BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan
Hasil pengolahan data dengan empat perspektif balanced scorecard untuk melihat kinerja perusahaan dari tahun 2013 sampai 2015
,
menunjukkan bahwa perspektif keuangan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin telah menunjukkan hasil yang cukup memuaskan, karena pada perhitungan ROA dari tahun 2013-2015, telah terjadi penurunan nilai yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kenaikan jumlah Aset dengan jumlah pendapatan, dan pada tahun 2014-2015 terjadi kenaikan yang tidak begitu signifikan tetapi setidaknya tidak mengalami kerugian. Adapun pada perhitungan ROE dan BOPO, tingkat kenaikan nilainya yaitu fluktuatif dimana pada tahun 2014 telah terjadi penurunan dari tahun 2013, tetapi kenaikan terjadi pada tahun 2015, dan kenaikan itu berarti baikbagi perusahaan. Oleh karena itu secara keseluruhan92
kinerja PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin pada perspektif keuangan dapat dikategorikan cukup baik.
Perspektif pelanggan pada PT. Bank Negara Indonesi (Persero) Tbk.
Kantor Cabang Mattoangin dengan menggunakan indeks kepuasan pelanggan mendapatkan hasil yang menyatakan bahwa pelanggan telah puas atas pelayanan yang mereka peroleh dari perusahaan. Baik itu pelayanan fisik maupun pelayanan non-fisik. Sehingga dapat dikatakan bahwa kinerja PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin pada perspektif pelanggan dapat dikatakan baik.
Berdasarkan hasil analisis bahwa pada Perspektif proses bisnis internal pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin sudah melaksanakan proses inovasi, proses operasi dan pelayanan purna jual/jasa.
Meskipun pada proses inovasi pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Kantor Cabang Mattoangin tidak melakukan penelitian untuk mengetahui kebutuhan pelanggan tetapi penelitian tersebut dilakukan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin dan kebijakan dalam mengeluarkan produk baru tersebut merupakan hasil penelitian dari bagian riset perusahaan pusat.
Rantai nilai proses selajutnya adalah Proses operasi. Strategi yang dilakukan oleh perusahaan adalah komitmen untuk selalu mengembangkan dan memberikan pelayanan yan terbaik kepada semua pelanggan perusahaan, memberikan sarana yang nyaman bagi pelanggan, penyampaian produk/jasa kepada pelanggan secara langsung tanpa membutuhkan waktu yang lama.
Proses bisnis internal terakhir adalah pelayanan purna jual pelayanan ini berupa respon/ tanggapan perusahaan atas complain dari pelanggan yang merasa
93
kurang puas terhadap kinerja perusahaan dapat disampaikan langsung kepada karyawan perusahaan dan akan segera ditindaklanjutin oleh pihak perusahaan.
Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin dapat dinilai dari kepuasan karyawan. Dalam hal kepuasan para karyawannyahasil analisis yang dilakukan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin (Persero) Cabang Mattoangin. Menunjukkan bahwa karyawan yang bekerja telah merasa puas atas gaji yang diterima, prestasi kerja, serta pekerjaan yang diperoleh. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kinerja PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan dapat dikategorikan adalah baik.
Tabel 4.14
Rangkuman hasil pengukuran kinerja Bank Negara Indonesia (persero) Tbk.
Kantor Cabang Mattoangin. Berdasarkan Metode Balanced Scorecard Empat
perspektifBalanced Scorecard
Standar /Target Realisasi
94
dikatagorikan puas atau berada dalam
fasilitas sarana dan prasarana.Peningkatan mutu pelayanan bank
Pelatihan diklat pada karyawan
Peningkatan mutu dengan pelatihan karyawan Pelayanan bank sudah sesuai dengan standar pelayanan unit kerja Peningkatan teknologi jaringan kantor yang luas.
4. Perspektif dalam interval antara 590-670 point. kepuasan karyawan. Dengan demikian hasil total persentase kinerja yang dicapai oleh PT. Bank Negara Indonesi (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin. Adalah sebagai berikut:
95
100%
100%
= 87,5%.
