• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendekatan Jihad

Dalam dokumen Diferensiasi Umat Islam Indonesia Klik R (Halaman 88-97)

5.1. Corak Beragama Umat Islam di Indonesia

5.2.4. Pendekatan Jihad

Pendekatan Jihad diawali oleh Ikhwanul Muslimin di Mesir setelah hak- hak politik mereka dirampas. Namun, IM kemudian memilih pendekatan dakwah. Para aktivis IM yang masih berpegang teguh untuk berjihad mendirikan Jamaah Islamiyah Mesir dan Jamaah Jihad Mesir. Pada masa ini, jihad masih bersifat lokal dan terpecah-pecah. Begitu pun di Indonesia yang dimotori oleh DI/TII.

Memasuki 2000-an, konsep jihad global dicanangkan oleh Usamah ibn Ladin. Hal ini membuat beberapa kelompok jihad menghentikan aktivitas kekerasan di wilayah-wilayah non konflik. Namun, sebagian aktivisnya tidak menerima keputusan ini dan justru melakukan berbagai aksi kekerasan yang ditentang oleh para tokoh Salafi Jihadi.

Aksi-aksi kekerasan yang dilakukan tersebut sebagai akibat dari pemahaman yang buruk terhadap syari’at dan kondisi politik global. As-Suri menyebut mereka sebagai kelompok-kelompok menyimpang. Mereka adalah kelompok Takfiri yang sangat dipengaruhi oleh pemikiran Khawarij.

Adapun kelompok Salafi Jihadi, walaupun mereka masih memegang teguh pemahaman jihadnya, mereka tidak serta merta melakukan aksi-aksi kekerasan. Sebagaimana yang telah disinggung saat menjelaskan Islam Puritan, bahwa Al- Qaidah sendiri telah menetapkan batasan yang ketat agar kelompok Salafi Jihadi, khususnya yang berafiliasi dengan Al-Qaidah untuk fokus mengarahkan tenaganya dalam dakwah di wilayah-wilayah non konflik.

Sedangkan di wilayah-wilayah konflik, seperti Suriah, Afghanistan, Irak, atau Palestina, maka kelompok Salafi Jihadi tidak akan pernah mengambil jalur damai. Mereka berpendapat bahwa jihad secara syar’i bermakna perang, sebagaimana yang dijelaskan oleh Empat Imam Madzhab. Sehingga aktivitas selain perang fisik merupakan persiapan dalam menghadapi perang fisik yang sesungguhnya. Di antara kelompok Salafi Jihadi yang berada di wilayah non konflik seperti Indonesia juga sering mengirimkan beberapa anggotanya ke wilayah konflik untuk bisa mempersiapkan diri secara militer dan mental.

Mereka juga berpegang pada hadits-hadits akhir zaman yang menyebutkan bahwa umat Islam pada akhirnya harus melakukan perang fisik dengan orang- orang kafir. Keyakinan inilah yang membuat mereka selalu melakukan persiapan. Baik itu persiapan material dan non material. Salah satu persiapan mereka adalah dukungan massa, yang dengan meraihnya tentu bukan dengan jalan kekerasan, melainkan dakwah dan amar ma’ruf.

6.1. Kesimpulan

Difersifikasi umat Islam di Indonesia sangat terasa dan begitu kompleks. Perbedaan di antara mereka disebabkan oleh latar belakang madzhab, pemikiran, corak beragama, dan komunikasi dakwahnya. Hal ini harusnya menjadi perhatian bagi para tokoh kaum muslimin di Indonesia agar perbedaan-perbedaan ini tidak lagi mengarah kepada perpecahan.

Beberapa perbedaan yang bisa ditolerir harusnya disepakati untuk tidak lagi dibahas, kecuali dalam diskusi-diskusi ilmiah di antara para ulama. Bukan kemudian menjadi konsumsi orang-orang awam yang pada akhirnya memperuncing perbedaan yang ada. Umat Islam di Indonesia harus lebih fokus untuk mengarahkan energi mereka dalam upaya meluruskan paham-paham yang telah disepakati penyimpangannya atau telah nyata ancamannya bagi kaum muslimin secara luas.

