Kelas VII Semester 1 dan 2
HASIL ANALISIS DATA
E. Pembahasan Persepsi Siswa terhadap Pendidikan Karakter
Peneliti menyusun sebuah kuisioner untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pendidikan karakter. Kuisioner ini berisi 30 butir pertanyaan objektif yang menuntut siswa menjawab dengan jujur ketika siswa seakan-akan berada dalam posisi seperti di dalam soal. Piaget (Suparno, 2001: 142) membedakan tiga macam pengetahuan, yaitu pengetahuan fisis, matematis logis, dan sosial. Walaupun ada beberapa persoalan yang belum pernah mereka alami, hasil jawaban siswa cukup menggambarkan bahwa sebenarnya nilai karakter sudah tertanam dalam diri mereka. Karena siswa memiliki pengetahuan matemat is logis, siswa mampu menjawab pertanyaan yang belum pernah mereka alami sesuai dengan pemikiran operatifnya. Untuk beberapa persoalan yang pernah
mereka alami sendiri, siswa telah memiliki pengetahuan sosial yang dibentuk dengan pengalaman siswa terhadap orang lain atau lingkungan sosial.
Berdasarkan hasil jawaban siswa terhadap kusioner mengenai persepsi siswa terhadap pendidikan karakter, peneliti dapat mengelompokkan 18 nilai karakter ke dalam 9 kelompok yang nantinya akan masuk ke dalam modul. Pembagia n kelompok itu mempertimbangkan kemiripan masing -masing nilai dan kedekatan hubungan antara nilai-nilai itu.
Pembahasan persepsi siswa terhadap Pendidikan karakter adalah sebagai berikut:
1. Nilai Religius
Nilai religius terkandung dalam soal kuisioner nom er 1 dan nomer 2. Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika
melihat orang sukses dan memiliki kekuasaan kemudian memberi berbagai bantuan untuk membangun tempat ibadah atau membangun jalan dengan meminta agar dibuatkan prasasti untuk
tanda tangan sebagai donatur adalah sifat ...” sebagaian besar siswa
menjawab pilihan “sombong karena suka menonjolkan diri.
Jawaban yang pilih siswa sudah sesuai dengan j awaban yang dikehendaki peneliti, namun presentase pilihan j awaban siswa belum mencapai 50%. Berdasarkan pernyataan tersebut peneliti menyusun indikator baru yang berbunyi mengagumi kebesaran
Tuhan melalui membantu sesama dengan ikhlas untuk meningkatkan nilai religius siswa.
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “Tuhan adalah
pencipta alam semesta beserta segala isinya dengan maksud untuk memberi sumber penghidupan kepada seluruh umat manusia. Oleh
karena itu …” kebanyakan siswa memilih jawaban “Pemanfaatan alam beserta isinya diperbolehkan sebanyak -banyaknya asal diimbangi dengan konservasi dan rehabilitasi agar alam tidak rusak. Jawaban siswa sudah sesuai dengan jawaban yang dikehendaki peneliti, namun presentasenya belum mencapai 50%. Berdasarkan pernyataan tersebut pene liti menyusun indikator baru yang berbunyi mensyukuri kebesaran Tuhan dengan menjaga seluruh alam semesta beserta isinya untuk meningkatkan nilai religius siswa.
2. Nilai Kejujuran
“Ketika ada anak mencuri mangga di kebun tetangga kemudian ditangkap pemilik kebun, anak tersebut tidak boleh dikatakan sebagai pencuri karena perbuatan mereka adalah gejala umum pada anak-anak. Menurut pendapat saya ...” pilihan paling
banyak dijawab siswa adalah “Betapa pun kecilnya nilai barang
yang dicuri, mengambil barang bukan miliknya tetap saja perbuatan mencuri. Oleh karena itu, anak tetap harus dikenai sanksi, meskipun bukan dipenjara. Jawaban yang dipilih siswa
sudah sesuai dengan jawaban yang diinginkan peneliti. Berdasarkan pernyataan tersebut , peneliti menyusun indikator baru, yaitutidak mencuri untuk mendapatkan sesuatu.
