BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.3 Pembahasan Hasil Penelitian
4.3.2 Pengaruh Financial Distress (X 2 ) terhadap Keputusan
menunjukkan nilai koefisien negatif sebesar -0,338 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang nilainya lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05 (5%) sehingga dapat disimpulkan financial distress berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan hedging. Tanda koefisien yang negatif menunjukkan bahwa perusahaan yangmendapatkan nilai z-score rendah akan cenderung melakukan hedging, sedangkan perusahaan yang mendapatkan nilai z-score tinggi akan cenderung tidak melakukan hedging. Argumen ini didasari anggapan bahwa perusahaan dengan nilai z-score rendah akan melakukan hedging untuk melindungi perusahaan dari risiko eksternal perusahaan yang mengakibatkan kondisi perrusaahn semakin buruk, dan sebaliknya. Hasil penelitian ini selaras
51
dengan penelitian yang dilakukan oleh Medina dan Muharam (2016) yang menyatakan bahwa financial distress berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penggunaan hedging. Namun penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian Nuzul dan Lautania (2015) yang menyatakan bahwa financial distress tidak berpengaruh terhadap penggunaan hedging.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang mengacu pada perumusan masalah dan tujuan penelitian maka penulis menarik kesimpulan-kesimpulan sebagai berikut:
1. Growth opportunity berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan hedging. Peningkatan atau penurunan nilai pasar saham merupakan faktor yang penting yang menjadi pertimbangan dalam memutuskan penggunaan hedging.
2. Financial distress berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan hedging. Peningkatan atau penurunan nilai Z-Score merupakan faktor pendukung yang menjadi pertimbangan dalam memutuskan penggunaan hedging.
3. Berdasarkan nilai statistik Nagelkerke, kemampuan variabel growth opportunity, dan financial distress perusahaan dalam mempengaruhi keputusan penggunaan hedging sebesar 22%, sisanya 78% dijelaskan oleh variabel-variabel atau faktor-faktor lain di luar model penelitian.
4. Berdasarkan hasil uji Omnibus Test, model yang melibatkan variabel bebas (secara simultan) signifikan (secara statistika) lebih baik dalam hal mencocokkan data dibandingkan model sederhana.
53
5.2 Keterbatasan Penelitian
Adapun yang menjadi keterbatasan dalam penelitian ini adalah hanya meneliti dua faktor yang menyebabkan perusahaan melakukan hedging.
5.3 Saran
Berdasarkan hasil dan keterbatasan penelitian ini terdapat berbagai saran untuk penelitian selanjutnya, yaitu:
1. Untuk peneliti selanjutnya, bisa menambah variabel bebas atau faktor-faktor lain yang memiliki hubungan erat terhadap penggunaan hedging sehingga hasil penelitian lebih mampu untuk memprediksi keputusan penggunaan hedging dengan lebih tepat dan akurat.
2. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan menambah periode tahun yang diteliti karena penelitian ini hanya menggunakan periode 2012-2017.
3. Bagi investor dan calon investor untuk mengamati laporan keuangan dan lebih memperhatikan penggunaan hedging dan pertumbuhan perusahaan dalam upaya menginvestasikan dana mereka pada perusahaan yang tepat.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad, N., & Haris B. (2012). Factors for Using Derivatives: Evidence from Malaysian Non-Financial Companies. Research Journal of Finance and Accountancy, 3(9), 79-87.
Altman, Edward dan Hotchkiss, Edith. (2006). Corporate Financial Distress and Bankcruptcy. Third Edition, John Wiley & Sons, Inc., New Jersey.
Ameer, R.. (2010). Determinants of Corporate Hedging Practices in Malaysia.
International Business Research, 3(2), 120-130.
Ariani, N. N. N., & Sudiartha, G. M. (2017). Pengaruh Leverage, Profitabilitas dan Likuiditas terhadap Keputusan Hedging Perusahaan Sektor Pertambangan Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Manajemen Unud, 6(1), 347-374.
