• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENJELASAN POS-POS LAPORAN KEUANGAN 5.1 Penjelasan Pos Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

1. Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat – Dana Perimbangan

Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat – Dana Perimbangan merupakan pendapatan yang berasal dari Pemerintah Pusat, yang terdiri dari bagi hasil pajak, bagi hasil sumber daya alam, DAU, dan DAK. Pendapatan transfer pemerintah pusat – dana perimbangan berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 162 Tahun 2014 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015. Pendapatan transfer pemerintah pusat – dana perimbangan dapat dirinci sebagai berikut :

1-Jan-15

Anggaran Realisasi % Realisasi

Dana Bagi Hasil Pajak 29,968,690,000 23,504,861,950 78.43 27,031,160,317 Dana Bagi Hasil SDA 1,403,571,000 988,786,715 70.45 1,193,518,447 Dana Alokasi Umum 421,276,527,000 421,276,527,000 100.00 412,871,094,000 Dana Alokasi Khusus 45,408,120,000 45,408,120,000 100.00 34,173,710,000

Jumlah 498,056,908,000 491,178,295,665 98.62 475,269,482,764

Pendapatan Transfer - Dana Perimbangan :

31-Dec-15

Realisasi penerimaan transfer pemerintah pusat – dana perimbanagn tahun 2015 adalal sebesar Rp491.178.295.665,00 (empat ratus sembilan puluh satu milyar seratus tujuh puluh delapan juta dua ratus sembilan puluh lima ribu enam ratus enam puluh lima rupiah) atau 98,62% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp498.056.908.000,00 (empat ratus sembilan puluh delapan milyar lima puluh enam juta sembilan ratus delapan rupiah). Penerimaan ini mengalami kenaikan sebesar 3,35% jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp475.269.482.764,00 (empat ratus tujuh puluh lima milyar dua ratus enam puluh sembilan juta empat ratus delapan puluh dua ribu tujuh ratus enam puluh empat rupiah). Rincian pendapatan transfer – dana perimbangan dapat dijelaskan sebagai berikut :

a. Dana Bagi Hasil Pajak

Realisasi penerimaan dana bagi hasil pajak tahun 2015 adalah sebesar Rp23.504.861.950,00 (dua puluh tiga milyar lima ratus empat juta delapan ratus enam puluh satu ribu sembilan ratus lima puluh rupiah) atau 78,43% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp29.968.690.000,00 (dua puluh sembilan milyar sembilan ratus enam puluh delapan juta enam ratus sembilan puluh ribu rupiah). Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 13,05% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp27.031.160.317,00 (dua puluh tujuh milyar tiga puluh satu juta seratus enam puluh ribu tiga ratus tujuh belas rupiah). Penerimaan dana bagi hasil pajak dapat dirinci sebagai berikut :

1-Jan-15 Anggaran Realisasi % Realisasi Bagi Hasil dari PBB 8,050,949,000 6,895,348,750 85.65 6,824,226,936 Bagi Hasil dari PPh 15,673,807,000 9,404,284,200 60.00 14,518,372,373 6,243,934,000 7,205,229,000 115.40 5,688,561,008

Jumlah 29,968,690,000 23,504,861,950 78.43 27,031,160,317

Bagi Hasil Pajak - Pusat 31-Dec-15

Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau

Rincian penerimaan bagi hasil pajak – pusat dapat dijelaskan sebagai berikut :

1) Bagi Hasil dari Pajak Bumi dan Bangunan

Penerimaan bagi hasil dari Pajak Bumi dan Bangunan berdasarkan PMK Nomor 249/PMK.07/2015, Pemerintah Kota Pekalongan mendapatkan alokasi bagi hasil pajak bumi dan bangunan sebesar Rp7.872.505.000,00 (tujuh milyar delapan ratus tujuh puluh dua juta lima ratus lima ribu rupiah). Realisasi penerimaan bagi hasil dari pajak bumi dan bangunan sebesar Rp6.895.348.750,00 (enam milyar delapan ratus sembilan puluh lima juta tiga ratus empat puluh delapan ribu tujuh ratus lima puluh rupiah) atau 85,65% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp8.050.949.000,00 (delapan milyar lima puluh juta sembilan ratus empat puluh sembilan ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini megalami kenaikan sebesar 1,04% jika dibandingkan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp6.824.226.936,00 (enam milyar delapan ratus dua puluh empat juta dua ratus dua puluh enam ribu sembilan ratus tiga puluh enam rupiah).

