• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEOR

C. Hakekat Metode Eksperimen

7. Pembelajaran Keterampilan Proses Sains di TK Melalu

Eksperimen

Melatih keterampilan proses sains anak dapat dilakukan menggunakan metode eksperimen dalam kegiatan pembelajaran. Tema-tema pembelajaran dapat dikemas secara bervariasi agar menarik. Pada penelitian ini, metode eksperimen dilaksanakan pada beberapa materi pembelajaran seperti di bawah ini:

a. Memancing ikan dengan magnet

1) Kegiatan pendahuluan

a) Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembelajaran selambat-lambatnya satu hari sebelum kegiatan eksperimen dilaksanakan. Alat dan bahan yang disiapkan adalah:

(1) Ikan dari sponati (2) Peniti (3) Paku (4) Plastik (5) Kapas (6) Benang (7) Magnet

b) Guru menyusun langkah-langkah kerja yang sistematis yang harus dilakukan oleh anak.

61 2) Kegiatan pembelajaran:

a) Kegiatan awal: guru melakukan apersepsi sesuai dengan tema, menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan

pada hari ini. Misalnya: “apakah anak-anak mengetahui apa pekerjaan orangtua kalian?”

b) Kegiatan inti:

(1) Percobaan awal, guru mendemonstrasikan suatu peristiwa atau dengan mengamati fenomena alam. Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Masalah yang harus dipecahkan anak adalah “Apa yang akan terjadi ketika magnet ini didekatkan pada ikan yang ditempeli

peniti dan paku?”;

(2) Anak mengobservasi atau melakukan pengamatan peristiwa yang sedang didemonstrasikan guru;

(3) Anak memprediksi atau meramalkan suatu peristiwa berdasarkan hasil pengamatan;

(4) Anak melakukan percobaan untuk membuktikan prediksi atau dugaan yang telah mereka buat;

(5) Anak mengkomunikasikan hasil temuannya. Anak mengidentifikasi benda yang dapat ditarik magnet yang tertuang dalam LKA dan mewarnai benda-benda yang dapat ditarik magnet; (6) Guru melakukan evaluasi dengan cara mengobservasi keterampilan

62 c) Kegiatan akhir:

(1) Guru melakukan tanya jawab dengan anak mengenai kegiatan eksperimen yang telah dilakukan. Guru mengobservasi keterampilan anak dalam mengkomunikasikan hasil temuannya dalam eksperimen dan memberikan penguatan pada jawaban yang benar dan pembenaran pada jawaban yang kurang tepat.

(2) Guru dan anak menyimpulkan bersama-sama hasil temuan lalu menjawab pertanyaan penelitian yang telah diajukan sebelum

eksperimen: “Jadi, ikan akan tertarik magnet bila magnet

didekatkan pada ikan yang ditempeli peniti dan paku”. Guru

menyebutkan bahan-bahan lain selain peniti dan paku yang dapat ditarik magnet.

b. Mengenal benda terapung dan tenggelam

1) Kegiatan pendahuluan

a) Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembelajaran selambat-lambatnya satu hari sebelum kegiatan eksperimen dilaksanakan. Alat dan bahan yang disiapkan adalah:

(1) Air

(2) Kapal kertas (3) Batu kerikil (4) Pecahan genting

(5) Ikan dari plastik (6) Ikan dari sponati (7) Uang koin (8) Gelas plastik

b) Guru menyusun langkah-langkah kerja yang sistematis yang harus dilakukan oleh anak.

63 2) Kegiatan pembelajaran:

a) Kegiatan awal: guru melakukan apersepsi sesuai dengan tema, menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan pada hari ini. Misalnya: “dengan apakah nelayan pergi melaut? Anak lalu menyebutkan macam-macam peralatan yang digunakan oleh nelayan ketika pergi menangkap ikan?”

b) Kegiatan inti:

(1) Percobaan awal, guru mendemonstrasikan suatu peristiwa atau dengan mengamati fenomena alam. Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Masalah yang harus dipecahkan anak adalah “Apakah yang akan terjadi dengan perahu dari kertas ini bila dimasukkan ke dalam air? Bagaimana dengan batu kerikil dan bahan yang lainnya?”;

(2) Anak mengobservasi atau melakukan pengamatan peristiwa yang sedang didemonstrasikan guru;

(3) Anak memprediksi atau meramalkan suatu peristiwa berdasarkan hasil pengamatan;

(4) Anak melakukan percobaan untuk membuktikan prediksi atau dugaan yang telah mereka buat;

(5) Anak mengkomunikasikan hasil temuannya;

(6) Guru melakukan evaluasi dengan cara mengobservasi keterampilan proses sains anak.

64 c) Kegiatan akhir:

(1) Guru melakukan tanya jawab dengan anak mengenai kegiatan eksperimen yang telah dilakukan. Guru mengobservasi keterampilan anak dalam mengkomunikasikan hasil temuannya dalam eksperimen dan memberikan penguatan pada jawaban yang benar dan pembenaran pada jawaban yang kurang tepat.

