• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENEMUAN DAN PEMBAHASAN

B. Penemuan dan Pembahasan

1)Analisis Kualitatif

Analisis kualitatif berkenaan dengan tanggapan pelanggan mengenai produk, harga, distribusi dan promosi terhadap keputusan pembelian jamu tolak angin. Dalam hali ini digunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif dengan penyebaran 100 kuesioner pada pelanggan jamu tolak angin di daerah Jakarta Timur.

Untuk menganalisis tanggapan atau persepsi pelanggan mengenai produk, harga, saluran distribusi dan promosi jamu tolak angin terhadap keputusan pembelian para pelanggan di Jakarta Timur. Sebagaimana

Tolak angin memenuhi standar yang baik sebagai produk untuk mencegah masuk angin.

58 58.0 42 42.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

diketahui pada bab sebelumnya, penelitian ini menggunakan 5 (lima) variabel yang terdiri dari :

a. Produk (X1) dengan 4 (empat) subvariabel dengan jumlah indikator sebanyak (lima) indikator.

b. Harga (X2) dengan 1 (satu) subvariabel dengan jumlah indikator sebanyak 3 (tiga) indikator.

c. Saluran Distribusi (X3) dengan 2 (dua) subvariabel dengan jumlah indikator sebanyak 2 (dua) indikator.

d. Promosi (X4) dengan 2 (dua) subvariabel dengan jumlah indikator sebanyak 5 (empat) indikator.

e. Keputusan Pembelian (Y) dengan 5 (lima) subvariabel dengan jumlah indikator sebanyak 5 (lima) indikator.

Setiap indikator dibuat pernyataan yang diberikan bobot 1 – 5 (skala likert) sehingga diperoleh skor untuk masing-masing pernyataan. Selanjutnya akan di bahas masing-masing variabel dalam penelitian yang penulis lakukan.

a. Analisis Kualitatif Variabel Produk (X1)

Tabel 4.1

Sumber: data primer yang diolah

Dari tabel 4.1 diatas dapat dilihat dengan jelas sebanyak 58 responden menjawab Setuju dan 42 reponden menjawab Sangat

Tolak angin mampu mengusir masuk angin secara cepat. 41 41.0 59 59.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Setuju, tidak ada respondenyang menjawab Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju, ataupun Ragu-ragu, atas pernyataan produk tolak angin memenuhi standar yang baik sebagai produk untuk mencegah masuk angin.

Hasil diatas berbanding positif dengan realitas yang terjadi, yakni tolak angin adalah produk masuk angin pertama dan satu-satunya yang mendapatkan peningkatan status dari jamu menjadi Obat Herbal Terstandar Pada 19 Juli 2007 lalu yang dikeluarkan oleh Badan POM (http://www.nutrendunited.com).

Tabel 4.2

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.2 dapat dilihat bahwa sebanyak 41 responden menjawab Setuju dan 59 responden menjawab Sangat Setuju, tidak ada responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju, ataupun Ragu-ragu atas pernyataan produk tolak angin mampu mengusir masuk angin secara cepat. Hasil ini merupakan gambaran atas kualitas yang baik akan tolak angin sebagai produk masuk angin yang mempunyai fungsi utama untuk mengusir masuk angin.

Hal ini beralasan karena produk tolak angin yang merupakan salah satu produk PT. SIDO MUNCUL telah melakukan penelitian dengan

Merek tolak angin sangat familiar, mudah untuk diketahui dan diingat oleh semua lapisan masyarakat.

58 58.0 42 42.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

laboratorium bioteknologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Hasilnya, dengan mengonsumsi obat masuk angin ini, sel darah putih dapat meningkat. Penelitinya adalah Prof.Dr.Edi Dharmono. Dia ahli parasit dan ahli kriminologi. Terbukti pula obat masuk angin memang meningkatkan sel darah putih.Jadi diminum dua kali satu hari bisa meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. (http://www.seputar-indonesia.com).

