BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
TINJAUAN TEORITIS
A. Pengertian Industri Cannabis
Perkembangan pembangunan ekonomi Indonesia, sebenarnya
menggunakan pendekatan stategi industrialisasi. Dimana strategi tersebut
digunakan karena berdasarkan dua hal. Pertama, pembangunan ekonomi global saat Indonesia memilih stategi tersebut juga mengerjakan proyek industrialisasi di
negaranya masing-masing. Kedua, sejarah Negara maju di Dunia selalu melewati tahap indusrtialisasi pada proses pembangunannya. Strategi Industrialisasi di
Indonesia telah terencana untuk mulai digunakan sejak tahun 1969.15
Banyak para ahli ekonomi yang berpendapat salah satunya adalah Rajesh
Candra, bahwa strategi industialisasi merupakan sesuatu yang penting karena ia
memiliki keuntungan-keuntungan objektif. 16 Bagi Gunar Myrdal, ekonom
madzhab kelembagaan, mengungkapkan bahwa industialisasi uang iwujudkan
dengan pedirian pabrik-pabrik besar dan modern, bagi politisi dan negarawan
merupakan ungkapan kemajuan dan keberhasilan pembangunan.
Dalam kerangka teoritiknya, sesungguhnya definisi industri itu sendiri
adalah kegiatan memproses dan mengolah barang dengan menggunakan sarana
peralatan.17Undang-undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang perindustrian, industri
15
Mustofa dan Suratman,Penggunaan Hak Atas Tanah untuk Industri(Jakarta: Sinar Grafika, 2013), 65.
16
Rajesh Candra,Industrialization and Development in The Third World(New York: Chapman and Hall, 1992), 80.
17
Pusat Pembinaan Pengembangan Bahasa,Kamus Beasar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga(Jakarta: Balai Pustaka, 1991), 365.
adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang
setengah jadi, dan/atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi
untuk penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan
industri. Bagi penulis sendiri Industri adalah suatu rangkaian proses demi
mengubah bahan baku menjadi barang yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Industri dengan teknonologi adalah dua hal yang saling mendukung.
Teknologi sendiri ada karena perubahan pola fikir manusia yang akhirnya
menciptakan atau memodifikasi suatu ciptaan terdahulu untuk memenuhi
kebutuhannya. Dan berdasarkan pengertian yang telah dijawabarkan diatas,
industri memliki kesamaan dalam hal memenuhi kebutuhan manusia dengan
teknologi. Sehingga seharusnya, teknologi dan industri merupakan hal yang
berkaitan.
Konsep pembangunan ekonomi menggunaan strategi industrialisasi
dibidang agriculture atau pertanian merupakan salah satu hal yang sangat mendukung untuk dilakukan sejak dini seharusnya. Seperti yang telah diketahui
oleh umum, berapa persen masyarakat Indonesia yang megantungkan hidup
mereka di bidang, pertanian, perikanan dan peternakan. Dengan memaksimal
pengelolaan potensi sumber daya alam yang ada di Indonesia seharusnya bisa
diwujudkan seiiring dengan perkembangan teknologi yang masuk ke Indonesia.
Bicara indutri yang ada di Indonesia, saya melihat banyak sekali
perusahaan yang hanya mengeruk isi bumi Tanah Air kita. Sedangkan, mereka
sangat mengetahui bahwa recovery dalam bidang pertambangan adalah hal yang mustahil. Perusahaan yang mengetahui bagaimana potensi isi bumi Indonesia
hanya mengeksploitasi dengan serakah. Hal ini bukan tanpa bukti, berapa bekas
petambangan yang ditinggalkan oleh pemiliknya yang merupakan pencemaran
sumber daya laut yang dimiliki Tanah Air ini, lalu Sidoarjo sampai saat ini bukti
keserakahaan yang dilakukan makhluk Allah, yang memanfaatkan keberkahaan
tanpa syariah, tanpa menggunakaan akhlak terhadap lingkungan. Hal-hal ini lah
yang seharusnya dipertimbangkan oleh pemerintah sejak awal dalam bentuk
regulasi serius, agar keserakahan terhadap eksploitasi sumber daya alam terutama
yang dekat dengan masyarakat menyisakan sampah industri yang merusak alam
dan menyusahkan pemukiman masyarakat.