Ketika dihadapkan dengan pernyataan “Dalam cerita lama, ada seorang lelaki perkasa yang ingin mengusir penjajah dari Nusantara. Dalam perjuangannya, dia merampok dan mencuri di rumah orang kaya tetapi hasil rampokan atau hasil mencurinya tidak digunakan untuk kepentingan sendiri tetapi dibagikan kepada orang-orang miskin untuk mencari simpati atas perjuangannya. Persepsi Anda terhadap tokoh tersebut adalah ....” jawaban siswa yang paling banyak memilih “Dia tetap sebagai penjahat.
Perjuangan hanya dipakai sebagai dalih untuk menghalalkan perbuatan jahatnya. Jawaban siswa sudah sesuai dengan jawaban yang dikehendaki peneliti. Berdasarkan pilihan siswa tersebut, peneliti menyusun indikator membantu orang lain dengan cara yang baik.
Saat siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika Anda menemukan barang di jalan (misalnya tas berisi uang jutaan rupiah, STNK, HP), pada saat itu tidak seorangpun mengetahui barang yang Anda temukan. Yang Anda lakukan adalah...”, siswa memilih jawaban terbanyak “. Anda serahkan barang tersebut kepada pihak
kepolisian agar dicari siapa pemiliknya. Jawaban yang dipilih siswa sudah sesuai dengan jawaban yang dikehendaki peneliti.
Melihat jawaban yang dipili h siswa, peneliti menyusun indikator barumengembalikan barang yang ditemukan di jalan.
3. Nilai Toleransi
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika berdiskusi, teman Anda berbeda pendapat dengan Anda, padahal pendapat teman Andalah yang benar. Dengan keadaan seperti itu, sikap Anda dalam berdiskusi adalah ...”, pilihan terbanyak siswa adalah “Secara jujur mengakui bahwa pendapat teman Andalah yang benar.”. Jawaban yang dipilih siswa sudah sesuai dengan
jawaban yang dikehendaki peneliti. Berdasarkan pernyataan tersebut, peneliti menyusun indikator menghargai perbedaan
pendapat dan mempersilakan teman beragama lain untuk
melaksanakan kewajiban aga manya.
4. Nilai Kedisiplinan
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyatan “Ketika Anda sedang berdiskusi, Anda mengetahui bahwa jalannya diskusi mulai menyimpang dari topik. Agar diskusi kembali pada topik yang
dibicarakan, sikap Anda adalah … ”, pilihan terbanyak siswa pada
pilihan “Menunggu sampai orang lain selesai berbicara kernudian menyela untuk minta waktu agar diskusi kemb ali pada topik yang
dibicarakan”. Jawaban yang dipilih siswa sudah sesuai dengan
siswa tersebut, peneliti menyusun indikator melaksanakan kegiatan sesuai dengan aturan.
5. Nilai Kerja Keras
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “Setiap hari Anda selalu mendapat PR dari Bapak atau lbu guru. Pada suatu saat, ada PR yang belum selesai Anda kerjakan padahal Anda merasa sudah sangat lelah tetapi besuk pagi harus dikumpulkan. Menghadapi keadaan seperti itu sikap Anda adalah ...”, siswa
menjawab “Saya tetap akan kerjakan tugas sampai selesai dan benar meskipun dengan berbagai risi ko.” Jawaban yang dipilih
siswa sudah sesuai dengan jawaban yang diinginkan oleh peneliti. Berdasarkan jawaban pilihan siswa, peneliti menyusun indikator nilai kerja kerasmenyelesaikan tanggung jawab sampai tuntas.
Ketika siswa kembali dihadapkan dengan p ernyataan
“Untuk mencapai cita-cita saya sudah bertekad seperti dalam peribahasa "sekali layar terkembang pantang surut sebelum sampai pangai anjungan". Hal ini berarti ....”, siswa menjawab “Seberat apa pun tugas atau pekerjaan yang saya terima, pasti aka n saya selesaikan tepat waktu”. Jawaban yang dipilih siswa sudah sesuai
dengan jawaban yang diinginkan oleh peneliti. Berdasarkan jawaban siswa tersebut peneliti menyusun indikator nilai kerja keras menjadipantang menyerah sebelum pekerjaan selesai.
