengan baik. Subjek dengan kemampuan tinggi menunjukkan bahwa subjek memenuhi keempat indikator berpikir kritits yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi.
2. Subjek yang berkemampuan kritis sedang menunjukkan bahwa subjek memenuhi tiga indikator berpikir kritis yaitu memahami unsur yang diketahui dan ditanyakan (Interpretasi), mengidentifikasi konsep yang digunakan dalam menyelesaikan soal (Analisis), dan menyelesaikan soal dengan menggunakan langkah-langkah yang tepat (Evaluasi).
3. Subjek yang berkemampuan rendah menunjukkan bahwa subjek hanya mampu memenuhi indikator interpretasi dan tidak mampu memenuhi indikator analisis, evaluasi, dan inferensi. Subjek masih kurang mampu dalam memahami soal sehingga kurang lengkap ketika menulis jawaban bahkan tidak menulis sama sekali, oleh karena itu subjek juga tidak mampu menarik kesimpulan.
B. SARAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, maka saran yang perlu disampaikan sebagai berikut.
1. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pendidik agar kedepannya lebih memperhatikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematis dan memperbaiki faktor-faktor yang menjadi penyebab rendahnya kemampuan berpikir kritis di sekolah tersebut.
2. Bagi siswa diharapkan selalu melakukan latihan soal-soal untuk terus mengasah kemampuan berpikir kritis yang dimiliki sehingga lebih mengerti dan mampu menyelesaikan permasalahan di kehidupan sehari-hari.
3. Bagi peneliti diharapkan untuk terus menambah, memperluas, dan dapat mengaplikasikan yang telah diperoleh, untuk para peneliti dalam pendidikan matematika dapat meneliti lebih jauh dan memperluas subjek penelitian terhadap siswa agar diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran matematika.
DAFTAR PUSTAKA
Cahyono, B. (2017). Analisis Ketrampilan Berfikir Kritis Dalam Memecahkan Masalah Ditinjau Perbedaan Gender. Aksioma, 8(1), 50.
https://doi.org/10.26877/aks.v8i1.1510
Deswani. 2009. Prose Keperawatan dan Berpikir Kritis. Jakarta: Salemba Medika.
Direktorat Pembinaan SMP. 2017. Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Eggen, P. & Kauchak. 2012. Strategi dan Model Pembelajaran Mengajar Konten dan Keterampilan Berpikir. Jakarta: Indeks.
Facione, P.A. 2015. Critical Thinking. What it is and why it counts. MEASURED Reasons and the California Academic Pres, Millbrae, CA.
Fisher, A. 2009. Berpikir Kritis, Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.
Gunawan, G.S. 2007. Farmakologi dan Terapi, Edisi V. Jakarta: Penerbit Gaya Baru.
Hamzah, A. & Muhlisrarini. 2014. Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Matematika. Jakarta: Rajawali Pers.
Handayani, N. 2021. Deskripsi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi Eksponen pada Kelas X MA Rantebelu Kabupaten Luwu. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar: Unismuh Makassar.
Hidayanti, R., Alimuddin. & Syahri, A.A. 2020. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Perbedaan Gender pada Siswa Kelas VII.1 SMP Negeri 2 Labakkang. Sigma, 12(1): 71-80. https://doi.org/10.26618/sigma.v12i1.3913
Ibrahim, 2007. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Ibrahim N.A. 2021. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis dalam Memecahkan Masalah Matematis pada Siswa Kelas VIII MTS Aisyiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa. Skripsi tidak diterbitkan. Makassar: Unismuh Makassar.
Kusumaningrum, N.H. 2017.Peningkatan Kemampuan Cara Mengkritik pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Strategi Critical Incident pada Siswa Kelas VI MI Al-Hidayah Bonewo Surabaya. Skripsi tidak diterbitkan.
Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya.
Mairing, J.P. 2018. Pemecahan Masalah Matematika Cara Siswa Memperoleh Jalan untuk Berpikir Kreatif dan Sikap Positif. Bandung: Alfabeta.
