HASIL PENELITIAN
5. Pengambilan Tindakan Koreksi
Bila Diperlukan a. Evaluasi Kerja
Satwas SDKP Serang selalu melakukan evaluasi kerja yang dilakukan setiap bergantinya tahun anggaran baru yang telah ditetapkan. Evalusi kerja yang dilakukan oleh Satwas SDKP Serang adalah pencapaian kinerja yang telah dicapai selama satu tahun anggaran. Satwas SDKP Serang telah melaksanakan seluruh program kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya salah satunya adalah penerbitan SLO dan kegiatan pengawasan secara langsung yaitu patroli laut.
Baik
b. Sanksi Sanksi diberikan oleh aparat penegak hukum yang bekerja sama dengan Satwas SDKP Serang dalam rangka menigkatkan disiplin nelayan dan tertib pelaksanaan kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan di wilayah perairan Teluk Banten. Jika dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan secara langsung dilapangan pada kegiatan patroli laut, Satwas SDKP Serang pernah menemukan
kapal penangkap ikan yang tidak memiliki SLO dan yang memberikan sanksi secara hukum yaitu aparat kepolisian setempat.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan, peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa Pengawasan Aktivitas Kapal Penangkap Ikan Karangantu Di Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Serang belum maksimal. Hal ini berdasarkan beberapa kendala yang dihadapi diantaranya sebagai berikut:
a) Dalam tahapan pertama proses pengawasan yaitu Penentuan Standar Pelaksanaan kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh Satwas SDKP Serang adalah ketidaksiapan pegawai dalam melaksanakan kegiatan pengawasan pada aktivitas kapal penangkap ikan dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan di wilayah perairan Teluk Banten. Kurangnya personil pengawas perikanan mengakibatkan dalam proses penerbitan Surat Laik Operasi (SLO) tidak adanya pemeriksaan fisik kapal sebagaimana yang telah tertera pada SOP yang berlaku. Akibatnya yaitu masih adanya nelayan kapal penangkap ikan memanipulasi dokumen kapal perikanan.
b) Dalam tahapan Penentuan Pengukuran Pelaksanaan Kegiatan yang dilakukan oleh Satwas SDKP Serang dalam pengawasan aktivitas kapal penangkap ikan di teluk Banten Karangantu telah dilakukan sesuai dengan
rencana kegiatan operasi laut yang telah dibuat, baik di tingkat Satwas SDKP Serang, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, dan Aparat penegak Hukum. Dalam tahapan kali ini baik Satwas SDKP Serang maupun Institusi lainnya yang berkaitan telah melakukan pelaporan disetiap kegiatan yang jangka waktunya sudah ditentukan serta dalam kegiatan pengawasan senantiasa melibatkan pihak atau lembaga yang memiliki kewenangan agar kegiatan pengawasan sumber daya perikanan dapat berjalan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan. c) Dalam tahapan ketiga proses pengawasan yaitu Pengukuran Pelaksanaan
Kegiatan dari segi pengamatan atau observasi yang dilakukan oleh Satwas SDKP Serang dalam kegiatan pengawasan kapal penangkap ikan dinilai masih kurang, terbukti masih adanya kapal penangkapan ikan di Karangantu yang masih menggunakan alat tangkap yang dilarang dalam melakukan kegiatan penangkapan ikan.
d) Dalam tahapan keempat yaitu Pembandingan Pelaksanaan dengan Standar dan Analisis Penyimpangan yaitu dalam melakukan evaluasi disetiap program pengawasan yang dilakukan oleh Satwas SDKP Serang dirasa kurang memberikan pengaruh yang besar terhadap pemecahan-pemecahan masalah yang diambil seperti masalah SDM.
e) Tahapan yang terakhir dalam proses pengawasan yaitu Pengambilan Tindakan Koreksi Bila Diperlukan berkaitan dengan tindakan perbaikan yang dilakukan oleh Satwas SDKP Serang dalam menemukan masalah-masalah yang menjadi factor penghambat berjalannya kegiatan
pengawasan perikanan pda aktivitas kapal penangkap ikan di karangantu. Satwas SDKP Serang melakukan tindakan koreksi sebagai peningkatan kinerja organisasi saja tetapi tidak membuat perubahan langsung kepada masyarakat nelayan.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah diperoleh dari hasil penelitian di atas, maka peneliti memberikan saran agar Pengawasan Aktivitas Kapal Penangkapa Ikan Karangantu Di Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Serang berjalan secara maksimal.
1) Mengusulkan Penambahan SDM kepada Pangkalan PSDKP Jakarta atau Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan RI. 2) Melakukan pemeriksaan fisik kapal dalam kegiatan pelaporan yang dilakukan oleh nelayan nahkoda kapal perikanan dalam perizinan penerbitan SLO agar dokumen kapal sesuai dengan fisik kapal di lapangan sehingga tidak terjadinya manipulasi ukuran GT kapal dan alat tangkap yang digunakan.
3) Melakukan inisiatif observasi tersendiri atau sidak untuk mengetahui masalah pelanggaran apa saja yang ada pada kegiatan nelayan dalam penangkapan ikan.
