• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Actualizers/Innovators adalah konsumen yang memiliki sumber daya yang banyak, orang yang sukses, modern, aktif, siap bekerja keras dengan

4.5 Koefisien Determinasi ( )

4.7.3 Pengaruh Gaya Hidup Terhadap keputusan Berkunjung

Pada penelitian ini, dari hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan, bahwa gaya hidup adalah 0,331 > 0 dengan thitung (3,662) > ttabel (1,98), dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengan demikian variabel gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung. Jika variabel gaya hidup (X1) ditingkatkan maka keputusan berkunjung (Y) akan meningkat signifikan.

Pada hasil penelitian variabel gaya hidup menyatakan bahwa memutuskan berkunjung ke Rumah Tjong A Fie karena rasa suka dalam mencari informasi tentang budaya. Hal ini menunjukan bahwa seseorang memiliki ketertarikan terhadap budaya. Tertarik mencari informasi tentang budaya merupakan gaya hidup seseorang untuk menjadikan hal tersebut menjadi kegiatannya atau rutinitasnya.

Gaya hidup merupakan pola hidup seseorang yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya. Gaya hidup pada dasarnya bagaimana seseorang menjalani kegiatannya, menggambarkan keseluruhan diri yang berinteraksi dengan lingkungannya. Banyak orang-orang yang ingin lebih tahu akan budaya, baik budaya lokal maupun internasional. Rasa ingin tahu dan kesukaannya akan informasi tentang budaya mempengaruhi keputusan seseorang dalam mengunjungi Rumah Tjong A Fie.

Keputusan untuk berkunjung ke Rumah Tjong A Fie tidak terlepas dari gaya hidup yang mengikuti perkembangan jaman dan mempunyai kebiasaan serta ketertarikan akan sesuatu. Keanekaragaman para pengunjung dipengaruhi oleh karakteristik gaya hidup yang diukur berdasarkan aktivitas di mana seseorang melakukan kegiatan dalam memenuhi kebutuhannya seperti pekerjaan, hobi, belanja, hiburan, olahraga, dan minat seseorang berdasarkan keinginan terhadap sesuatu yang dinginkan, serta pendapat atau pandangan seseorang terhadap suatu wisata budaya sehingga dapat mempengaruhi keputusan untuk berkunjung ke Rumah Tjong A Fie.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Melissa (2016), Yulianto

(2016), dan Listyorini (2012) menunjukkan bahwa variabel gaya hidup berpengaruh secara positif dan signifikan.

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa :

1. Budaya, kelompok referensi dan gaya hidup secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung ke Rumah Tjong A Fie.

2. Budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung ke Rumah Tjong A Fie.

3. Kelompok referensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung ke Rumah Tjong A Fie.

4. Gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkunjung ke Rumah Tjong A Fie.

Saran

Berdasarkan teori yang telah dipaparkan dan penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti memberikan saran-saran sebagai berikut:

1. Bagi Rumah Tjong A Fie penelitian ini diharapkan dapat menjadikan acuan untuk dapat mempertahankan nilai budayanya. Berdasarkan telusuran peneliti, bahwa responden berkunjung lebih dari satu kali kunjungan hal ini perlu dijaga bahkan ditingkatkan.

2. Bagi peneliti selanjutnya agar menambah jumlah variabel terkait keputusan berkunjung. Hal ini dimaksudkan agar dapat diketahui lebih banyak lagi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan berkunjung.

5.2

Bahari, A. F., & Ashoer, M. (2018). Pengaruh Budaya, Sosial, Pribadi Dan Psikologis Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Ekowisata. Jurnal Minds : Manajemen Ide Dan Inspirasi, 69 - 78.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hawkins, D. I., & Mothersbaugh, D. L. (2010). Consumer Behavior : Building Marketing Strategy. New York: Mc Graw-Hills.

Iskandar. (2008). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan Kualitatif). Jakarta: Erlangga.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles Of Marketing. United States:

Pearson Education Inc.

