PROGRAM UTAMA DAN RENCANA STRATEGIS
D. Penetapan Kinerja Tahun 2009
Dalam menjalankan Tugas Pokok dan fungsinya sesuai visi misi Pengadilan Negeri Sukabumi ditentukan oleh Penyediaan Anggaran dari Tahun ke Tahun melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Pada Tahun Anggaran 2009 Satuan Kerja Pengadilan Negeri Sukabumi menerima anggaran Rp. 3.396.660.000,- ( Tiga Milyar Tiga Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Enam Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah ) yang didalamnya terdapat 3 (tiga) macam program yang utama dengan pagu masing-masing sebagai berikut:
1. Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik Rp. 2.453.048.000,- 2. Program Peningkatan Kinerja Lembaga Peradilan dan
Lembaga Penegak Hukum Lainnya
Rp. 795.112.000,- 3. Program Penegakkan Hukum dan HAM Rp. 148.500.000,- Jumlah Rp. 3.396.660.000,-
Dari Program yang utama sebagaimana tertuang dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Pengadilan Negeri Sukabumi Tahun Anggaran 2009 dalam pelaksanaannya diuraikan dalam beberapa kegiatan pokok yang merupakan satu kesatuan dari Tugas Pokok dan Fungsi Satuan Kerja Pengadilan Negeri Sukabumi yaitu :
1. Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik
Dari Program ini dengan Anggaran yang tersedia pada tahun 2009 direncanakan untuk: a. Pembayaran Gaji dan Tunjangan untuk Pegawai.
b. Untuk Penyelenggaraan Operasional Perkantoran dan Pimpinan diantaranya untuk Pembelian ATK dan Anggaran Untuk Pelayanan Publik Atau Birokrasi.
c. Penyelenggaraan Perawatan Gedung Kantor.
d. Penyelenggaraan Perawatan Sarana dan Prasarana Kantor
e. Penyelenggaraan Tata usaha perkantoran, kearsipan, perpustakaan dan dokumentasi. 2. Program Peningkatan Kinerja Lembaga Peradilan dan Lembaga Penegak Hukum Lainnya
PN.SMI/KEU/LAKIP.2008 Page 11 a. Pembangunan/Pengadaan/Peningkatan Sarana dan Prasarana
b. Pengembangan Sistem Informasi.
c. Penyediaan Alat Pengolah Data, Kendaraan Bermotor Roda 2 dan Inventaris Kantor. 3. Program Penegakkan Hukum dan HAM
Dari Program ini dengan Anggaran yang tersedia pada tahun 2009 direncanakan untuk: a. Penyediaan Bantuan Hukum/Saksi/Penterjemah/Biaya Pengacara b. Penyelesaian Perkara Hukum.
c. Operasional Persidangan Peradilan termasuk untuk ATK Perkara.
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
F. Pengukuran Kinerja
Pengukuran Kinerja terdiri dari Pengukuran Kinerja Kegiatan dan Pengukuran Pencapaian Sasaran. 3. Pengukuran Kinerja Kegiatan ( PKK )
Pengukuran kinerja kegiatan yaitu mengukur tingkat capaian kinerja kegiatan yang dimulai dengan menetapkan indikator kinerja kegiatan berdasarkan kelompok inputs, outputs, outcomes, benefits dan impacts; menentukan satuan setiap kelompok indikator; menetapkan rencana tingkat capaian (target), mengetahui realisasi indikator kinerja kegiatan;menghitung rencana dan realisasi untuk mendapatkan prosentasenya. Pada Tahun 2008 Satuan Kerja Pengadilan Negeri Sukabumi mempunyai 3 (tiga) Program Kegiatan dan semuanya sudah direalisasikan.
Berdasarkan Formulir Pengukuran Kinerja Kegiatan Tahun 2008 maka dapat diuraikan sebagai berikut: d. Pembayaran Gaji /Honor/Tunjangan, kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan pencapaian
rencana tingkat capaian kelompok indikator input 108.22%, output 100%, dan outcome 100% e. Pelaksananaan Operasional Kantor Program Penerapan Kepemerintahan Yang Baik dan
Penegakkan Hukum dan HAM, Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan Pencapaian rencana tingkat capaian kelompok indikator input 68.32%, output 84.36% dan outcome 84.36%.
f. Pelaksanaan Program Peningkatan Kinerja Lembaga Peradilan dan Lembaga Penegak Hukum Lainnya/ Kegiatan Pembangunan/Pengadaan/Peningkatan Sarana dan Prasarana, Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan pencapaian rencana tingkat capaian kelompok indikator input 98.11%, output 98.11% dan outcome 98,11%.
PN.SMI/KEU/LAKIP.2008 Page 12 Pengukuran Pencapaian Sasaran meliputi; menetapkan indikator sasaran;menetapkan rencana tingkat capaian (target);mengetahui realisasi indikator sasaran;menghitung rencana dan realisasi untuk mendapatkan prosentasenya. Pada Tahun 2008 Pengadilan Negeri Sukabumi menetapkan 3(tiga) sasaran.Ketiga sasaran tersebut telah direalisasikan dan memperoleh pencapaian rencana tingkat capaian (target) sebesar 98,95%.
