BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
E. Pembahasan Hasil Penelitian
Pada penelitian ini penulis bertindak sebagai guru IPA dalam pembelajaran active learning dengan strategi index card match di SD Bakti Mulya 400 Jakarta Selatan. Di awal pertemuan pertama guru memberikan penjelasan kepada siswa tentang prosedur pembelajaran active learning dengan strategi index card match pada konsep energi dan penggunaannya yang akan digunakan hal ini dimaksudkan supaya siswa memperoleh pemahaman mengenai strategi pembelajaran tersebut sehingga dalam pelaksanaannya tidak menyimpang dari tujuan yang hendak dicapai. Peneliti menjadi guru didalam pelaksanaan pembelajaran sebagai motivator dan fasilitator dari proses kegiatan belajar mengajar yang belum dimengerti siswa.
Langkah-langkah dalam pembelajaran active learning dengan strategi
index card match terlebih dahulu guru membuat potongan-potongan kertas sebanyak siswa yang ada didalam kelas eksperimen menjadi dua bagian yang sama, guru menulis pertanyaan dari separuh bagian yang telah disediakan dan
54
menulis jawaban dari separuh kertas lainnya, kemudian guru mencampur antara pertanyaan dengan jawaban secara dikocok dan membagikan kepada siswa satu persatu serta menjelaskan kepada siswa bahwa aktivitas ini dilakukan secara berpasangan, siswa kemudian mencari pasangan dari pertanyaan dengan jawaban yang benar yang telah diberikan, setelah menemukan pasangan siswa diminta untuk menjelaskan antara pertanyaan dan jawaban dari kartu berpasangan yang mereka dapat dan dilakukan secara bergantian dengan pasangan siswa lainnya dan mencari kesimpulan bersama-sama dengan guru. Hal ini sejalan dengan penelitian Si Ngurah Putu Suta Prawira, Siti Zulaikha, I Gst Agung Oka Negara bahwa strategi pembelajaran aktif tipe Index Card Match dapat melatih pola pikir siswa karena dengan strategi ini siswa dilatih memahami dan mempelajari suatu konsep atau topik melalui pencarian kartu jawaban atau soal, lalu mendiskusikan hasil pencarian pasangan kartu yang sudah cocok oleh siswa bersama-sama dengan guru.1
Melalui kegiatan strategi pembelajaran aktif tipe index card match
melibatkan peran siswa secara aktif dalam pembelajaran untuk menemukan konsep atau prinsip materi pembelajaran dan siswa juga dapat mengembangkan kemampuan berpikir dan kreatifitas ilmiah secara optimal karena siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini juga diperkuat oleh Hisyam Zaini staregi index card match
merupakan salah satu cara yang pasti untuk membuat pembelajaran tetap melekat dalam pikiran dengan meninjau kembali apa yang telah dipelajari sebagai aktivitas yang menyenangkan.2 Peran guru pada kelas eksperimen lebih banyak menjadi fasilitator guru berusaha menciptakan dan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa, guru juga sebagai motivator berupaya untuk mendorong dan menstimulasi siswa agar dapat melakukan perbuatan belajar.
1
Si Ngurah Putu Suta Prawira, Siti Zulaikha, I Gst Agung Oka Negara, Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Index Card Match Terhadap Hasil Belajar Ips Siswa SD, e Journal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD, Vol: 2 No: 1 Tahun 2014
2
Mel Siberman, Active Learning:101 cara belajar siswa aktif (Bandung:Nusamedia. 2011). Cet.ke-4. h. 249
Adapun proses pembelajaran kelas kontrol mendengarkan penjelasan guru melalui metode ceramah, kurangnya konsentrasi siswa dalam belajar sehingga siswa terlihat jenuh dan bosan pada saat pembelajaran, beberapa siswa juga terlihat asyik mengobrol dengan teman sebangkunya ketika guru menjelaskan materi pembelajaran, dan ada beberapa siswa yang asyik menggambar ketika guru sedang menjelaskan materi pelajaran. Hal ini disebabkan karena penggunaan metode konvensional (ceramah) didalam pembelajaran kurang efektif dan efisien, terlihat aktivitas siswa mulai jenuh dan bosan karena pembelajaran yang monoton guru hanya menjelaskan dengan metode konvensional (ceramah). Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Aprilia Diah Rahmawati, Alvi Rosyidi dan Riezky Maya Probosari bahwa penyajian kegiatan pembelajaran yang monoton dan kurang bervariasi menimbulkan kejenuhan siswa serta membuat motivasi belajar siswa menjadi rendah terhadap materi ekosistem dalam kegiatan pembelajaran.3 Hal ini senada dengan penelitian Haryanto bahwa proses pembelajaran berlangsung kurang menarik guru hanya berinteraksi dengan beberapa siswa sedangkan siswa yang lain asyik bercanda, bermain benggong, mengantuk, dan ada beberapa siswa keluar kelas.4
Setelah kedua kelas diberi perlakuan yang berbeda, yang mana kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan menggunakan pembelajaran
active learning dengan strategi index card match dan kelas kontrol diberikan perlakuan dengan menggunakan metode ceramah, diperoleh hasil yang berbeda pada nilai posttest kedua kelas. Pada nilai posttest kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan pembelajaran active learning dengan strategi
index card match menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol yang diberi perlakuan dengan menggunakan metode ceramah.