Bila para tokoh umat Islam tidak bisa memberikan pemahaman yang seimbang, maka kondisi umat Islam di Indonesia akan lebih buruk lagi. As-Suri (2009: 40) menyampaikan bahwa gerakan-gerakan Islam yang ada sebetulnya bisa saling mengisi dan bersinergi. Ia menceritakan bahwa di Amman, ibukota Yordania, salah satu pimpinan Jamaah Tabligh berteriak kepada seorang penyidik, “Kami tidak aktif dalam jihad, politik, ataupun melawan kalian. Kami hanya berdakwah di masjid-masjid kami, memperbaiki masyarakat, dan menyelamatkan mereka dari kerusakan, mabuk-mabukan, serta tindak kriminal.”

Penyidik pun menjawab, “Itu masalahnya. Kalian bagaikan bus. Kalian mengangkut orang dari jalan ke masjid. Lalu Ikhwanul Muslimin datang dan membawa mereka dari masjid ke dunia politik. Setelah itu, ekstremis-ekstremis Islam92 datang dan mengambil kaum muda mereka berjihad.”

Hal tersebut adalah fakta yang dirasakan oleh mereka yang tidak ingin melihat kebangkitan Islam. Mereka berupaya untuk memupus setiap jalan ke arah kebangkitan dari akarnya. Masjid dan madrasah diperketat pengawasannya, isu-

isu sektarian dihembuskan di tengah-tengah kaum muslimin, dan mereka akhirnya dibenturkan oleh perbedaan-perbedaan pendapat yang kecil agar menjadi besar. Sederhananya, api itu memang ada, namun hanya pada sebatang lilin di tengah rumah. Namun, ada orang yang membawa bensin dan menyiramkannya pada api tersebut hingga rumah yang besar itu pun hancur berantakan.

6.2. Saran

Kepada pemerintah, bahwa pengklasifikasian umat Islam yang saat ini berkembang adalah model yang dikemukakn oleh Barat dalam upaya meredam gerakan kebangkitan umat Islam. Bila engaku sadar dan mendukung umat Islam, maka hendaknya tidak terlibat arus tersebut dan harus berani menjadi tameng bagi gerakan-gerakan Islam yang berkembang.

Selain itu, engkau harus dengan tegas menindak aliran-aliran menyimpang, khususnya yang berpotensi menimbulkan kekacauan yang sangat besar di tengah-tengah kaum muslimin. Karena kebanyakan konflik horizontal yang muncul di tengah-tengah masyarakat adalah disebabkan ketidaktegasan pemerintah. Di mana MUI sudah mengeluarkan fatwa kesesatan aliran tersebut, namun pemerintah masih juga mendiamkannya dan cenderung melindunginya.

Kepada para tokoh, cendikiawan, ulama, dan Kiyai. Hendaklah diketahui bahwa hari ini begitu banyak orang yang tidak menghendaki umat Islam mengalami kebangkitan. Bila engkau justru ikut terlibat dalam perselisihan umat pada hal-hal yang seharusnya bisa ditolerir, maka hal itu sama dengan menghancurkan Islam dari dalam.

Kepada para aktivis Islam dan umat Islam secara umum. Janganlah engkau terpedaya dengan upaya-upaya yang akan membawamu kepada kehancuran. Sudah cukup pengalaman pahit masa lalu yang memberikan pelajaran kepada kita tentang arti penting ukhuwah Islamiyah. Perbedaan-perbedaan pendapat di antara kita sudah terjadi sejak berabad-abad yang lalu. Namun, para ulama terdahulu berbeda pendapat dan bertambah kecintaan di antara mereka karena perbedaan tersebut. Sedangkan kita, berbeda pendapat dan bertambah kebencian di antara kita disebabkan perbedaan tersebut. Padahal kita adalah umat yang bernaung di bawah satu iman, satu islam, dan satu visi yang sama.

Kepada para Peneliti, apa yang dipaparkan dalam makalah ini masih jauh dari sempurna. Ini hanyalah sebuah pintu yang di dalamnya terdapat berbagai khazanah keilmuan yang masih bisa digali lebih jauh lagi. Peneliti di sini hanya menyampaikan garis umumnya saja. Minimal agar kita mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi di tengah-tengah kaum muslimin di Indonesia.

Abbas, Nasir. 2005. Membongkar Jamaah Islamiyah: Pengakuan Mantan Anggota JI. Jakarta: Grafindo.