Tabel 4.3

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.3 diatas diketahui sebanyak 58 responden menyatakan Setuju dan 42 responden menyatakan Sangat Setuju atas pernyataan merek tolak angin sangat familiar, mudah untuk diketahui dan diingat oleh semua lapisan masyarakat. Hal ini sangatlah lumrah karena tolak angin merupakan produk pertama di produksi oleh PT. Sido Muncul, selain itu komunikasi, baik itu below the line dan above the line sering dilakukan, dan yang paling terkenal adalah slogan yang mengatakan “orang pintar, minum tolak angin”. Tolak angin merupakan sebuah merek generik, ketika orang butuh obat masuk angin tidak secara langsung mengucapkan produk tolak angin, sama seperti

Tolak angin praktis untuk dikonsumsi dan kemasan serta desainnya modern.

51 51.0 49 49.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Masa penggunaan (kadaluarsa) produk tolak angin tercantum dengan jelas.

58 58.0 42 42.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

yang terjadi pada salah satu produk air minum dalam kemasan, yakni Aqua.

Tabel 4.4

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.4 diatas dapat diketahui sebanyak 51 responden menyatakan Setuju, 49 responden menyatakan Sangat Setuju atas pernyataan tolak angin praktis untuk dikonsumsi dan kemasan serta desainnya modern. Kemasan dan desain tolak angin cair Sido Muncul dapat dikatakan memang praktis dan modern, kemasannya yang simpel dan desainnya yang modern tentunya telah dipertimbangkan terlebih dahulu oleh manajemen perusahaan. Tolak angin dapat disimpan di dikantong kemeja atau celana, dan tidak perlu khawatir akan bocornya kemasan karena plastik yang digunakan adalah kualitasnya standar.

Tabel 4.5

Sumber: data primer yang diolah

Harga tolak angin sesuai dengan khasiat yang diberikan. 1 1.0 47 47.0 52 52.0 100 100.0 Ragu-ragu Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Harga tolak angin sesuai dengan kemampuan keuangan anda. 44 44.0 56 56.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Hasil yang ditunjukkan pada table 4.5 menghasilkan jawaban sebanyak 42 responden menjawab Sangat Setuju, 58 responden menyatakan Setuju dan tidak ada responden menjawab Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju, maupun ragu-ragu. Hal ini berarti para pelangan merasakan bahwa produk tolak angin mencantumkan masa penggunaan dengan jelas, hal ini penting karena pencantuman masa penggunaan produk, akan membuat nyaman dan aman dalam mengkonsumsi tolak angin cair Sido Muncul.

b. Analisis Kualitatif Variabel Harga (X2)

Tabel 4.6

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel diatas dapat disimpulkan tanggapan sebagian besar responden menilai positif bahwa harga tolak angin sesuai dengan khasiat yang diberikan. Dengan mengeluarkan uang sebesar Rp.1500- 2000, dapat mejaga ketahanan sehingga fit untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Tabel 4.7

Perbedaan harga tolak angin dengan produk lainnya (Antangain, Bintangin, Orangin) tidak

menjadi masalah bagi saya.

1 1.0 47 47.0 52 52.0 100 100.0 Ragu-ragu Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.4 diatas dapat dilihat dengan jelas sebanyak 44 responden menjawab Setuju, dan sebanyak 56 responden menjawab Sangat Setuju atas pernyataan harga tolak angin sesuai dengan kemampuan keuangannya.

Harga tolak angin dipasaran berkisar antara 1500 s/d 2000 rupiah, harga ini sangatlah sebanding atau bahkan lebih dengan status yang disandang produk tolak angin sebagai obat herbal yang terstandar yang diproduksi dengan menggunakan teknologi yang cangih dan modern.