2) Bagi Hasil dari Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 dan Pasal 29

Penerimaan bagi hasil berdasarkan PMK Nomor 249/PMK.07/2015, Pemerintah Kota Pekalongan mendapatkan alokasi bagi hasi pajak penghasilan sebesar Rp13.930.590.000,00 (tiga belas milyar sembilan ratus tiga puluh juta lima ratus sembilan puluh ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini adalah sebesar Rp9.404.284.200,00 (sembilan milyar empat ratus empat juta dua ratus delapan puluh empat ribu dua ratus rupiah) atau 60% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp15.673.807.000,00 (lima belas milyar enam ratus tujuh puluh tiga juta delapan ratus tujuh ribu rupiah).

Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 35,22% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp14.518.372.373,00 (empat belas milyar lima ratus delapan belas juta tiga ratus tujuh puluh dua ribu tiga ratus tujuh puluh tiga rupiah).

3) Bagi hasil dari cukai hasil tembakau

Berdasarkan PMK Nomor 135/PMK.07/2015 tentang Rincian dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2015, Pemerintah Kota Pekalongan mendapatkan alokasi bagi hasil cukai hasil tembakau sebesar Rp7.205.229.000,00 (tujuh milyar dua ratus lima juta dua ratus dua puluh sembilan ribu rupiah). Realisasi penerimaan bagi hasil cukai tembakau sebesar Rp7.205.229.000,00 (tujuh milyar dua ratus lima juta dua ratus dua puluh sembilan ribu rupiah) atau 115,40% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp6.243.934.000,00 (enam milyar dua ratus puluh tiga juta sembilan ratus tiga puluh empat ribu rupiah). Penerimaan ini mengalami kenaikan sebesar 26,66% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp5.688.561.008,00 (lima milyar enam ratus delapan puluh delapan juta lima ratus enam puluh satu ribu delapan rupiah).

b. Dana Bagi Hasil Bukan Pajak/Sumber Daya Alam

Realisasi penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam sebesar Rp988.786.715 (sembilan ratus delapan puluh delapan juta tujuh ratus delapan puluh enam ribu tujuh ratus lima belas rupiah) atau 70,45% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp1.403.571.000,00 (satu milyar empat ratus tiga juta lima ratus tujuh puluh satu ribu rupiah). Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 17,15% jika dibandingkan dengan realisasi 1 Januari 2015 sebesar Rp1.193.518.447,00 (satu milyar seratus sembilan puluh tiga juta lima ratus delapan belas ribu empat ratus empat puluh tujuh rupiah). Rincian penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam dapat dirinci sebagai berikut :

1-Jan-15 Anggaran Realisasi % Realisasi Sumber Daya Hutan 341,981,000 167,414,899 48.95 411,205,657

915,093,000 703,264,033 76.85 383,182,410 Pertambangan Minyak Bumi 81,675,000 57,172,500 70.00 237,468,039 Pertambangan Gas Bumi 32,091,000 22,463,700 70.00 56,578,713 Pertambangan Panas Bui 15,416,000 11,570,897 75.06 13,602,070 Pertambangan Umum 17,315,000 26,900,686 155.36 91,481,558

Jumlah 1,403,571,000 988,786,715 70.45 1,193,518,447

Bagi Hasil Bukan Pajak/ Sumber Daya Alam : Pengutan Pengusahaan Perikanan

31-Dec-15

Rincian penerimaan bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam dapat dirinci sebagai berikut :

a. Bagi hasil dari provisi Sumber Daya Hutan

Bagi hasil dari provisi Sumber Daya Hutan berdasarkan Perpres Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2015, Kota Pekalongan mendapatkan alokasi sebesar Rp341.981.000,00 (tiga ratus empat puluh satu juta sembilan ratus delapan puluh satu ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini sebesar Rp167.414.899,00 (seratus enam puluh tujuh juta empat ratus empat belas ribu delapan ratus sembilan puluh sembilan rupiah) atau 48,95% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp341.981.000,00 (tiga ratus empat puluh satu juta sembilan ratus delapan puluh satu ribu rupiah). Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 59,29% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp411.205.657,00 (empat ratus sebelas juta dua ratus lima ribu enam ratus lima puluh tujuh rupiah).