Azwan, M., Ismail, N., & Rahman, H. (2017). The Use of Derivatives to Hedge Risk for Plantation and Property Companies in Malaysia. Academia Journal, 6, 38-47.
Brigham,E. F., & Houston, J. F. (2010). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan.
Buku 1 edisi 11, Salemba Empat, Jakarta.
Erlina. (2011). Metodologi Penelitian Bisnis. Medan: USU Press.
Fahmi, I. (2016). Manajemen Risiko Teori, Kasus, dan Solusi, Edisi Revisi, Bandung: Alfabeta.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS 23.
(Edisi 8), Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Guniarti, F. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Aktifitas Hedging Dengan Instrument Derivatif Valuta Asing.Jurnal Dinamika Manajemen. 5(1),65-79.
Hady, H. (2012). Manajemen Keuangan Internasional, (Edisi Ketiga), Mitra Wacana Media, Jakarta.
Horne, J. C., & Wachowicz, J. M. (2014). Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan. Buku 1 (edisi 13), Salemba Empat, Jakarta.
Kasidi. (2010). Manajemen Risiko, Cetakan. 1, Ghalia Indonesia, Semarang.
Kuncoro, M. (2009). Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi, (Edisi Ketiga), Erlangga, Jakarta.
Madura, J. (2000). Manajemen Keuangan Internasional, (Edisi Keempat), Erlangga, Jakarta.
55
Mediana, I., & Muharam, H. (2016). Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Lindung Nilai (Hedging) Menggunakan Instrumen Derivatif (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Dan Perusahaan Energi Dan Sumber Daya Mineral Yang Terdaftar Di Bei Periode 2010-2014). Diponegoro Journal of Management, 5(2), 1-14.
Nuzul, H., & Lautania, M. F. (2015). Pengaruh Leverage, Financial Distress dan Growth Options terhadap Aktivitas Hedging pada Perusahaan Non-Keuangan yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia.Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis JDAB, 2(2), 104-113.
Platt, H. & Platt. M. B. (2006). Comparing Financial Distress and Banckrupcy.
Working Paper.
Putro, S. H. (2012). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Instrumen Derivatif sebagai Pengambil Keputusan Hedging. Diponegoro Business Review, 1(1), 1-12.
Sadalia, I. (2003). Risiko Sistematis Keputusan Hedging dan Nilai Perusahaan Manufaktur Terbuka di Indonesia. Universitas Sumatera Utara Press, Medan.
Saragih, D. F., & Nugroho. (2014). Dasar-dasar Keuangan Internasional, (Edisi Pertama), Raja Grafindo Bersama, Depok.
Shaari, N. A., Hasan, N. A., Palanimally, Y. R., Moona, K., & Mohamed, H.
(2013). The Determinants of Derivative Usage: A Study on Malaysian Firms. Interdisciplinary Journal of Contemporary Research in Business, 5(2), 300-316.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Syahrial, D. (2014). Manajemen Keuangan Lanjutan, Edisi Pertama. Jakarta:
Mitra Wacana Media.
Sianturi, C. N., & Pangestuti, I.R. D. (2015). Pengaruh Liquidity, Firm Size, Growth Opportunity, Financial Distress, Leverage dan Managerial Ownership Terhadap Aktivitas Hedging Dengan Instrumen Derivatif (Studi Kasus Pada Perusahaan Nonfinansial Yang Terdaftar Di BEI periode 2010-2014.
Diponegoro Journal Of Management, 4(4), 1-13.
Vural-Yavas, C. (2016). Determinants of Corporate Hedging: Evidence from Emerging Market. International Journal of Economics and Finance,8(12), 151-162.
