A. Profil BMT Al Hijrah
7. Pengelola KSPPS BMT Al Hijrah yang Profesional dan
dengan latar belakang pendidikan Ekonomi Manajemen Syariah dan Ekonomi Manajemen Umum yang paham tentang konsep ekonomi Islam (Lembaga Keuangan Syariah).
b. Pengelola juga berasal dari pensiunan Perbankan.
c. Administrasi keuangan/pembukuan dan prosedur ditata dengan sistem manajemen keuangan yang rapi dan sesuai standar akuntansi keuangan koperasi syariah.
d. Pro aktif bersilaturrahim “menjemput bola”, beranjangsana dan berinisiatif dalam prakarsa, pengembangan KSPPS.
e. Pensiunan Perbankan
52
f. Untuk pendampingan dilaksanakan oleh anggota/pengurusan yang mempunyai pengetahuan tentang itu.
8. Bidang Organisasi
Untuk memperlancar dan memudahkan tugas BMT, maka diperlukan struktur yang mendeskripsikan alur kerja maupun fungsi yang harus dilakukan oleh anggota yang ada dalam perusahaan.
Struktur organisasi meliputi :
a. Nama : Nama koperasi masih memakai KSPPS BMT Al Hijrah, karena koperasi kita bersal dari BMT, dan nama BMT Al Hijrah telah menjadi Top Brand dari koperasi kita, tidak ada salahnya kita memakai nama tersebut, karena itu juga menjadi amanat dari para pendiri dahulunya.
b. Keanggotaan : Dengan dirubahnya Anggaran dasar menjadi KSPPS maka status anggota menjadi menyesuaikan sebagai berikut.
Anggota yang memenuhi kewajiban :
1) Simpanan Pokok sebesar Rp 100.000. (seratus ribu rupiah), satu kali.
2) Simpanan Usaha yang telah diberikan sewaktu pendirian BMT.
3) Simpanan Berjangka dalam kelipatan Rp 500.000. (lima ratus ribu rupiah).
4) Simpanan wajib sebesar Rp 20.000 (dua puluh ribu rupiah) perbulan.
53 B. Manajamen
Kepengurusan pada tahun 2015-2020 adalah sebagai berikut:
Gambar 4.1
Struktur Organisasi KSPPS Al Hijrah Bukittinggi Sumber: ADRT KSPPS Al Hijrah Bukittinggi
Jumlah pengurus sebagai berikut : a. Pengurus
Ketua : Dr. H. Metrizal, SpA
Wk. Ketua Dana : DR. Zainuddin Tanjung, MA Sekretaris : H. Al Chairi
Wk. Sekretaris : Hj. Mardhiah
Bendaharawan : H. Ismail Djohar.,SH. MM b. Pengawas
1. Pengawas syariah
a) DR H. Zulkifli Djakfar MA b) H. Gusrizal., LC. MA c) Hj. Baitar
Para Anggota
Pengawas Pengawas Syari’ah Pengurus
EDP Teller
Manajer
Pendamping
Manajer Pemasaran
Account Officer Account Officer
54 2. Pengawas Operasional
a) Ferry AB SE b) H. Insa Basyuni c) H. Burma c. Pengelola
Pada tahun 2020 karyawan sebanyak 5 orang yaitu : a) Damuar, S. Sos.
b) Mufatis Agus., Bc. Ak c) Nila Dasriani, SPd d) Rum Mulyani e) Chairunnisa
C. Kegiatan Usaha dan Produk-Produk KSPPS BMT Al Hijrah
Secara fungsional, operasional KSPPS BMT Al Hijrah hampir sama dengan BMT lainnya, baik di BPRS maupun BMT yang berdiri sendiri, yang membedakan hanyalah pada sisi ruang lingkup dan struktur, jika dilihat dari fungsi utama operasional BMT, terdapat dua fungsi utama yang dijalankan oleh KSPPS BMT Al Hijrah dalam kaitannya dengan perekonomian masyarakat, dua fungsi itu antara lain :
a. Fungsi pengumpulan dana (funding) b. Fungsi penyaluran dana (financing)
Dua fungsi tersebut, sebagai lembaga keuangan syariah KSPPS BMT Al Hijrah memiliki dua produk yang dijalankan, yaitu :
55
a. Tabungan Tabungan/simpanan merupakan tabungan umum syariah yang setoran dan penarikannya dapat dilakukan setiap saat sesuai kebutuhan anggota.Akad yang digunakan didalamnya adalah tabungan diakad berdasarkan prinsip syariah mudharabah musyarakah, dengan nisbah 30% Anggota : 70% BMT. Produk tabungan yang dikembangkan BMT adalah :
1) Simpanan atau Tabungan Haji Mudharabah 2) Simpanan atau Tabungan Qurban Mudharabah 3) Simpanan atau Tabungan Mudharabah
4) Deposito Mudharabah
Ketentuan atau persyaratan untuk Tabungan sebagai berikut : 1) Setoran awal minimal Rp 10.000.