b. Bagi Hasil dari Pungutan Pengusahaan Perikanan

Bagi hasil dari Pungutan Pengusahaan Perikanan berdasarkan Perpres Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2015, Kota Pekalongan mendapatkan alokasi sebesar Rp915.093.000,00 (sembilan ratus lima belas juta sembilan puluh tiga ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini sebesar Rp703.264.033,00 (tujuh ratus tiga juta dua ratus enam puluh empat ribu tiga puluh tiga rupiah) atau 76,85% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp915.093.000,00

(sembilan ratus lima belas juta sembilan puluh tiga ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini mengalami kenaikan sebesar 83,53% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp383.182.410,00 (tiga ratus delapan puluh tiga juta seratus delapan puluh dua ribu empat ratus sepuluh rupiah).

c. Bagi Hasil Pertambangan Minyak Bumi

Bagi hasil dari pertambangan minyak bumi berdasarkan Perpres Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2015, Kota Pekalongan mendapatkan alokasi sebesar Rp81.675.000,00 (delapan puluh satu juta enam ratus tujuh puluh lima ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini sebesar Rp57.172.500,00 (lima puluh tujuh juta seratus tujuh puluh dua ribu lima ratus rupiah) atau 70% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp81.675.000,00 (delapan puluh satu juta enam ratus tujuh puluh lima ribu rupiah). Realisasi ini mengalami penurunan sebesar 75,92% jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp237.468.039,00 (dua ratus tiga puluh tujuh juta empat ratus enam puluh delapan ribu tiga puluh sembilan rupiah). d. Bagi hasil dari pertambangan gas bumi

Bagi hasil dari pertambangan gas bumi berdasarkan Perpres Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2015, Kota Pekalongan mendapatkan alokasi sebesar Rp32.091.000,00 (tiga puluh dua juta sembilan puluh satu ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini sebesar Rp22.463.700,00 (dua puluh dua juta empat ratus enam puluh tiga ribu tujuh ratus rupiah) atau 70% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp32.091.000,00 (tiga puluh dua juta sembilan puluh satu ribu rupiah). Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 60,30% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp56.578.713,00 (lima puluh enam juta lima ratus tujuh puluh delapan ribu tujuh ratus tiga belas rupiah).

e. Bagi hasil dari pertambangan panas bumi

Bagi hasil dari pertambangan panas bumi berdasarkan Perpres Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2015, Kota Pekalongan mendapatkan alokasi sebesar Rp15.416.000,00 (lima belas juta empat ratus enam belas rupiah). Realisasi penerimaan ini sebesar Rp11.570.897,00 (sebelas juta lima ratus tujuh puluh ribu delapan ratus sembilan puluh tujuh rupiah) atau 75,06% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp15.416.000,00 (lima belas juta empat ratus enam belas rupiah). Penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 14,93% jika dibandingkan dengan penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp13.602.070,00 (tiga belas juta enam ratus dua ribu tujuh puluh rupiah).

f. Bagi hasil dari pertambangan umum

Bagi hasil dari pertambangan umum berdasarkan Perpres Nomor 36 Tahun 2015 tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2015, Kota Pekalongan mendapatkan alokasi sebesar Rp17.315.000,00 (tujuh belas juta tiga ratus lima belas ribu rupiah). Penerimaan ini terealisasi sebesar Rp26.900.686,00 (dua puluh enam juta sembilan ratus ribu enam ratus delapan puluh enam rupiah) atau 155,36% dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp17.315.000,00 (tujuh belas juta tiga ratus lima belas ribu rupiah). Realisasi penerimaan ini mengalami penurunan sebesar 70,59% jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan 1 Januari 2015 sebesar Rp91.481.558,00 (sembilan puluh satu juta empat ratus delapan puluh satu ribu lima ratus lima puluh delapan rupiah).

c. Dana Alokasi Umum (DAU)