Perbedaan rata-rata hasil belajar IPA antara kedua kelas menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pembelajaran active learning dengan strategi index
3
Aprilia Diah Rahmawati, Alvi Rosyidi dan Riezky Maya Probosari, Hasil Belajar Biologi Menggunakan Strategi Pembelajaran Aktif Index Card Match Ditinjau Dari Motivasi, Jurnal Pendidikan Biologi, Volume 3, No.3, 2011.
4
Haryanto, Pengaruh Strategi Pembelajaran Aktif Card Sort Dan Index Card Mat\ch
Terhadap Prestasi Belajar Getaran Dan Gelombang, Jurnal Pendidikan Fisika IKIP PGRI Semarang, JP2F, Volume 2, No.2, 2011
56
card match lebih baik dibandingkan pembelajaran dengan metode ceramah. Karena berdasarkan nilai rata-rata posttest yang diperoleh pada kelompok eksperimen adalah 77,72, sedangkan rata-rata nilai posttest yang diperoleh pada kelompok kontrol adalah 55,77. Dari data tersebut menunjukkan bahwa nilai
posttest yang diperoleh kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan dengan nilai postes kelompok kontrol, hal ini menunjukkan adanya pengaruh pembelajaran active learning dengan strategi index card match terhadap hasil belajar IPA siswa..
Berdasarkan pengujian hipotesis nilai posttest diperoleh nilai perbandingan antara pembelajaran active learning dengan strategi index card match dan hasil belajar IPA pada konsep energi dan penggunaannya, = 3,20. Sedangkan untuk mengetahui maka dikonsultasikan pada untuk taraf signifikansi 5% (α = 0,05) dengan derajat kebebasan (df = 22 + 22 – 2 = 42) diperoleh harga ttabel sebesar 1,68. Jika dibandingkan dengan maka lebih besar dari ( > ). Karena thitung > ttabel (3,20 > 1,68)
maka Ho ditolak yang berarti ada pengaruh yang signifikan strategi index card match terhadap hasil belajar.
Pengaruh strategi index card match terhadap hasil belajar disebabkan karena strategi index card match membuat siswa cenderung lebih memperhatikan tujuan pembelajaran yang disampaikan oleh guru, siswa cenderung lebih banyak menjawab pertanyaan dan mengeluarkan pendapat pada saat pembelajaran, siswa juga lebih cenderung terlihat lebih aktif dan semangat didalam belajar. Hal ini disebabkan karena penggunaan strategi index card match didalam pembelajaran membuat siswa menjadi lebih aktif, menumbuhkan rasa ingin tahu, minat dan motivasi bertambah sehingga siswa lebih memaknai pembelajaran yang menyenangkan secara langsung dengan mendengar, melihat, melakukan dan berdiskusi. Hal ini sejalan dengan penelitian Si Ngurah Putu Suta Prawira, Siti Zulaikha, I Gst Agung Oka Negara bahwa strategi pembelajaran aktif tipe Index Card Match dapat melatih pola pikir siswa karena dengan strategi ini siswa dilatih memahami dan mempelajari suatu konsep atau topik melalui pencarian kartu
jawaban atau soal, lalu mendiskusikan hasil pencarian pasangan kartu yang sudah cocok oleh siswa bersama-sama dengan guru.5
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan strategi
index card match terhadap hasil belajar. Karena strategi index card match dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada materi energi dan penggunaannya yang dilakukan pada kelas eksperimen memiliki pengaruh yang positif terhadap hasil belajar siswa kelas IV dibandingkan pada kelas kontrol yang tidak menggunakan strategi index card match.