www.bi.go.id (diakses pada tanggal 28 Agustus 2018) www.idx.co.id (diakses tanggal 28 Juli 2018)
57
LAMPIRAN
Lampiran i Tabel Pengambilan Sampel Dengan Kriteria
No Kode Nama Perusahaan Kriteria Sampel
1 2 3
28 CINT Chitose Internasional Tbk X
29 CNTX Centex Tbk √ X
59
99 POLY Asia Pacific Fibers Tbk √ X
105 RMBA Bentoel Internasional Investama Tbk √ X
106 ROTI Nippon Indosari Corpindo Tbk √ √ X
107 SCCO Supreme Cable Manufacturing Corporation Tbk
√ √ 42
108 SCPI Merck Sharp Dohme Pharma Tbk √ X
109 SIAP Sekawan Intipratama Tbk √ √ X
110 SIDO Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk
61
132 TIRT Tirta Mahakam Resources Tbk √ √ 50
133 TKIM Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk √ X
134 TOTO Surya Toto Indonesia Tbk. √ √ √ 51
135 TPIA Chandra Asri Petrochemical Tbk. √ X
136 TRIS Trisula International Tbk. √ √ √ 52
137 TRST Trias Sentosa Tbk. √ √ √ 53
138 TSPC Tempo Scan Pacific Tbk. √ √ 54
139 ULTJ Ultra Jaya Milk Industry Tbk √ √
140 UNIC Unggul Indah Cahaya Tbk √ X
141 UNIT Nusantara Inti Corpora Tbk √ √ X
142 UNTX Unitex Tbk X
143 UNVR Unilever Indonesia Tbk √ √
144 VOKS Voksel Electric Tbk √ √ 55
145 WIIM Wismilak Inti Makmur Tbk √ X
146 WSBP Waskita Beton Precast Tbk √ X
147 WTON Wijaya Karya Beton √ √ X
148 YPAS Yanaprima Hastapersada Tbk √ √ 56
Lampiran ii Daftar Perusahaan yang Menjadi Sampel
No. Kode Nama Perusahaan
1 ADES Akasha Wira International Tbk 2 AKPI Argha Karya Prima Industry Tbk 3 ALDO Alkindo Naratama Tbk
4 ALKA Alakasa Industrindo Tbk
5 ALMI Alumindo Light Metal Industry Tbk 6 AMFG Asahimas Flat Glass Tbk
7 ASII Astra International Tbk 8 AUTO Astra Otoparts Tbk
9 BIMA Primarindo Asia Infrastructure Tbk 10 BRNA Berlina Tbk
11 BUDI Budi Starch & Sweetener Tbk 12 CEKA Wilmar Cahaya Indonesia Tbk.
13 DVLA Enseval Putra Megatrading Tbk 14 EKAD Ekadharma International Tbk 15 FASW Fajar Surya Wisesa Tbk 16 GJTL Gajah Tunggal Tbk
17 HDTX Panasia Indo Resources Tbk 18 ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 19 IGAR Champion Pacific Indonesia Tbk 20 IMAS Indomobil Sukses Internasional Tbk 21 INAF Indofarma Tbk
22 INAI Indal Aluminium Industry Tbk 23 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk 24 INDS Indospring Tbk
25 INTP Indocement Tunggal Prakarsa Tbk 26 JECC Jembo Cable Company Tbk 27 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk 28 KAEF Kimia Farma Tbk
29 KBLI KMI Wire and Cable Tbk.
63 31 KIAS Keramika Indonesia Assosiasi Tbk 32 KICI Kedaung Indah Can Tbk
33 LMPI Langgeng Makmur Industri Tbk 34 LPIN Multi Prima Sejahtera Tbk 35 MAIN Malindo Feedmill Tbk 36 MLIA Mulia Industrindo Tbk 37 MRAT Mustika Ratu Tbk 38 MYOR Mayora Indah Tbk
