STRUKTUR ORGANISASI KSP BMT SURYA ABADI
D. Pembahasan dan Interpretasi
3. Pengaruh CAR Terhadap ROA
Berasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis dengan
melakukan perbandingan thitung dengan ttabel dengan kriteria penerimaan dan
penolakan H0 yaitu bila thitung > ttabel maka H0 ditolak dan sebaliknya jika
thitung < ttabel maka H0 diterima. Dengan tingkat signifikansi 5% (α=0,05)
dan derajat kebebasan (df=n-1) dari tabel distribusi t diperoleh nila ttabel =
4.30. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa 1.344 < 4.30 yang berarti thitung < ttabel . Maka H0
diterima dan Ha ditolak. Hal ini berarti CAR tidak mempunyai pengaruh
BAB V PENUTUP
Bab ini merupakan bab terakhir dari penelitian, berisi kesimpulan dan saran berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh.
A. Kesimpulan
1. CAR di BMT Surya Abadi Jenangan selama periode 2015-2017 di
kategorikan “Sehat” karena rasio KPMM lebih tinggi sangat signifikan dibanding dengan rasio KPMM yang ditetapkan dalam ketentuan (KPMM > 8%). Yaitu senilai 27,37% (2015), 27,62% (2016), dan 24,97% (2017). Selain itu dalam analisis statistik deskriptif dijelaskan bahwa nilai rata-rata dari CAR adalah 26,6533. menurut standar BI masuk pada peringkat 4 dan 5 karena nilai rasio lebih dari 11 sampai 14% dari ATMR.
2. ROA di BMT Surya Abadi Jenangan selama periode 2015-2017 di
kategorikan “Sangat Memadai” karena perolehan laba sangat tinggi yaitu rasio ROA di atas 2 %. Yaitu senilai 4,13% (2015), 3,93% (2016), dan 3,34% (2017). Dan dari hasil analisis statistic deskriptif data diperoleh nilai rata-rata dari ROA adalah 3,8000.
3. Tidak ada pengaruh CAR terhadap ROA di BMT Surya Abadi Jenangan
Ponorogo periode 2015-2017. Pada tingkat signifikansi 5% (α=0,05) dan
derajat kebebasan (df=n-1) dari tabel distribusi t diperoleh bahwa thitung
(1.344) lebih kecil dari ttabel (4.30). Dengan demikian Ha ditolak dan H0
B. Saran
Dari kesimpulan di atas maka saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil penelitian bagi para peneliti selanjutnya disarankan agar
menambah periode penelitian dan memperluas objek penelitian dari BMT menjadi Bank Syariah. Serta menambah variabel yang lain seperti FDR, ROE, kebijakan moneter (BI Rate) dan factor-faktor makroekonomi seperti pendapatan nasional meliputi produk domestik bruto, pertumbuhan ekonomi, penggunaan tenaga kerja, pengangguran, inflasi dan kestabilan nilai mata uang domestic atau kurs agar dapat lebih dieksplorasi lebih lanjut terkait faktor-faktor yang mempengaruhi Return On Assets BMT di daerah Ponorogo.
2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan bagi pihak perbankan untuk
lebih memperhatikan kegunaan permodalan untuk pembiayaan supaya lebih berhati-hati dan pemafaatan permodalan lebih diperhatikan. Supaya modal dapat di manfaatkan secara tepat dan tidak membuat profitabilitas menurun.
DAFTAR PUSTAKA A. Buku
Al Arif, Nur Rianto.2015. Pengantar Ekonomi Syariah Teori dan Praktik.
Bandung: CV. Pustaka Setia.
Arifin, Zainul. 2003. Dasar-dasar Manajemen Bank Syariah. Jakarta:
AlvaBet.
Boediono. 1985. Ekonomi Moneter. Seri Sinopsis. Pengantar Ilmu Ekonomi
No.5. Yogyakarta: BPFE.
Darmawan, Deni. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT Remaja
Rosdakarya.
Dendawijaya, Lukman. 2000. Manajemen Perbankan. Jakarta: Ghalia
Indonesia.
Damayanti, Sylviana. “Pengaruh Pendapatan Mudharabah dan Murabahah
Terhadap Tingkat Profitabilitas Bank Mandiri Syariah Periode 2008-2012”. Skripsi. Bandung: Universitas Widyatama. 2014.
Fatimah, Siti. “Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Biaya Operasional Per
Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Tingkat Bagi Hasil
Deposito Mudharabah di Bank Syariah Mandiri”. Skripsi.
Ponorogo:STAIN Ponorogo. 2014.