Tabel 4.8

Sumber: data primer yang diolah

Hasil pada tabel 4.8 diatas dapat dinyatakan bahwa sebagian besar responden menyatakan perbedaan harga tolak angin dengan produk lainnya dipasaran tidak berpengaruh bagi mereka, hal ini mungkin disebabkan dengan kualitas yang diberikan oleh tolak angin. Hal ini sebanding dengan prestasi yang diperoleh Tolak Angin dengan diterimanya Indonesian Customer Satisfaction Index (ICSA) 2007

Produk tolak angin mudah diperoleh dan dibeli didaerah mana saja.

7 7.0 55 55.0 38 38.0 100 100.0 Ragu-ragu Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Penjual tolak angin mudah ditemui diberbagai toko.

49 49.0 51 51.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

karena berhasil meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Tolak Angin.

c. Analisis Kualitatif Variabel Saluran Distribusi (X3)

Tabel 4.9

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.9 diketahui sebagian besar responden menyatakan produk angin mudah diperoleh dan dibeli dimana saja, hal ini wajar karena wilayah pemasaran produk tolak angin mencakup seluruh daerah di Indonesia.

Tabel 4.10

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel diatas dapat dilihat dengan jelas bahwa sebagian besar responden menyatakan penjual tolak angin mudah ditemui diberbagai toko, Hasil ini adalah sesuai dengan realitas yang ada, produk tolak angin dijual dari mulai pedagang asongan dan pedagang dipinggir jalan sampai dengan supermarket yang modern, seperti hero, giant, carefour dan sebagainya. Selain itu tolak angin didukung oleh 60 distributor yang tersebar diseluruh Indonesia.

Penayangan iklan tolak angin di media masa/elektronik sering dilihat atau ditemui.

15 15.0 85 85.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Bintang iklan yang digunakan dalam iklan tolak angin mudah dikenal dan mempunyai latar belakang

yang dapat dipercaya dan dapat dibanggakan.

9 9.0 91 91.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

d. Analisis Kualitatif Variabel Promosi (X4)

Tabel 4.11

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.11 dapat diketahui dengan sangat jelas bahwa 85 responden dan 15 responden menyatakan penayangan iklan tolak angin dimedia masa/elektronik sering dilihat atau ditemui. Hasil ini sangatlah wajar adanya, karena iklan atau komunikasi berbagai macam bentuk sering dilihat, walaupun penulis tidak mempunyai angka atapun data yang jelas untuk mendukung pernyataan tersebut.

Tabel 4.12

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.12 dapat disimpulkan bahwa persepsi ataupun tanggapan responden terhadap pernyataan bintang iklan yang digunakan dalam iklan tolak angin mudah dikenal dan mempunyai latar belakang yang dapat dipercaya dan dapat dibanggakan. Hasil ini sesuai dengan kenyataan bahwa iklan tolak angin menggunakan artis dan orang terkenal yang terkenal dan mempunyai latar belakang yang

Isi pesan jamu tolak angin sesuai dengan manfaat yang diterima dan dirasakan.

10 10.0 90 90.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Event yang diselenggarakan dalam rangka promosi penjualan tolak angin sering dilakukan.

5 5.0 39 39.0 56 56.0 100 100.0 Ragu-ragu Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

dibanggakan seperti, Agnes Monica (Penyanyi), Butet (Artis dan Seniman), Rhenald Kasali (Ilmuwan). Selain itu didukung angka penjualan tolak angin yang naik 40% ditahun 2007. (http://www.nutrendunited.com).

Tabel 4.13

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan atau menanggapi dengan sangat positif bahwa isi pesan jamu tolak angin sesuai dengan manfaat yang mereka terima, dengan minum tolak angin 1 – sachet secara teratur akan menjaga daya tahan tubuh. Sedangkan tim peneliti Prof. Dr. Eddy Dharmana, M.Sc, Phd, mengatakan hasil uji khasiat menyatakan dengan konsumsi Tolak Angin secara teratur sesuai dosis anjuran dapat meningkatkan daya tahan tubuh secara signifikan. (http://www.waspada.co.id).