2) Setoran berikutnya minimal Rp 1000.
3) Administrasi pembukaan tabungan Rp 5.000 Persyaratannya adalah :
1) Fotocopy Kartu Identitas (KTP atau SIM).
2) Produk Pembiayaan Produk Pembiayaan yang dikembangkan KSPPS BMT Al Hijrah adalah
b. Murabahah Secara fiqih Murabahah adalah suatu akad jual beli barang, dimana penjual menyebutkan pembelian barang kepada pembeli, kemudian ia mensyaratkan atasnya laba/keuntungan dalam jumlah tertentu. Secara Perbankan Murabahah adalah akad jual beli barang dengan menyatakan harga perolehan/harga beli dan
56
keuntungan (margin) yang disepakati oleh penjual dan pembeli.Mudharabah Secara fiqih mudharabah adalah pemilik modal (shahibul maal) menyerahkan modalnya kepada pengelola (mudharib) untuk diusahakan, sedangkan keuntungan usaha itu dibagi menurut kesepakatan bersama.
Produk Pembiayaan Produk Pembiayaan yang dikembangkan KSPPS BMT Al Hijrah adalah Murabahah Secara fiqih Murabahah adalah suatu akad jual beli barang, dimana penjual menyebutkan pembelian barang kepada pembeli, kemudian ia mensyaratkan atasnya laba/keuntungan dalam jumlah tertentu. Secara Perbankan Murabahah adalah akad jual beli barang dengan menyatakan harga perolehan/harga beli dan keuntungan (margin) yang disepakati oleh penjual dan pembeli.
Mudharabah Secara fiqih mudharabah adalah pemilik modal (shahibul maal) menyerahkan modalnya kepada pengelola (mudharib) untuk diusahakan, sedangkan keuntungan usaha itu dibagi menurut kesepakatan bersama.
Secara Perbankan Mudharabah adalah akad kerjasama antara BMT (sebagai penyedia dana) dengan pihak lain (mudharib) yang mempunyai keahlian atau keterampilan untuk mengelola suatu usaha yang produktif dan halal. BMT dapat bertindak sebagai pemilik danan maupun pengelola dana (mudharib). Apabila BMT bertindak
57
sebagai pemilik dana maka dana yang disalurkan disebut pembiayaan Mudharabah.
c. Ba’i Bitsaman Ajil (BBA) Ba’i Bitsaman Ajil (BBA) merupakan pembiayaan yang berakad jual beli dimana suatu perjanjian yang disepakati antara BMT dengan anggotanya, BMT menyediakan dananya untuk sebuah investasi atau pemberian barang modal dan usaha anggotanya yang kemudian proses pembayarannya dilakukan secara mencicil atau angsuran.
d. Qardhul Hasan Pembiayaan ini diberikan khusus untuk masyarakat yang kurang mampu dan orang-orang tertentu termasuk dalam keadaan darurat, pengembangan pinjaman pada pembiayaan ini sesuai dengan total pinjaman yang diberikan. KSPPS BMT Al Hijrah sebagai lembaga yang memiliki peran sebagai lembaga atau badan Amil Zakat (LAZ atau BAZ), meliputi pengumpulan zakat, infaq, shadaqah, wakaf dan danadana sosial lain serta penyaluran kepada golongan yang paling 64 berhak. BMT Memberikan Pinjaman untuk modal usaha bagi pengusaha yang membutuhkan modal, karena KSPPS BMT Al Hijrah membantu masyarakat yang memerlukan modal untuk bagi pengusaha kecil maupun menengah. Dengan cara peminjaman sebagai berikut :
Syarat administrasi pembiayaan : 1) Menjadi anggota BMT Al Hijrah 2) Fotocopy KTP atau SIM
58 3) Fotocopy Kartu Keluarga
4) Fotocopy Surat Nikah (bagi yang sudah menikah)
5) Slip pembayaran tagihan PLN, Telepon dan PDAM (3 bulan terakhir)
6) Fotocopy Jaminan
7) Surat Keterangan Usaha (Untuk Pembiayaan Musyarakah) Ketentuan Umum Pembiayaan :
1) Jangkauan waktu pembiayaan maksimal 24 bulan
2) Mempunyai usaha minimal 1 (satu) tahun untuk pembiayaan musyarakah
3) Pembayaran Pinjaman secara angsuran dan jatuh tempo D. Profil Responden
Populasi di dalam penelitian ini adalah nasabah BMT Al-Hijrah Bukittinggi.Adapun jumlah nasabah yang ditemukan sebagai responden yaitu sebanyak 88 orang. Semua kuisioner dikembalikan penuh sebanyak 88 kuisioner.
