• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PROFIL CALON LEGISLATIF

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

3.3 Pengaruh Partai

Pengaruh partai merupakan strategi yang juga di pakai oleh Ruben Tarigan untuk mendapatkan suara dari rakyat, partai pengusung yang memenangkannya yaitu Partai Demokrasi Perjuangan adalah partai yang telah banyak di kenal oleh masyarakat dan merupakan salah satu partai yang memperjuangan hak rakyat secara khusus masyarakat kecil dan petani-petani. Memakai partai sebagai strategi nya dapat menarik simpati rakyat karena memang tujuan nya mencalonkan diri sebagai caleg yaitu mendengarkan aspirasi rakyat terlebih rakyat yang tidak mendapatkan hak-hak nya, partai ini berkesinambungan dengan tujuan Ruben dimana partai ini juga partai yang sudah dikenal dikalangan atas sampai kalangan bawah, hal ini dapat menarik simpati rakyat memberikan suara nya kepada Ruben Tarigan Sebagai caleg.

Tabel 3

Data Perolehan Suara Caleg Pdi-Perjuangan di Dapil III Sumatera Utara

No Nama Suara Peringkat suara

1 Drs. Sutarto, M.Si 18.855 3

2 Ruben Tarigan, SE 23.266 2

3 Dame Hanna Dame Yusnita Lumban Tobing

6.252 7

4 Ir. Seri Kamila Parinduri, MP

2.822 10

5 Darmawansyah Sembiring 12.055 4

6 H. Ruslan 7.207 6

Sumber: dikutip dari pemilu2019.kpu.go.id diakses pada 29 maret 2020

Peran Partai Demokrasi Perjuangan bagi Ruben sangat besar menurutnya selain dari memenangkan pemilihan legislatif 2019 partai ini juga merupakan partai yang mengusung dia kedalam dunia politik sejak awal tahun 1966 sebagai sekertaris Ranting PDI-Perjuangan di Kabupaten Deliserdang, Partai Demokrasi Perjuangan juga berperan baginya untuk membina kadernya dalam menjalankan tugas di legislatif.

“bagaimana pun populernya kita kalau partai politik tidak disenangi orang, orang tidak akan melirik kita kenapa tidak dilirik karena kita dibawa lambang partai itu”.67

67Hasil wawancara dengan Roy Birsing Sebayang selaku Staff di DPRD Sumatera Utara Pada tanggal 7 januari 2020 pukul 11.30 Wib di Kantor DPRD Sumatera Utara jl. Imam Bonjol No.5 , Kecamatan Medan Petisah. Diakses pada 2 januari 2020

Partai politik merupakan keharusan dalam kehidupan politik yang modern dan demokratis. Sebagai suatu partai politik secara ideal dimaksudkan untuk mengaktifkan dan mobilisasi rakyat, mewakili kepentingan tertentu, memberikan jalan kompromi bagi pendapat yang saling bersaing, serta menyediakan sarana suksesi kepemimpinan secara abash (legitimate) dan damai begitu juga halnya yang dilakukan oleh partai PDI-Perjuangan selaku partai pengusung dari Ruben Tarigan pada masa pemilihan umum periode 2019-2024.

Menurut Sigmund Neumann, partai politik adalah organisasi dan aktifitas-aktifitas politik yang berusaha untuk menguasai kekuasan pemerintahan serta merebut dukungan rakyat melalui dengan suatu golongan atau golongan-golongan lain yang mempunyai pandangan yang berbeda. Partai PDI-Perjuangan sendri tetap menjalankan peran penting untuk memenangkan calonnya terlepas dari fungsi partai yang sesungguhnya. Partai Politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Partai Politik memiliki tujuan dan fungsi yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011, Partai PDI-P menjalankan tugas untuk memenangkan calon seperti, mengamalkan Pancasila, melaksanakan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan peraturan perundang – undangan, dan juga memelihara dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berpartisipasi dalam pembangunan nasional, menjunjung tinggi supremasi hukum, demokrasi, dan hak asasi manusia, melakukan pendidikan politik dan menyalurkan aspirasi politik anggotanya, menyukseskan penyelenggaraan pemilihan umum, melakukan pendaftaran dan memelihara ketertiban data anggota, membuat pembukuan, memelihara daftar penyumbang dan jumlah sumbangan yang diterima, serta terbuka kepada masyarakat, menyampaikan laporan pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran keuangan yang bersumber dari dana bantuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah secaraberkala 1 (satu) tahun sekali kepada Pemerintah setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan, memiliki rekening khusus dana kampanye pemilihan umum; dan menyosialisasikan program Partai Politik kepada masyarakat. Berdasarkan definisi di atas, partai politik mencakup kumpulan orang-orang yang terorganisir secara teratur dan memiliki persamaan tujuan, serta cita-cita untuk memperoleh kekuasaan pemerintah, dengan cara mengawasi dan melaksanakan kebijakan umum yang mereka aspirasikan.