Tabel 4.14

Pada tabel diatas dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menjawab atau menilai event yang diselenggarakan dalam rangka promosi penjualan tolak angin sering dilakukan. Sebanyak 56 responden menjawab Sangat Setuju, 39 orang menjawab Setuju, hanya 5 responden menyatakan Ragu-ragu dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju.

Hasil diatas sesuai dengan apa yang terjadi. PT. Sido Muncul dengan produknya tolak angin sering melakukan kegiatan-kegiatan atau event yang strategis dalam membentuk image dan sekaligus sebgai komunikasi produk tolak angin.

Sejak tahun 1999, secara rutin PT. Sido Muncul mengadakan acara Penganugrahan SidoMuncul Award. SidoMuncul Award merupakan bentuk peduli serta sumbangsih perusahaan bagi kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Program penanaman pohon yang diprakarsai Kuku Bima Energi dan Tolak Angin Sido Muncul dengan mengangkat tema “Ayo Menanam Hijaukan Bumi Kita Kuku Bima Energi dan Tolak angin Gotong Royong Bersama Masyarakat Sumowono”, ini akan melibatkan seluruh unsur management PT.Sido Muncul, Mahasiswa Pecinta Alam Wapeala dan Program Magister Agrobisnis Universitas Diponegoro Semarang, serta masyarakat dan pelajar desa Kemitir Kecamatan Sumowono Semarang. Juga hadir pada kesempatan ini para ikon produk Sido Muncul seperti Timbul Suhardi, dr. Lula Kamal,

Memutuskan membeli produk tolak angin berdasarkan atas kebutuhan akan produk untuk menghilangkan masuk angin.

22 22.0 78 78.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Sebelum membeli tolak angin anda mencari informasi (khasiatnya, bahan-bahan yang digunakan, dan lai-lain) seputar jamu tolak angin.

1 1.0 2 2.0 45 45.0 52 52.0 100 100.0 Tidak Setuju Ragu-ragu Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

Rieke ‘Oneng’ Dyah Pitaloka dan Vega ‘Ngatini’ Darwanthi. (www.sidomuncul.com).

e. Analisis Kualitatif Variabel Keputusan Pembelian (Y)

Tabel 4.15

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel diatas diketahui bahwa sebanyak 78 orang menyatakan Sangat Setuju, 22 orang menyatakan Setuju akan pernyataan memutuskan membeli produk tolak angin berdasarkan atas kebutuhan produk untuk menghilangkan masuk angin. Hasil ini adalah sangat wajar adanya, walaupun ada benefit lainnya yang didapat didalam mengkosumsi tolak angin, seperti dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehinga tidak rentan terkena penyakit.

Tabel 4.16

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.16 diketahui bahwa sebanyak 52 responden menyatakan Sangat Setuju, 45 responden menyatakan Setuju, 2

Melakukan pertimbangan yang matang saat memutuskan untuk membeli jamu tolak angin.

39 39.0 61 61.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

responden menyatakan Ragu-ragu dan 1 responden menyatakan Tidak Setuju, namun tidak ada responden yang menyatakan Sangat Tidak Setuju atas pernyataan tersebut diatas.

Hasil diatas menunjukkan bahwa mayoritas para pelanggan merupakan pelanggan yang kritis yang melihat terlebih dahulu manfaat atau nilai yang akan didapat ketika mengkonsumsi tolak angin. Walaupun ada sebagian kecil responden yang menyatakan sebaliknya, dapat dikatakan lumrah karena persepsi atau pendapat mereka sangat berpengaruh akan latar belakang kehidap masing-masing responden.

Setiap orang dapat mencari dan mengamati manfaat atau nilai dari produk tolak angin baik itu di media cetak maupun di media elektronik, selain itu PT. Sido Muncul membuat Website, yang menurut penulis sangat berguna sekali sebgai media interaktif bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih jauh tentang tolak angin Sido Muncul.