Berdasarkan Formulir Pengukuran Pencapaian Sasaran Tahun 2008 maka dapat dilaporkan sebagai berikut :
c. Terselenggaranya Tugas dan Fungsi Manajemen dalam melaksanakan Penyelenggaraan Kenegaraan dan Pemerintahan, Sasaran tersebut dilaksanakan dengan pencapaian tingkat capaian 88.06 %.
d. Terwujudnya Lembaga Penegak Hukum Yang Transparan, Akuntabel dan Berkualitas serta memihak pada kebenaran dan keadilan Masyarakat. Sasaran tersebut dilaksanakan dengan pencapaian tingkat capaian 98.11%.
G. Evaluasi Kinerja
Semua Rencana Kinerja Hampir seluruhnya dapat dicapai, namun demikian perlu mendapat dukungan dari semua pihak.
H. Analisis Akuntabilitas Kinerja
Analisis pencapaian kinerja pada dasarnya diarahkan untuk mengukur tingkat keberhasilan visi yang telah ditetapkan dan dijabarkan dalam misi. Selanjutnya untuk mewujudkan visi tersebut ditetapkan tujuan, sasaran, kebijakan, program, dan kegiatannya. Oleh karena itu maka analisis pencapaian kinerja selanjutnya secara rinci dilaksanakan berdasarkan tingkat keberhasilan kegiatan-kegiatan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan evaluasi kinerja yang diolah dari Formulir PKK dan PPS diperoleh kesimpulan sementara bahwa pada Tahun 2008 semua Program dan Kegiatan telah memberikan Kontribusi kepada Visi dan Misi Pengadilan Negeri Sukabumi. Namun mengingat anggaran yang terbatas dan kurangnya sumberdaya manusia, maka kinerja Pengadilan Negeri Sukabumi Tahun 2008 belum Optimal.
Usaha-usaha terus dilakukan untuk meningkatkan pencapaian visi dan misinya menyusun perencanaan yang lebih matang dan terpadu mengalokasikan dana kepada kegiatan yang sangat prioritas dengan pengalokasian dana merujuk kepada rencana hasil yang akan didapat.Selanjutnya melalui peningkatan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan peningkatan profesionalisme kerja terus menerus dilakukan. Dengan adanya peningkatan kualitas SDM, sarana prasarana, dan dukungan dari semua pihak diharapkan kinerja Pengadilan Negeri Sukabumi dapat meningkat.
I. Aspek Keuangan
PN.SMI/KEU/LAKIP.2008 Page 13 Dalam melaksanakan tugas dan fungsi Pengadilan Negeri Sukabumi ditunjang dengan anggaran yang berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2008. Dari DIPA tersebut digunakan untuk melaksanakan tugas dan fungsi Pengadilan Negeri Sukabumi melalui kegiatan-kegiatan sebagaimana tercantum dalam Rencana Kinerja. Selanjutnya jika kita bandingkan antara harapan dan kenyataan di lapangan intinya anggaran tersebut masih jauh dari yang diharapkan.
4. Anggaran Pembangunan/Pengadaan/Sarana dan Prasarana
Selain Anggaran Rutin yang tercantum dalam DIPA Pengadilan Negeri Sukabumi Tahun Anggaran 2008 , juga terdapat Anggaran Pembangunan/Pengadaan/Sarana dan Prasarana yang telah dilaksanakan sesuai Jadwal dan Ketentuan Yang berlaku untuk mendukung Operasional Kantor Pengadilan Negeri Sukabumi.
BAB IV
Penutup
Laporan Akuntabilitas Kinerja Satuan Kerja Pengadilan Negeri Sukabumi Tahun 2008 ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran dan Kegiatan Tahun Anggaran 2008 dan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.
Secara umum tujuan,sasaran,program dan kegiatan Satuan Kerja Pengadilan Negeri Sukabumi Tahun 2008 dapat dilaksanakan dengan baik, namun demikian hasil yang diperoleh tersebut masih perlu ditingkatkan terus guna merespon tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin tinggi.
Mengenai keberhasilan, hambatan, dan cara pemecahan masalahnya dapat dilihat sebagai berikut: D. Keberhasilan
Keberhasilan yang telah dicapai antara lain :
3. Bertambahnya Sarana dan Prasarana Penunjang Operasional Kantor. 4. Meningkatnya Kualitas Kerja Pegawai
E. Hambatan/masalah
PN.SMI/KEU/LAKIP.2008 Page 14 3. Mengingat situasi keuangan Pemerintah yang masih memprihatinkan sehingga dana yang
dialokasikan untuk Kegiatan Pokok belum berimbang dengan hasil yang diharapkan sehingga hasil yang maksimal belum terwujud.
4. Masih adanya Pagu Anggaran kegiatan yang belum maksimal penggunaannya dikarenakan Pagu Anggaran kegiatan yang diberikan sangat besar dibandingkan dengan realisasinya.
F. Pemecahan Masalah
Untuk pemecahan masalah yang dihadapi dilakukan dengan cara :
3. Alokasi dana untuk kegiatan pokok harus sesuai dengan RKA-KL yang diajukan sehingga hasil yang diharapkan dapat terwujud.
4. Pagu Anggaran kegiatan yang besar dapat dialihkan untuk Pagu Anggaran kegiatan yang masih kurang sehingga Pagu Anggaran kegiatan dengan realisasinya dapat berimbang dan maksimal penggunaannya.
Sukabumi, Januari 2009 PENGADILAN NEGERI SUKABUMI
Panitera / Sekretaris
Hj. NENDEN KHAERANI, SH NIP. 040 034 595