E. Distribusi Tanggapan Responden
Untuk mempermudah dalam mengidentifikasi nasabah BMT Al-Hijrah Bukittinggi pada penelitian ini.Oleh karena itu, diperlukan gambaran mengenai karakter responden. Adapun gambaran karakteristik responden dan ini yaitu:
59 Karakteristik Berdasarkan Jenis Kelamin
Responden yang mengikuti pembiayaan BMT Al-Hijrah Bukittinggi yaitu nasabah jenis kelamin laki-laki dan perempuan.Jumlah responden dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak jika dibandingkan dengan jenis kelamin laki-laki. Akan tetapi, hal ini tidak bisa dijadikan kesimpulan bahwa perempuan memiliki kebutuhan akanpembiayaan modal kerja mudharabah yang besar.
Yang dijelaskan dalam Tabel 4.1 seperti berikut:
Tabel 4.1
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin No Jenis Kelamin Jumlah Prosentase
1 Laki-Laki 35 56%
2 Perempuan 53 43%
Total 88 100%
Sumber: Data yang telah diolah 2021.
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa dari 88 responden, jumlah responden dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 53 orang atau 60%, dan jumlah responden dengan jenis kelamin laki-laki sebanyak 35 orang atau 40%. maka tabel di atas dapat dijelaskan bahwa nasabah yang melakukan pembiayaan di BMT Al-Hijrah Bukittinggi terbanyak adalah nasabah dengan jenis kelamin perempuan.
Karakteristik Berdasarkan Umur
Berdasarkan umur jumlah responden yang paling banyak berminat untuk melakukan pelatihan kewirausahaan di BMT Al-Hijrah Bukittinggi adalah responden yang berumur 41-50 tahun. Yang dijelaskan Tabel 4.2 seperti berikut:
60
Sumber: Data yang telah Diolah 2021
Dari tabel di atas diketahui bahwa jumlah konsumen 88 responden, jumlah responden yang berumur 31-40 sebanyak 27 orang atau 31%, 41-50 sebanyak 61 orang atau 69%. dari tabel di atas dapat dilihat bahwa nasabah yang melakukan pembiayaandi BMT Al-Hijrah Bukittinggi terbanyak adalah konsumen yang berumur 41-50 tahun.
Karakteristik Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Berdasarkan tingkat pendidikan nasabah yang paling berminatuntuk melakukan pelatihan kewirausahaan di BMT Al-Hijrah Bukittinggi yaitu responden dengan tingkat SMA.Yang dijelaskan pada Tabel 4.3 sebagai berikut.
Tabel 4.3
Karakteristik Responden Bedasarkan Tingkat Pendidikan
No Tingkat Pendidikan Jumlah Prosentase
1 SD 0 0%
2 SMP 5 6%
3 SMA 60 68%
4 D3/Sarjana 35 26%
Total 88 100%
Sumber: Dari data yang telah diolah 2020
Dari tabel di atas diketahui bahwa 23 responden, jumlah responden yang berpendidikan SD sebanyak -0 orang atau 0%,
61
pendidikan SMP sebanyak 5 orang atau 6%, yang berpendidikan SMA sebanyak 60 orang atau 68%, dan yang berpendidikan D3/Sarjana sebanyak 35 orang atau 26%. Data tersebut menjelaskan bahwa nasabah yang melakukan pembiayaan di BMT Al-Hijrah Bukittinggi terbanyak yaitu nasabah yang memiliki tingkat pendidikan SMA.