Tabel 4.17

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.17 diatas dapat diketahui 39 responden menyatakan Setuju, 61 responden menyatakan Sangat Setuju bahwa melakukan pertimbangan yang matang untuk membeli jamu tolak angin. Hal ini

Memutuskan membeli jamu tolak angin berdasarkan pendapatan pribadi, harga, dan

manfaat yang ada pada jamu tolak angin.

44 44.0 56 56.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent

wajar karena banyak beredar produk-produk masuk angin dipasaran yang mempengaruhi para konsumen dengan strategi komunikasi diberbagai media cetak dan elektronik.

Di Indonesia terdapat 1.300 perusahaan jamu dengan omzet penjualan sekitar Rp 3 triliun. Lima perusahaan di antaranya merupakan perusahaan jamu terbesar, yakni Mustika Ratu, Sari Ayu, Air Mancur, Nyonya Meneer, dan Sido Muncul. Yang kesemuanya

mengeluarkan produk masuk angin. (http://bisnisfarmasi.wordpress.com).

Tabel 4.18

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel diatas diketahui 56 responden menjawab Sangat Setuju, 44 responden menyatakan Setuju bahwa memutuskan untul membeli tolak angin berdasarkan pendapatan pribadi, harga, dan manfaat yang ada pada jamu tolak angin. Hal ini membuktikan pelanggan jamu tolak angin Sido Muncul merupakan pelanggan yang sangat kritis yang secara tidak langsung telah menyadari akan pengetahuan tentang suatu produk dengan mengamati beberapa sisi didalam memutuskan membeli tolak angin Sido Muncul, yakni pendapatan, harga dan manfaat yang kan diperoleh.

Tercipta kepuasan atas manfaat atau khasiat setelah mengkonsumsi tolak angin.

26 26.0 74 74.0 100 100.0 Setuju Sangat Setuju Total Valid Frequency Percent Tabel 4.19

Sumber: data primer yang diolah

Pada tabel 4.19 diketahui sebanyak 74 orang menyatakan Sangat Setuju, 26 orang Setuju dan tidak ada yang menyatakan Ragu-ragu, Tidak Setuju ataupun Sangat tidak Setuju atas pernyataan terciptanya kepuasan atas manfaat atau khasiat setelah mengkonsumsi tolak angin.

Hasil ini berbanding positif dengan prestasi yang disandang tolak angin, yakni diterimanya Indonesian Customer Satisfaction Index

(ICSA) 2007 karena berhasil meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk Tolak Angin (http:www.nutrendunited.com).

2)Analisis Kuantitatif

a. Uji Validitas dan Reliabilitas

Untuk mendapatkan data primer, penulis menyebarkan kuesioner kepada para pelanggan yang meminum Tolak Angin di daerah Jakarta Timur sejumlah 100 responden yang dapat mewakili dari berbagai golongan. Sebelum kuesioner diberikan kepada 100 responden, penulis melakukan Try Out terhadap 10 responden dengan memberikan 19 butir pernyataan untuk menguji tingkat validitas dan reliabilitas dari seluruh pernyataan tersebut.

Tabel 4.20

Hasil Try out Pengaruh Produk, Harga, Saluran Distribusi dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian

Item-Total Statistics Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted Keterangan

Pernyataan 1 .370 .818 Valid & Reliabel Pernyataan 2 .573 .810 Valid & Reliabel Pernyataan 3 .176 .825 Valid & Reliabel Pernyataan 4 .438 .815 Valid & Reliabel Pernyataan 5 .323 .828 Valid & Reliabel Pernyataan 6 .532 .815 Valid & Reliabel Pernyataan 7 .400 .818 Valid & Reliabel Pernyataan 8 .272 .822 Valid & Reliabel Pernyataan 9 .226 .829 Valid & Reliabel Pernyataan 10 .319 .824 Valid & Reliabel Pernyataan 11 .404 .819 Valid & Reliabel Pernyataan 12 .604 .802 Valid & Reliabel Pernyataan 13 .619 .807 Valid & Reliabel Pernyataan 14 .604 .809 Valid & Reliabel Pernyataan 15 .559 .808 Valid & Reliabel Pernyataan 16 .532 .815 Valid & Reliabel Pernyataan 17 .401 .816 Valid & Reliabel Pernyataan 18 .560 .808 Valid & Reliabel Pernyataan 19 .560 .808 Valid & Reliabel

