• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penentuan Faktor Kunc

Dalam dokumen BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN (9) (Halaman 56-61)

Untuk menentuan faktor kunci yang merupakan dasar dalam penyusunan alternatif

kebijakan pengelolaan private label secara berkelanjutan di PT. I ndomarco Prismatama,

digunakan analisis prospektif struktural.

4.4.1 Analisis Prospektif Struktural Berdasarkan Analisis Kebutuhan I dentifikasi stakeholder PT. I ndomarco Prismatama ditentukan berdasarkan

peran dan fungsinya terhadap pengelolaan private label I ndomaret. Stakeholder

pengelolaan private label I ndomaret adalah manajer education & training, manajer

location development, dan manajer merchandising support & development (bagian

home brand). Pengelolaan private label di masa mendatang perlu memperhatikan

faktor yang dianggap penting atau strategis oleh stakeholder karena hal ini berkaitan

dengan rencana pengelolaan yang harus dilakukan serta hal-hal penting yang harus

diperhatikan dalam pelaksanaan pengelolaan tersebut. Hasil analisis kebutuhan

stakeholder disajikan pada Tabel 4.9.

Tabel 4.9 Faktor Penting/ Strategis dalam Pengelolaan Private Label I ndomaret

Berdasarkan Analisis Kebutuhan

Faktor Penting/ Strategis A. Ketersediaan produk

B. Kinerja produk C. Kesesuaian produk D. Kualitas yang dirasakan

E. Kestabilan harga F. Potongan harga

G. Lokasi yang mudah dijangkau H. Fasilitas parkir yang luas

I . Kelancaran arus lalu lintas

J. Banyaknya sarana transportasi yang menunjang K. Kebersihan toko dan area perbelanjaan

L. Penempatan rak yang disusun dengan rapi sesuai dengan sesuai dengan jenis barang

M. Pengetahuan pramuniaga atas produk yang ditawarkan N. Proses transaksi pembayaran cepat

O. Layanan yang ramah dan membantu Sumber: Hasil Pengolahan Data (2010)

Faktor penting/ strategis yang menjadi kebutuhan para stakeholder tersebut

selanjutnya dianalisis untuk menentukan faktor kunci dalam pengelolaan private

label I ndomaret dengan menggunakan analisis prospektif struktural. Berdasarkan

hasil analisis prospektif struktural, diperoleh tiga faktor kunci yang memiliki tingkat

pengaruh yang tinggi dengan tingkat ketergantungan yang rendah pada kuadran I ,

yaitu: 1) pengetahuan pramuniaga atas produk yang ditawarkan, 2) penempatan rak

yang disusun dengan rapi sesuai dengan jenis barang, dan 3) kesesuaian produk.

Ketiga faktor kunci tersebut merupakan faktor utama yang harus diperhatikan dalam

pengelolaan private label di masa mendatang. Secara detail hasil analisis prospektif

disajikan pada Gambar 4.31.

Gambar 4.31 Hasil Analisis Prospektif Faktor Kunci Pengelolaan Private Label Berdasarkan Analisis Kebutuhan

Sumber: Hasil Pengolahan Data (2010)

Berdasarkan gambar 4.31, dapat dilihat bahwa kuadran I I mencakup empat

faktor, yaitu: 1) ketersediaan produk, 2) kestabilan harga, 3) lokasi yang mudah

faktor stakes yang memiliki tingkat pengaruh dan tingkat ketergantungan yang tinggi

pada sistem. Faktor-faktor pada kuadran I I cenderung tidak stabil dan sulit untuk

dikendalikan secara internal oleh perusahan, sehingga faktor-faktor pada kuadran ini

tidak termasuk ke dalam faktor kunci dalam merumuskan alternatif kebijakan tapi

keberadaannya harus tetap diperhatikan dalam pengelolaan private label secara

berkelanjutan di PT. I ndomarco Prismatama.

Kuadran I I I mencakup tiga faktor, yaitu: 1) potongan harga, 2) kebersihan

toko dan area perbelanjaan, dan 3) fasilitas parkir yang luas. Ketiga faktor tersebut

merupakan faktor output yang memiliki tingkat pengaruh yang rendah dengan

tingkat ketergantungan yang tinggi pada sistem. Faktor-faktor pada kuadran I I I

merupakan hasil dari faktor-faktor lainnya yang berada pada kuadran I dan kuadran

I I . Kuadran I V mencakup lima faktor, yaitu: 1) kinerja produk, 2) banyaknya sarana

transportasi yang menunjang, 3) kelancaran arus lalu lintas, 4) layanan yang ramah

dan membantu, dan 5) proses transaksi pembayaran cepat. Kelima faktor tersebut

merupakan faktor unused yang memiliki tingkat pengaruh dan tingkat

ketergantungan yang rendah pada sistem. Faktor-faktor pada kuadran I V dapat

dikeluarkan dari sistem karena faktor-faktor tersebut terletak di luar sistem (unused).