39 MYTX Asia Pacific Investama Tbk.
40 NIPS Nipress Tbk
41 RICY Ricky Putra Globalindo Tbk
42 SCCO Supreme Cable Manufacturing Corporation Tbk 43 SKLT Sekar Laut Tbk
44 SMCB Holcim Indonesia Tbk
45 SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk 46 SMSM Selamat Sempurna Tbk
47 SPMA Suparma Tbk
48 STTP Siantar Top Tbk
49 TCID Mandom Indonesia Tbk 50 TIRT Tirta Mahakam Resources Tbk 51 TOTO Surya Toto Indonesia Tbk.
52 TRIS Trisula International Tbk.
53 TRST Trias Sentosa Tbk.
54 TSPC Tempo Scan Pacific Tbk.
55 VOKS Voksel Electric Tbk
56 YPAS Yanaprima Hastapersada Tbk
Lampiran iii Alumindo Light Metal Industry
Tbk 0,31 0,28 0,27 0,22 0,36 0,32 Indomobil Sukses Internasional
Tbk 0,91 2,83 2,65 2,98 2,54 1,93
65
Multi Prima Sejahtera Tbk 1,21 0,74 0,95 0,98 1,22 0,60 Malindo Feedmill Tbk 2,90 3,24 3,53 3,72 1,67 3,97 Mulia Industrindo Tbk 0,25 0,77 0,60 0,61 0,45 0,44
Mustika Ratu Tbk 0,54 0,53 0,40 0,24 0,24 0,24
Mayora Indah Tbk 5,00 5,90 4,58 5,25 5,87 6,14
Asia Pacific Investama Tbk. -1,03 -0,32 -0,69 -0,13 -0,10 -0,58
Nipress Tbk 0,41 0,99 1,24 1,37 0,69 0,93
Ricky Putra Globalindo Tbk 0,30 0,30 0,29 0,26 0,24 0,22 Supreme Cable Manufacturing
Corporation Tbk 1,27 1,28 1,00 0,83 1,23 0,68
Sekar Laut Tbk 0,96 0,89 1,51 1,68 1,72 2,47
Holcim Indonesia Tbk 2,64 1,99 1,95 0,90 0,92 0,76 Semen Indonesia (Persero) Tbk 5,18 3,85 3,84 2,46 1,78 1,93 Selamat Sempurna Tbk 4,49 4,93 6,09 4,76 3,57 3,95
Suparma Tbk 0,56 0,61 0,37 0,20 0,38 0,38
Siantar Top Tbk 2,37 2,93 4,63 3,92 3,58 4,12
Mandom Indonesia Tbk 1,60 1,73 1,81 1,93 1,41 1,94 Tirta Mahakam Resources Tbk 0,67 0,89 0,87 0,55 0,80 0,73 Surya Toto Indonesia Tbk. 2,67 2,68 3,59 4,81 3,37 3,49 Trisula International Tbk. 1,40 1,42 1,20 0,95 1,01 0,91 Trias Sentosa Tbk. 0,42 0,41 0,61 0,44 0,44 0,53 Tempo Scan Pacific Tbk. 4,00 3,79 3,16 1,82 1,91 1,59 Voksel Electric Tbk 1,42 1,02 1,31 1,60 1,82 1,59 Yanaprima Hastapersada Tbk 2,72 2,58 2,08 3,55 3,95 5,07
Lampiran iv
67
Malindo Feedmill Tbk 5,32 5,91 2,46 2,40 2,87 2,00 Mulia Industrindo Tbk 0,19 -0,88 0,34 0,09 0,18 0,90
Mustika Ratu Tbk 4,65 4,86 2,99 2,66 2,58 2,41
Mayora Indah Tbk 4,31 5,56 4,21 5,46 6,26 6,58
Asia Pacific Investama Tbk. -0,49 -0,99 0,31 -1,19 -1,23 -0,62
Nipress Tbk 2,03 2,12 2,10 1,36 1,45 1,49
Ricky Putra Globalindo Tbk 1,65 1,52 1,59 1,26 1,25 1,50 Supreme Cable Manufacturing
Corporation Tbk 4,17 3,95 3,99 3,83 3,67 2,94
Sekar Laut Tbk 2,76 3,07 3,15 3,20 2,37 3,25
Holcim Indonesia Tbk 5,10 3,00 1,98 1,20 2,59 2,57 Semen Indonesia (Persero) Tbk 7,59 8,99 8,76 5,99 4,26 3,54 Selamat Sempurna Tbk
6,41 8,03 9,99 8,47 8,49 10,7 4
Suparma Tbk 1,53 1,22 1,39 0,79 1,67 1,63