Ahmad, Kang Datsir. 2013. Mazhab Fikih (Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali, Ja'fari, Zahiri). Terdapat di http://kangdatsirahmad.blogspot.com/2013/04/ mazhab-fikih-hanafi-maliki-fyafii.html.

Aini, Zahra. 2012. Mazhab Imam Syafi’i. Terdapat di http://mazhabimamsyafii.blogspot.com/.

Al-‘Ashimi, Mut’ab ibn Suryan. 2007. Beda Salaf dengan Salafi; Harusnya Sama Kenapa Beda?. Solo: Media Islamika.

Al-Albani, Nashiruddin. 2014. Kalam Asy Syaikh Al Albani ‘ala Hizbit Tahrir wa Inkaruhu Al Hadits Al Ahad. Terdapat di http://www.youtube.com/watch? v=JQ9i6xllEU4.

Al-Amin, Ainur Rofiq. 2012. Membongkar Proyek Khilafah Ala Hizbut Tahrir di Indonesia. Yogyakarta: LkiS

Alathar.net. 2004. Kalam Asy Syaikh Al Albani ‘ala Hizbit Tahrir wa Inkaruhu Al Hadits Al Ahad. Terdapat di http://alathar.net/home/esound/index.php? op=tadevi&id=249&coid=2682.

Al-Banna, Hasan. 1990. Majmu’atu Rasail Hasan Al-Banna. Kairo: Dar Al- Da’wah.

Al-Hamat, Anung. 2012. Mewaspadai Penyimpangan Neo Murji’ah. Bekasi: FS3I.

Al-Jauza, Abu. 2011. Bantahan Ilmiyah terhadap Mereka yang Menuduh Wahaby/Salafy Telah Memalsukan Isi Kitab Al Ibaanah. Terdapat di http://abunamira.wordpress.com/2011/06/23/bantahan-ilmiyah-terhadap- mereka-yang-menuduh-wahabysalafy-telah-memalsukan-isi-kitab-al- ibaanah/.

Al-Jawi, M. Shiddiq. 2009. Akar Sejarah Pemikiran Liberal yang Menyesatkan. Terdapat di https://www.facebook.com/notes/bubarkan-islam-liberal- semua-organisasinya/sebarkan-akar-sejarah-pemikiran-liberal-yang- menyesatkan/124838774032.

Al-shia.org. Tanpa Tahun. Bab 32-Arti Imamah. Terdapat di http://www.al- shia.org/html/id/books/ensan-jahan/32.htm.

Al-Syahrastani,Abul Fath Muhammad ibn Abdul Karim. 1992. Al-Milal wal Nihal. Beirut: Daar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Al-Zhawahiri, Ayman. 2008. Dari Rahim Ikhwanul Muslimin ke Pangkuan Al- Qaida. Klaten: Kafayeh.

Andirja, Firanda. 2013. Ada Apa Dengan Radio Rodja & Rodja TV (bag 3)?. Terdapat di http://firanda.com/index.php/artikel/manhaj/535-ada-apa- dengan-radio-rodja-rodja-tv-bag-3.

An-Nabhani,Taqiyudin. 2003. Asy Syakhshiyah Al Islamiyah. Beirut: Darul Ummah.

As-Sidawi, Abu Ubaidah Yusuf ibn Mukhtar. 2014. Mereka Membenci Kitab “al- Ibanah” Karya Abul Hasan al-Asy’ari?! (Bagian 2 dari 2 Tulisan). Terdapat dalam http://abunamira.wordpress.com/2014/03/03/mereka-

membenci-kitab-al-ibanah-karya-abul-hasan-al-asyari-bagian-2-dari-2- tulisan/

As-Suri, Abu Mush’ab. 2009. Perjalanan Gerakan Jihad (1930-2002); Sejarah, Eksperimen, dan Evaluasi. Solo: Jazera.

Ath-Thalibi, Abu Abdirrahman. 2006. Dakwah Salafiyah Dakwah Bijak: Meluruskan Sikap Keras Dai Salafi. Jakarta: Hujjah Press.

Bachtiar., Harsja W. 1973. The Religion of Java, a Commentary. Terdapat di Majalah Ilmu-Ilmu Sastra Indonesia no. 1 Januari 1973, jilid V.