6. Nilai Kreatif
Ketika siswa kembali dihadapkan dengan pernyataan “Saya akan mulai belajar menulis. Agar tulisan yang saya buat tidak mengulang pendapat orang lain, usaha yang saya lakukan adalah, kecuali...”, pilihan terbanyak siswa jatuh kepada pilihan “Meniru gaya penulis lain yang sudah terkenal”. Jawaban siswa sudah sesuai
dengan jawaban yang diinginkan peneliti, namun presentase pemilih belum lebih dari 50%. Maka untuk meningkatkan penguasaan nilai karakter siswa peneliti menyusun indikator
menciptakan hal baru dari pemikiran pribadi.
7. Nilai Mandiri
Saat siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika ada tugas atau tanggung jawab, bekerja kelompok dengan teman ternyata lebih mudah penyelesaiannya. Namun, bukan berarti bahwa saya bergantung pada orang lain”, Siswa menjawab “Dalam kerja kelompok, masing-masing tetap memiliki tugas dan tanggung jawab sendiri-sendiri atas penyelesa ian tugas dan tanggung
jawabnya”. Jawaban siswa sudah sesuai dengan jawaban yang
dikehendaki peneliti. Berdasarkan jawaban tersebut, peneliti menyusun indikator nilai karakter mandiri yang berbunyi tidak bergantung pada orang lain saat menyelesaikan tugas.
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika saya menemukan kata atau istilah sukar, agar tidak keliru memberi
makna, usaha yang saya lakukan adalah ...”, siswa menjawab sesuai dengan jawaban yang diinginkan peneliti, yaitu “Membuka kamus dan mencari arti kata atau istilah yang tepat”. Jawaban yang dipilih siswa sudah sesuai dengan jawaban yang dikehendaki peneliti, namun belum mencapai presentasi 50%. Berdasarkan jawaban siswa, peneliti menyusun indikator mencari sendiri pemecahan suatu masalah.
8. Nilai Demokratis
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika dilaksanakan pemilihan ketua kelas, agar program kerja kelas dapa t berjalan lancar, saya lebih senang jika pemilihan ketua kelas dilakukan dengan cara ....”, siswa memilih jawaban “Pemilihan
berdasarkan suara terbanyak”. Jwaban yang dipilih siswa sudah
sesuai dengan jawaban yang dikehendaki peneliti. Berdasarkan jawaban tersebut, peneliti menyusun indikator yang berbunyi
berpandangan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk berkreasi.
9. Nilai Rasa Ingin Tahu
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “Pada saat membaca buku dan saya tidak paham yang dimaksud oleh penulisnya, usaha yang saya lakukan adalah, kecuali...”, siswa memilih jawaban “Menebak sendiri maksud penulis”. Jawaban siswa sudah sesuai dengan jawaban yang dikehendaki peneliti,
namunpresentase pemilih belum mencapai 50%. Maka untuk meningatkan penguasaan nilai rasa ingin tahu siswa peneliti menyusun indikator selalu berusaha untuk mengetahui informasi terbaru.
10.Nilai Semangat Kebangsaan
Pada saat siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika bangsa lain berusaha melecehkan bangsa lndonesia, sikap yang
saya lakukan adalah …”, siswa memilih jawaban “Membuktikan melalaui karya nyata bahwa bangsa saya tidak serendah yang dikatakan oleh bangsa lain”.
Ketika siswa kembali dihadapkan dengan p ernyataan nilai
semangat kebangsaan “Membalas ejekan bangsa lain dengan cara membakar simbol bangsa lain adalah sikap yang tidak beradab dan tidak akan mengubah apa -apa. Pernyataan seperti itu adalah, kecuali ...”, siswa menjawab “Wajar saja sebagai luapan emosi”. Jawaban siswa terhadap pernyataan pertama dan kedua sudah sesuai dengan jawaban yang dikehendaki peneliti, maka peneliti menyusun inikator membela bangsa dengan bertindak positif untuk menghindari pandangan negatif dari bangsa lain.