Didalam organisasi Partai Pdi-Perjuangan mempunyai peran strategis dalam memberikan kontribusi positif terhadap caleg hal ini juga dikatakan sebagai startegi dalam memenangkan pemilu. Ada beberapa kontribusi partai Pdi-Perjuangan kepada Ruben Tarigan sebagai caleg “yakni: (1) Bendera partai, (2)

Baliho, (3) baju dengan lambang partai beserta foto dan nomor urutnya serta, (4) tim saksi”

3.4 Segmentasi Pasar

Menurut kotler, strategi pemasaran terdiri atas tiga tahap yakni segmentasi, targetting, positioning. Segmentasi pasar pada dasarnya adalah suatu strategi untuk memahami struktur audience, targetting adalah persoalan bagaimana memilih, menyeleksi dan menjangkau audience yang menjadi sasaran. Proses selanjutnya adalah melakukan positioning yaitu suatu strategi untuk memasuki jendela otak konsumen sehingga dapat membentuk persepsi baik di benak konsumen68

Segmentasi dilakukan untuk mempermudah parpol atau kandidat dalam menganalisis prilaku masyarakat. Lebih dari itu, segmentasi akan memberikan kemudahan dalam menyusun program kerja, terutama cara berkomunikasi dan membangun interaki dengan pasar atau masyarakat. Sasaran yang dilakukan Ruben dalam pemasaran mengambarkan parpol atau segmen didalam daerah pemilihan serta merancang program.

Ruben Tarigan sering terlihat bergabung acara-acara kebudayaan, tidak hanya hadir sebagai tamu melainkan Ruben ikut mengisi acara dengan menarik dan bahwa menyampaikan sepata dua patah kata pada acara yang di hadiri yang berhubungan dengan kebudayaan. Hal ini menjadi tahtik Ruben Tarigan Untuk

68 Morrisan, Manajemen Media Penyiaran, (Jakarta : Kencana, 2001), hal. 174.

menarik perhatian pasar terutama dalam Daerah Pemilihan III Sumatera Utara sendiri yang mayoritas suku karo.

Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan pasar untuk Ruben Tarigan diantaranya yaitu:

1. Tokoh

Faktor tokoh salah satu faktor penting bagi masyarakat untuk memilih pilihan politiknya dalam pesta demokrasi. Dalam hal ini tokoh yang dimaksud adalah tokoh yang memiliki popularitas dan nama besar. Tokoh-tokoh tersebut yaitu:

Tabel 4

Popularitas dan nama besar Ruben Tarigan

No Kedudukan Tahun

1 Sekertaris Ranting PDI-Perjuangan Sei Rotan 1999-2002 2 Ketua PAC PDI-Perjuangan Kecamatan Sei

5 Ketua Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) Sumatera Utara

2015-2020

6 Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang 2004-2019 7 Wakil Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang 2009-2014 8 Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara 2014-sekarang

Penulis menyampaikan bahwa sebenarnya tokoh besar mendorong keunggulan Ruben Tarigan dalam Politik. Sebagai seorang politikus Ruben Tarigan memperoleh suara tertinggi dengan perolehan suara 23.266 suara, jika dilihat kebelakang Ruben Tarigan adalah seorang wiraswasta yang dikenal masyarakat terlebih di Dapil III Sumatera Utara hal itu yang membuat masyarakat Sumatera Utara. Ketokohannya sebagai tokoh masyarakatlah yang menjadikan Ruben Tarigan menduduki satu kursi Parlemen yaitu di Dapil III DPRD Sumatera Utara.