(2) Guru dan anak menyimpulkan bersama-sama hasil temuan lalu menjawab pertanyaan penelitian yang telah diajukan sebelum

eksperimen: “Jadi, kapal dari kertas akan terapung ketika

dimasukkan dalam air. Selain perahu kertas, ikan dari plastik dan sponati juga akan terapung. Batu dan uang koin akan tenggelam di

dalam air.” Guru menyebutkan bahan-bahan yang berat cenderung akan tenggelam di dalam air.

c. Mengenal larut dan tidak larut

1) Kegiatan pendahuluan

a) Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembelajaran selambat-lambatnya satu hari sebelum kegiatan eksperimen dilaksanakan. Alat dan bahan yang disiapkan adalah:

(1) Air laut (2) Air tawar (3) Pasir (4) Beras (5) Tepung terigu (6) Garam (7) Ketumbar (8) Gelas plastik

65

b) Guru menyusun langkah-langkah kerja yang sistematis yang harus dilakukan oleh anak.

2) Kegiatan pembelajaran:

a) Kegiatan awal: guru melakukan apersepsi sesuai dengan tema, menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan pada hari ini. Misalnya: pertanyaan “Dimanakah para nelayan bekerja mencari ikan?”

b) Kegiatan inti:

(1) Percobaan awal, guru mendemonstrasikan suatu peristiwa. Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Masalah yang harus dipecahkan anak adalah “tugas kalian adalah mencari kemana ya, perginya garam yang ibu masukkan ke dalam air tadi? Apakah gula

pasir, tepung terigu, pasir, beras, dan ketumbar juga akan “hilang”

ketika dimasukkan ke dalam air dan kita mengaduknya?”;

(2) Anak mengobservasi atau melakukan pengamatan peristiwa yang sedang didemonstrasikan guru;

(3) Anak memprediksi atau meramalkan suatu peristiwa berdasarkan hasil pengamatan;

(4) Anak melakukan percobaan untuk membuktikan prediksi atau dugaan yang telah mereka buat;

66

(6) Guru melakukan evaluasi dengan cara mengobservasi keterampilan proses sains anak.

c) Kegiatan akhir:

(1) Guru melakukan tanya jawab dengan anak mengenai kegiatan eksperimen yang telah dilakukan. Guru mengobservasi keterampilan anak dalam mengkomunikasikan hasil temuannya dalam eksperimen dan memberikan penguatan pada jawaban yang benar dan pembenaran pada jawaban yang kurang tepat.

(2) Guru dan anak menyimpulkan bersama-sama hasil temuan lalu menjawab pertanyaan penelitian yang telah diajukan sebelum

eksperimen: “Jadi, Garam yang dimasukkan ke dalam air tidak ”hilang” tetapi larut di dalam air. Buktinya air yang tadinya tawar

berubah rasanya menjadi asin. Selain garam, gula pasir dan tepung terigu juga larut di dalam air.”

d. Mengenal benda-benda yang menyerap dan tidak menyerap air

1) Kegiatan pendahuluan

a) Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembelajaran selambat-lambatnya satu hari sebelum kegiatan eksperimen dilaksanakan. Alat dan bahan yang disiapkan adalah:

(1) Air (2) Gabah (3) Tissu (4) Plastik (5) Kain (6) Kertas

67

b) Guru menyusun langkah-langkah kerja yang sistematis yang harus dilakukan oleh anak.

2) Kegiatan pembelajaran:

a) Kegiatan awal: guru melakukan apersepsi sesuai dengan tema, menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan pada hari ini. Misalnya: pertanyaannya: “darimanakah asal nasi yang kita makan? Lalu siapa yang menanam padi?”

b) Kegiatan inti:

(1) Percobaan awal, guru mendemonstrasikan suatu peristiwa atau dengan mengamati fenomena alam. Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Masalah yang harus dipecahkan anak adalah “Supaya gabah milik pak tani tidak basah terkena air hujan, maka pak tani harus membungkus gabah itu dengan apa? Apakah dengan bahan plastik, kain, karet, tissu, atau kertas?”;

(2) Anak mengobservasi atau melakukan pengamatan peristiwa yang sedang didemonstrasikan guru;

(3) Anak memprediksi atau meramalkan suatu peristiwa berdasarkan hasil pengamatan;

(4) Anak melakukan percobaan untuk membuktikan prediksi atau dugaan yang telah mereka buat;

68

(6) Guru melakukan evaluasi dengan cara mengobservasi keterampilan proses sains anak. Anak mengidentifikasi benda-benda yang tidak menyerap air yang ada di LKA dan mewarnainya;

c) Kegiatan akhir:

(1) Guru melakukan tanya jawab dengan anak mengenai kegiatan eksperimen yang telah dilakukan. Guru mengobservasi keterampilan anak dalam mengkomunikasikan hasil temuannya dalam eksperimen dan memberikan penguatan pada jawaban yang benar dan pembenaran pada jawaban yang kurang tepat.

