PENGEMBANGAN RANCANGAN DAN BAHAN PEMBELAJARAN SENI BUDAYA
C. Pembuatan Peta Konsep dan Indikator pencapaian kompetens
Guru diberi kebebasan dalam memilih bahan pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi dalam kurikulum seni budaya. Akan tetapi semua harus dirancang dalam program tahunan, sehingga nampak peta yang jelas tentang apa yang akan dilaksanakan. Hal yang perlu dipertimbangkan ketika membuat peta konsep pembelajaran adalah : potensi peserta didik, relevansi dengan karakteristik daerah, tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta didik, kebermanfaatan bagi peserta didik, struktur keilmuan, Aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi/bahan pembelajaran, relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan, alokasi waktu.
Contoh untuk kurikulum 2006. Dalam 1 tahun di kelas X kata kunci yang muncul pada KD apresiasi adalah
Semester I
Identifikasi, keunikan gagasan, teknik, menampilkan sikap apresiatif , karya seni rupa terapan daerah setempat
Semester II
Sda di wilayah Nusantara
Dalam 1 tahun di kelas X kata kunci yang muncul pada KD ekspresi kurikulum 2006 adalah
Semester I
Merancang, karya seni rupa terapan, memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat Membuat, karya seni rupa terapan, memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat Semester II
7 Sda di wilayah Nusantara
Yang perlu di garis bawahi adalah seni rupa terapan daerah setempat. Cobalah anda menjawab pertanyaan berikut
anda mengajar di sekolah mana? tempatnya di daerah mana?
karya seni rupa terapan yang ada di daerah lingkungan sekolah anda apa saja?
Jawaban anda untuk karya seni rupa terapan daerah setempat pasti berkisar antara lain keramik, anyam, batik, logam, ukir, tenun, tekstil, topeng, perhiasan, pakaian adat, pakaian tari, payung, rumah adat, hiasan/dekorasi dalam rumah, dekorasi temanten, cetak sablon, kerajinan mainan anak dan masih banyak lagi yang dapat anda munculkan.
Jawaban anda untuk karya seni rupa terapan daerah nusantara juga pasti berkisar antara lain : keramik, anyam, batik, logam, ukir, tenun, tekstil, topeng, perhiasan, pakaian adat, pakaian tari, payung, rumah adat, hiasan/dekorasi dalam rumah, dekorasi temanten, cetak sablon, dan masih banyak lagi yang dapat anda munculkan. Tetapi anda dapat mengambil seni rupa terapan dari daerah lain di seluruh nusantara.
Selanjutkan dilakukan pengembangan indikator. Indikator merupakan penanda pencapaian KD secara spesifik yang dapat dijadikan ukuran untuk mengetahui hasil pembelajaran. Indikator dirumuskan dengan kata kerja operasional yang bisa diukur dan dikembangkan dalam bentuk instrument penilaiannya. Untuk kata kerja indikator dapat dilihat dikembangkan dari contoh contoh yang telah diungkap di bab 2. Coba kita mengambil contoh KD untuk kelas 10 kurikulum 2013, yaitu
Kata kunci materi indikator
1.1 Menunjukkan sikap
penghayatan dan
pengamalan serta
bangga terhadap karya
Tidak ada
Merasa bangga
dengan karya seni lukis
karya seniman
8 seni rupa sebagai bentuk
rasa syukur terhadap anugerah Tuhan
2.1 Menunjukkan sikap
kerjasama, bertanggung jawab, toleran, dan disiplin melalui aktivitas berkesenian
2.2 Menunjukkan sikap
santun, jujur, cinta
damai dalam
mengapresiai seni dan pembuatnya
Tidak ada
Bertanggung jawab
untuk menyelesaikan karyanya dalam waktu yang ditentukan
Jujur dan tidak
menjiplak ide orang lain
3.1 Memahami bahan, media dan teknik dalam proses berkarya seni rupa.
Bahan lukis Media lukis Teknik melukis
Menjelaskan
karakteristik bahan
dan media untuk
melukis
Membedakan berbagai teknik dalam melukis 4.1 Membuat karya seni rupa
dua dimensi
berdasarkan melihat
model
melukis Memvisualisasikan
model binatang dalam bentuk sket awal
Menerapkan teknik
yang dikuasai untuk melukis binatang Menyelesaikan lukisan
sampai dengan
dikemas/dibingkai
Dari tabel di atas akhirnya anda juga dapat memutuskan materi apa saja yang akan anda sampaikan dalam 1 semester, 1 tahun, atau bahkan 3 tahun. Cobalah anda buat peta konsepnya dalam bagan. Anda boleh membuat untuk 1 semester, 1 tahun, atau 3 tahun.