Kuncoro, M. (2009). Metode Riset Untuk Bisnis & Ekonomi. Jakarta: Erlangga.

Liliweri, A. (2009). Makna Budaya Dalam Komunikasi Antar Budaya.

Yogyakarta: PT LKiS Printing Cemerlang.

Listyorini, S. (2012). Analisis faktor- faktor gaya hidup dan pengaruhnya terhadap pembelian rumah sehat sederhana. 12–24.

Mandey, S. L. (2009). Pengaruh Faktor Gaya Hidup Terhadap Keputusan.

Pembelian Konsumen. Unsrat Manado.

Muljadi, A. J. (2009). Kepariwisataan dan Perjalanan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Paendong, M., & Tielung, M. V. (2016). Pengaruh Kebutuhan Dan Gaya Hidup Terhadap Kebutuhan Pembelian Ponsel Smartfren DI Galeri Smartfren Cabang Manado . Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 387 - 395.

Pratiwi, K., & Mandala, K. (2015). Pengaruh Faktor Budaya, Sosial, Pribadi, Psikologis dan Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian Kebaya Bordir Pada Jegeg Ayu Boutique Di Kuta. E-Journal Manajemen Universitas Udayana, 3619 - 3645.

Rizki, D., Muksin, M., & Administrasi, F. I. (2018). Wisatawan Di Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya. 196 - 203.

Santoso. (2013) Pengaruh Faktor Budaya, Faktor Sosial, Faktor Pribadi, Dan Faktor Psikologis Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Dalam Memilih Produk Operator Seluler Indosat-M3 Di Kecamatan Pringapus Kab. Semarang. Jurnal STIE AMA Salatiga

Situmorang, S. H., & Muslich, L. (2013). Analisis Data Penelitian; Menggunakan Program SPSS. Medan: USU Press.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R& D. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif da R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D (Vol.

Kedua). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R & B . Bandung:

Alfabeta.

Suharno. (2010). Dasar - Dasar Kebijakan Publik. Yogyakarta: UNY Press.

Sumarwan, U. (2011). Perilaku Konsumen : Teori dan Penerapan dalam Pemasaran. Bogor: PT Ghalia Indonesia.

Swastha, B., & Handoko. (2012). Manajemen Pemasaran Analisa dan Perilaku Konsumen. Yogyakarta: BPFE.

Sylvia, K., & Sidig, R. (2018). Pengaruh Kelompok Referensi Terhadap Keputusan Pembelian Kawasaki Ninja. 31 - 36.

Tjiptono, F. (2008). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi.

Triton, P. B. (2015). SPSS 13.0. Terapan Riset Statistik Parametrik. Yogyakarta:

Andi.

Utama, I. G. (2012). Pemasaran Pariwisata. Yogyakarta: ANDI.

Widagdyo, K. G. (2017). Pemasaran, Daya Tarik Ekowisata, dan Minat Berkunjung Wisatawan. Esensi. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 261 - 276.

Yudananto, W. (2012). Peranan Sektor Pariwisata Terhadap Perekonomian Daerah Di Indonesia (Analisis interregional Input-Output). Jurnal Universitas Padjajaran.

Yulianto, E. (2015). Pengaruh Gaya Hidup dan Kelompok Referensi Terhadap Keputusan Pembelian (Survei Mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Administrasi Angkatan 2014 dan 2015 Universitas Brawijaya Malang yang Membeli dan Menggunakan Smartphone iPhone. Jurnal Universitas Brawijaya Malang, 180 - 189.

Lampiran 1

KUESIONER

Pengaruh Faktor Budaya, Kelompok Referensi, dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Berkunjung ke Rumah TJONG A FIE MEDAN

Saudara/saudari responden yang terhormat, bersama ini, saya mohon kesediaan saudara/i untuk mengisi kuesioner dibawah ini. Informasi yang saudara/i berikan merupakan bantuan yang sangat berarti bagi saya dalam menyelesaikan penelitian ini. Atas bantuannya saya ucapkan terimakasih.

Dokumen terkait