• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Analisis Data

3. Pengujian Hipotesis

a. Analisis Regresi Sederhana

Analisis ini digunakan untuk menghitung hipotesis pertama dan kedua yaitu untuk mengetahui pengaruh sikap siswa terhadap prestasi belajar IPS, dan pengaruh variasi cara mengajar guru terhadap prestasi belajar IPS SMP di Kecamatan Sumpiuh. Hasil perhitungan analisis

3 2 1 0 -1 -2 -3

Regression Standardized Predicted Value

4 2 0 -2 -4 R egressi on S tandardi zed R esi dual Dependent Variable: Y Scatterplot

regresi sederhana dengan SPSS dapat disusun model persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut:

Y= 64,516 + 0,220 X1 Y= 67,313 + 0,172X2 Keterangan :

X1 = Sikap Siswa

X2 = Variasi Cara Mengajar Guru Y = Prestasi Belajar IPS siswa

Persamaan regresi linier sederhana tersebut dapat dijelaskan bahwa:

1) Nilai koefisien variabel sikap siswa (X1) bernilai positif dapat diartikan bahwa antara variabel sikap siswa (X1) dan prestasi belajar IPS (Y) berhubungan searah. Jika sikap siswa siswa semakin ditingkatkan maka prestasi belajar IPS siswaakan semakin meningkat. Sebaliknya, jika sikap siswa siswa semakin menurun maka prestasi belajar IPS siswaakan semakin menurun.

2) Nilai koefisien variabel variasi cara mengajar guru (X2) bernilai positif dapat diartikan bahwa antara variabel variasi cara mengajar guru (X2) dan prestasi belajar IPS (Y) berhubungan searah. Jika variasi cara mengajar guru semakin ditingkatkan maka prestasi belajar IPS siswaakan semakin meningkat. Sebaliknya, jika variasi cara mengajar guru semakin menurun maka prestasi belajar IPS siswaakan semakin menurun.

b. Analisis Regresi Ganda

Teknik ini digunakan untuk menguji hipotesis ketiga yaitu untuk mengetahui besarnya pengaruh sikap siswa dan variasi cara mengajar guru secara bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS. Berdasarkan hasil analisis regresi ganda dapat disusun model persamaan regresi linier berganda sebagai berikut:

Y= 55,623 + 0,189 X1 + 0,149 X2 Keterangan :

X1 = Sikap Siswa

X2 = Variasi Cara Mengajar Guru Y = Prestasi belajar IPS siswa

Setelah diperoleh persamaan regresi ganda, selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis penelitian,yang meliputi uji statistik t dan uji statistik F.

1) Uji t (t test)

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui signifikansi pengaruh dari kedua variabel independen terhadap variabel dependen secara parsial. Pengujian statistik t dilakukan dengan rumusan hipotesis berikut:

Ho : tidak ada pengaruh sikap siswa (X1) dan variasi cara mengajar guru (X2) terhadap prestasi belajar IPS (Y) secara parsial. Ha : ada pengaruh sikap siswa (X1) dan variasi cara mengajar guru

Uji t dilakukan dengan membandingkan nilai t hitung dengan t tabel pada taraf signifikansi 0,05 (α= 5%) yaitu 1,972. Kriteria pengujian yang digunakan dalam uji koefisien regresi parsial (t test) adalah sebagai berikut:

a) Jika -1,972≤ thitung≤ 1,972 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Ini berarti variabel independen secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.

b) Jika thitung< -1,972 atau thitung>1,972 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti variabel independen secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen.

Hasil perhitungan analisis regresi berganda dengan SPSS dapatdilihat pada Tabel 15.

Tabel 15. Hasil Uji t Analisis Regresi Berganda

Berdasarkan output analisis regresi berganda pada Tabel 15 dapat dilakukan interpretasi uji t sebagai berikut.