Cannabis atau istilah Indonesianya adalah Ganja, merupakan tumbuhan budidaya penghasil serat,namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika
pada bijinya,tetrahidrokanabinol (THC,tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalamieuforia(rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).18
Manurut Pandji Pragiwaksono, cannabis adalah tanaman yang paling sering dimanfaatkan oleh manusia hingga tahun 1930.19Pengertian lain dari Cannabis
adalah bunga kering pada ujung tanaman rami.20Dalam kamus kedokteran yang
ditulis oleh Dorlan, cannabis dijelaskan sebagai genus tanaman obat berbunga, tanaman berbunga yang pucuk tanaman ini mengandung zat euforik -3, 4-trans
dan -3,4-trans tetrahidrocannabinol selain zat cannabinol dan cannabinoid.21 Dalam kamus tersebut dijelaskan pula,Cannabis Sativayang mayoritas tumbuh di
18
Dian Saputra,Narkoba Menurut Definisi Ksehatan, artikel ini diakses pada tanggal 24 Juni 2015 pukul 01.10 WIB dari http://www.scribd.com/doc/34404158/Narkoba-Menurut-Definisi-Kesehatan#scribd
19
Pandji Pragiwaksono,Bukan Cuma Masalah Giting, artikel ini diakses pada tangal 24 Juni 2015 pukul 01.17 dari http://pandji.com/ganja/
20
Arum Gayatri,Kamus Kesehatan(Jakarta: Arcan, 1990), 34.
21
Indonesia merupakan tanaman yang banyak digunakan untuk membuat tali dan
serat; daun dan bunganya sering digunakan untuk obat dan dikeringkan.
Cannabisbiasa dibudidayakan didaerah iklim sedang ataupun iklim panas. Di daerah iklim sedang dibudidayakan untuk mendapatkan serat kulit dan
mendapatkan minyak yang dihasilkan dari biji.22Dalam buku yang dikeluarkan
oleh Departemen Kehutanan Republik Indonesia, Cannabis di jelaskan memiliki sedikitnya manfaat, yaitu sebagai tanaman penghasil serat, tanaman penghasil
minyak serta tanaman yang berguna untuk keperluan medis atau bahasa lainnya
sebagai bahan penyegar.
Nama lain dari cannabis adalah hennep, chanvre, hanf dan Hemp. Di Tanah Air, tumbuhan cannabis dikenal dari jaman penjajahan Belanda. Bahkan, pada jaman penajajahan tersebut sebenarnya telah dilakukan penelitian pertama
kali untuk keperluan industri, hasil penelitian tersebut di kemukakan oleh Komite
Induk Pertanian dalam laporan tanggal 31 Maret 1828 (Bataviasche Courant van
24 April 1828), sayangnya penelitian yang dimulai pada tahun 1826 tidak lagi
dilanjutkan tanpa alasan yang jelas.23
Industri Cannabis atau yang dikenal dengan Industri Hemp adalah suatu
proses mengolah bahan baku ganja/hemp/cannabis demi memenuhi kebutuhan
manusia akan barang yang ramah lingkungan serta obat-obatan untuk penyait
tertentu.
22
K. Heyne,Tumbuhan Berguna Indonesia diterjemahkan oleh Badan Litbang Kehutanan Jakarta(Jakarta: Yayasan Sarana Wana Jaya, 1987), 271.
23
Pengolahan cannabis di Indonesia merupakan hal yang sangat dekat kaitannya dengan budaya bangsa Aceh. Dari seorang sumber yang tidak dapat
disebutkan jati dirinya, sampai saat ini pengolahan serat cannabis di Aceh tetap dilakukan, walau hanya sekedar gelang sederhana namun itu sangat ekonomis.
“Saya masih sering bang buat-buat gelang, lalu saya jualin ke teman saya yang di
Jakarta atau saya jual ke anak-anak muda di sini. Lumayan bang, per gelang aja
saya jual 75 ribu kalo ambil dua saya diskon jadi 100 ribu aja bang. Lumayan buat
ganti beli wanteknya bang”, ujar seorang penjual gelangcannabisdi Banda Aceh. Jusuf Kalla didalam suatu kesempatan menuturkan pendapatnya mengenai
industry cannabis, beliau mengatakan sebenarnya pemanfaatan cannabis oleh masyarakat luas di beberapa daerah sudah diperbolehkan. Sebab bahan narkoba itu secara tradisional merupakan bagian dari bumbu masakan khas daerah bersangkutan namun tidak digunakan untuk rekreasional.24
Di daratan Eropa, industri cannabis dibidang manufaktur mobil sudah memakai serat alami untuk memperkuat panel pintu, dek belakang penumpang,
rangka bagasi serta pilar-pilar.25Tahun 1999, sebanyak 20 ribu ton serat alami
dipakai oleh industri manufaktur mobil Eropa dan 2000 ton di antaranya adalah
serat cannabis/hemp/tanaman ganja.26Bahkan seorang Hendry Ford mengatakan,
“Semua yang dapat dibuat dari hidrokarbon dapat dibuat dari karbohdrat,
mengapa menghabiskan hutan yang tumbuh dalam waktu ratusan tahun dan
24
Tim Detik.Com News,Jusuf Kalla Dukung Ganja Untuk Industri,Artikel ini diakses pada tanggal 24 Juni 2015 pukul 00.29 WIB dari http://news.detik.com/berita/799343/kalla-dukung-ganja-untuk-industri
25
Dhira Narayana,Hikayat Pohon Ganja: 12000 Tahun Menyuburkan Peradaban Manusia(Jakarta: PT. Gramedia, 2010),.
