Nilai tercatat dari liabilitas keuangan pada nilai wajar dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal
57.868.951.477 Pendapatan bunga atas piutang kepada pihak yang berelasi
sebesar Rp 8.342.026.849 dan nihil pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014 (Catatan 30).
Interest income from receivables from related parties amounted to Rp 8,342,026,849 and nil in Desember 31, 2015 and 2014, respectively (Note 30). 10,45% dan 10,99% dari jumlah pembelian bahan baku dan bahan
pembantu masing-masing pada tahun 2015 dan 2014, merupakan pembelian dari pihak berelasi. Menurut manajemen, transaksi pembelian dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak ketiga.
Pada tanggal neraca, utang atas pembelian tersebut dicatat sebagai bagian dari utang usaha, yang meliputi 1,12% dan 4,83%
dari jumlah liabilitas masing-masing pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014.
10.45% and 10.99% of the total net purchase of raw and indirect materials in 2015 and 2014, respectively, were made to related parties. According to management, the purchase transactions were made at normal terms and conditions as those done with third parties. At balance sheet date, the payables from these purchases were presented as part of accounts payable, which presented 1.12% and 4.83% from total liabilities as of December 31, 2015 and 2014, respectively.
Rincian pembelian bahan baku dan bahan pembantu kepada pihak berelasi sebagai berikut:
Details of purchase of raw material and indirect material to related parties are as follows:
2015 2014
Dalam kegiatan usahanya, Entitas dan Entitas Anak melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak yang berelasi yang meliputi, antara lain: (lanjutan)
In the normal course of business, the Entity and its Subsidiaries entered into certain transactions with related parties, including the following: (continued)
Industri aluminium/
Bagian laba bersih Net profit portion of
entitas anak subsidiaries
aluminium services and investments services Eliminations Consolidated
Jasa kontruksi/ dan investasi/ software/
Construction General trading Software Eliminasi/ Konsolidasi/
31 Desember 2015 / December 31, 2015
Perdagangan umum Jasa
Jasa software - penjualan software ERP dan pemeliharaan dan perbaikan.
Software services - sale of ERP software and maintenance and repair.
Perdagangan umum dan investasi, perdagangan barang-barang dari aluminium seperti tangga, tandon air dan aluminium profile serta melakukan investasi jangka panjang pada entitas yang bergerak dalam industri aluminium dan cat.
General trading and investments, trading for aluminium products such as stairs, water tanks and aluminium profiles and long-term investments in companies which are also in aluminium and coating industries.
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha: These are segment information based on business segment:
Kegiatan utama divisi tersebut terdiri dari: The principal activities of these divisions consist of:
Bidang industri - memproduksi dan distribusi barang dari aluminium. Manufacturing industry - manufacturing and distributing of aluminium product.
Jasa-konstruksi - jasa pembangunan properti khususnya kulit luar gedung, supply dan instalasi.
Construction services - constructing services, especially for façade design, supply and installation.
Anak dibagi dalam empat divisi industri aluminium, jasa konstruksi, jasa software serta perdagangan umum dan investasi. Divisi - divisi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen primer Entitas dan Entitas Anak.
Subsidiaries are divided into four divisions - aluminium industry, construction services, software services and general trading and investments. These divisions are the basis reporting for primary segment information of the Entity and its Subsidiaries.