Pada setiap materi yang dimunculkan dapat ditentukan terlebih dahulu tipe isi materi yang akan dikembangkan, apakah Fakta, Konsep, Prinsip, ataukah Prosedur? Hal ini untuk memudahkan anda untuk memilih materi sebagai dasar
9 pengembangan kerangka materi yang akan anda buat. Tetapi anda perlu mensejajarkan dengan indikator keberhasilan terlebih dahulu.
Indikator keberhasilan yang bagaimana yang dapat menunjukkan bahwa siswa telah dapat mencapai kompetensi dasar Identifikasi keunikan gagasan, teknik, dan menampilkan sikap apresiatif terhadap karya seni rupa terapan daerah setempat? Hal ini akan dapat dijawab ketika anda menetapkan Indikator Keberhasilan. Bagaimana caranya ? Kita awali dengan membaca matrik untuk materi menggambar ilustrasi, yang muncul dari kompetensi dasar kelas X semester 1 kurikulum 2006 yaitu membuat karya seni terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat. Bisa juga untuk KD Kurikulum 2013, membuat karya seni rupa dua dimensi berdasarkan melihat model.
Berikut adalah contoh matriks dan cara membacanya :
Mengingat X 1 X 2 X 3
Menggunakan X 4
Menemukan X 5
Mengenal X 6 X 7
Fakta Konsep Prosedur Prinsip
X 1 dibaca : mengingat fakta tentang gambar ilustrasi X 2 dibaca : mengingat konsep menggambar ilustrasi. X 3 dibaca : mengingat prinsip menggambar ilustrasi X 4 dibaca : menggunakan prinsip menggambar ilustrasi. X 5 dibaca : menemukan prosedur menggambar ilustrasi. Dst
Untuk mengubahnya menjadi kalimat indikator yang dijabarkan dari kompetensi menggambar ilustrasi manusia dari lingkungan budaya setempat berdasar matriks, sangatlah mudah karena tinggal memindahkan seperti contoh berikut :
Peserta didik dapat menggambarkan cerita daerah malang
Peserta didik dapat mewujudkan cerita dalam bentuk gambar ilustrasi
Peserta didik dapat mempertegas cerita daerah dalam gambar menggunakan prinsip menggambar ilustrasi.
10 Peserta didik dapat melaksanakan prosedur menggambar ilustrasi dengan tema budaya daerah setempat
Jika sudah tercapai indikator yang dimaksudkan berarti materi gambar illustrasi dalam usaha pencapaian KD yang telah ditentukan di atas dapat dicapai oleh peserta didik.
Berikut contoh tipe isi bahan ajar yang dapat dimunculkan dalam pembelajaran seni budaya:
Fakta : 1. Perkembangan seni tari daerah Bali
2. keberadaan Obyek estetik berupa karya seni daerah Malang
Konsep : 1. Arti dan makna seni terapan (keramik)
2. Fungsi estetik, konsep Seni lukis
Prinsip : 1. Prinsip menggambar bentuk
2. Prinsip musik modern atau prinsip tari daerah Kalimantan
Prosedur : 1. langkah produksi seni, berkarya seni, mencipta seni, berlatih vokal 2. Prosedur Apresiasi/analisis seni
Jika anda belum jelas maka pahami pengertian berikut.
Fakta adalah asosiasi satu antara objek, peristiwa/simbul yang ada/mungkin ada. Misalnya merah muda adalah warna cerah, tari reyog dari Ponorogo, masyarakat Bali .
