• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

C. Pendekatan dan Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penggunaan metode deskriptif dalam penelitian ini “untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta, atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu.” 73 Digunakannya metode deskriptif dalam penelitian ini dengan tujuan untuk menggambarkan suatu kegiatan manajemen pembiayaan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan di SD Juara Rumah Zakat Kebagusan-Jakarta Selatan.

Agar mendapatkan hasil penelitian yang mendekati akurasi yang baik maka penulis dalam teknis penelitian menggunakan metode Field Research (penelitian lapangan). Penelitian lapangan merupakan tindakan penelitian yang dilakukan dimana peneliti mengamati langsung di lapangan untuk mendapatkan data yang diperlukan.

D. Sumber Penelitian

Agar mendapatkan informasi secara maksimum, penelitian ini diperoleh dari beberapa sumber yang berkaitan dengan masalah penelitian manajemen pembiayaan pendidikan, terdiri dari:

1. Kepala SD Juara Rumah Zakat Kebagusan-Jakarta Selatan. 2. Bendahara SD Juara Rumah Zakat Kebagusan-Jakarta Selatan. 3. Perwakilan guru SD Rumah Zakat Kebagusan-Jakarta Selatan.

E. Teknik Pengumpulan Data

73

Nurul Zuriah, Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2007), Cet. II, h. 47.

Setiap kegiatan penelitian pada akhirnya salalu terjadi proses pengumpulan data. Teknik/metode pengumpulan data yang tepat akan berpengaruh terhadap hasil penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara:

1. Teknik Observasi

Teknik observasi yaitu “kemampuan seseorang untuk menggunakan pengamatannya melalui hasil kerja pancaindra mata serta dibantu dengan pancaindera lainnya.”74 Dalam penelitian ini penulis melakukan pengamatan terkait:

a. Lingkungan SD Juara Kebagusan-Jakarta Selatan. b. Kegiatan siswa di SD Juara Kebagusan-Jakarta Selatan.

c. Proses manajemen pembiayaan di SD Juara Kebagusan-Jakarta Selatan.

2. Teknik Wawancara

Teknik wawancara yaitu “kegiatan pengumpulan data melalui tanya jawab secara langsung, bertatap muka antara penanya dengan responden.”75 Untuk memperoleh informasi dalam penelitian tentang pelaksanaan manajemen pembiayaan di SD Juara Kebagusan-Jakarta Selatan. Teknik wawancara ini digunakan untuk menggali proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan kendala pembiayaan di SD Juara Rumah Zakat Kebagusan-Jakarta Selatan.

3. Teknik Dokumentasi

Teknik dokumentasi yaitu “cara mengumpulkan data melalui peninggalan tertulis, seperti arsip, termasuk juga buku tentang teori, pendapat, dalil atau hukum, dan lain-lain yang berhubungan dengan masalah penelitian.”76 Untuk menggali data tentang profil SD Juara

74

Burhan Bungin, Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, (Jakarta: Kencana, 2009), Cet. III, h. 115.

75

Adang Rukhiyat, dkk., Panduan Penelitian Bagi Remaja, (Jakarta: Dinas Olah Raga dan Pemuda, 2003), Cet. III, h. 51.

76

Kebagusan-Jakarta Selatan, struktur organisasi, buku RAPBS, Anggaran Pendapatan dan Belanja SD Juara Kebagusan-Jakarta Selatan.

F. Instrument Pengumpulan Data

Setiap kegiatan penelitian membutuhkan instrument penelitian, karena membantu peneliti dalam mengumpulkan data. Pada penelitian kualitatif, yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti itu sendiri. Sebagaimana peneliti tersebut berfungsi, “menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data, melakukan pengumpulan data, menilai kualitas data, analisis data, menafsirkan data dan membuat kesimpulan atas temuannya.”77

Selain peneliti sebagai instrumen utama, maka untuk mendapatkan data yang lebih lengkap dibutuhkan alat bantu seperti pedoman wawancara, alat tulis dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan di lapangan.

Tabel 3.2

Kisi-Kisi Instrumen Wawancara Kepala Sekolah Variabel Aspek Indikator

Manajemen Pembiayaan Pendidikan

a) Perencanaan Pembiayaan

1. Peran kepala sekolah dalam merencanakan keuangan

2. Langkah awal dalam perencanaan 3. Perencanaan anggaran dalam

pengelolaan pembiayaan

77

4. Sumber-sumber pendanaan pendidikan

5. Alokasi dana yang digunakan di sekolah. b) Pengorganisasian Pembiayaan 1.Pengorganisasian dalam pembiayaan di sekolah c) Pelaksanaan Pembiayaan

1.Keterlibatan kepala sekolah dalam pembiayaan pendidikan

2.Alokasi dana yang digunakan oleh sekolah sesuai dengan APBS d) Pengawasan Pembiayaan 1.Pelaksanaan pengawasan di sekolah 2.Pertanggungjawaban ke sekolah Tabel 3.3