Faizah, Ayyin Nur. “Pengaruh Non Performing Finance dan Kualitas Aktiva
Produktif Terhadap Return On Asset Pada Bank Syariah Mandiri”.
Skripsi. Ponorogo: STAIN PONOROGO. 2017.
Greuning, Hennie Van dan Zamir Iqbal. 2011. Risk Analisis For Islamic Bank. Jakarta: Salemba Empat.
Hendryadi, Suryani. 2015. Metode Riset Kuantitatif: Teori Dan Aplikasi Pada
Penelitian Bidang Manajemen Dan Ekonomi Islam. Jakarta: KENCANA.
Ilmi, Makhalul. 2002. Teori dan Praktek Lembaga Keuangan Mikro
Keuangan Syariah. Yogyakarta: UII Press.
Ismail. 2013. Perbankan Syariah. Jakarta: KENCANA PRENADA MEDIA GROUP.
Jannah, Bambang Prasetyo dan Lina Miftahul. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Jakfar, Kasmir. 2009. Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Kharisma Putra Utama.
---. 2010. Analisa Laporan Keuangan Edisi 3. Jakarta: Rajawali Pers.
---. 2000. Manajemen Perbankan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Kuncoro, Mudraj. 2007. Metode Kuantitatif:Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta: UPP STIM.
Khoiriyah, Nikmatul. “Analisis Tingkat Kesehatan Pada BMT Natijatul Umat
Babadan Ponorogo Periode 2012-2015 dengan Metode RGEC”.
Skripsi. Ponorogo: STAIN Ponorogo. 2016.
Muhammad. 2015. Manajemen Dana Bank Syariah. Jakarta: PT RajaGrafindo
Persada.
---.2005. Manajemen Pembiayaan Bank Syariah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.
Muhidin, Ating Somantri dan Sambas Ali. 2011. Aplikasi Statistika dalam
Penelitian. Bandung: Pustaka Setia.
Nawawi, Ismail. 2012. Fiqh Muamalah Klasik dan Kontemporer. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.
Nazir,Moh. 2003. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nopirin. 1990. Ekonomi Moneter. Yogyakarta: BPPE.
Prasetiani, Dwi. “Pengaruh Risiko Likuiditas Terhadap Rentabilitas (Studi
Kasus Pada BMT Natijatul Umat Ponorogo Tahun 2010-2014)”.
Skripsi. Ponorogo: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Ponorogo. 2015.
Ridwan, Muhammad. 2004. Manajemen Baitul Maal Wa Tamwil,
Yogyakarta: UII Press.
Rizal, Fitra. “Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non Performing Finance Dan
Operational Expenses To Operational Revenue Terhadap Return On Assets Ban Pembiyaan Rakyat Syariah Di Indonesia Periode
Silalahi, Ulber. 2012. Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Kombinasi
(Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Suhardjono, Mundrajad Kuncoro. 2002. Manajemen Perbankan, Yogyakarta:
BPFE UGM.
Sumitro, Warkum. 1997. Lembaga Islam dan Lembaga Keuangan Terkait.
Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Sunyoto. 2012. Prosedur Uji Hipotesis untuk Riset Ekonomi. Bandung:
Alfabeta.
Suprapto, J. 2000. Statistik Teori dan Praktik. Jakarta: Erlangga.
Ulya, Almuntahanatul. “Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing
To Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada KSU Syariah BMT Kompak”. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. 2015.
Umam, Khaerul. 2013. Manajemen Perbankan Syariah. Bandung, CV PUSTAKA SETIA.
Wulansari, Andhita Dessy. 2012. Penelitian Pendidikan: Suatu Pendekatan
Praktis dengan Menggunakan SPSS.Ponorogo: STAIN PO Press. B. Internet
Dwijayanthy dkk, “Analisis Pengaruh Inflasi, BI Rate dan Nilai Tukar Mata
Uang Terhadap Profitabilitas Bank Periode 2003-2007,” dalam Jurnal
Ekonomi Bisnis dan Manajemen, Vol 3 Februari 2009. 90.
PINBUK. Pedoman Penilaian Kesehatan BMT: Baitul Maal Wa Tamwil Balai
Usaha Mandiri Terpadu (Pusat Inkubasi Bisnis Usaha Kecil (PINBUK). Jakarta: Ttmp, TT.
PBI Nomor 10/15/PBI/2008 Tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro. Surat Edaran BI No. 13/24/DPNP Perihal Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
Harjanto Sutedjo. “Uji Asumsi Klasik” dalam www.sutedjo.staff. gunadarma.ac.id
Raden Winata. “Return On Asset (ROA)” dalam http://return-on-asset-roa/