Novtiar, C. & Aripin, U. 2017. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Kepercayaan Diri Siswa SMP Melalui Pendekatan Open Ended. Prisma, 6(2), 119-131. https://doi.org/10.35194/jp.v6i2.122
Pane, A. & Dasopang, M.D. 2017. Belajar dan Pembelajaran. Fitrah, 6(2): 333-352. https://doi.org/10.31004/jptam.v2i4.38
Peter, E.E. 2012. Critical Thinking: Essence for Teaching Mathematic and Mathematics Problem Solving Skill. African Journal of Mathematics and ComputerAScienceAResearch,A5(3):A39-43. https://doi.org/10.5897/AJMC SR11.161
Purwati, R., Hobri., & Fatahillah, A. 2016. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Persamaan Kuadrat pada Pembelajaran Model Creatuve Problem Solving. Kadikma, 7(1): 84-93.
https://doi.org/10.19184/kdma.v7i1.5471
Putri, A. (2018). Analisis kemampuan pemecahan masalah rutin dan non-rutin pada materi aturan pencacahan. jurnal Pendidikan Tambusai. 2(4): 890-896.
Putri, S.A. (2019). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika dibedakan dari tingkat kecemasan.
Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya.
Ramdani, Y. 2006. Kajian Pemahaman Matematika Melalui Etika Pemodelan Matematika, 22(1): 01-04. https://doi.org/10.29313/mimbar.v22i1.198
Suherman, E., dkk. 2001. Strategi Pembelajaran Matematika Kontenporer.
Bandung: UPI Bandung.
Syah, M. 2010. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
Instrumen Penelitian
Kisi-Kisi Soal Tes Kemampuuan Berpikir Kritis Sekolah : SMP Negeri 19 Moncongloe Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VIII/Ganjil
Soal Tes Kemampuan Berpikir Kritis
Sekolah : SMP Negeri 19 Moncongloe
Mata Pelajaran : Matematika Kelas/Semester : VIII/Ganjil
Waktu : 45 Menit
Petunjuk Pengerjaan Soal:
1. Membaca doa sebelum mengerjakan soal 2. Menuliskan Nama, NIS, dan Kelas.
3. Bacalah soal dengan teliti.
4. Kerjakan soal secara individu dan tanyakan apabila ada yang kurang jelas.
5. periksa pekerjaan anda sebelum dikumpul.
Soal.
1. Rahma dan Jihan pergi ke pasar dengan mengendarai motor. Diketahui dalam waktu 2 menit jarak yang ditempuh 1 km dan dalam waktu 4 menit jarak yang ditempuh 2 km. Jika Rahma pergi ke pasar dengan waktu menit dan Jihan sampai ke pasar setelah 1 menit kemudian. Tentukan rumus fungsi dan selisih kecepatan yang ditempuh Rahma dan Jihan!
2. Suatu rumah mempunyai bak penampung air. Melalui pipa, air dialirkan dari bak penampungan ke dalam bak mandi. Volume air dalam bak mandi setelah 3 menit adalah 36 liter dan setelah 7 menit adalah 84 liter. Volume air dalam bak mandi setelah dialiri air selama t menit dinyatakan sebagai ( ) ( ) liter, dengan Vo adalah volume air dalam bak mandi sebelum dialirkan dan a adalah debit air yang dialirkan setiap menit.
Tentukan volume air dalam bak mandi setelah 15 menit!
Alternatif Penyelesaian Tes Kemampuan Berpikir Kritis
Selisih kecepatan yang ditempuh
Interpretasi Eliminasi persamaan (1) dan (2)
yang ditempuh Jihan dan Rahma adalah 0,5 km/jam.
Inferensi
2. Diketahui:
Volume air setelah 3 menit = 36 liter Volume air setelah 7 menit = 84 liter
Volume air selama t menit = ( ) ( ) liter Vo = Volume air dalam bak mandi sebelum dialirkan a = debit air yang dialirkan setiap menit
Ditanyakan:
Volume air dalam bak mandi selama 15 menit.
Interpretasi
Subtitusi ke ( ) ( ) …. pers 1 Subtitusi ke ( ) ( ) …. pers 2
Analisis Subtitusikan ke ( ) ( ) Evaluasi
Diperoleh ( ) ( ( ))
……… (persamaan 1) Subtitusikan ( ) ( )
Diperoleh ( ) ( ( ))
……… (persamaan 2) Eliminasi persamaan 1 dan 2
Vo + 3a = 36 Vo + 7a = 84 -4a = - 48
a = 12
subtitusikan a = 12 ke persamaan 1
diperoleh ( ) Setelah diperoleh dan
Subtitusikan dan ke ( ) ( ) Diperoleh ( )
V( )
Subtitusikan ke ( ) Diperoleh ( ) ( )
Jadi, volume air dalam bak mandi setelah 15 menit adalah
180 liter. Inferensi
PEDOMAN WAWANCARA
Pedoman wawancara adalah salah satu instrumen yang digunakan oleh peneliti agar data yang dikumpulkan semakin akurat.