Sumber : Data Primer 2008

Berdasarkan hasil tryout tersebut diperoleh data yang menyatakan bahwa dari 19 item butir pertanyaan yang diberikan kepada 10 responden, tidak satupun pertanyaan tersebut yang memiliki nilai korelasi negative dan hasil analisis tersebut menunjukan bahwa

0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0

Observed Cum Prob

0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0 E xp ect ed Cu m P ro b

Dependent Variable: VAR00005

Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual

Cronbach’s Alpha > dari 0.60 dapat disimpulkan bahwa konstruk variabel diatas adalah realibel. Sehingga ketika dilakukan penyebaran tersebut digunakan kembali sebagai standarisasi kuesioner penentuan.

b. Uji Normalitas Data

Gambar 4.1 Kurva Normal P Plot

Berdasarkan gambar diatas berupa kurva, dapat dilihat bahwa titik-titik menyebar disekitar garis diagonal atau mengikuti arah garis diagonal, maka model regresi layak digunakan.

c. Uji Asumsi Klasik

Model regresi linier berganda dapat disebut sebagai model yang baik jika model tersebut memenuhi asumsi klasik statistik. Asumsi klasik yang harus dipenuhi adalah :

Coefficientsa .996 1.004 .821 1.218 .848 1.180 .708 1.412 Produk Harga Distribusi Promosi Model 1 Tolerance VIF Collinearity Statistics

Dependent Variable: Pembelian a.

1) Uji Multikolinearitas

Istilah multikolinearitas digunakan untuk menunjukkan adanya hubungan linier diantara variabel-variabel bebas dalam model regresi. Biasanya korelasinya mendekati sempurna atau sempurna.

Tabel 4.21 Uji Multikolinearitas

Berdasarkan pada tabel 4.21 diatas hasil uji melalui Variance Inflation Factor (VIF) pada output masing-masing variabel independen memiliki VIF tidak lebih dari 10 dan nilai Tolerance tidak kurang dari 0,1 maka dapat dinyatakan model regresi berganda bebas dari asumsi klasik multikolinearitas dan dapat digunakan dalam penelitian.

2). Uji Heterokedastisitas

Gambar 4.2

Pada Output SPSS 15 for windows Scatterplot ditunjukkan bahwa titik-titik yang digambarkan tersebut menyebar diatas dan dibawah atau disekitar angka 0 dan tidak membentuk pola tertentu. Maka dapat disimpulkan bahwa pada model regresi diindikasikan tidak terdapat masalah heterokedastisitas yang serius. Dengan kata lain pada model tersebut varian residual dari satu pengamatan kepengamatan lain adalah tetap atau homokedastisitas. Temuan ini menunjukkan bahwa model regresi layak digunakan dalam penelitian.

-2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value

-2 -1 0 1 2 3 Regress ion St udentiz ed Re sidual

Dependent Variable: VAR00005 Scatterplot

Model Summaryb .669a .447 .424 Model 1 R R Square Adjusted R Square Predictors: (Constant), Promosi, Produk, Distribusi, Harga a.

