Penjelajahan di Sekitar Sekolah
B. Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Menular 1 Tifus
2. TBC
Pencegahannya sebagai berikut.
a. Menjaga daya tahan tubuh dengan mengatur makanan dan kegiatan serta istirahat yang cukup.
b. Dengan memberikan suntikan BCG.
c. Untuk penderita yang sedang menyusui anaknya, untuk se- mentara dihentikan menyusuinya.
d. Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan, khususnya mengenai penyakit TBC.
e. Menghilangkan sumber penularan dengan mencari dan meng- obati semua penderita dalam masyarakat, jika perlu dikaran- tinakan.
f. Penderita dilarang membuang dahak sembarangan dan harus menutup mulut dengan sapu tangan saat batuk.
1. Apakah yang dimak- sud dengan masa inkubasi? Jelaskan! 2. Bagaimanakah cara
mencegah agar tubuh kita tidak mudah terjangkit penyakit!
Bersama dengan kelompokmu, carilah penya- kit-penyakit menular dan gejalanya! Kemudian,
jelaskan bagaimana cara pencegahan dan pengo- batannya?
Penyakit menular ialah penyakit infeksi yang dapat dipindahkan dari orang lain, hewan yang sakit, atau benda yang mengandung bibit penyakit kepada manusia ataupun hewan. Penyakit menular merupakan penyakit yang berbahaya bagi manusia karena penyakit ini bisa menular dari satu orang kepada orang
lain. Penyakit menular biasanya disebabkan oleh kurang terjaganya kebersihan pribadi dan lingkungan. Untuk itu, menerapkan pola hid- up sehat dengan menjaga kesehatan pribadi dan lingkungnan merupakan satu upaya un- tuk menghidari datangnya berbagai penyakit menular.
1. Penyakit yang dapat berpindah-pindah dari orang yang terkena penyakit ke orang lain disebut ....
a. kronik c. menular
b. komplikasi d. turunan 2. Penyebab penyakit tifus adalah ....
a. virus c. jamur
b. bakteri d. protozoa
3. Penyakit di bawah ini termasuk menular,
kecuali ....
a. tifus c. polio b. kolera d. beri-beri
4. Pencegahan penyakit tifus dapat dilakukan
dengan ....
a. makanan yang bergizi b. memberikan vaksinasi c. minum obat kuat d. istirahat yang cukup
5. Suntikan BCG adalah salah satu cara pence- gahan penyakit .... a. typhus b. cholera c. TBC d. hepatitis Uraian
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
1. Sebutkan macam-macam penyakit menular yang penularannya melalui pencernakan makanan!
2. Bagaimana cara penularan penyakit tifus?
3. Apa yang menyebabkan penyakit tifus? 4. Bagaimanakah cara memberikan pencegah-
an terhadap penanggulangan penyakit TBC? 5. Sebutkan fungsi puskesmas!
Sudahkah kalian memahami tentang macam-macam penyakit menular, mulai dari penyebabnya sampai cara pencegahan dan pengobatannya?
Kerjakan soal-soal berikut di bukumu!
A. Uji Kognitif Pilihan Ganda
Petunjuk: Berilah tanda silang (×) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar!
Uji Kompetensi
B. Uji Afektif
Diskusikan bersama dengan anggota kelompok belajar kalian tugas berikut ini!
1. Bagaimanakah perasaan kalian jika bebe- rapa teman kalian menjauhi kalian karena kalian memiliki penyakit TBC dan batuk- batuk terus?
2. Apa yang kalian lakukan agar terhindar dari berbagai penyakit?
C. Uji Psikomotorik
Praktikkan secara individu atau bersama dengan teman ka- lian!
1. Lakukan kebiasaan pola hidup sehat dalam kehidupan kalian sehari-hari!
2. Lakukan pendataan kesehatan terhadap bebe- rapa orang di lingkungan kalian. Apakah ling- kungan kalian termasuk lingkungan sehat?
Aerobik : latihan atau senam yang bertujuan melatih
kerja jantung, darah, dan paru-paru.
Backhand : pukulan yang dilakukan oleh pemain tangan
kanan dengan lengan menyilang di depan tubuh ke arah kiri; pukulan yang dilakukan oleh pemain kidal dengan lengan menyilang di depan tubuh arah kanan.
Ballanspas : gerakan langkah keseimbangan dalam se-
nam.
Batter : pemain yang mendapat giliran memukul bola
dalam olahraga softball.
Catcher : pemain yang berposisi jongkok di belakang
batter atau pemain yang mendapatkan giliran memukul bola dalam olahraga softball.
Check mark : suatu cara mendapatkan awalan yang tepat
dengan berlari cepat pada lintasan lompat jauh.
Diskualiikasi : larangan turut bertanding bagi seorang atlet
atau sebuah regu karena melanggar peraturan pertandingan.
Douce : situasi di mana kedua pemain atau tim (bulu-
tangkis, tenis meja, dan voli) memperoleh poin sama ketika seharusnya permainan me- nyisakan satu poin lagi.
Drive : dribel bola yang agresif menuju ring basket
melewati seorang lawan.
D r o p s h o o t : pukulan meluncurkan shuttlecock agar jatuh
sedekat-dekatnya dengan net di bidang lawan sehingga lawan sulit untuk menggapainya.