Siantar Top Tbk 2,98 4,14 4,89 5,14 4,37 6,23
Mandom Indonesia Tbk 9,57 6,50 6,08 8,92 6,71 7,21 Tirta Mahakam Resources Tbk 0,61 -0,99 1,15 0,98 0,92 0,94 Surya Toto Indonesia Tbk. 6,09 6,77 4,84 5,48 5,10 4,53 Trisula International Tbk. 4,37 4,24 3,39 3,15 2,82 3,18
Trias Sentosa Tbk. 2,40 1,82 1,74 1,65 1,59 1,68
Tempo Scan Pacific Tbk. 11,31 9,66 8,19 5,39 5,79 4,95 Voksel Electric Tbk 2,68 2,00 1,61 1,72 2,82 2,52 Yanaprima Hastapersada Tbk 3,27 1,82 2,88 3,72 3,51 3,10
Lampiran v
Alumindo Light Metal Industry
Tbk 0 0 0 0 1 0
Indomobil Sukses Internasional
Tbk 0 1 1 1 1 1
69
Multi Prima Sejahtera Tbk 0 0 0 0 1 0
Malindo Feedmill Tbk 0 0 0 1 0 1
Mulia Industrindo Tbk 0 1 0 0 0 0
Mustika Ratu Tbk 0 0 0 0 0 0
Mayora Indah Tbk 1 1 1 1 1 1
Asia Pacific Investama Tbk. 0 1 0 1 1 0
Nipress Tbk 0 0 0 1 1 1
Ricky Putra Globalindo Tbk 0 0 0 0 0 0
Supreme Cable Manufacturing
Corporation Tbk 0 0 0 0 0 0
Sekar Laut Tbk 0 0 0 0 0 0
Holcim Indonesia Tbk 0 0 0 0 0 0
Semen Indonesia (Persero) Tbk 1 1 1 1 1 1
Selamat Sempurna Tbk 1 1 1 1 1 1
Suparma Tbk 0 1 0 0 0 0
Siantar Top Tbk 0 0 0 0 0 0
Mandom Indonesia Tbk 0 0 0 0 0 0
Tirta Mahakam Resources Tbk 0 1 0 0 0 0
Surya Toto Indonesia Tbk. 0 0 1 1 1 1
Trisula International Tbk. 0 0 0 0 0 0
Trias Sentosa Tbk. 0 0 0 1 1 1
Tempo Scan Pacific Tbk. 0 0 0 0 0 0
Voksel Electric Tbk 1 1 1 1 1 1
Yanaprima Hastapersada Tbk 0 0 0 0 0 0
Lampiran vi Data Output SPSS
Logistic Regression Block 0: Beginning Block
Iteration Historya,b,c Iteration -2 Log likelihood
Coefficients
a. Constant is included in the model.
b. Initial -2 Log Likelihood: 384,339
c. Estimation terminated at iteration number 4 because parameter estimates changed by less than ,001.
Block 1: Method = Enter
Iteration Historya,b,c,d Iteration -2 Log likelihood
Coefficients
b. Constant is included in the model.
c. Initial -2 Log Likelihood: 384,339
d. Estimation terminated at iteration number 4 because parameter estimates changed by less than ,001.
Model Summary Step -2 Log likelihood
Cox & Snell R parameter estimates changed by less than ,001.
71 Hosmer and Lemeshow Test
Step Chi-square Df Sig.
1 11,756 8 ,162
Classification Tablea,b
Observed
Predicted HED
Percentage Correct Tidak melakukan
hedging Melakukan hedging Step 0 HED Tidak melakukan
hedging 249 0 100,0
Melakukan hedging 87 0 ,0
Overall Percentage 74,1
a. Constant is included in the model.
b. The cut value is ,500
Variables in the Equation
B S.E. Wald df Sig. Exp(B)
Step 0 Constant -1,052 ,125 71,291 1 ,000 ,349
Descriptives
Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation
G.O 336 -1,03 6,72 1,6983 1,41811
F.D 336 -1,23 11,31 3,3214 2,37172
Valid N (listwise)
336