(lanjutan) (continued)
Industri aluminium/
Manufacturing of
Informasi lainnya Other information
Aset Assets
Aset segmen Segment assets
Investasi pada Investments in
entitas associated
asosiasi entity
Total aset yang Consolidated total
dikonsolidasi assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segmen yang Consolidated segment
dikonsolidasi liabilities
Pengeluaran Capital
modal expenditure
Penyusutan Depreciation
Industri aluminium/
Manufacturing of
Penjualan Sales
Penjualan ekstern External sales
Penjualan antar Inter-segment
segmen sales
Jumlah
penjualan Total sales
Hasil Result
Laba (rugi) Income from
usaha operations
Laba penjualan Loss from sale of
properti investment
investasi property
Cadangan Provision
penurunan for declining
nilai in value of
persediaan inventories
Beban pajak Tax expenses
Pendapatan
sewa Rental income
Lain-lain
Pendapatan Interest income
bunga Interest expenses
Beban bunga Gain / loss on
Jumlah
(dipindahkan) (13.759.307.474) (1.397.701.576) - (589.007) - (15.157.598.057) Total (total c/f) (16.437.771.353)
(1.035.693.062) - - 1.227.914.663 (16.245.549.751) 1.393.272.710
873.365.853 - 91.462 (1.227.914.663) 1.038.815.362 346.200.000
346.200.000
(861.583.535)
(2.333.570.526) (680.469) (3.195.834.530)
(275.173.165)
(275.173.165)
751.996.159 - - - 751.996.159 2.421.947.868
- - - 2.421.947.868 13.297.665.922 21.243.004.339 - (48.012.000) (3.536.472.469) 30.956.185.792 725.916.840.522 420.164.463.526 - - (212.618.865.793) 933.462.438.255 212.618.865.793 - - - (212.618.865.793) -513.297.974.729 420.164.463.526 - - - 933.462.438.255
aluminium services services investments Eliminations Consolidated
Jasa kontruksi/ sofware/ General
Construction Software trading and Eliminasi/ Konsolidasi/
Jasa investasi/
umum dan
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha: These are segment information based on business segment:
31 December 2014 / December 31, 2014 Perdagangan
9.457.936.520 3.015.674.528 112.992.903 - - 12.586.603.951 40.389.334.948 3.030.194.434 - - - 43.419.529.382 724.377.094.908 532.808.899.300 3.671.159.826 1.914.898.724 (172.333.658.879) 1.090.438.393.879 955.147.403.267 591.568.858.377 111.680.988.933 18.795.000 (328.156.749.039) 1.330.259.296.536 157.707.691.306
11.774.199 89.526.520.708 - (157.719.466.504) 89.526.519.708 797.439.711.961 591.557.084.178 22.154.468.225 18.795.000 (170.437.282.535) 1.240.732.776.829
aluminium services and investments services Eliminations Consolidated
Jasa kontruksi/ dan investasi/ software/
Construction General trading Software Eliminasi/ Konsolidasi/
31 Desember 2015 / December 31, 2015
Perdagangan umum Jasa
(lanjutan) (continued)
Industri aluminium/
Manufacturing of
Jumlah
(pindahan) Total (total c/f)
Laba / rugi kurs foreign
mata uang exchage, net
asing, neto Net profit portion of
Bagian laba bersih subsidiaries
entitas Others
asosiasi entities
Laba sebelum
beban pajak Gain before tax
Manfaat (Beban) Tax benefit
pajak (expenses)
Laba bersih Net income
Informasi lainnya Other information
Aset Assets
Aset segmen Segment assets
Investasi pada Investments in
entitas associated
asosiasi entity
Total aset yang Consolidated total
dikonsolidasi assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segmen yang Consolidated segment
dikonsolidasi liabilities
Pengeluaran Capital
modal expenditure
Penyusutan Depreciation
Segmen geografis Geographical segments
Penjualan berdasarkan pasar geografis Sales by geographical market
Lokal Local
Jawa Timur East Java
Jawa Barat West Java
Ekspor (Jepang,Hongkong, Export (Japan, Hongkong
Thailand, Singapura, Australia, Thailand, Singapore, Australia
Amerika Serikat dan negara lain di Asia) USA and other countries in Asia)
Jumlah 1.384.675.922.166 933.462.438.255 Total
222.086.810.400 200.987.559.833
827.685.508.862 420.164.463.526
334.903.602.904 312.310.414.896
Entitas dan Entitas Anak beroperasi di dua wilayah geografis utama, yaitu Jawa Timur dan Jawa Barat.
The Entity and its Subsidiaries operations are located in two principal geographic areas such as East Java and West Java.