Dependent Variable: Pembelian b.

d. Uji Regresi Linier Berganda

Berdasarkan hasil pengolahan regresi berganda dengan menggunakan SPSS 15.0 for windows dapat dijabarkan masing-masing sebagai berikut:

1) Koefisien determinasi (R2)

Tabel 4.23

Koefisien Determinasi (R2)

Menurut Sugiyono dalam bukunya Metode penelitian bisnis (2003: 183 ), jika R semakin mendekati angka 1, maka hal ini menunjukan adanya hubungan yang sangat kuat. maka hal ini menunjukan adanya hubungan yang sangat kuat. Hasil penelitian ini mendapatkan nilai R = 0,669 menunjukkan hubungan Produk (X1),

Harga (X2), Saluran Distribusi (X3) dan Promosi (X4) Terhadap

Keputusan Pembelian mempunyai hubungan yang kuat.

Pada Tabel. 4.23 menunjukan nilai R Square sebesar 0,447 dan nilai Adjusted R Square sebesar 0, 424. Hal ini berarti Produk (X1),

Coefficientsa -.499 2.977 .226 .081 -.065 .127 .270 .136 .898 .146 (Constant) Produk Harga Distribusi Promosi Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients

Dependent Variable: Pembelian a.

menjelaskan sebesar 42,40 % terhadap Keputusan Pembelian sedangkan sisanya 57, 60 % dijelaskan dengan faktor atau variabel lain yang tidak diketahui dan tidak termasuk dalam analisis regresi ini. Variabel lain tersebut dapat terdiri dari rangsangan diluar variabel bauran pemasaran yakni, faktor ekonomi, teknologi, politik dan faktor kebudayaan yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan keputusan pembelian jamu tolak angin cair Sido Muncul, hal ini sesuai dengan landasan teori dalam bab sebelumnya, tepatnya dalam model perilaku pembelian yang penulis kutip dari Kotler (2000,161).

2) Persamaan regresi linier berganda

Tabel 4.24

Hasil Regresi Berganda

Berdasarkan tabel 4.24 diatas maka diperoleh persamaan regresi sebagai berikut :

Y = - 0,499+ 0.226X1 - 0,065 X2 + 0.270 X3+ 0,898 X4 + ε

Hasil diatas di interpretasikan jika variabel X1 yaitu Produk,

variabel X2 yaitu Harga, variabel X3 yaitu Saluran Distribusi dan

variabel X4 yaitu promosi dianggap konstan, maka loyalitas

ANOVAb 78.147 4 19.537 19.212 .000a 96.603 95 1.017 174.750 99 Regression Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), Promosi, Produk, Distribusi, Harga a.

Dependent Variable: Pembelian b.

Variabel Produk (X1) mempunyai pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,226 yang artinya jika nilai variabel Produk terjadi peningkatan sebesar 1 satuan maka Keputusan Pembelian (Y) meningkat sebesar 0,226,dengan catatan variabel lainnya ceteris paribus.

Variabel Saluran Distribusi (X3) mempunyai pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,270 yang artinya jika nilai variabel Produk terjadi peningkatan sebesar 1 satuan maka Keputusan Pembelian (Y) meningkat sebesar 0,270, dengan catatan variabel lainnya ceteris paribus.

Variabel Promosi (X4) mempunyai pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,898 yang artinya jika nilai variabel Promosi terjadi peningkatan sebesar 1 satuan maka Keputusan Pembelian (Y) meningkat sebesar 0,898, dengan catatan variabel lainnya ceteris paribus. 3) Uji F-hitung.

Tabel 4.25 Hasil F hitung

Coefficientsa -.168 .867 2.809 .006 -.508 .613 1.985 .050 6.152 .000 (Constant) Produk Harga Distribusi Promosi Model 1 t Sig.

Dependent Variable: Pembelian a.

Uji Anova menghasilkan F hitung sebesar 19,212 dengan tingkat signifikansi 0,000. Karena angka probabilitas sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima dan dapat disimpulkan variabel X1 yaitu Produk, variabel X2 yaitu Harga, variabel X3 yaitu

Saluran Distribusi dan variabel X4 yaitu promosi secara bersama-

sama (simultan) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Y

Dokumen terkait