4.4.2 Analisis Prospektif Struktural Berdasarkan Analisis RAP- FOVABEL Berdasarkan hasil analisis keberlanjutan, diperoleh 18 faktor pengungkit

dalam pengelolaan private label secara berkelanjutan di PT. I ndomarco Prismatama.

Kedelapan belas atribut tersebut dapat dilihat pada Tabel 4.10. Keseluruhan faktor

pengungkit tersebut harus diperhatikan dalam pengelolaan private label di masa

yang akan datang. Dalam proses implementasinya, hanya faktor-faktor yang memiliki

tingkat pengaruh yang tinggi dengan tingkat ketergantungan yang rendah terhadap

merumuskan alternatif kebijakan pengelolaan private label secara berkelanjutan di

PT. I ndomarco Prismatama.

Tabel 4.10 Faktor Pengungkit Pengelolaan Private Label di PT. I ndomarco Prismatama

Dimensi Pengelolaan Faktor Pengungkit

Merchandise A. Banyak variasi barang

Quality Product

B. Estestika produk C. Keandalan produk D. Kesesuaian produk

Price E. Kestabilan harga

Location

F. Lokasi yang mudah dijangkau G. Lingkungan sekitar yang aman H. Kelancaran arus lalu lintas

Customer Service & Selling

I . Mudah untuk menukarkan barang dan mendapatkan pengembalian uang

J. Pramuniaga yang ramah dan sopan

K. Pengetahuan pramuniaga atas produk yang ditawarkan

Store Layout & Design

L. Mudah menjangkau dan memilih barang dagangan M. Kebersihan toko dan area perbelanjaan

N. Penempatan rak yang disusun dengan rapi sesuai dengan jenis barang

Advertising & Promotion

O. I klan yang menarik

P. Diskon khusus pada event tertentu

Q. Hadiah langsung atas pembelian sejumlah barang tertentu R. Potongan harga

Sumber: Hasil Pengolahan Data (2010)

Penentuan faktor kunci dilakukan dengan melibatkan para stakeholder PT.

I ndomarco Prismatama yang terkait dalam pengelolaan private label. Berdasarkan

hasil analisis prospektif struktural, diperoleh empat faktor kunci yang memiliki tingkat

pengaruh yang tinggi dengan tingkat ketergantungan yang rendah pada kuadran I ,

yaitu: 1) keandalan produk, 2) potongan harga, 3) kesesuaian produk, dan 4) hadiah

langsung atas pembelian sejumlah barang tertentu. Keempat faktor kunci tersebut

merupakan faktor utama yang harus diperhatikan dalam pengelolaan private label di

masa mendatang. Secara detail hasil analisis prospektif dapat dilihat pada Gambar

Gambar 4.32 Hasil Analisis Prospektif Faktor Kunci Pengelolaan Private Label

Berdasarkan Analisis RAP-FOVABEL

Sumber: Hasil Pengolahan Data (2010)

Berdasarkan gambar 4.32, dapat dilihat bahwa kuadran I I mencakup enam

faktor, yaitu: 1) iklan yang menarik, 2) pengetahuan pramuniaga atas produk yang

ditawarkan, 3) penempatan rak yang disusun dengan rapi sesuai dengan jenis

barang, 4) banyak variasi barang, 5) kestabilan harga, dan 6) diskon khusus pada

event tertentu. Faktor-faktor pada kuadran I I cenderung tidak stabil dan sulit untuk

dikendalikan secara internal oleh perusahan, sehingga faktor-faktor pada kuadran ini

tidak termasuk ke dalam faktor kunci dalam merumuskan alternatif kebijakan tapi

keberadaannya harus tetap diperhatikan dalam pengelolaan private label secara

berkelanjutan di PT. I ndomarco Prismatama.

Kuadran I I I mencakup tiga faktor, yaitu: 1) mudah menjangkau dan memilih

barang dagangan, 2) lokasi yang mudah dijangkau, dan 3) lingkungan sekitar yang

aman. Ketiga faktor tersebut merupakan faktor output yang memiliki tingkat

Faktor-faktor pada kuadran I I I merupakan hasil dari faktor-faktor lainnya yang

berada pada kuadran I dan kuadran I I . Kuadran I V mencakup lima faktor, yaitu: 1)

pramuniaga yang ramah dan sopan, 2) estestika produk, 3) kebersihan toko dan

area perbelanjaan, 4) kelancaran arus lalu lintas, dan 5) mudah untuk menukarkan

barang dan mendapatkan pengembalian uang. Kelima faktor tersebut merupakan

faktor unused yang memiliki tingkat pengaruh dan tingkat ketergantungan yang

rendah pada sistem. Faktor-faktor pada kuadran I V dapat dikeluarkan dari sistem

karena faktor-faktor tersebut terletak di luar sistem (unused).

Dalam dokumen BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN (9) (Halaman 56-61)

Dokumen terkait