Badan Intelijen Negara (BIN). Tanpa Tahun. Gerakan Islam Transnasionaldan Pengaruhnya di Indonesia. Ebook.

Bin Jamal, Abu Muawiyah Askari. 2014. Syi’ah dan Imamah. Terdapat di http://www.darussalaf.or.id/manhaj/syiah-dan-imamah/.

Benda,Harry J. 1987. Kontinuitas dan Perubahan dalam Islam di Indonesia, Sejarah dan Masyarakat: Lintasan Historis Islam di Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor.

Buana, Satria. 2012. Sejarah Kemunculan Syi’ah. Terdapat di http://muslim.or.id/ manhaj/sejarah-kemunculan-syi.html.

Darussalaf.or.id. 2012. Mu’tazilah, Kelompok Sesat Pemuja Akal. Terdapat di http://www.darussalaf.or.id/hizbiyyahaliran/mutazilah-kelompok-sesat- pemuja-akal/.

Detik, Majalah. 2013. Hilmi Aminuddin The Godfather. Majalah Detik Edisi 65, 25 Februari-3 Maret 2013.

Eramuslim.com. 2013. Lebih Dekat Mengenal Ikhwanul Muslimin : dari Kairo

Menuju Penjuru Dunia. Terdapat di

http://www.eramuslim.com/berita/gerakan-dakwah/lebih-dekat-mengenal- ikhwanul-muslimin-dari-kairo-menuju-penjuru-

dunia.htm#.U5ptuHaGVf2.

Fadly. 2007. Pengertian Salafi. Terdapat di http://www.arrahmah.com/read/2007/03/18/462-pengertian-salafi.html#. Hasani, Ismail (ed.). 2011. Radikalisme Agama di Jabodetabek & Jawa Barat

Implikasinya terhadap Jaminan Kebebasan Beragama/ Berkeyakinan. Jakarta: Publikasi Setara Institute

HASMI. Tanpa Tahun. Manhaj Ahlus Sunnah. Ebook.

Henker. 2013. Sejarah Kemunculan dan Perkembangan Mazhab Fiqh dan Ushul Fiqh. Terdapat di http://henker17.blogspot.com/2013/09/sejarah- kemunculan-dan-perkembangan.html.

Hidayat, Muhammad Fachmi. 2013. Makalah Ushul Fikih-Mahzab, Taqlid, Talfiq

Dan Ifta-. Terdapat di

http://muhammad-fachmi-hidayat.blogspot.com/2013/03/makalah-ushul- fikih-mahzab-taqlid.html

Hijazi, Akram. 2009. Salafi Jihadi dan Masa Depan Palestina. Klaten: Kafayeh. Hornby, A.S. 2005.Oxford Advanced Leaners Dictionary of Current

English.Oxford:Oxford University Press.

Huntington, Samuel P. 1997. The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order. New York: Touchstone.

Husaini, Adian dan Nuaim Hidayat. 2006. Islam Liberal: Sejarah, Konsepsi, Penyimpangan, dan Jawabannya (cet. VI). Depok: Gema Insani.

Ibn Al-Jawzi, Jamaal Ad-Diin Abu Al-Faraj Abdul Rahman ibn Ali. 2001. Talbis Iblis.Beirut: Daar Al-Fikr.

Ibn Katsir. Tanpa Tahun. Tafsir Ibn Katsir 30 Juz. Diterbitkan secara ebook oleh kampungsunnah.org.

Ibn Taymiyah, Ahmad ibn Abd Al-Halim. 2008.Majmu’ Fatawa Syaikh Al-Islam Ahmad Ibn Taymiyah. Riyadh: Al-Awqaaf As-Su’udiyah.

Ilyas, Muhakbar. 2012. Komunikasi Dakwah. Terdapat di http://muhakbarilyas.blogspot.com/2012/06/komunikasi-dakwah.html. Iqbal, Muhammad. 2010. Sejarah Empat Mazhab Fiqih.

http://muhamadqbl.blogspot.com/2010/11/sejarah-empat-mazhab- fiqih.html.

Irawan. 2009. Islam Puritan dalam Pandangan Khaled M. Abou El Fadl (Tesis). Yogyakarta: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.

IslamGrid. 2012. Akidah. Terdapat di

http://www.islamgrid.gov.my/articles/akidah/akidah.php.

Kemala, Intan Dwita. 2008. Gerakan Islam Tradisional di Indonesia: Pemikiran dan Pergerakan Dakwah Jama'ah Tabligh (Skripsi). Depok: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.

Kuntowijoyo. 1987. Budaya dan Masyarakat. Yogyakarta : Tiara Wacana.

Makalahpribadi. 2012. Ilmu Kalam; Khawarij dan Murji’ah. Terdapat di http://makalahpribadi.wordpress.com/2012/04/05/ilmu-kalam-khawarij- dan-murjiah/.

Minhal, Abu. 2012. Ilmu Filsafat, Perusak Akidah Islam. Terdapat di http://almanhaj.or.id/content/3453/slash/0/ilmu-filsafat-perusak-akidah- islam/.

Muarief, A. Sayid. 2013. Corak Keberagamaan dalam Dunia. Terdapat di http:// www.lpminstitut.com/2013/10/corak-keberagamaan-dalam-dunia.html. Muchtar, A. Latief. 1998. Gerakan Kembali ke Islam. Bandung: PT Remaja

Rosda.

Muchtarom, Zaini. 1988.Santri dan Abangan di Jawa. Jakarta : INIS

Muhammad, Jundu. 2011. Pemalsuan Kitab Al-Ibanah Imam Abu Hasan Al-

Asy’ariy. Terdapat di

http://jundumuhammad.wordpress.com/2011/03/04/pemalsuan-kitab-al- ibanah-imam-abu-hasan-al-asyariy/.

Muslim.or.id. 2008. Fiqih Islam. Terdapat di http://muslim.or.id/fiqh-dan- muamalah/fiqih-islam.html.

__________. 2014. Fatwa Ulama: Apakah Masih Ada Mu’tazilah Di Zaman Sekarang?. Terdapat di http://muslim.or.id/fatwa-ulama/fatwa-ulama- apakah-masih-ada-mutazilah-di-zaman-sekarang.html.

Muslimsumbar. 2010. Tashawwuf &Sufi. http://muslimsumbar.wordpress.com/2012/05/10/tashawwuf-sufi/.

__________. 2013. Sejarah Istilah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah: Meluruskan

Pemahaman Habib Rizieq Shihab. Terdapat di

http://muslimsumbar.wordpress.com/2012/04/13/sejarah-istilah-ahlus- Sunnah-wal-jamaah-meluruskan-pemahaman-habib-rizieq-shihab/.

Mughni, Syafiq A. 1980.Drs. Hassan Bandung: Pemikir Radikal. Surabaya: PT. Bina Ilmu.

Najjar,Amir. 1993.Al-Khawarij: Aqidatan wa fikratan wa falsafatan terj. Afif Muhammad dkk. Bandung: Lentera.

Nakamura, Mitsuo . 1983. The Crescent Arises Over the Banyan Tree : A Study of the Muhammadiyah Movement in a Central Javanese Town, terj. Yusron Asrofie. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Naro, Armen Halim. 2012. Madzhab Asy’ariyah, Ahlus Sunnahkah?. Terdapat di http://maktabahabiyahya.wordpress.com/2012/09/22/madzhab-asyariyah- ahlus-Sunnahkah/.

Nasution, Harun. 1975. Pembaruan dalam Islam Sejarah Pemikiran dan Gerakan. Jakarta: BulanBintang.

__________. 1978.Teologi Islam; Aliran-aliran Sejarah Analisa Perbandingan. Jakarta: Univesitas Indonesia.

Noer, Deliar. 1982. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942. Jakarta: LP3ES.

Nu.or.id. 2005. Said Agil: Tarekat Diharapkan Kembangkan Aspek Sosial Ekonomi. Terdapat di http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail- ids,5-id,7480-lang,id-c,halaqoh-t,Said+Agil+

+Tarekat+Diharapkan+Kembangkan+Aspek+Sosial+Ekonomi-.phpx. __________. Tanpa Tahun. Paham Keagamaan. Terdapat di http://www.nu.or.id/

a,public-m,static-s,detail-lang,id-ids,1-id,7-t,paham+keagamaan-.phpx. Nu’man, Farid. 2011. Makna Fiqih. Terdapat di

http://moslemmuda.wordpress.com/2011/03/14/makna-fiqih/.

Okbah, Ahmad Farid. 2012. Mendamaikan Ahlus Sunnah di Nusantara. Terdapat di http://www.youtube.com/watch?v=r4MXptD3KUY.

Ramli, Muhammad Idrus. 2011.Hizbut Tahrir dalam Sorotan. Surabaya: Bina Aswaja.

Rif’an, Ali. 2009. Gerakan Organisasi Islam Tradisionaldi Indonesia (Telaah Komparatif Nahdlatul Ulama dan Jama’ah Tabligh). Terdapat di http://makinmaju.wordpress.com/2009/05/15/gerakan-organisasi-islam- tradisional/.

Rubaidi. 2011. Variasi Gerakan Radikal Islam di Indonesia. Dalam Analisis, Volume XI, Nomor 1, Juni 2011,

Salafytobat. 2008. Pengikut Ibn Taymiyah Mujasimmah Palsukan Kitab Al-

Ibanah Imam Al-Asy’ari. Terdapat di

https://salafytobat.wordpress.com/category/salafywahaby-palsukan-kitab- al-ibanah-imam-al-asyari/

Sarwat, Ahmad. 2012. Definisi Dan Contoh Talfiq Antar Madzhab. Terdapat di http://tanbihun.com/fikih/usulfikih/definisi-dan-contoh-talfiq-antar-

madzhab/.

Sikumbang, Sofi. 2013. Struktur Sosial, Diferensiasi Sosial, dan Stratifikasi Sosial. Terdapat di http://sofi-sikumbang.blogspot.com/p/struktur-sosial- diferensiasi-sosial-dan.html.

Solahudin. 2011. NII Sampai JI: Salafy Jihadisme di Indonesia. Depok: Komunitas Bambu.

Suwari. 2013. Pengaruh Ajaran Islam Transnasional Terhadap Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) (Makalah). Disampaikan dalam seminar Nasional oleh Yayasan al-Kahfi Pusat Mei 2013 di Kampus C Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Syam, Nina W. 2012. Sosiologi Sebagai Akar Ilmu Komunikasi. Bandung: Simbiosa.

Thohiriyah.com. 2010. Madzhab Ja’fari: Madzhabnya Imam Yang Mendidik Para

Pendiri Madzhab. Terdapat di

http://www.thohiriyyah.com/2010/08/madzhab-ja%E2%80%99fari- madzhabnya-imam-yang-mendidik-para-pendiri-madzhab.html.

Van Bruinessen, Martin. 1990. Mencari Ilmu dan Pahala di Tanah Suci; Orang Nusantara Naik Haji. Dalam Ulumul Qur’an Nomor 5.

Wahib, Ahmad Bunyan. 2011. Dakwah Salafi, dari Teologi Puritan sampai Anti Politik. Dalam Media Syariah Vol. VIII No. 2, Juli-Desember 2011.

Widy. 2012. Diferensiasi Sosial. Terdapat di http://widy- mutiarahati.blogspot.com/2012/01/diferensiasi-sosial.html.

Wikipedia. 2013a. Ikhwanul Muslimin. Terdapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin.

__________. 2013b. Mazhab Syafi’i. Terdapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Mazhab_Syafi%27i.

__________. 2013c. Mazhab. Terdapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Madzhab. __________. 2013d. Murji’ah. Terdapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Murji

%27ah.

__________. 2014a. Aqidah. Terdapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Aqidah. __________. 2014b. Ja'far ash-Shadiq. Terdapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Ja

%27far_ash-Shadiq.

__________. 2014c. Jamaah Tabligh. Terdapat di http://id.wikipedia.org/wiki/Jamaah_Tabligh.

__________. 2014d. Puritan. Terdapat di http://en.wikipedia.org/wiki/Puritan. Sumber lain: http://hizbut-tahrir.or.id http://www.an-najat.org http://www.hasmi.or.id http://www.tawhed.ws http://www.wahdah.or.id http://www.youtube.com Catatan Kuliah

Dalam dokumen Diferensiasi Umat Islam Indonesia Klik R (Halaman 88-97)

Dokumen terkait