Konsep adalah sekelompok objek, peristiwa/simbol yang memiliki karakteristik
umum yang sama dan yang diidentifikasi dengan nama yang sama. Misalnya konsep lukisan, konsep seni/pendidikan seni, konsep kerajinan, konsep pergelaran .
Prinsip adalah hubungan sebab akibat antara konsep-konsep. Misalnya prinsip mencipta dalam seni rupa/seni tari, prinsip harmoni, prinsip penggunaan property.
Prosedur adalah urutan langkah untuk mencapai suatu tujuan untuk memecahkan masalah tertentu, atau membuat sesuatu. Misalnya proses penghayatan,
11
prosedur menggambar bentuk, prosedur menyanyi, proses
penyutradaraan, proses menari .
Anda dapat melakukan hal yang serupa untuk sub bidang studi lainnya, tari, musik atau teater. Ketika anda sudah mengembangkan indikator, berarti anda juga sudah dapat menyelesaikan daftar materi/bahan ajar. Cobalah anda lakukan sekarang.
Berikut adalah contoh yang dapat anda lihat jika anda mengembangkan sylabus dengan materi keramik. Untuk sementara anda hanya perlu memperhatikan kolom KD, Materi, Indikator, dan Alokasi saja. Ini merupakan langkah anda yang ke tiga, yaitu mengisi materi dan indikator dalam format sylabus
Sekolah : SMA/MA ... Mata Pelajaran : Seni Budaya
Kelas/Semester : X /1 Tahun Pelajaran : 2015/2016
Standar Kompetensi: 1. Mengapresiasi karya seni rupa
Kompetensi Dasar Materi Pokok/Pembelajaran Keg Pem b Indikator Peni laian Alo kas i Wa ktu Sumbe r Belajar
12 Kompetensi Dasar Materi Pokok/Pembelajaran Keg Pem b Indikator Peni laian Alo kas i Wa ktu Sumbe r Belajar Identifikasi, keunikan gagasan, teknik karya seni rupa terapan daerah setempat Menampilk an sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan teknik karya seni rupa terapan daerah setempat Keunikan gagasan karya keramik : 1. Seni terapan di kota Malang 2. Konsep keramik 3. Fungsi keramik 4. bentuk keramik 5. jenis keramik Keunikan teknik karya keramik 1. teknik mengolah bahan 2. teknik pembentukan 3. teknik dekorasi 4. teknik pengeringan 5. teknik pengglasiran 6. teknik pembakaran Siswa dapat
1. mencari fakta tentang seni terapan yang ada di sekitar sekolah 2. mendeskripsikan konsep terwujudnya keramik 3. menjelaskan fungsi keramik 4. mengklasifikasi bentuk keramik 5. memilih jenis keramik 1. menguraikan keunikan dalam pengolahan bahan keramik Dinoyo Malang. 2. membuat tanggapan tertulis tentang keunikan teknik pembentukan 3. mendeskripsikan keunikan teknik dekorasi keramik 4. dst 6 JP
Ketika anda akan menuliskan materi pembelajaran pada kolom di atas, anda harus mengenali dulu, apakah tipe isi materi ajar yang akan anda kembangkan. Berikut cara menganalisisnya. Keunikan teknik karya keramik jika akan kita kembangkan dalam tipe isi prosedural, maka yang keluar adalah prosedur atau langkah dalam
13 membuat keramik. Jadi mulai dari teknik mengolah bahan, teknik pembentukan, teknik dekorasi, teknik pengeringan, teknik pengglasiran, sampai teknik pembakaran. Hal tersebut telah anda lihat dalam kolom sylabus di atas.
Berdasarkan tipe isi tersebut anda dapat melakukan penyusunan kerangka/ struktur materi yang akan anda kembangkan. Bahkan kalau anda jeli. Anda sudah melakukan pembuatan struktur orientasi terhadap materi yang akan anda kembangkan, yang terletak pada kolom materi yang ada pada sylabus yang anda isi. Selanjutnya silahkan anda berlatih untuk menjabarkan struktur isi materi, yang contohnya dapat anda lihat berikut ini.
Berikut adalah contoh yang belum jelas hubungan sistimatika secara menyeluruh, cobalah anda selesaikan. Atau anda coba bidang lain yang anda tekuni.