Berikut ini adalah jumlah penjualan bersih Entitas dan Entitas Anak berdasarkan pasar geografis tanpa memperhatikan tempat produksinya:
The following table shows the distribution of the Entity and its Subsidiaries sales by geographical market, regardless of where the goods were produced:
2015 2014
8.869.386.436 1.889.510.546 - - - 10.758.896.982 17.483.796.027 12.513.417.706 - - - 29.997.213.733 549.286.992.711 304.904.889.476 1.914.898.724 1.691.700.013 (106.358.927.098) 751.439.553.825 695.129.097.747 323.110.215.896 16.285.000 1.547.734.322 (122.521.675.255) 897.281.657.710
- - (98.973.630.492) - (98.973.630.492) 695.129.097.747 323.110.215.896 16.285.000 100.521.364.814 (122.521.675.255) 996.255.288.202
23.386.116.635 4.928.623.157 - 18.252.261.619 (24.077.747.128) 22.489.254.284 33.183.307.817 1.959.012.123 (12.653.065.656) - - - (10.694.053.533) 21.427.104.513 17.581.688.813 - 18.252.261.619 (24.077.747.128)
20.541.274.659
- - 18.556.257.658 (20.541.274.659) 18.556.257.658 1.347.471.407
(2.263.613.950) - (255.395.032) - (1.171.537.575) (13.759.307.474)
(1.397.701.576) - (589.007) - (15.157.598.057)
aluminium services services investments Eliminations Consolidated
Jasa kontruksi/ sofware/ General
Construction Software trading and Eliminasi/ Konsolidasi/
Jasa investasi/
umum dan 31 December 2014 / December 31, 2014
Perdagangan
Jawa Timur East Java
Jawa Barat West Java
Jumlah Total
37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
1. Risiko mata uang asing 1. Foreign currency risk
Berikut saldo mata uang asing Entitas terdiri dari: \ The foreign currency balances of the Entity consist of:
2014
Aset Assets
Kas dan setara USD Cash and cash
AUD equivalents
Jumlah aset (dipindahkan) Total assets (total c/f)
149.607
Mata uang asing/ Ekuivalen Rupiah/ Mata uang asing/ Ekuivalen Rupiah/
Foreign currency Equivalent Rupiah Foreign currency Equivalent Rupiah Risiko mata uang adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan
yang disebabkan perubahan nilai tukar mata uang asing.
Currency risk is the risk of fluctuations in the value of financial instruments due to changes in foreign exchange.
Dalam kegiatan usahanya, Entitas menggunakan mata uang asing baik untuk pembayaran maupun penerimaan. Risiko yang timbul terutama disebabkan pembelian yang pembayarannya menggunakan sistem kredit serta pinjaman dari lembaga keuangan untuk investasi maupun modal kerja lainnya.
In the normal course of business, the Entity uses foreign currency for payments and receipts. The risks arise mainly due to the purchase, which its payment using a credit system, as well as loans from financial institutions for investment and other working capital.
Entitas mengusahakan agar ada kesesuaian antara pembayaran dan penerimaan (ekspor) dalam mata uang asing. Sisanya Entitas tidak melakukan lindung nilai khusus karena Entitas menetapkan harga jual domestik juga berdasarkan harga internasional serta perubahannya mengikuti pergerakan nilai tukar, sehingga secara jangka panjang kebijakan ini juga merupakan lindung nilai alami.
Entity are looking forward to the compatibility between payments and receipts (exports) in foreign currency. For other transactions,the Entity does not hedge specifically since the domestic selling price is also based on international prices, which the changes following the fluctuation of exchange rates, thus, in the long term this policy is also a natural hedging.
1.330.259.296.536
897.281.657.710 43.419.529.382 29.997.213.733
Risiko keuangan utama yang dihadapi oleh Entitas adalah risiko mata uang asing, risiko tingkat suku bunga, risiko kredit, dan risiko likuiditas. Entitas mencoba untuk meminimalkan potensi dampak negatif dari risiko-risiko di atas menggunakan manajemen risiko.
The main financial risks faced by the Entity are currency risk, interest rate risk, credit risk, and liquidity risk. Entities try to minimize the potential negative impact of risks on using risk management.