26
Gary Newman, 2008,European Decortication & Fibre Market Bio-materials-Back to the Future, (Berlin: Plant Fibre Technology, 2008), 57.
barang-barang tambang yang butuh waktu berabad-abad untuk terbentuk, bila kita
bisa mendapatkan ekuivalen yang sama dengan hasil hutan dan barang mineral dari produksi tahunan ladang pertanian?”27
Diantara manfaat yang hasilnya mencenangkan khalayak ramai, bukan
berarti cannabis tidak memiliki sisi kemudharatan. Pada film WEED karya DR. Sanjay Gupta pada alamat internet youtube.com, mengemukakan hasil
kemudharatan yang membantu kita untuk bisa mengawasi penggunaan cannabis
medis. Di Denver, Colorado, Amerika Serikat, seorang anak berumur 13 tahun
mengalami kecanduan akut pada psikologisnya. Pemuda tersebut merasakan
relaxasi yang berlebih pada dirinya dan menimbulkan sifat malas yang parah.
Bahkan, untuk keluar kamar ia enggan melakukannya.28
Seorang ahli perkembangan otak anak di Denver, Colorado, Amerika
Serikat mengatakan,cannabissangat tidak cocok untuk anak berumur dibawah 21 tahun, dikhawatirkan hal tersebut akan terjadi pada anak-anak lain. Jika pasien
cannabis medis adalah seorang anak balita atau remaja dibawah 21 tahun, maka penggunaan produk cannabis medis tidak boleh lebih dari 3 bulan berturut-turut dan baru boleh melakukan therapy menggunakan cannabis medis lagi setelah 1 bulan.
27
Hendry ford,HEMPTECH, (Los Angeles: Industrial Hemp Informastion Network, 1996), 89.
28
HDCOLORS,WEED A CNN Special Report by Dr. Sanjay Gupta (Full HD 1080p -2013 Documentary), video ini diakses darihttps://www.youtube.com/watch?v=hrVXRZY1_x0 pada tanggal 19 Oktober 2015 pukul 10.54 WIB.
Perlu diingat mengenai kecanduan, apapun yang bersift duniawi pasti kan
menimbulkan kecendurungan untuk di sukai dan menimbulkan ketagihan pada
manusia, hal ini tidaklah beda pada kecanduaannya manusia pada nasi, gula,
handphone dan lain sebagainya.
Dalam buku Hikayat Pohon Ganja yang ditulis Tim LGN, dikatakan
seorang akan mengalami overdosis cannabis apabila seseorang tersebut menghisap atau mengkonsumsi cannabis sebanyak 900 linting secara bersamaan. Hal tersebut merupakan yang mustahil, kemampuan mulut untuk menampung
lintingannya saja tanpa menghisapnya sangat kesulitan apalagi jika diharuskan
dibakar dan dihisap.
Selain itu, cerita rakyat yang berkembang pada masyarakat Aceh.
Pengguna ganja akan mengalami gangguan jiwa. Hal ini bukan sekedar omong
kosong belaka. Sama layaknya obat sakit jiwa yang berasal dari kimia, cannabis
pun memiliki kencenderungan yang sama jika digunakan tanpa aturan atau
penggunaannya tanpa pengawasan dosis yang baik. Pada masyarakat aceh pada
umumnya, menggunakan cannabis secara sembunyi-sembunyi dilarang. Karena dikhawatirkan akan menimbulkan efek yang tidak diharapkan.
Namun pihak pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini Badan
Narkotika Nasional, sama sekali belum melakukan penelitian lanjutan mengenai
cannabis. Hal tersebut tertulis pada surat balasan Badan Narkotika Nasional pada Ketua LSM Lingkar Ganja Nusantara. Selebihnya pemerintah melarang peredaran
dan menyalahi Undang-Undang terkait dengan Pancasila sebagai Hukum
Tertinggi yang dipakai oleh Negara.