F. Hasil Analisis Data 1. Statistik Deskriptif
VAR00041
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 53 60.2 60.2 60.2
KS 6 6.8 6.8 67.0
S 7 8.0 8.0 75.0
SS 7 8.0 8.0 83.0
ST 7 8.0 8.0 92.0
TS 7 8.0 8.0 100.0
Total 88 100.0 100.0
Hasil Quisioner Y Nasabah Bmt Al-Hijrah Tahun 2020
VAR00047
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent
Valid 53 60.2 60.2 60.2
KS 8 9.1 9.1 69.3
S 8 9.1 9.1 78.4
SS 8 9.1 9.1 87.5
62
ST 5 5.7 5.7 93.2
TS 6 6.8 6.8 100.0
Total 88 100.0 100.0
Hasil Quisioner X Nasabah Bmt Al-Hijrah Tahun 2020
B. Deskripsi Data
1. Deskripsi hasil penelitian dari pengaruh pembiayaan terhadap pendapatan uasaha nasabah.
Dalam penelitian ini, anggota yang mengajukan pembiayaanmudharabahke BMT al-hijrah pasar bawah pada tahun 2016-2020 adalahberjumlah 88 anggota tapi yang memenuhi syarat untuk di jadikansampel adalah sebanyak44 anggota yaitu sebagai berikut
a. Uji Prapenelitian 1. Uji Validitas
Variabel
Butir
Pernyataan Rhitung R Tabel Hasil Validitas
X.P1 0.432 0.2319 VALID
63
Y.P5 0.282 0.2319 VALID
Y.P6 0.378 0.2319 VALID
Y.P7 0.399 0.2319 VALID
Berdasarkan tabel di atas di ketahuin hasil pengelolaan dari 14 pernyataan vriabel margin terdapat 7 pernyataan dan variabel variabel Y terdapat 7 pernyataan yang di olah dengan spss.hasil pengelolaan tersebut menunjukan bahwa seluruh variabel R hitung lebih besar dari pada t hitung, ini dapat di simpulkan bahwa bahwa semua variabel valit dan sahih dan dapat di jadikan tolak ukur untuk penelitian selanjutnya.
2. Realiabilitas
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
.796 14
Berdasarkan pada kolom cronbach alpha dapat di ketehui bahwamasing-masing variabel memiliki nilai cronbach alpha 0.796 if item deleta bawa ujtuk ke semua item pertanyaan adalah > 0.60, maka bisa di simpulkan bahwa kesemua pertanyaan pada angket ini reliable.
. Uji Asumsi Clasik
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 88
Normal b Parametersa Mean .0000000
Std. Deviation 12.78716803 Most Extreme Differences Absolute .225
Positive .157
Negative -.225
64
Kolmogorov-Smirnov Z .504
Asymp. Sig. (2-tailed) .962
a. Test distribution is Normal
Berdasarkan hasil di atas di ketahui bahwa nilai sig adalah 0.962 lebih besar dari ketentuannya yaitu lebih besar dari 0.05.maka bisa di simpulkan bahwa data berdistribusi normal
Konstanta 42.720 (y)42.720+3,263(x). Artinya sebelum di pengaruhi oleh pembiayaan modal kerja ,nilai pendapatan usaha sudah ada 42.720. Nilai X sebesar 3,623 arti nya setiap pertabahan nilai pembiayaan modal kerja adalah 1,1 akan meningkatkan pendapatan usaha perdagangan 3,3,263 satuan.
d. Uji R2
65
Berdasarkanuji di atas di ketahui nilai koefisien determinasi atau Rsquare adalah 0.537, besarnya angka koefisien determinasi adalah 0.537sama dengan 53,7% angka tersebut mengandung arti bahwa variabel x dany berpengaryh sebesar 53.7% dan sisanya 46.3% di pengaruhi olehvariabel lain di luar persamaan regresi ini.
e. Uji t
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T
Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 42.720 64.914 .658 .557
X 3.263 2.140 .661 1.525 .225
a. Dependent Variable: Y
Dari hasil parametik uji t ini pada variabel Nilaiagunan menghasilkan nilai t-hitung sebesar 1.525, artinyat-hitung lebih besar dari t-tabel (1.525>1.293) serta nilaisig 0.225<0.10.Dari hasil tersebut berarti bahwa Haditerima dan nilai agunan mempunyai pengeruh positif dansignifikan terhadap keputusan pembiayaan.Sedangkan dari hasil uji signifikanparametik individual(uji t) pada variabel pendapatan usaha menghasilkan nilai t- hitungsebesar 1.535, artinya t-hitung lebih kecil dari t-tabel(1.293<1.525)) serta nilaisig 0.225<0.10. Dari hasil uji tersebut berarti bawahHa ditolak dan Ho diterima.Hasil uji tersebutmenunjukkan bahwa laba usaha tidak mempunyai pengaruhyang signifikan terhadap keputusan pembiayaan.