(2) Guru dan anak menyimpulkan bersama-sama hasil temuan lalu menjawab pertanyaan penelitian yang telah diajukan sebelum

eksperimen: “Jadi, Supaya gabah tetap kering, kita dapat

menggunakan plastik dan balon (karet) karena bahan tersebut tidak

menyerap air, sehingga gabah tetap kering.”

e. Mencampur warna

1) Kegiatan pendahuluan

a) Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembelajaran selambat-lambatnya satu hari sebelum kegiatan eksperimen dilaksanakan. Alat dan bahan yang disiapkan adalah:

(1) Gethuk

(2) Pewarna makanan primer (merah, biru, kuning)

69

b) Guru menyusun langkah-langkah kerja yang sistematis yang harus dilakukan oleh anak.

2) Kegiatan pembelajaran:

a) Kegiatan awal: guru melakukan apersepsi sesuai dengan tema, menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan pada hari ini. Misalnya: “apakah anak-anak pernah makan gethuk? Adakah yang tahu gethuk dibuat dari apa? Lalu siapa yang menanam singkong untuk dibuat gethuk?”

b) Kegiatan inti:

(1) Percobaan awal, guru mendemonstrasikan suatu peristiwa atau dengan mengamati fenomena alam. Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Masalah yang harus dipecahkan anak adalah “Gethuk yang tadinya putih berubah warna menjadi biru ketika ibu memberi warna biru. Lalu kira-kira warna biru ini akan berubah menjadi warna apa ketika ibu meneteskan warna merah lagi ke atasnya dan meremas-remasnya?”;

(2) Anak mengobservasi atau melakukan pengamatan peristiwa yang sedang didemonstrasikan guru;

(3) Anak memprediksi atau meramalkan suatu peristiwa berdasarkan hasil pengamatan;

(4) Anak melakukan percobaan untuk membuktikan prediksi atau dugaan yang telah mereka buat;

70

(5) Anak mengkomunikasikan hasil temuannya;

(6) Guru melakukan evaluasi dengan cara mengobservasi keterampilan proses sains anak.

c) Kegiatan akhir:

(1) Guru melakukan tanya jawab dengan anak mengenai kegiatan eksperimen yang telah dilakukan. Guru mengobservasi keterampilan anak dalam mengkomunikasikan hasil temuannya dalam eksperimen dan memberikan penguatan pada jawaban yang benar dan pembenaran pada jawaban yang kurang tepat.

(2) Guru dan anak menyimpulkan bersama-sama hasil temuan lalu menjawab pertanyaan penelitian yang telah diajukan sebelum

eksperimen: “Jadi, Ketika kita mencampur warna merah dan biru

akan terbentuk warna ungu, warna merah dan kuning membentuk warna orange, dan warna biru dan kuning membentuk warna

hijau.” Guru menyampaikan hasil pencampuran warna biru dan

kuning serta merah dan kuning.

f. Mengenal rasa manis dan pahit

1) Kegiatan pendahuluan

a) Guru menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam pembelajaran selambat-lambatnya satu hari sebelum kegiatan eksperimen dilaksanakan. Alat dan bahan yang disiapkan adalah:

(1) Kopi (2) Tebu

(3) Gula (4) Permen

71 (5) keranjang

(6) pare

(7) daun pepaya

b) Guru menyusun langkah-langkah kerja yang sistematis yang harus dilakukan oleh anak.

2) Kegiatan pembelajaran:

a) Kegiatan awal: guru melakukan apersepsi sesuai dengan tema, menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan pada hari ini. Misalnya: apakah anak-anak mengetahui bahan makanan apa saja yang dihasilkan petani selain padi dan singkong?

b) Kegiatan inti:

(1) Percobaan awal, guru mendemonstrasikan suatu peristiwa atau dengan mengamati fenomena alam. Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari. Masalah yang harus dipecahkan anak adalah “Bahan yang manakah yang memiliki rasa manis? Dan bahan yang manakah yang memiliki rasa pahit?”;

(2) Anak mengobservasi atau melakukan pengamatan peristiwa yang sedang didemonstrasikan guru;

(3) Anak memprediksi atau meramalkan suatu peristiwa berdasarkan hasil pengamatan;

(4) Anak melakukan percobaan untuk membuktikan prediksi atau dugaan yang telah mereka buat;

72

(6) Guru melakukan evaluasi dengan cara mengobservasi keterampilan proses sains anak.

c) Kegiatan akhir:

(1) Guru melakukan tanya jawab dengan anak mengenai kegiatan eksperimen yang telah dilakukan. Guru mengobservasi keterampilan anak dalam mengkomunikasikan hasil temuannya dalam eksperimen dan memberikan penguatan pada jawaban yang benar dan pembenaran pada jawaban yang kurang tepat.

(2) Guru dan anak menyimpulkan bersama-sama hasil temuan lalu menjawab pertanyaan penelitian yang telah diajukan sebelum

eksperimen: “Setelah kita menguji rasa beberapa bahan maka

bahan yang memiliki rasa pahit adalah kopi, daun pepaya, dan pare. Sedangkan gula pasir, gula jawa, dan permen memiliki rasa

manis”.

Dokumen terkait