11.Nilai Cinta Tanah Air
Pada saat siswa dihadapkan dengan pernyataan
“Kekaguman seseorang terhadap keindahan Pulau Dewata dan selalu ingin mengunjungi adalah salah satu bukti perwujudan rasa
cinta terhadap tanah air. Pernyataan tersebut adalah”, siswa
memilih jawaban “Benar karena salah satu wujud cinta tanah air adalah menyenangi keragaman budaya suatu bangsa”. Jawaban
siswa sudah sesuai dengan jawaban yang dikehendaki peneliti.Berdasarkan jawaban pilihan siswa peneliti menyusun indikator mengagumi keindahan alam di sekitar tempat tinggal atau di negara sendiri.
Ketika dihadapkan dengan pernyataan “Suka menyusuri gua-gua alami di berbagai wilayah di Indonesia dan kemudian kagum atas adanya stalaktit dan stalakmit di da lam gua adalah wujud cinta tanah air. Pernyataan tersebut adalah, kecuali ....”. siswa memilih jawaban “Kalau hanya berhenti pada ka gum tidak akan mengubah apa-apa”. Jawaban yang dipilih siswa sudah sesuai
dengan jawaban yang diharapkan peneliti. Berdasark an pernyataan tersebut peneliti menyusun indikator mengunjungi tempat wisata alam di sekitar tempat tinggal atau di negara sendiri.
Pada saat siswa dihadapkan dengan pernyataan “Kesukaan untuk menggunakan produk dalam negeri adalah perwujudan konkret rasa cinta tanah air. Pernyataan tersebut sejalan dengan ...”, siswa memilih jawaban “Menyenagi keragaman budaya dan seni lndonesia”. Jawaban siswa sudah sesuai dengan jawaban yang
diharapkan oleh peneliti. Untuk nilai cinta tanah air peneliti menyusun indikatormenggunakan produk dalam negeri.
12.Nilai Menghargai Prestasi
Pada saat siswa dihadapkan dengan pernyataan "Saya bangga sebagai anak seorang petani. Ayahku petani tekun dan kreatif. Ketika orang lain tergila -gila menanam singkong, Ayahku justru menanam cengkih. Ternyata, 70 tahun kemudian hasil panen cengkih mencukupi untuk membiayai pendidikan kakak dan adik -adikku sampai Perguruan Tinggi". Pernyataan tersebut adalah ....”, siswa memilih jawaban “Sikap positif yang menghargai prestasi yang dicapai oleh orang tuanya”. Jawaban siswa sudah sesuai
dengan jawaban yang diharapkan peneliti, namun presentase siswa yang memilih belum mencapai 50%. Untuk meningkatkan presentase siswa, peneliti membuat indikator termotivasi oleh prestasi yang diraih oleh orang lai n.
Pada saat siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika aku duduk di bangku SMP, aku ingin sekali memiliki jam tangan. Keinginan itu aku sampaikan kepada ayah. Tetapi ayah justru mengatakan, "Kalau kamu pengin jam tangan, buat saja pembibitan cengkih, tahun depan kamu pasti bisa membeli jam tangan". Setahun kemudian setelah hasil pembibitan cengkihku berhasil, tiba-tiba ayoh mengajakku ke kota untuk membeli jam tangan". Pernyataan yang tepat untuk cerita di atas adalah, kecuali ...”, siswa memilih jawaban “Ayahku adalah orang yang pelit’. Jawaban
peneliti menyusun indikator berusaha keras untuk mencapai cita -cita.
13.Nilai bersahabat
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “"Budi senang bergaul dengan teman-teman baik di kelas maupun di luar kelas. Bahkan ketika hari libur, Budi sering berkunjung ke rumah teman -temannya. Budi selalu membawa cerita baru yang menarik untuk diceritakan kepada teman -temannya". Budi adalah anak yang....”, siswa memilih jawaban “Bersahabat dan komunikatif dengan teman-temannya”. Jawaban pilihan siswa sudah sesuai dengan
jawaban yang diinginkan oleh peneliti, sehingga peneliti menyusun indikator batu yang berbunyi berkumpul bersama teman dan melakukan kegiatan bersama untuk menambah keakraban.