Alokasi dana alokasi umum berdasarkan Perpres Nomor 162 Tahun 2015. Kota Pekalongan mendapatkan alokasi sebesar Rp421.276.527,00 (empat ratus dua puluh satu milyar dua ratus tujuh puluh enam juta lima ratus dua puluh tujuh rupiah). Realisasi penerimaan DAU sebesar Rp421.276.527,00 (empat ratus dua puluh satu milyar dua ratus tujuh puluh enam juta lima ratus dua puluh tujuh rupiah) atau 100% dari

anggaran setelah perubahan sebesar Rp421.276.527,00 (empat ratus dua puluh satu milyar dua ratus tujuh puluh enam juta lima ratus dua puluh tujuh rupiah).

d. Dana Alokasi Khusus (DAK)

Pemerintah Kota Pekalongan berdasarkan Perpres Nomor 162 Tahun 2015 mendapatkan alokasi DAK sebesar Rp39.336.720.000,00 (tiga puluh sembilan milyar tiga ratus tiga puluh enam juta tujuh ratus dua puluh rupiah) dan berdasarkan PMK Nomor 92/PMK.07/2015 tentang Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus Tambahan Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015 mendapatkan alokasi DAK Tambahan (Pendukung Program Prioritas Kabinet Kerja / P3K2) sebesar Rp6.071.400.000,00 (enam milyar tujuh puluh satu juta empat ratus ribu rupiah). Rincian penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dapat disajikan sebagai berikut :

1-Jan-15 Anggaran Realisasi % Realisasi DAK Bid.Pendidikan 13,476,780,000 13,476,780,000 100.00 11,816,460,000 DAK Bid.Kesehatan 5,815,700,000 5,815,700,000 100.00 5,194,270,000 DAK Bid.Lingkungan Hidup 1,369,930,000 1,369,930,000 100.00 923,050,000 DAK Bid.KB dan Kel. Sejahtera 895,750,000 895,750,000 100.00 717,180,000 DAK Bid.Pertanian 2,007,920,000 2,007,920,000 100.00 2,283,830,000 DAK Bid.Kehutanan 1,241,430,000 1,241,430,000 100.00 0 DAK Bid.Kelautan & Perikanan 3,810,010,000 3,810,010,000 100.00 3,566,390,000

DAK Bid.Perdagangan 3,018,510,000

DAK Bid.Infrastruktur Air Minum 1,715,910,000 1,715,910,000 100.00 992,660,000 DAK Bid.Infrastruktur Sanitasi 1,517,210,000 1,517,210,000 100.00 1,079,840,000 DAK Bid. Infrastruktur Jalan 4,551,710,000 4,551,710,000 100.00 3,973,780,000 DAK Bid.Keselamatan & Transp.Darat 572,740,000 572,740,000 100.00 607,740,000 DAK Bid.Sarpras Pemadam 2,361,630,000 2,361,630,000 100.00 0

DAK Bid. Perdagangan 0 0

-DAK Tambahan Bid. Pertanian 4,244,600,000 4,244,600,000 100.00 0 DAK Tambahan Bid. Sarana Perdagangan 1,826,800,000 1,826,800,000 100.00 0

Jumlah 45,408,120,000 45,408,120,000 100.00 34,173,710,000

31-Dec-15 Dana Alokasi Khusus :

Mekanisme pencairan DAK tahun 2015 mengacu pada PMK Nomor 241/PMK.07/2014 tentang Pelaksanaan Dan Pertanggungjawaban Transfer ke Daerah dan Desa, serta PMK Nomor 213/PMK.07/2015 tentang Penyaluran Dana Alokasi Khusus Triwulan IV Tahun 2015, dijelaskan bahwa :

 Penyaluran DAK tahun anggaran 2015 dilakukan secara triwulanan dengan rincian :

a. triwulan I sebesar 30%;

b. triwulan II dan III masing-masing sebesar 25%; dan c. triwulan IV sebesar 20%

 Penyaluran DAK tahun anggaran 2015 untuk triwulan IV dilakukan setelah penyerapan mencapai 90% dari DAK yang telah diterima di Rekening Kas Umum Daerah.

 Penyaluran DAK Tambahan Pendukung Program Prioritas Kabinet Kerja (P3K2) untuk triwulan IV dilakukan setelah penyerapan mancapai 75% dari DAK Tambahan Pendukung Program Prioritas Kabinet Kerja (P3K2) yang telah diterima di Rekening Kas Umum Daerah.