66 BAB V
PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian yang dan pembahasan yang telah penulis lakukan maka sripsi yang berjudul “Pengaruh Pembiayaan Modal Kerja Mudharabah Terhadap Pendapatan Usaha Perdagangan Nasabah” yang penelitian nya di lakukan di BMT al-hijrah pasar bawah memiliki kesimpulan sebagai berikut:
1. Berdasarka uji linier sederhanan
Berdasarkan pada kolom cronbach alpha dapat di ketehui bahwamasing-masing variabel memiliki nilai cronbach alpha 0.796 if item deleta bawa ujtuk ke semua item pertanyaan adalah > 0.60, maka bisa di simpulkan bahwa kesemua pertanyaan pada angket ini reliable.
2. Uji validitas
Berdasarkan tabel di ketahuin hasil pengelolaan dari 14 pernyataan vriabel margin terdapat 7 pernyataan dan variabel variabel Y terdapat 7 pernyataan yang di olah dengan spss.hasil pengelolaan tersebut menunjukan bahwa seluruh variabel R hitung lebih besar dari pada t hitung, ini dapat di simpulkan bahwa bahwa semua variabel valit dan sahih dan dapat di jadikan tolak ukur untuk penelitian selanjutnya.
3. Uji realiabilitas
Berdasarkan pada kolom cronbach alpha dapat di ketehui bahwamasing-masing variabel memiliki nilai cronbach alpha 0.796 if item deleta bawa
67
ujtuk ke semua item pertanyaan adalah > 0.60, maka bisa di simpulkan bahwa kesemua pertanyaan pada angket ini reliable.
4. UJI R2
Berdasarkanuji di atas di ketahui nilai koefisien determinasi atau Rsquare adalah 0.537, besarnya angka koefisien determinasi adalah 0.537sama dengan 53,7% angka tersebut mengandung arti bahwa variabel x dany berpengaryh sebesar 53.7% dan sisanya 46.3% di pengaruhi olehvariabel lain di luar persamaan regresi ini.
5. UJI T
Dari hasil parametik uji t ini pada variabel Nilaiagunan menghasilkan nilai t-hitung sebesar 1.525, artinyat-hitung lebih besar dari t-tabel (1.525>1.293) serta nilaisig 0.225<0.10.Dari hasil tersebut berarti bahwa Haditerima dan nilai agunan mempunyai pengeruh positif dansignifikan terhadap keputusan pembiayaan.Sedangkan dari hasil uji signifikanparametik individual(uji t) pada variabel pendapatan usaha menghasilkan nilai t- hitungsebesar 1.535, artinya t-hitung lebih kecil dari t-tabel(1.293<1.525)) serta nilaisig 0.225<0.10. Dari hasil uji tersebut berarti bawahHa ditolak dan Ho diterima.Hasil uji tersebutmenunjukkan bahwa laba usaha tidak mempunyai pengaruhyang signifikan terhadap keputusan pembiayaan.
68
DAFTAR PUSTAKA BUKU
Suhrawardi K.Lubis, Farid Wadji, Hukum Ekonomi Islam (Jakarta Timur Sinar Grafika,2014).
Adrian sutedi, Perbankan Syariah: Tinjauan dan Beberapa Segi Hukum, (Jakarta:
Ghalia Indonesia, 2009).
Mardani, Aspek Hukum Lembaga Keuangan Syariah Di Indonesia, (Jakarta:
Kencana, 2015).
Andri Soemitra, Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, (Jakarta: Kencana,2009).
H. Veithzal Rivai dan Andria Permata Veithzal, Islamic Financial Management,
JURNAL
Siswadi, Lembaga Keuangan Syariah Non Bank Tawaran Bebas Aqad Yang di Larang dalam Syariat Islam, Jurnal Ummul Qura Vol. VI, No. 2 September
2015.
Arief Budiono, Penerapan Prinsip Syariah Pada Lembaga Keuangan Syariah, Jurnal
Arief Budiono, Penerapan Prinsip Syariah Pada Lembaga Keuangan Syariah, Jurnal
Law and Justice Vol. 2 No. 1 April 2017.Rezki Syahri Rakhmadi, Konsep dan Penerapan Sistem Jaminan Pada LembagaKeuangan Syariah, Jurnal Ekonomi
dan Hukum Islam, Vol. 3, No. 1 Tahun2013.MMoch. Adam Sudaharta,” 2014