627.009.449.225
574.171.441.813 40.389.334.948 17.483.796.027 703.249.847.311
323.110.215.897 3.030.194.434 12.513.417.706 Book value of segment assets Additions to fixed assets
2015 2014 2015 2014
BERDASARKAN WILAYAH GEOGRAFIS ASSETS BY GEOGRAPHICAL AREA
Nilai buku aset segmen dan tambahan aset tetap dan aset tak berwujud berdasarkan wilayah geografis atau lokasi aset tersebut:
Carrying amount of segment assets and additions to fixed assets and intangible assets by geographical area are :
Nilai buku aset segmen/ Penambahan aset tetap/
Jumlah aset (pindahan) Total assets (total b/f)
yang jatuh tempo dalam of long term
satu tahun USD bank loans
Jumlah liabilitas Total liabilities
Jumlah liabilitas, bersih Total liabilities, net
2. Risiko tingkat suku bunga 2. Interest rate risk
Per 31 Desember 2015, apabila USD menguat/melemah sebesar 5% terhadap Rupiah dengan asumsi variabel lainnya tidak mengalami perubahan, maka laba setelah pajak konsolidasi akan turun/naik sebesar Rp 1,9 milliar, hal ini terutama diakibatkan keuntungan/kerugian selisih kurs yang dicatat di laba rugi.
As of December 31, 2015, if the USD had strengthened/weakened by 5% against Rupiah with all other variables held constant, the consolidated profit after tax would decrease/increase by Rp 1.9 billion, arising mainly from foreign exchange gain/loss charged to profit or loss.
Risiko tingkat suku bunga Entitas dan Entitas Anak terutama timbul dari pinjaman untuk tujuan modal kerja dan investasi.
Pinjaman pada berbagai tingkat suku bunga variabel menunjukkan Entitas dan Entitas Anak kepada nilai wajar risiko tingkat suku bunga.
The Entity and Subsidiaries interest rate risk mainly arises from loans for working capital and investment purposes. Loans at variable rates expose the Entity and Subsidiaries to fair value interest rate risk. Foreign currency Equivalent Rupiah Foreign currency Equivalent Rupiah
253.449.755.593
123.641.770.339
Mata uang asing/ Ekuivalen Rupiah/ Mata uang asing/ Ekuivalen Rupiah/
Liabilitas keuangan terdiri dari: Financial liabilities consist of:
Pinjaman bank jangka pendek Short term bank borrowings
Bagian utang bank jangka panjang yang Current maturity portion of
jatuh tempo dalam waktu satu tahun long-term bank loans
Utang bank jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long term bank loans, net of
tempo dalam satu tahun current maturity portion
Utang kepada pihak-pihak berelasi Payable to related parties
3. Risiko kredit 3. Credit risk
Saldo bank dan piutang terdiri dari: The accounts of bank and receivable consists of:
Bank Bank
Merupakan tanggung jawab manajemen bahwa Entitas mampu memenuhi kebutuhan pendanaan, baik kebutuhan operasional, liabilitas keuangan maupun pengembangan usaha. Entitas memiliki anggaran perhitungan arus kas setiap tahun, dan melakukan evaluasi setiap saat bila ada perubahan. Selain itu, sebagai bagian dari sebuah kelompok usaha yang besar, Entitas mendapat dukungan, disamping adanya komitmen dari para pemegang saham untuk masalah likuiditas.
It is the responsibility of management that the Entity is able to meet funding needs, in term of operational needs, financial obligations and business development. The Entity has a budget calculations of cash flows every year, and conduct evaluations at any time when there are changes. In addition, as part of a large business group, the Entity always supports, in addition to the commitments, from the shareholders to its liquidity problems.
Per 31 Desember 2015, apabila tingkat suku bunga pinjaman dengan tingkat suku bunga mengambang lebih tinggi atau lebih rendah 100 basis poin dengan asumsi variabel lainnya tidak mengalami perubahan, maka laba setelah pajak konsolidasian untuk tahun berjalan akan turun/naik sebesar Rp 180 juta sebagai hasil perubahan beban bunga yang dicatat di laba rugi.
As of December 31, 2015, if interest rates on floating interest rate borrowings had been 100 basis points higher/lower with all other variables held constant, the consolidated profit after tax for the year would have decreased/increased by Rp 180 million as a result of interest expenses changes that charged to profit or loss.