Untuk perhitungan total persentase kinerja yang dicapai PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin, ditetapkan standar adalah sebagai berikut:
1. Sangat baik : 80 -100% standar yang ditetapkan 2. Baik : 60 – 80% daristandar yang ditetapkan 3. Cukup : 40 – 60% dari standar yang ditetapkan 4. Kurang : 20 -40% dari standar yang dsitetapkan 5. Tidak baik : 0 – 20% dari standar yang ditetapkan
Dari hasil perhitungan diatas, dapat diketahui bahwa persentase kerja yang dicapai oleh PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin, melalui pendekatan Balanced Scorecard adalah sebesar 87,5% dari tolak ukur yang digunakan untuk melakukan pengukuran kinerja. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin.
Secara keseluruhan berada pada batas antara sangat memuaskan atau dikatakan sangat baik.
Hasil ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh M. Ikhwan
&Maulana Heruddin (2018), dan Prisantyo siswo Nugroho (2018) yang menyatakan bahwamelalui perspektif keuangan nilai ROA yang diperoleh Cukup Baik.
Sementara pada perspektif pelanggan degan menggunakan indeks kepuasan pelanggan hasilnya menunjukkan bahwa pelanggan puas atas layanan yang diberikan, untuk proses bisnis internal mengenai inovasi dikatagorikan baik dan sedangkan pembelajaran dan pertumbuhan menunjukank bahwa indeks kepuasan
96
karyawan berada pada katagori puas. Tetapi hasil, penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilkukan oleh Putu Ayu Titha dkk, (2018) yang menyatakan bahwa kinerja perusahaan perspektif keuangan, perspektif pelanggan, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan adalah baik, sedangkan pada perspektif proses bisnis internal adalah cukup baik. Hal ini membuktikan bahwa kinerja perspektif proses bisnis internalnya dan dari keempat perspektif balanced Scorecard, diharapkan dapat berkontribusi dalam pengukuran kinerjanya.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengukuran kinerja perusahaan dengan BalancedScorecard pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor
97
Cabang Mattoangin telah menunjukkan hasil yang sangat baik, setelah dinilai dengan menggunakan Rumus Total persentase kerja. Dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Perspektif keuagan:Dari hasil perhitungan dari tahun 2013 sampai 2015, dapat dilihat bahwa ROA meningkat ditahun 2014 sebesar 0,54%
sedangkan mengalami penurunan pada tahun 2013 dan 2015 sebesar 0,05% dan 0,05%. Hasil perhitungan ROE adalah mengalami peningkatan pada tahun 2014 sebesar 1,18% sedangkan mengalami penurunan pada tahun 2013 dan 2015 sebesar 1,04% dan 0,98%.
Sedangkan hasil perhitungan dari BOPO adalah mengalami penurunan pada tahun 2014 sebesar 1,50% dan mengalami peningkatan pada tahun 2013 dan 2015 sebesar 1,54% dan 1,86%.
2. Perspektif pelanggan: Kinerja PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Kantor Cabang Mattoangin memberikan hasil yang cukup baik karena mampu memberikan kepuasan kepada pelanggan.hal ini dapat dilihat dari pengisian koesioner yang dibagikan kepada pelanggan untuk megukur tingkat kepuasan pelanggan yang menunjukkan hasil yang sangat baik.
3. Perspektif Bisnis Internal:dalam perspektif ini, pengukuran yang dilihat dari tiga bagian yaitu proses pertama inovasi yang dimana inovasi bank tersebut dalam tahap pengembangan sehingga dilakukan secara bertahap, proses kedua adalah proses operasional (pelayanan) yang diberikan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin meliputi promosi, pemberian suku bungan serta sosialisasi untuk meningkatkan dana, serta proses ketiga adalah layanan purna jasa
66
98
yang dilakukan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin adalah dengan promosi melaluai pemasaran, sosialisasi masyarakat, maupun sekolah, serta peningkatan teknologi jaringan kantor yang luas.