2. Program

Program juga merupakan strategi yang digunakan Ruben Tarigan dalam memenangkan pemilihan legislatif 2019 beberapa program yang dibuat yaitu pembuatan ktp secara gratis, pembuatan akta nikah, dan pembuatan BPJS yang tidak punya iyuran bulanan. Menurut Ruben sendiri melihat pengurusan pembuatan ktp, akta kawin, bpjs yang ada di Indonesia sudah semakin di persulit bahkan dalam pengurusnya harus dengan biaya yang sangat besar dimana seharusnya pembuatan semuanya ini tidak dipungut biaya apapun, disinilah Ruben memainkan program nya agar masyarakat dapat memperoleh hak-hak nya dengan tidak dipersulitnya oleh lembaga yang pengurusannya dan tidak dipunggut biaya apapun dalam pembuatan nya.

Program ini merupakan program sudah direncanakannya dan sudah dijalankannya bukan karena Ruben mencalonkan diri sebagai caleg dan menurut Ruben bukan merupakan pencitraan politik melainkan disini Ruben dapat

menjalankan secara natural, hal ini berhubungan erat dengan targetnya untuk membela masyarakat dalam memperjuangkan apa yang mereka inginkan. Upaya yang dilakukan Ruben untuk menjalankan program ini ialah Ruben langsung menanyakan kepada masyarakat apakah sudah memiliki ktp, akta kawin, bpjs serta mendata masyarakat yang belum memilikinya agar di urus dan tanpa di punggut biaya apapun.

“kejelihaan dalam melihat hak rakyat melalui bertanya kepada rakyat serta mendatanya dan mengumpulkannya, hal ini tidak hanya saya lakukan saat kampanye saja melainkan sampai saat ini. Dan jika ini dikatakan kampanye saya sudah melalukan hal ini 5 tahun yang lalu”69

Tujuan Ruben sendiri dalam membuat program ini agar masyarakat mendapatkan hak-hak nya untuk mendapatkan ktp, akta kawin, bpjs secara gratis dengan tidak harus mengurus dengan sulit. Selain dalam penjalanana program ini Ruben juga menjalankan visi dan misi nya untuk daerah pemilihan yaitu DeliSerdang yang maju, berdaya saing, relijius, bersatu dalam bhineka tunggal ika.

Program serta visi dan misi ini sampai sekarang masih tetap berjalan dan bukan hanya program saat kampanye saja tetapi masih dijalankan sesuai janji kampanyenya dalam memperjuangkan hak-hak rakyat, didalam membuat ktp, akta nikah, dan bpjs ini bukan hanya diselenggarakan ruben di dapil nya saja melainkan siapa saja yang datang kepadanya akan dibantunya dalam membuat ktp, akta nikah, dan bpjs secara gratis. Dalam program ini sangat berdampak

69Hasil wawancara Ruben Tarigan. Op.Cit. hal. 54.

terhadap masyarakat khususnya masyarakat di kabupaten DeliSerdang untuk mendapatkan haknya tidak harus dipersulit dan tidak mengeluarkan biaya apapun dalam membuatnya.

3. Jaringan

Faktor jaringan merupakan faktor yang juga digunakan Ruben Tarigan untuk mendapatkan suara rakyat. Jaringan dibangun Ruben Tarigan dengan masyarakat untuk menarik simpati masyarakat bahwa dirinya adalah seorang caleg. Adapun jaringan nya berupa organisasi dan lain-lain.

“Untuk menjadi unggul dari caleg lain kita harus menguji komitmen kita, integritas sekaligus media perkenalan diri dengan cara mendekatkan diri dengan masyarakat mulai dari organisasi yang ada di masyarakaat”70

Dalam hal ini perlu penulis sampaikan bahwa kemenangan Ruben Tarigan tidak terlepas dari dirinya sendiri dan didukung oleh jaringan pengikatnya karena Ruben Tarigan Sendiri tergabung dalam acara-acara yang diadakan di Sumatera Utara. Jaringan organisasi sumatera utara yang sangat kuat yaitu Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) yang diketuai oleh dirinya sendiri.

pilihannya

70Hasil wawancara Ruben Tarigan. Op.Cit. hal. 54.

BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan hasil penelitian yang dilakukan mengenai Strategi Politik Pemenangan Ruben Tarigan pada pemilihan legislatif 2019 di daerah pemilihan III Sumatera Utara. Terdapat beberapa kesimpulan dari hasil penelitian yaitu: Pertama, Strategi komunikasi Politik Ruben Tarigan dalam memenangkan pemilihan legislatif pada Tahun 2019, yaitu mengelar beberapa acara di antara yaitu acara temu rama rakyat dengan Ruben Tarigan. Pada acara ini Ruben Menampung setiap aspirasi masyarakat dan Ruben juga tidak lupa menyampaikan program kerjanya, berbagai macam komunikasi politik yang kadidat lakukan yang juga memuat pentingnya menggunakan menggunakan hak suara dan memperjuangkan pemimpin yang baik serta stransfaran kepada publik.

Komunikasi Politik yang dilakukan Ruben ini untuk menarik simpatisan guna memenangkan pemilihan legislatif pada Tahun 2019.

Kedua, Kampanye politik yang dilakukan Ruben Tarigan merupakan keunggulan tersendiri yang dimilikinya yang sekaligus menjadikan perbedaan dengan kandidat-kandidat lain. Ruben mekukan kampanye politik dengan menghadiri setiap undangan masyarakat tanpa memandang masyarakat manapun sekalipun bukan didapilnya Ruben selalu menghadiri undangan serta melakukan sosialisai. Menurut Ruben sendiri ada tidak adanya kepentingan politik Ruben

tetap menghadiri undangan masyarakat, bentuk kampanye yang dilakukan Ruben berupa pemasangan baleho serta mengenalkan profil Ruben lewat media bahwa dia seorang caleg itu lah menurutnya sebagai kampanye politiknya. Melihat dari keramahan bahwa blusukannya seorang Ruben Tarigan hal in menjadi keuntungan tersendiri bagi Ruben dimana masyarakat tertarik maka inilah kesempatan bagi Ruben untuk mendapatkan suara dari masyarakat sehingga memperoleh kemenangan.

Ketiga, Pengaruh partai merupakan strategi yang juga di pakai oleh Ruben Tarigan untuk mendapatkan suara dari rakyat, partai pengusung yang memenangkannya yaitu Partai Demokrasi Perjuangan adalah partai yang telah banyak di kenal oleh masyarakat dan merupakan salah satu partai yang memperjuangan hak rakyat secara khusus masyarakat kecil dan petani-petani.

Pengaruh partai mengantarkan Ruben Tarigan Mendapatkan kursi di parlemen dimana partai yang pengusung Ruben merupakan partai yang sudah banyak dikenal masyarakat luas baik masyarakat kecil sekalipun. Hal ini juga menarik simpati masyarakat melihat bahwa daerah pemilihanya yang mayoritas nya petani maka ini menjadi sebuah kesempaataan bagi Ruben untuk mendapatkan kemenangan.

Keempat, Segmentasi Pasar mengantarkan Ruben Tarigan mendapatkan kursi diparlemen dimana dalam melihat seberapa besar keuntungan dari sebuah pemilihan yang diambilnya. Dimana diaerah pemilihan nya Ruben tarigan menawarkan programnya yaitu pembuatkan E-KTP, BPJS, AKTA NIKAH secara

gratis bagi masyarakat yang belum memiliki. Hal ini menjadi sebuah kesempatan bagi Ruben dalam menarik simpati dari pasar sendiri.

4.2 Saran

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka penulis dapat memberikan saran terkait Strategi politik pemenangan Ruben Tarigan Pada Pemilihan Legislatif 2019 di Daerah Pemilihan III Sumatera Utara sebagai berikut:

1. bagi kandidat untuk lebih memaksimalkan kerjasama antar tim pemenangan dan menunjukan bahwa strategi politik yang digunakan berdampak positif dan melaksanakan seluruh program-programnya semasa kampanye serta hal-hal yang dapat mensejaterahkan masyarakat khususnya di daerah pemilihan.

2. Bagi masyarakat harus lebih berhati-hati dalam merespon dan memilih, karena tidak semua caleg bisa menepati segala janji-janji ketika kampanye.

3.Bagi peneliti, penelitian ini masih jauh dari kata sempurna. Karena penelitian ini masih dapat dikaji dari persepektif yang berbeda atau kasus yang berbeda.

4. bagi pembaca, penelitian ini mungkin masih jauh dari kata sempurna penulis berharap semoga skripsi ini dapat dijadikan sebagai bahan bacaan atau referensi untuk pembuatan sebuah tulisan yang lebih baik lagi. Dan menjadi referensi bagi kebutuhan akademik lainya.

Dokumen terkait