1) Nilai thitung variabel sikap siswa (X1) sebesar 3,548. Oleh karena nilai thitung>ttabel 1,972 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya,

Coefficientsa 55,623 4,488 12,395 ,000 ,189 ,053 ,236 3,548 ,000 ,149 ,041 ,239 3,600 ,000 (Constant) X1 X2 Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients t Sig. Dependent Variable: Y a.

variabelsikap siswa (X1) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel prestasi belajar IPS (Y).

2) Nilai t hitung variabel variasi cara mengajar guru (X2) sebesar 3,600. Oleh karena nilai thitung > ttabel 1,972 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, variabelvariasi cara mengajar guru (X2) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel prestasi belajar IPS (Y).

2) Uji F (F test)

Pengujian ini dilakukan untuk menguji pengaruh dari kedua variabel independen terhadap variabel dependen secara simultan (bersama-sama). Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan nilai F hitung dengan F tabel pada taraf signifikansi 0,05 (α = 5%) yaitu 3,041 Pengujian statistik F dilakukan dengan rumusan hipotesis berikut:

Ho : tidak ada pengaruh secara secara bersama-sama sikap siswa (X1) dan variasi cara mengajar guru (X2) terhadap prestasi belajar IPS (Y).

Ha : ada pengaruh secara bersama-sama sikap siswa (X1) dan variasi cara mengajar guru (X2) terhadap prestasi belajar IPS (Y).

Adapun kriteria pengujian yang digunakan dalam uji F sebagai berikut:

a) Jika nilai Fhitung≤Ftabel 3,041 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Ini berarti variabel independen secara simultan tidak berpengaruh terhadap variabel dependen.

b) Jika nilai Fhitung>Ftabel3,041 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependen.

Hasil perhitungan analisis regresi berganda dengan SPSS dapatdilihat pada Tabel 16.

Tabel 16. Hasil Uji F Analisis Regresi Berganda

Berdasarkan output analisis regresi berganda pada Tabel 16 dapat diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 15,205. Oleh karena nilai Fhitung>Ftabel 3,041 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya,variabel sikap siswa(X1) danvariasi cara mengajar guru (X2) secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap variabel prestasi belajar IPS (Y).

ANOVAb 427,388 2 213,694 15,205 ,000a 2838,928 202 14,054 3266,316 204 Regres sion Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), X2, X1 a.

Dependent Variable: Y b.

c) Sumbangan Relatif dan Sumbangan Efektif

Sumbangan relatif dan sumbangan efektif digunakan untuk mengukur sumbangan variabel bebas terhadap variabel terikat. Sumbangan relatif digunakan untuk mengetahui besarnya sumbangan masing-masing variabel bebas atau prediktor terhadap kriterium, maksudnya kemampuan X dalam mempengaruhi Y yang dipengaruhi pula oleh X yang lain. Sumbangan efektif digunakan untuk mengetahui besarnya sumbangan efektif tiap prediktor atau variabel bebas dari keseluruhan prediksi.

Besarnya bobot sumbangan relatif (SR) dan sumbangan efektif (SE) untuk masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 17.

Tabel 17. Sumbangan Relatif dan Efektif Variabel Bebas Variabel Bebas Sumbangan

Relatif (%)

Sumbangan Efektif (%)

Sikap Siswa (X1) 49,4 6,5

Variasi Cara Mengajar Guru(X2) 50,6 6,6

Total 100,0 13,1

Tabel 17 menunjukkan bahwa sumbangan efektif variabel Sikap Siswa (X1) sebesar 6,5%, sedangkan Variasi Cara Mengajar Guru (X2) sebesar 6,6%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variasi cara mengajar guru mempunyai pengaruh lebih dominan dari pada variabel sikap siswa terhadap prestasi belajar IPS siswa SMP di Kecamatan

Sumpiuh. Perhitungan sumbangan efektif total kedua variabel dalam penelitian ini sebesar 13,1%.

Dokumen terkait