Entitas telah menjalankan kegiatan usaha selama puluhan tahun sehingga Entitas memiliki kebijakan tertentu untuk mengelola utang dan piutang. Dari sisi utang, Entitas mempunyai anggaran penerimaan yang menjamin bahwa Entitas dapat memenuhi semua kewajiban utangnya. Sedangkan dalam piutang, Entitas memiliki kebijakan pemberian utang dengan berbagai pertimbangan, yaitu lamanya hubungan usaha, kredibilitas, pemberian limit utang dan evaluasi umum dari waktu ke waktu.
The Entity has run the business for decades so that the entity also has a specific policy to manage both payables and receivables. In terms of payables, the Entity has a revenue budget to ensure that the Entity is able to meet all its debt obligations. As for receivables, the Entity also has a policy of granting loans based on several considerations, among which is the length of business relationships, credibility, credit limit and overall evaluation from time to time.
2014 2013 Informasi mengenai suku bunga pinjaman yang dikenakan kepada
Entitas dijelaskan pada Catatan 4, 5, 6, 18, 19 dan 20.
Information related to interest rate loan to the Entity has explained on Notes 4, 5, 6, 18, 19 and 20.
2015 2014
255.159.822.711 214.465.406.176
Entitas Anak berusaha dengan mengurangi risiko tingkat suku bunganya dengan cara mendapatkan struktur pinjaman dengan suku bunga kompetitif.
Entity and Subsidiaries may seek to mitigate its interest rate risk by obtaining loans with floating interest rates.
Liabilitas Liability
Utang usaha Accounts payable
Pihak ketiga Third parties
Pihak-pihak berelasi Related parties
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
Utang lancar lain Other current payable
Utang pihak berelasi Payable to related parties
Uang muka pelanggan Advance received
Short term
Pinjaman bank jangka pendek bank borrowings
Bagian utang bank jangka panjang Current maturity
yang jatuh tempo portion of long-term
dalam waktu satu tahun bank loans
Utang bank jangka panjang, setelah Long term bank loans,
dikurangi bagian yang jatuh net of current
tempo dalam satu tahun maturity portion
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
Liabilitas keuangan lancar Other financial current
Bagian utang bank jangka panjang Current maturity
yang jatuh tempo portion of long-term
dalam waktu satu tahun bank loans
Utang bank jangka panjang, setelah Long term bank loans,
dikurangi bagian yang jatuh net of current
tempo dalam satu tahun maturity portion
Jumlah Total
38. PENGELOLAAN MODAL 38. CAPITAL MAINTENANCE
Entitas disyaratkan untuk memelihara tingkat permodalan tertentu oleh perjanjian pinjaman. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah dipenuhi oleh Entitas terkait pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014. Selain itu, Entitas juga dipersyaratkan oleh Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut masih dipertimbangkan oleh Entitas.
The Entity is required under their respective loan agreements to maintain the level of exiting share capital. This externally imposed capital requirement has been complied with by the relevant Entities as of December 31, 2015 and 2014. In addition, The Entity is also required by the Law No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability Entities to allocate and maintain a non distributable reserve fund until the said reserve reaches 20% of the issued and fully paid share capital. This externally imposed capital requirements still under consideration by the Entity.
723.686.347.534
723.686.347.534 609.838.831.595 113.847.515.939
Tujuan utama pengelolaan modal Entitas adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.
The primary objective of the Entity capital management is to ensure that it maintains healthy capital ratios in order to support its business and maximize return to shareholder.
46.074.561.402
166.823.987.255 123.423.975.369 43.400.011.886
42.107.349.674
Jumlah tercatat/ Arus kas kontraktual/ Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 1 tahun/
Carrying amount Contractual cash flow Less than 1 year More than 1 years 1.029.002.623.328 -Carrying amount Contractual cash flow Less than 1 year More than 1 years
228.724.923.988 228.724.923.988 220.414.101.202 8.310.822.786 2015
Jumlah tercatat/ Arus kas kontraktual/ Kurang dari 1 tahun/ Lebih dari 1 tahun/
Pinjaman bank jangka pendek Short term bank borrowings
Bagian utang bank jangka panjang yang Current maturity portion of
jatuh tempo dalam waktu satu tahun long-term bank loans
Utang bank jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh Long term bank loans, net of
tempo dalam satu tahun current maturity portion
Utang kepada pihak-pihak berelasi Payable to related parties
Jumlah pinjaman yang berdampak bunga Total interest bearing loans
Jumlah ekuitas Total equity
Rasio pengungkit Gearing ratio
39. IKATAN 39. COMMITMENTS
a. a.
b. b.