4) Melakukan koordinasi yang baik dengan Dinas Penerbit Izin terkait pelayanan perizinan penangkapan ikan yang dilakukan oleh nelayan.
karena Satwas SDKP Serang sebagai perantara antara nelayan dan pihak penerbit izin yaitu DPMPTSP Provinsi Banten.
5) Memberikan tindakan sanksi yang tegas dan sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku terkait pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh nelayan dalam melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah perairan Teluk Banten Karangantu.
DAFTAR PUSTAKA
Basrowi dan Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rinerka Cipta
Effendi, Usman. 2014. Asas-asas Manajemen. Jakarta: Rajawali Press
Fahmi, Irham. 2012. Manajemen Kepemimpinan Teori & Aplikasi. Bandung: Alfabeta
Handayaningrat, Soewarno. 1988. Pengantar Studi Ilmu Administrasi Dan Manajemen. Jakarta: CV Haji Masagung
Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Yogyakarta: BPFE
Hasibuan, Malayu S.P. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Hasibuan, Malayu S.P. 2009. Manajemen: Dasar, Pengertian dan Masalah.
Jakarta: Bumi Aksara
Hasibuan, Malayu S.P. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Bumi Aksara
Makmur. 2015. Efektivitas Kebijakan Kelembagaan Pengawasan. Bandung: PT Refika Aditama
Manullang, M. 2002. Dasar-dasar Manajemen. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Miles, Matthew B, dan Huberman, A. Michael. 2007. Analisis Data Kualitatif.
Jakarta: UI Press
Siagian, Sondang. 2002. Fungsi-fungsi Manajerial. Jakarta: Bumi Aksara Siagian, Sondang. 2005. Fungsi-fungsi Manajerial. Jakarta: Bumi Aksara
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta
Sutori, Djam’an dan Aan Komariyah. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif.
Bandung: Alfabeta
Terry, George. R. 2008. Prinsip-prinsip Manajemen. Jakarta: PT. Bumi Aksara Usman, Husaini dan Akbar, Purnomo Setiady. 2011. Metodologi Penelitian
Dokumen Peraturan-Peraturan
Undang-undang Republik Indonesia No 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan.
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor: PER.16/MEN/2006 tentang Pelabuhan Perikanan.
Peraturan Pemerintah RI No.69 Tahun 2001 tentang pelabuhan dan fungsi serta penyelenggaraannya.
Permen Nomor Per.08/MEN/2012) Klasifikasi Pelabuhan Perikanan.
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Pelaksanaan Tugas Pengawas Perikanan
Peraturan Dirjen PSDKP Nomor.12/PER-DJPSDKP/2017 Tentang Petunjuk Teknis Pengawasan Kapal Perikanan.
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Surat Laik Operasi Kapal Perikanan.
Sumber lainnya https://titiknol.co.id/advertorial/pantau-sarana-dan-prasarana-nelayan-komisi-ii-dprd-banten-kunjungi-karangantu/ http://news.kkp.go.id/index.php/jaga-keberlanjutan-ikan-dan-kesejahteraan-nelayan-kkp-bagikan-alat-tangkap-ramah-lingkungan/ https://id.wikipedia.org/wiki/Pelabuhan http://www.gultomlawconsultants.com/definisi-pelabuhan-dan-jenis-jenisnya/
Wawancara dengan Bapak Ariyanto, S.Pi Wawancara dengan Bapak Slamet Riyanto, S.Pi (Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, (Satwas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dirjen PSDKP RI). Serang).
Wawancara dengan Bapak Hery Juhaeri, S.H., Wawancara dengan Bapak Hepson Daniar, S.H M.H (Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi (Kepala Kepolisian Air Karangantu)
Wawancara dengan Bapak Setyo Budi Raharjo, Wawancara degan Bapak H. Sahibe (Pemilik S.Pi (Polisi Khusus Satwas SDKP Serang) Kapal Perikanan 10-30 GT).
Wawancara dengan Bapak Saiman, Wawancara dengan Bapak Jamaludin, (Nelayan tradisional Karangantu). (Nahkoda Kapal perikanan Karangantu).
Kegiatan penerbitan Surat Laik Operasi, (Pos Kegiatan Pengawasan Kapal Perikanan (Patroli
Pelayanan Penerbitan SLO PPN Karangantu). Laut ) oleh Satwas SDKPSerang, DKP Provinsi, Polisi Air Karangantu, TNI-AL.
Pemeriksaan kapal penangkap ikan karangantu Pemeriksaan dokumen kapal perikanan oleh Dalam kegiatan patroli laut. DKP Provinsi dan TNI-AL dalam kegiatan
Suasana di dalam kapal patroli Satwas SDKP Pemeriksaan hasil tangkapan ikan di dalam Serang. Kapal Perikanan nelayan.
Kegiatan pemeriksaan kapal perikanan nelayan Surat Bukti Pencatatan Kapal Perikanan
Wawancara dengan Bapak Sukara, Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) Nahkoda kapal perikanan karangantu. Nelayan, salah satu dokumen kapal
Perikanan.
Dokumen kapal perikanan, Surat Keterangan Dokumen Kapal perikanan, Surat Ukur Kecakapan Nahkoda kapal perikanan. Dalam Negeri ukuran GT kapal perikanan.