4. Perspekif pembelajaran dan pertumbuhan: umumnya karyawan merasa puas bekerja pada perusahaan namun PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin harus tetap melakukan perubahan-perubahan agar tingkat kepuasan karyawan tercapai.
Sedangkan indeks pembelajaran dan pertumbuhan dengan peningkatan program-program yang dilakukan perusahaan untuk para karyawannya sudah mencapai bahkan melebihi target yang diharapkan.
B. Saran
Beberapa saran yang dapat diberikan penulis berdasarkan hasil penelitian adalah:
1. Perusahaan harus terus mempertahankan bahkan harus meningkatkan kinerjannya pada tahun-tahun yang akan datang, ini dikarenakan dari 8 (delapan) tolak ukur yang digunakan hanya 7 (tujuh) yang mampu dicapai bahkan melebihi standar / target. Dari 7 (tujuh) tolak ukur yang memenuhi kriteria pencapaian kinerja, dan 2 (dua) berada dalam standar yang ditetapkan. Ini menunjukkan bahwa perusahaan PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin belum mencapai hasil yang maksimal walaupun kinerja yang dicapai oleh perusahaan dapat diakatagorikan baik.
2. Perusahaan harus menekan biaya yang digunakan dalam mengasilkan layanan jasa. Karena dengan mengifiesienkan baiaya tanpa mengurangi
99
kualitas dari produk-produk yang ditawarkan sehingga laba yang dihasilkan akan lebih besar.
3. Perusahaan harus terus berusaha mempertahankan hubungan baik dengan customer bahkan lebih meningkatkan hubungan baik tersebut.
Dengan cara memperhatikan poin-poin yang ada dalam koesioener yang dianggap kurang oleh costomer. Dengan memperbaiki aspek-aspek yang dianggap kurang oleh coustomer maka diharapkan coustomer akan lebih lebih puas dan indeks kepuasan coustomer akan meningkat, ini tentunya akan meningakatkan pendapatan perusahaan.
4. Karyawan sebagai salah stakolder dalam perusahaan sehingga harus bisa diberdayakan, ditingkatkan kemapuannya untuk kemajuan perusahaan. dalam hal ini perusahaan harus bisa melakukan improvment terhadap faktor-faktor yang menjadikan karyawan lebih inovatif dan kreatif untuk bisa belajar dalam perusahaan. ini karena karyawan merupakan modal perusahaan pertumbuhan dalam jangka panjang.
100
DAFTAR PUSTAKA
Antari, Y., & Sudana. (2016). A review of balanced scorecard framework in higher education intitution (HEIs). internet review of management and marketing, 15 (3), 26-35.
Ayu, P., & Bagus, I. (2018). Analisis Pengukuran Kinerja Perusahaan dengan Menggunakan Konsep Balance Scorecard Pada PT. BPR Sari Sedana.
E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 22 (2).
Dincer, H., Umit, H., & Serhat, Y. (2016). Balance Scorecard-based PerformanceAssesment of Turkish Sector With Analytic Network Process. Journal of Decision Sciences Application, 1, 1-21.
kaplan, r., & david, n. (2000). Balanced Scorecard: menerapkan strategi menjadi aksi. jakarta: erlangga.
Kasmir. (2014). Dasar-dasar Perbankan. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.
Lasdi, & Lodovicus. (2002). Balanced Scorecard Sebagai Kerangka Pengukuran KAlidade, B., & Ghasemi, M. (2015). Rangking The Branchers of BankSeph of Sistan Baluchistan Using Balanced Score and Fuzzy Multi-Attribute Decision Making Methoads. Research Journal of Recent
Science , 4 (1), 17-24.
Mulyadi. (2001). Balance Scorecard: alat manajemen kontemporer untuk pelipatgandaan kinerja keuangan perusahaan, edisi pertama. jakarta:
salemba empat.
Oye Baeng To. (1991). Sejarah Kebijakan Moneter Indonesia. Jakarta: LPPI.
Putra, A., pibadadiyono, & sutopo. (2017). analisis pengukuran kinerja perusahaa dengan menggunakan metode balanced scorecard untuk mencapai tujuan strategis perubahan pada PT. mayora indah. jurnal manajemen branchmark, 3 (3).
Sandra, J. (2018). evaluasi pengukuran kinerja dengan pendekatan balance scorecard (studi pada PT BNI (persero),Tbk). majalah ilmiah bijak, 15 (1), 52-67.
Sari, & Putri. (2014). Measuring Hotel performance: usig a balanced scorecard perspectives approch. internsional journal of hospitality management, 34, 150-159.
Sugiono. (2017). metode penelitian. bandung: alfabeta.
101
Sukma, P., & Ayu, K. (2013). Penilaian Kinerja Berbasis Balaced Scorecard Pada Pada Bank Utama. E-Jurnal Akuntansi, 5 (2), 497-515.
Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbangkan Sebagaimana Telah Diubah Dengan Udang-Undang No. 10 Tahun 1998
Widnyani, A., & Surdana, A. (2017). Anaisis Komparatif Kinerja PT.Ena Dive Center dan PT. Nusa Dua Wisata Tirta: Prepektif Balanced Scorecard.
E-jURNAL Akuntansi Universitas Udayana, 21 (2), 1-72-1100.
102
RIWAYAT HIDUP
Yuliani Rahma Wati, panggilan Yuli lahir di Rora pada tanggal 2 juli 1996 anak ke dua dari dari pasangan suami istri bapak Sirajuddin A.Bakar dan Ibu Arina. Penulis menempuh pendidikan pertama di sekolah dasar di SD Negeri 14 Dompu mulai tahun 2003 sampai dengan tahun 2009, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 7 IT Dompu pada tahun 2009 sampai dengan tahun 2012, kemudian melanjutkan pendidikan tingkat SMA di Madrasah Aliyah Negeri Kandai II Dompu pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2015, kemudian melanjutkan keperguruan tinggi dengan mengambil jurusan/program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar.
103
L A M
P
I
R
A
N
104
REKAPITULASI JUMLAH BALANCED SCORECARD
tahun Jumlah Pendapatan
Jumlah Aset
2013 Rp. 19.058,281 Rp.
386.654,815
0,05% ROA
2014 Rp. 22.376,301 Rp.
416.573,708
0,54%
2015 Rp. 25.560,196 Rp.
508.595,288
0,05%
tahun Jumlah Pendapatan
Modal
2013 Rp. 9.440,904 Rp. 9.054,807 1,04% ROE
2014 Rp. 10.715,356 Rp. 9.054,807 1,18%
2015 Rp. 8.872,380 Rp. 9.054,807 0,98%
tahun Jumlah biaya Jumlah
105
operasional pendapatan
Operasional
2013 Rp. 14.572,688 Rp. 9.440,904 1,54% BOP0
2014 Rp. 16.103,374 Rp. 10.715,358 1,50%
2015 Rp. 16.509,898 Rp. 16.509,898 1,86%
106
PERTANYAAN DALAM WAWANCARA
Pengukuran kinerja perspektif bisnis internal adalah perspektif proses internal terkait dengan perspektif tantai nilai yang menggunakan pengembangan program layanan, perbaikan sistem operasional, dan peningkatan kualitas proses pelayanan demi tercapainya tujuan yaitu: kepuasan pelanggan/nasabah
Pertanyaanya yaitu:
1. Bagaimana tahap inovasi pada PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin?.
2. Bagimana prose atau pelayanan pada PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin?.
3. Bagaimana layanan purna jasa pada PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin?.
107 Hal : Permohonan Pengisian Kuesioner Yth. Bapak/Ibu Responden
Dengan Hormat,
Saya yang bertandatangan di bawah ini:
Nama : Yuliani Rahma Wati Nim : 105 730 534 715 Jurusan : Akuntansi
Mengajukan permohonan pengisian kuesioner yang akan digunakan sebagai sumber data dalam penelitian yang berjudul “Evaluasi Pengukuran Kinerja Bank Dengan Pendekatan Balanced Scorecard pada PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin.
Sesuai dengan judul penelitian tersebut, objek penelitian ini adalah, Balanced Scorecard. untuk mendukung penelitian ini, saya mengharapkan bantuan bapak/ibu untuk mengisi koesioner yang saya lampirkan bersama dengan surat ini.
Akhir kata, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan kesediaa Bapak/Ibu yang telah meluangkan waktunya dalam pengisian koesioner ini.
Waasalamualaikum wr.wb
Kuesioner ini digunakan untuk keperluan akademis, oleh karena itu saya mengharapkan kejujuran dalam pengisian kuesioner. Saya menjamin kerahasiaan dari semua pendapat / opini / jawaban yang bapak / ibu berikan dalam kuesioner terlampir sesuai dengan etika penelitian.
108 Lampiran 1 : Kuesioner Penelitian IDENTITAS RESPONDEN
Beritanda ( √ ) pada identitas pengenal Bapak,/Ibu/Saudara
Nama Lengkap ………....
...
Jenis Kelamin ☐Laki-laki ☐Wanita
Usia ☐20 – 25 tahun
☐25 – 30 tahun
☐30 – 35 tahun
☐35 – 40 tahun
Status Kawin Belum kawin
PendidikanTerakhir
☐Tidak Sekolah
☐SD
☐SMP
☐ SMA/SMK
☐Diploma (D3)
☐Sarjana (S1)
☐PNS
☐ Lainnya,…
Cara Pengisian Kuesioner :
Bapak/Ibu/Saudara/i cukup memberikan tanda silang (√) pada pilihan jawaban yang tersedia sesuai dengan pendapat Bapak/Ibu/Saudara/i. Setiap pernyataan mengharapkan hanya ada satu jawaban. Setiap angka akan mewakili tingkat kesesuaian dengan pendapat Bapak/Ibu/Saudara/i. Skor/Nilai jawaban adalah sebagai berikut:
Skor/Nilai 1 : Sangat Tidak Setuju (STS) Skor/Nilai 2 : Tidak Setuju (TS)
Skor/Nilai 3 : Kurang Setuju (KS) Skor/Nilai 4 : Setuju (S)
Skor/Nilai 5 : Sangat Setuju (SS)
109
DAFTAR PERYATAAN
Perspektif pelanggan
No.
Peryataan
Jawaban Ket
STS TS KS CS S SS
1.
Anda merasa puas atas pelayanan yang diberikan oleh PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk.
Kantor Cabang Mattoangin.
2. Kemudahan akses inforamasi mengenai jasa yang ditawarkan oleh PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin.
3. Penetapan harga atas jasa yang ditawarkan oleh PT. Bank Negara Indoneisa (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin
4. Variasi jasa yang ditawarkan oleh
PT. Bank Negara Indonsia
(persero) Tbk. Kantor Cabang
Mattoangin. Telah sesuai dengan
kebutuhan anda sebagai
110
pelanggan.
5. Kemapuan PT. Bank Negara Indonsia (persero) Tbk. Kantor Cabang Mattoangin. Dalam menyelesaikan keluhan pelanggan.
Perspektif Pembelajaran Dan Pertumbuhan
No.
Peryataan
Jawaban Ket
STS TS KS CS S SS
1.
Perusahaan selalu memperhatikan dan menyediakan fasilitas untuk mendukung pekerjaan setiap karyawan
2. Program kompensasi diberikan untuk menunjang apresiasi karyawan berprestasi.
3. Karyawan diberikan kemudahan untuk mengakses informasi yang dibutuhkan
4. Perusahaan melakukan
111