Berdasarkan perjanjian pinjam pakai antara Entitas dengan PT Maspion (pihak berelasi) seperti tercantum dalam akta No.127 tanggal 8 Agustus 1994 dari notaris Ny. Lilia Devi Indrawati, SH., yang telah diratifikasi dengan akta notaris No. 12 tanggal 27 September 1994 dari notaris yang sama, Entitas telah menyewakan tanah Hak Guna Bangunan No. 6 seluas 27.260 m2 terletak di Maspion Unit I, Gedangan - Sidoarjo senilai Rp 54.520.000 kepada PT Maspion (pihak yang berelasi) selama 40 tahun. Sebagai imbalan tambahannya Entitas berhak untuk menggunakan sebagian tanah milik PT Maspion, beserta fasilitas umum termasuk akses jalan dan lampu untuk kepentingan operasi Entitas (Catatan 36).
Based on the lease agreement between the Entity and PT Maspion (related party) as stated in notarial deed No. 127, dated August 8, 1994, of Mrs. Lilia Devi Indrawati, SH., and further ratified by notarial deed No.12 dated on September 27, 1994 of the same notary, the Entity leased its land with HGB No. 6 covering an area of 27,260 m2 located at Maspion Unit I, Gedangan-Sidoarjo for a value of Rp 54,520,000 to PT Maspion (related party) for a period of 40 years. As additional compensation, the Entity is entitled to use part of the land owned by PT Maspion, as well as the public facilities including the access road and lighting for use in Entity's operations (Note 36).
Sejak tahun 1994 berdasarkan perjanjian sewa menyewa tanah seperti tercantum dalam akta dari notaris Soetjipto, S.H., No.154, 155 dan 156 tanggal 22 Agustus 1994, Entitas menyewa tanah milik PT Maspion (pihak berelasi) seluas 13.760 m2 dengan jangka
waktu 30 tahun dengan beban sewa sebesar
Rp 100.000.000 per tahun. Tanah dengan SHM No.11, 12 dan 13 tersebut terletak di Desa Sawotratap, Gedangan - Sidoarjo dan digunakan untuk operasi Entitas (Catatan 36).
Since 1994, Entity entered into a land lease agreement with a related party as stated in notarial deed No.154, 155 and 156, dated on August 22,1994 of Soetjipto, S.H., Entity leased the land from PT Maspion with an area of 13,760 m2 for a period of 30 years and with a value of Rp 100,000,000 annually. The land is located at Desa Sawotratap under SHM No.11, 12 and 13 and is used for the operations of Entity (Note 36).
400.800.145.549 363.770.739.858
Rasio pengungkit pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014 adalah sebagai berikut:
The gearing ratio as of December 31, 2015 and 2014 were as follows:
2015 2014
255.159.822.711 214.465.406.176
ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Entitas dapat menyesuaikan pembayaran deviden kepada pemegang saham atau mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014.
conditions. To maintain of or adjust the capital structure, the Entity may adjust the divident payment to shareholders or raise debt financing. No changes were made in objectives, policies or processes during the years ended December 31, 2015 and 2014.
Entitas mengawasi modal menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah pinjaman berdampak bunga dengan total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Kebijakan Entitas adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran dari entitas terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang rasional. Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga adalah pinjaman bank jangka pendek, bagian pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun, utang bank jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun dan utang pihak berelasi.
The Entity monitor its capital using gearing ratios, by dividing interest bearing loan to total equity attributable to equity holders of parent entity. The Entity's policy is to maintain its gearing ratio within the range of gearing ratio of the leading entities in Indonesia in order to secure access to finance at reasonable cost.
Including in interest bearing loan are short-term bank borrowings,
Including in interest bearing loan are short-term bank borrowings,