Fleksibilitas : kelenturan atau keluwesan.
Follow throught : langkah ikutan. Foot work : langkah kaki.
Forehand : pukulan yang dilakukan dengan bet atau raket
yang digerakkan ke arah kanan siku untuk pemain yang menggunakan tangan kanan dan ke kiri untuk pemain yang menggunakan tangan kiri.
Galoppas : gerakan langkah depan dalam senam.
Hand stand : gerakan berdiri dengan bertumpu pada dua
tangan dan dua kaki lurus rapat ke atas.
Jump ball : bola yang dilambungkan oleh wasit ke atas
di antara dua pemain bola basket yang berlawanan dalam area lingkaran tengah.
Knock out : sistem gugur atau sekali kalah dalam pertandingan
maka tidak dapat melaju ke tahap berikutnya.
Kontinuitas : kesinambungan atau keberlanjutan.
Kyu : tingkatan kelas dalam olahraga judo.
Lay up : teknik medribel bola basket dengan kombinasi
langkah dan lompat dengan tujuan akhir me- masukkan bola ke ring.
Looppas : gerakan langkah biasa dalam senam.
Mendribel : menggiring bola.
Meroda : gerakan berguling atau berputar ke samping dengan bertumpu pada telapak tangan.
Off side : posisi pemain pada saat menerima operan
berada di daerah lawan dan hanya berhadapan dengan satu orang pemain lawan, biasanya kiper.
Passing : mengumpan.
Pitcher : pelempar bola dalam olahraga softball. Pivot : langkah memutar dalam bola basket. Rally point : pemukulan bola secara bolak-balik yang
dimulai dengan servis dan diakhiri bila salah satu regu atau pemain mendapatkan poin.
Server : pemain yang melakukan servis.
Set upper/toser : pemain yang bertugas sebagai pengumpan. Shakehand grip : teknik memegang bet atau raket yang mem-
berikan kemungkinan bagi pemain untuk melakukan forehand dan backhand dengan seimbang.
Side spin : jenis pukulan putaran samping dalam tenis
meja.
Simpai : gelang besar yang biasanya terbuat dari rotan
dan digunakan sebagai perlengkapan senam.
Slum dunk : gerakan memasukkan bola basket langsung ke
dalam keranjang dengan gerakan akrobatik.
Spike : pukulan keras yang arahnya menukik. Sprint : lari cepat.
Straight set : istilah suatu kemenangan tanpa kehilangan satu
set pun.
Streamline : posisi tubuh sejajar dengan permukaan air
dengan posisi kepala normal.
Tatami : gelanggang atau matras yang digunakan dalam
pertandingan judo.
Throw in : lemparan ke dalam. Time out : masa istirahat.
Va k s i n a s i : p e n a n a m a n b i b i t penyakit yang sudah
dilemahkan ke dalam tubuh manusia atau bi- natang agar menjadi kebal terhadap penyakit tersebut.
Carr, Gerry, A. 2000. Atletik untuk Sekolah. Jakarta: Raja Graindo Persada.
Harsuki, H. 2003. Perkembangan Olahraga Terkini, Kajian Para Pakar. Jakarta: Rajagraindo Persada.
Johnson, Rebecca dan Tukin, Bill. 2001. Tetap Bugar dalam Perjalanan, Lebih Nyaman, Lebih Inspiratif. Jakarta: Raja Graindo Persada.
Ma’mun, Amung dan Subroto. 2001. Pendekatan Keterampilan Taktis dalam Pembelajaran Bola Voli, Konsep dan Metode Pembelajaran. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga.
Mane, Fred, Mc. 2000. Dasar-Dasar Atletik. Bandung: Angkasa. Migley, Rud, Cs. 2000. Ensiklopedi Olahraga. Semarang: Effhar
Offset.
Muchtamadji, H. Ali, M. 2001. Pendidikan Keselamatan, Konsep dan Penerapan. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga. Nurhasan. 2001. Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani,
Prinsip-Prinsip dan Penerapannya. Jakarta: Direktorat Jen- dral Olahraga.
Orr, C, Rob. Tyler, Jene, B. 2000. Dasar-Dasar Renang. Bandung: Angkasa.
Sharkey, Brian, J. 2003. Panduan Lengkap untuk Mengembangkan Kebugaran dan Kesehatan. Jakarta: Raja Graindo Persada Soebagio, T. Sulandari. ––––. Senam Aerobik, Meningkatkan
Kesegaran Jasmani dan Membina Hidup Sehat. Surakarta: Seti Aji.
Subarjah, Herman. 2001. Pendekatan Keterampilan Taktis dalam Pembelajaran Bulu Tangkis, Konsep dan Metode Pembela- jaran. Jakarta: Deroktorat Jendral Olahraga.
Sukarma, H, T. 2001. Senam Ritmik, Bentuk-Bentuk Tugas Ajar dan Pembelajarannya. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga. Sukintaka. 2004. Teori Pendidikan Jasmani, Filosoi Pembela-
jaran dan Masa Depan. Bandung: Nuansa.
Suryatna, Ermat. Suherman, Adung. 2001. Renang Kompetitif,
Alternatif untuk SLTP. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga. Tomoliyus. 2001. Pendekatan Keterampilan Taktis dalam Pembe-
lajaran Bola Basket, Konsep dan Metode. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga.