BAB III METODOLOGI PENELITIAN ........................................... 55-70
B. Pendekatan Penelitian
Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif
yang bersifat asosiatif. Asosiatif adalah suatu penelitian yang menanyakan sebab
akibat antara dua variabel atau lebih.2 Dengan kata lain asosiatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ataupun juga hubungan antar dua variabel
atau lebih.
C. Populasi dan Sampel 1. Populasi
Populasi merupakan keseluruhan objek atau subjek yang berada pada suatu
wilayah dan memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitan dengan masalah penelitian.
1
Muhammad Fauzi. Metode Penelitian Kuantitatif Suatu Pengantar, (Semarang: Walisongo Press, 2009), h. 18.
2
Populasi dapat juga didefinisikan sebagai keseluruhan unit atau individu dalam ruang
lingkup yang akan diteliti.3 Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Semen Tonasa bagian produksi berjumlah 182 orang.
2. Sampel
Sampel merupakan bagian dari populasi yang memiliki ciri-ciri atau keadaan
tertentu yang akan diteliti, atau sampel dapat didefinisikan sebagai anggota populasi
yang dipilih dengan menggunakan prosedur tertentu sehingga diharapkan dapat
mewakili populasi.4 Sampel pada penelitian ini didapat dengan menggunakan metode
probability sampling. Probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang
memberikan peluang yang bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi
anggota sampel.5
Pada penelitian ini pengumpulan data probability sampling menggunakan
teknik yaitu simple random sampling. Dikatakan simple atau sederhana karena
pengambilan anggota sampel dan populasi dilakukan secara acak tanpa
memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu.6 Sampel penelitian ini merupakan karyawan PT. Semen Tonasa pada bagian departemen produksi.
Adapun teknik penarikan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan
rumus dari Slovin dengan rumus sebagai berikut :7
3
Nanang Martono, Metode Penelitian Kuantitatif, (Edisi revisi 2 Cet. 5; Jakarta: Rajawali Pers, 2016), h. 76.
4
Nanang Martono, Metode Penelitian Kuantitatif, h. 76.
5Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, h. 82.
6
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, h. 82.
7
Suryani dan Hendryadi. Metode Riset Kuantitatif: Teori dan Aplikasi pada Penelitian Bidang
n N (d)2 1 Keterangan :
n = sampel
N = populasi
d = nilai presesi 95% atau sig. = 0,05
n N (d)2 1 = 182 182 (0,05)2 1 = 182 182 (0,0025) 1 = 182 0,455 1= 127 sampel.
D. Jenis dan sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data
primer adalah sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber
aslinya yang berupa wawancara, jajak pendapat dari individu atau kelompok maupun
hasil observasi dari suatu kejadian ataupun data primer adalah data yang dikumpulkan
dan diolah sendiri oleh suatu organisasi atau perorangan langsung dari objeknya.8
E. Metode Pengumpulan Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer
adalah data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama
atau tempat objek penelitian dilakukan. 9 Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu :
8Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, h. 225.
9
Sofyan Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif:dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual
1. Wawancara
Wawancara adalah satu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan
berhadapan secara langsung dengan yang diwawancarai tetapi dapat juga diberikan
daftar pertanyaan dahulu untuk dijawab pada kesempatan lain.10 Wawancara dapat dilakukan oleh antara seorang peneliti dan informan. Dalam mencari informasi pada
penelitian ini, peneliti melakukan teknik wawancara autoanamnesis yaitu wawancara
yang dilakukan dengan subjek atau responden.
2. Kuesioner/Angket
Kuesioner/angket merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan
memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan
memberikan respons atau daftar pertanyaan tersebut.11 Kuesioner memuat berbagai pertanyaan atau pernyataan yang akan disampaikan kepada responden. Perbedaan
kuesioner dengan pedoman wawancara adalah pertanyaan dalam kuesioner lebih rinci
dan jumlahnya relative lebih banyak.
3. Dokumentasi
Mengumpulkan dokumen atau sering disebut metode dokumentasi merupakan
sebuah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan berbagai
dokumen yang berkaitan dengan masalah penelitian.12 Dokumen ini dapat berupa dokumen pemerintah, hasil penelitian, foto-foto atau gambar, buku harian dan
10
Juliansyah Noor, Metode Penelitian:Skripsi, tesis, disertsi, dan karya ilmiah, (Edisi pertama Cet. 1; Jakarta: Prenadamedia Grup), h. 138.
11
Juliansyah Noor, Metode Penelitian:Skripsi, tesis, disertsi, dan karya ilmiah, h. 139.
12
sebagainya. Dokumen tersebut dapat menjadi sumber data pokok, dapat pula menjadi
data penunjang.
F. Instrumen Penelitian
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa alat ukur berbentuk
kuesioner dengan menggunakan skala likert untuk mengukur sikap, pendapat dan
persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Jawaban setiap
item instrumen yang menggunakan skala likert dapat berupa kata-kata antara lain:13
Tabel 3.1 Skala Likert
Skala Likert Skor
SS = Sangat Setuju 5
S = Kurang Setuju 4
KS = Kurang Setuju 3
TS = Tidak Setuju 2
STS = Sangat Tidak Setuju 1
Berikut ini merupakan tabel instrument penelitian.
Tabel 3.2 Instrumen Penelitian
No Variabel Definisi Variabel Indikator Skala
1. Disiplin Kerja (X)
Disiplin kerja adalah
kesadaran dan
kesediaan pegawai
mematuhi semua
peraturan organisasi
dan norma-norma
soaial yang berlaku.14
1. Hadir tepat waktu
2. Tingkat kehadiran yang tinggi. 3. Mentaati ketentuan jam kerja. 4. Menggunakan peralatan kantor
dengan baik.
5. Ketaatan terhadap aturan kantor.15
Likert
13Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D, h. 93-94.
14
Lijan Poltak Sinambela, Manajemen Sumber Daya Manusia:Membangun Tim Kerja yang
Solid untuk Meningkatkan Kinerja, h.335. 15
2. Kinerja Karyawan (Y)
Kinerja merupakan suatu proses tentang bagaimana pekerjaan berlangsung untuk mencapai hasil kerja.16
1. Kuantitas. 2. Kualitas
3. Ketepatan waktu. 4. Kehadiran
5. Efektivitas dan efisien.17
Likert 3. Keselamata n dan Kesehatan Kerja (K3) (Z) Keselamatan dan kesehatan kerja menunjuk kepada kondisi-kondisi fisiologis-fisikal dan psikologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan.18
1. Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD).
2. Ketersediaan alat
pengidentifikasi bahaya di lingkungan kerja.
3. Pelaksanaan latihan tanggap darurat secara berkala.
4. Prosedur penerapan
penggunaan APD.
5. Ketersediaan klinik di lokasi proyek.
6. Ketersediaan jaminan atas kecelakaan kerja.19
Likert
G. Uji Validitas dan Reabilitas