Ketika siswa dihadapakn dengan pernyataan ‘Kedekatan Ana dengan guru di sekolah sering dituduh teman -temannya untuk mencari muka agar diberi nilai bagus. Namun, ketiko Ana ditanya, dia menjawab bahwa ketika berbicara dengan Bapak dan lbu guru selalu menanyakan masalah pela jaran yang belum dipahaminya. Ana pun menawarkan agar teman -teman mau sering berdiskusi dengan guru. Cerita itu sebenarnya menggambarkan bahwa Ana adalah ...”, siswa memilih jawaban “Anak yang komunikatif dan
enak diajak bersahabat”. Jawaban pilihan siswa sudah sesuai dengan jawaban yang diharapkan peneliti. Berdasarkan hasil
pilihan siswa, peneliti menyusun indikator bergaul dengan teman atau guru untuk emecahkan suatu masalah.
14.Cinta damai
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “Tema yang menarik untuk menggambarkan cinta damai dalam kehidupan sehari-hari lebih tepat jika dikatakan dalam bentuk ....”, siswa memilih jawaban “Puisi”. Berdasarkan pilihan siswa, peneliti
memasukkan nilai cinta damai ke dalam pem belajaran menulis puisi.
Pada saat siswa dihadapkan dengan pernyataan “Jika teman Anda akan dipukulioleh orang lain, usaha yang kamu lakukan adalah ...”, siswa memilih jawaban “Mendudukan persoalan kemudian masalah diselesaikan secara baik -baik”. Jawaban pilihan
siswa sudah sesuai dengan jawaban yang diharapkan peneliti. Berdasarkan hasil pilihan siswa, peneliti menyusun indikator
menyelesaikan masalah dengan musyawarah.
15.Nilai Gemar Membaca
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “"Gunakan waktu luangmu untuk membaca bacaa n yang bermanfaat!". Pesan tersebut cocok untuk ...”, siswa memilih jawaban “semua siswa”.
Peneliti menyusun indikator baru yang berbunyi membaca informasi di papan pengumuman sekolah saat jam istirahat untuk meningkatkan nilai karakter siswa.
16.Nilai Peduli Sosial
Pada saat siswa dihadapkan dengan pernyataan ‘Ketika ada warga masyarakat yang sedang terkena musibah, langkah pertama yang saya lakukan adalah ...’, siswa memilih jawaban “Mencari tahu musibah apa yang sedang terjadi’. Pilihan jawaban siswa
sudah sesuai dengan j awaban yang diharapkan peneliti, namun presentase pemilih belum mencapai 50%. Berdasarkan pernyataan tersebut peneliti menyusun indikator membantu orang lain yang
sedang terkena musibah agar siswa lebih memahami dan
melaksanakan kegiatan yang mengandung nilai peduli sosial. 17.Nilai Peduli Lingkungan
Pada saat siswa dihadapkan dengan pernyataan “Ketika di kampung ada kerja bakti, dengan suka rela saya ikut bergabung dengan warga masyarakat untuk beker ja. Pernyataan tersebut merupakan bukti nyata bahwa ...”, siswa memilih jawaban “Saya warga masyarakat yang memiliki kepedulian sosial”. Pilihan
jawaban siswa sudah sesuai dengan jawaban yang diharapkan peneliti, maka peneliti menyusun indikator membersihkan lingkungan rumah agar terlihat rapi, bersih, dan indah.
18.Nilai Tanggung Jawab
Ketika siswa dihadapkan dengan pernyataan “"Saya mengajak teman dari kota ke rumah saya di desa. Ketika itu teman saya terseret banjir. Dengan penuh kesadaran aka n risiko bagi saya,
saya langsung terjun ke sungai dan berusaha menolong teman agar dapat diselamatkan nyawanya". Narasi tersebut membuktikan bahwa...”, siswa memilih jawaban “Tindakan yang terpuji dan tanggung jawab meskipun penuh risiko’. Jawaban yang dipilih siswa sudah sesuai dengan jawaban yang diharapkan peneliti. Berdasarkan pernyataan tersebut peneliti meny usun indikator
bertindak sesuai dengan kewajiban.