I. Tujuan Wawancara
Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal relasi dan fungsi.
II. Metode
Wawancara tidak terstruktur.
III. Langkah Pelaksanaan
1. Wawancara dilakukan secara tatap muka yakni terjadi kontak langsung antara peneliti dan informan.
2. Perkenalan antara peneliti dengan subjek yang akan diwawancarai , serta membuat jadwal wawancara dengan tiap-tiap subjek peneitian.
3. Menyiapkan lembar tes yang telah dikerjakan subjek.
4. Subjek diwawancarai berkaitan dengan soal.
IV. Indikator Kemampuan Berpikir Kritis 1. Interpretasi
Memahami masalah yang ditunjukkan dengan menulis yang diketahui dan yang ditanyakan pada soal dengan tepat.
2. Analisis
Dapat menuliskan apa yang harus dilakukan dalam menyelesaikan soal.
3. Evaluasi
Menggunakan strategi yang tepat dalam menyelesaikan soal, lengkap dan benar dalam melakukan perhitungan.
4. Inferensi
Dapat menarik kesimpulan dari apa yang ditanyakan dengan tepat.
V. Pertanyaan Pokok
Adapun pertanyaan-pertanyaan pokok yang akan digunakan sebagai berikut:
1. Apa yang anda pahami pada soal tersebut?
2. Rumus atau cara apa yang anda gunakan untuk menyelesaikan soal?
3. Bagaimana cara anda menyelesaikan soal tersebut?
4. Bagaimana cara anda untuk menentukan kesimpulan?
LAMPIRAN 2
Hasil Tes Subjek
Hasil Tes Kemampuan Berpikir Kritis
Subjek Kemampuan Tinggi
Subjek Kemampuan Sedang
Subjek Kemampuan Rendah
Transkrip Hasil Wawancara
Subjek Kemampuan Tinggi Nomor 1
Kode Uraian
P1-01 : Coba baca soal nomor 1!
SI1-01 : (Membaca soal) sudah kak
P1-02 : Oke, Apa hal-hal yang diketahui untuk menjawab pertanyaan dari soal tersebut?
P1-03 : Terus apa yang ditanyakan dari soal tersebut?
SI1-03 : Rumus fungsi dan selisih kecepatannya kak.
P1-04 : Benar dek, jadi bagaimana caranya selesaikan soal ini?
SI1-04 : Rumus fungsi yang saya gunakan kak yaitu 𝑓(𝑥) 𝑥 seperti yang diajarkan sama ibu guru dan metode subtitusi dan eliminasi.
P1-05 : (Lihat jawaban anda) bagaimana langkah-langkah yang dilakukan dalam menyelesaikan soal tersebut? hasilnya selanjutnya saya kurangkan karena selisihnya yang ditanyakan dan hasil yang kudapat itu sama dengan tapi kuganti jadi karena dan itu sama nilainya.
P1-06 : Kesimpulan apa yang didapat dari hasil kerjanya?
SI1-06 : karena yang ditanyakan itu rumus fungsi dan selisih jadi rumus fungsinya itu 𝑓(𝑥) 𝑥 dan selisih kecepatan .
P1-07 : Jadi kalau kecepatan disini satuan apa yang dipakai dek?
SI1-07 : Tidak tau kak, tidak pahamka pakai satuan-satuan.
P1-08 : Nah, karena pada soal pmenggunakan km jadi kita juga menggunakan km/jam intinya sesuaikan dengan soal.
SI1-08 : Oh iya kak.
P1-09 : Ok dek.
Nomor 2
Kode Uraian
P2-01 : Selanjutnya coba baca nomor 2!
SI2-01 : (Membaca soal)
P2-02 : Apa yang anda pahami dari soal ini?
SI2-02 : Yang saya baca dari soal kak, bak penampung tersebut akan dialirkan air dan volume airnya selama 3 menit adalah 36 liter dan 7 menit adalah 84 liter, dan yang ditanyakan itu volume air dalam bak mandi selama 15 menit.