Kisi-Kisi Instrumen Wawancara Bendahara Sekolah Variabel Aspek Indikator

Manajemen Pembiayaan Pendidikan

a) Perencanaan Pembiayaan

1. Peran bendahara sekolah dalam perencanaan pembiayaan pendidikan

2. Mengetahui prosedur RAPBS b) Pengorganisasian

Pembiayaan

1. Keterlibatan bendahara dalam pengorganisasian

c) Pelaksanaan Pembiayaan

1.Keterlibatan bendahara dalam pelaksanaan pembiayaan

pendidikan

2.Alokasi dana yang digunakan sesuai dengan APBS

d) Pengawasan Pembiayaan

1.Pengawasan dan pertanggung jawaban dalam pembiayaan pendidikan

Tabel 3.4

Kisi-Kisi Instrumen Wawancara Guru Variabel Aspek Indikator

Manajemen Pembiayaan Pendidikan

Perencanaan Pembiayaan

1. Keterlibatan guru dalam penyusunan RAPBS Pengorganisasian

Pembiayaan

1. Keterlibatan guru dalam pengorganisasian keuangan Pelaksanaan

Pembiayaan

1. Keterlibatan guru dalam pelaksanaan pembiayaan pendidikan

2. Alokasi dana yang digunakan sesuai dengan APBS

Pengawasan Pembiayaan

1. Pengawasan dan pertanggung jawaban dalam pembiayaan pendidikan

G. Teknik Analisa Data

Data mentah yang telah terkumpul tidak akan berguna jika tidak dianalisis. Analisis data menurut Bogdan adalah “proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan bahan-bahan lain, sehingga dapat mudah difahami, dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain.”78

78

Menurut Miles dan Huberman (1984), tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. 79 Penjelasan lebih rinci sebagai berikut:

1. Reduksi data

Mereduksi data berarti “merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya dan membuang yang tidak perlu.” 80

Hasil catatan yang terkumpul dari lapangan berupa hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi, masih sukar untuk dimengerti. Pada tahap ini, peneliti mereduksi data yang diperoleh pada waktu penelitian dengan cara memilah, menyederhanakan dan memfokuskan data tersebut sehingga diperoleh data yang diperlukan saja. Aktivitas tersebut akan memudahkan peneliti dalam mengamati lebih dalam terkait dengan pengamatan yang dilakukan serta memudahkan peneliti untuk menemukan kembali data tersebut jika diperlukan.

2. Penyajian data

Setelah data direduksi maka langkah selanjutnya adalah penyajian data. Peneliti menyajikan data dengan menuangkan data hasil observasi, hasil wawancara, dan hasil studi dokumentasi secara deskriptif agar data-data tersebut terorganisasi sehingga akan semakin mudah difahami.

3. Kesimpulan

Penarikan kesimpulan dilakukan sejak awal penelitian ini dimulai. Hal ini karena peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Pada awal penelitian, kesimpulan masih bersifat sementara dan masih diragukan. Seiring berjalannya penelitian maka data yang diperoleh akan semakin bertambah, sehingga dapat ditarik kesimpulan yang lebih objektif.

79

Ibid., h. 337.

80

Data yang telah dianalisis untuk selanjutnya ditulis dalam bentuk skripsi. Apabila terdapat data yang kurang relevan maka peneliti melakukan pengulangan hingga akhirnya diperoleh data yang lengkap.

H. Pengecekan Keabsahan Data

Pengecekan keabsahan data sangat diperlukan agar data yang dihasilkan dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Pengecekan keabsahan data merupakan suatu langkah untuk mengurangi kesalahan dalam proses perolehan data penelitian yang tentunya akan berimbas terhadap hasil akhir dari suatu penelitian.

Oleh karena itu dalam proses pengecekan keabsahan data pada penelitian ini harus melalui beberapa teknik pengujian data. Adapun teknik pengecekan keabsahaan data yang digunakan dalam penelitian ini, sebagai berikut:

1. Perpanjangan pengamatan 2. Ketekunan/keajegan pengamatan 3. Trianggulasi/kredibilitas data Yaitu menguji dengan:

a. Trianggulasi sumber

Menguji kredibilitas data dengan cara mengecek data yang diperoleh melalui beberapa sumber.81

b. Trianggulasi teknik

Menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.82

c. Trianggulasi waktu

Menguji kredibilitas data dengan cara melakukan pengecekan dengan wawancara, observasi atau teknik lain dalam waktu atau situasi yang berbeda.83 81 Ibid., h. 373. 82 Sugiyono. loc.cit. 83 Ibid., h. 374.

Maka dalam penelitian ini, teknik trianggulasi yang dilakukan peneliti yaitu dengan membandingkan data yang diperoleh dari lapangan atau yang disebut dengan data primer dengan data sekunder yang didapat dari beberapa dokumen-dokumen serta referensi-referensi yang membahas hal yang sama. Teknik ini berguna untuk mengetahui manajemen pembiayaan di SD Juara Rumah Zakat Kebagusan-Jakarta Selatan.

BAB IV

Dokumen terkait