P2-03 : Jadi bagaimana caranya untuk selesaikan soal ini?
SI2-03 : Saya menggunakan rumus ( ) ( ) kak sesuai dengan yang di soal. Tapi sebelumnya dicari dulu nilai dan kak, hampir sama seperti nomor 1 tadi menggunakan subtitusi eliminasi.
P2-04 : Coba jelaskan bagaimana cara penyelesaiannya?
SI2-04 : pertama itu kak sya subtutusi ke ( ) ( ) hasilnya
P2-05 : Terus selanjutnya bagaimana?
SI2-05 : karena yang ditanyakan 15 menit jadi saya masukkan ke ( ) dan hasilnya 180.
P2-06 : Oke, selanjutnya bagaimana caranya membuat kesimpulan?
SI2-06 : Kan yang ditanya itu volume air selama 15 menit jadi kesimpulannya saya tulis volume air setelah 15 menit adalah 180 liter.
P2-07 : Jadi sudah yakin dengan jawabannya?
SI2-07 : Iya kak.
P2-08 : Oke dek.
Subjek Kemampuan Sedang Nomor 1
Kode Uraian
P1-01 : Coba baca soal nomor 1!
MA1-01 : (Membaca soal)
P1-02 : Apa yang anda pahami dari soal ini?
MA1-02 : yang ditanyakan dari soal itu rumus fungsi dan selisih kecepatan kak.
P1-03 : Kalau yang diketahui dari soal apa dek?
MA1-03 : Kalau yang diketahui itu Rahma dan Jihan pergi kepasar, dalam waktu 2 menit jarak yang ditempuh 1 km karena ini fungsi jadi saya tulis 𝑓( ) dan dalam waktu 4 menit yang ditempuh 2 km saya tulis 𝑓( ) .
P1-04 : Jadi bagaimana cara menyelesaikan soal ini?
MA1-04 : Saya subtitusi persamaan 1 dan 2 ke rumus fungsi 𝑓(𝑥) 𝑥 lalu hasilnya saya kurangkan, jadi dikurang hasilnya .
P1-05 : Terus lanhkah selanjutnya bagaimana?
MA1-05 : saya subtitusi ke sehingga didapat , selanjutnya nilai dan dimasukkan ke rumus fungsi 𝑓(𝑥) 𝑥 dan hasilnya 𝑓(𝑥) 𝑥 karena di soal pakai simbol jadi kita ganti 𝑓( ) .
P1-06 : Oke, terus selanjutnya?
MA1-06 : Karena pada soal ditulis Jihan sampai ke pasar setelah 1 menit kemudian jadi saya tulis ( ).
P1-07 : Terus bagaimana?
MA1-07 : Rumus selisih yang digunakan itu 𝑓( ) 𝑓( ) jadi saya cari nilai 𝑓( ) dan hasilnya . Setelah itu baru dikurangkan ( ) ( ) jadi hasilnya .
P1-08 : Masih ada tambahan atau sudah sampai disitu?
MA1-08 : Sudah selesai kak, jawabannya .
P1-09 : Jadi kalau untuk menentukan kesimpulan bagaimana?
MA1-09 : Kalau menentukan kesimpulan saya tidak tau kak dan tidak
MA2-01 : (Membaca Soal) sudah kak
P2-02 : coba jelaskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal?
MA2-02 : Diketahui itu volume air setelah 3 menit adalah 36 liter dan volume air setelah 7 menit adalah 84 liter, yang ditanyakan itu volume air selama 15 menit.
P2-03 : Kemudian bagaimana cara selesaikan soal ini?
MA2-03 : untuk menentukan volume air saya pakai rumus ( ) ( ) kak, dan disubtitusi ke ( ) ( )
P2-04 : selanjutnya bagaimana? Coba paparkan proses pengerjaan soal!
MA2-04 : dan disubtitusi ke ( ) ( ) selanjutnya hasilnya saya kurangkan untuk mendapat nilai dan yang saya dapat itu . Selanjutnya saya subtitusi nilai ke sebagai persamaan pertama lau saya dapat , jadi dan .
P2-05 : Selanjutnya bagaimana?
MA2-05 : Saya masukkan nilai dan ke ( ) ( ) sehingga didapat ( ) . Terakhir saya masukkan 15 ke ( ) dan hasilnya 180.
P2-06 : Benar, jadi yang terakhir coba simpulkan apa yang didapat?
MA2-06 : Volume air setelah 15 menit adalah 180 liter, begitu kah kak?
P2-07 : Iya sudah benar, kenapa tidak ditulis di lembar kerjanya dek?
MA2-07 : Tidak kepikiran kak, dan kalau biasanya saya kerja soal tidak saya tulis kesimpulan kak yang penting jawaban benar.
P2-08 : Oke dek.
Subjek Kemampuan Rendah Nomor 1
Kode Uraian
P1-01 : Coba baca soal nomor 1!
NA1-01 : (Membaca soal)
P1-02 : apa yang diketahui dari soal tersebut?
NA1-02 : yang diketahui itu waktu 2 menit jarak yang ditempuh 1 km dan waktu 4 menit jarak yang ditempuh 2 km.
P1-03 : Jadi yang ditanyakan apa?
NA1-03 : Rumus fungsi dan selisih kecepatan kak.
P1-04 : Oke, kenapa rumus fungsi tidak ditulis?
NA1-04 : Lupa kak
P1-05 : Jadi bagaimana cara menyelesaikan soal ini?
NA1-05 : Saya tidak tahu kak.
P1-06 : Jadi proses pengerjaan soal ini bagaimana?
NA1-06 : Saya tidak tahu kak, saya tidak paham soalnya.
P1-07 : Berapa kali dibaca ini soal?
N1-A07 : Berulang-ulang kak tapi tetap saya tidak paham.
P1-08 : Kalau cara untuk tentukan kesimpulan bagaimana?
NA1-08 : Saya tidak tahu, mungkin kalau didapat jawabannya itu jadi kesimpulan kak.
P1-09 : Oke dek.
Nomor 2
Kode Uraian
P2-01 : Selanjutnya, coba baca soal nomor 2?
NA2-01 : (Membaca soal)
P2-02 : Apa yang diketahui pada soal tersebut?
NA2-02 : Volume air dalam bak mandi setelah 3 menit adalah 36 liter dan setelah 7 menit 84 liter.
P2-03 : selanjutnya apa yang ditanyakan?
NA2-03 : Volume air dalam bak mandi setelah 15 menit kak.
P2-04 : Oke, jadi bagaimana cara menyelesaikan soal ini?
N2-A04 : Saya lihat pada soal ada rumus ( ) ( ) tapi tidak tahu juga mau diapakan itu rumus kak.
P2-05 : Coba jelaskan proses penyelesaian soal ini bagaimana?
NA2-05 : Saya masukkan nilai ke ( ) ( ) dan saya dapat selanjutnya nilai ke ( ) ( ) dan hasilnya .
P2-06 : Yakin dengan cara kerjanya itu?
NA2-06 : Tidak kak saya hanya asal kasi masuk angka di rumus, saya tidak mengerti dengan soalnya kak.
P2-07 : Oke, selanjutnya cara mnentukan kesimpulan bagaimana?
NA2-07 : Saya tidak tahu kak cara menentukan kesimpulan.
P2-08 : Oke dek.
LAMPIRAN 3
Dokumentasi
LAMPIRAN 4
Administrasi
RIWAYAT HIDUP
SRI LUCYANA RAHMA, lahir di Bone, Sulawesi Selatan pada tanggal 25 maret 1999. Anak kedua dari 2 bersaudara dari pasangan suami istri H. Tahir dan Hj. Kartini.
Pendidikan formal dimulai dari sekolah dasar di SD Negeri 181 Ceppaga lulus pada tahun 2011. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Libureng dan lulus pada tahun 2014. Pada tahun yang sama pula penulis melanjutkan pendidikan di MA Ma‟had Hadits Al-Junaidiyah Biru lulus pada tahun 2017 kemudian penulis melanjutkan pendidikan di salah satu universitas
Pendidikan formal dimulai dari sekolah dasar di SD Negeri 181 Ceppaga lulus pada tahun 2011. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Libureng dan lulus pada tahun 2014. Pada tahun yang sama pula penulis melanjutkan pendidikan di MA Ma‟had Hadits Al-Junaidiyah Biru lulus pada tahun 2017 kemudian penulis melanjutkan pendidikan di salah satu universitas