HASIL DAN PEMBAHASAN
B. Pengujian Instrumen Penelitian
Data dari kuesioner yang sudah dijawab oleh responden, dikumpulkan dan kemudian ditabulasi sesuai keperluan. Setelah data ditabulasi, kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Data yang dianalisis harus valid dan reliabel, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan misalnya dalam pengukuran variabel yang diteliti dan adanya faktor eksternal yang tidak dapat dikendalikan oleh peneliti, misalnya jawaban asal-asalan atau ketidakjujuran responden dalam menjawab pertanyaan yang diajukan. Untuk memperkecil kemungkinan kesalahan tersebut, maka dilakukan uji validitas dan reliabilitas. 1. Pengujian Validitas
Pengujian validitas untuk variabel partisipasi manajer dalam SIA memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.7
Hasil Uji Validitas Partisipasi Manajer
Pertanyaan r p Interprestasi 1 0,705** 0,00 Valid 2 0,654** 0,00 Valid 3 0,720** 0,00 Valid 4 0,846** 0,00 Valid 5 0,805** 0,00 Valid
Sumber: print out SPSS ** Signifikan pada level 0,01
* Signifikan pada level 0,05
Hasil uji validitas yang disajikan pada tabel IV.7 menunjukkan bahwa dari keseluruhan item pertanyaan dalam instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel partisipasi manajer dalam SIA menunjukkan besarnya probabilitas (p) kurang dari 0,05. Dengan demikian, seluruh pertanyaan yang digunakan dalam mengukur partisipasi manajer dalam SIA dapat diikutsertakan dalam uji reliabilitas.
Pengujian validitas untuk variabel pengetahuan SIA manajer memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.8
Hasil Uji Validitas Pengetahuan SIA
Pertanyaan r p Interprestasi 1 0,615** 0,00 Valid 2 0,759** 0,00 Valid 3 0,538** 0,00 Valid 4 0,697** 0,00 Valid 5 0,766** 0,00 Valid 6 0,754** 0,00 Valid 7 0,764** 0,00 Valid
Sumber: print out SPSS ** Signifikan pada level 0,01
* Signifikan pada level 0,05
Hasil uji validitas yang disajikan pada tabel IV.8 menunjukkan bahwa dari keseluruhan item pertanyaan dalam instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel pengetahuan SIA menunjukkan besarnya probabilitas (p) kurang dari 0,05. Dengan demikian, seluruh seluruh pertanyaan yang digunakan dalam mengukur menunjukkan variabel pengetahuan SIA dapat diikutsertakan dalam uji reliabilitas.
Pengujian validitas untuk variabel pengetahuan akuntansi memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.9
Hasil Uji Validitas Pengetahuan Akuntansi
Pertanyaan r p Interprestasi 1 0,649** 0,00 Valid 2 0,684** 0,00 Valid 3 0,783** 0,00 Valid 4 0,866** 0,00 Valid 5 0,903** 0,00 Valid 6 0,756** 0,00 Valid
Sumber: print out SPSS ** Signifikan pada level 0,01 * Signifikan pada level 0,05
Hasil uji validitas yang disajikan pada tabel IV.9 menunjukkan bahwa dari keseluruhan item pertanyaan dalam instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel pengetahuan akuntansi menunjukkan besarnya probabilitas (p) kurang dari 0,05. Dengan demikian, seluruh pertanyaan yang digunakan dalam mengukur menunjukkan variabel pengetahuan akuntansi dapat diikutsertakan dalam uji reliabilitas.
Pengujian validitas untuk variabel keefektifan konsultan memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.10
Hasil Uji Validitas Keefektifan Konsultan
Pertanyaan r p Interprestasi
1 0,988** 0,00 Valid
2 0,986** 0,00 Valid
Sumber: print out SPSS ** Signifikan pada level 0,01 * Signifikan pada level 0,05
Hasil uji validitas yang disajikan pada tabel IV.10 menunjukkan bahwa dari keseluruhan item pertanyaan dalam instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel keefektifan konsultan menunjukkan besarnya probabilitas (p) kurang dari 0,05. Dengan demikian, seluruh pertanyaan yang digunakan dalam mengukur menunjukkan variabel keefektifan konsultan dapat diikutsertakan dalam uji reliabilitas.
Pengujian validitas untuk variabel keefektifan vendor memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.11
Hasil Uji Validitas Keefektifan Vendor
Pertanyaan r p Interprestasi
1 0,994** 0,00 Valid
2 0,992** 0,00 Valid
Sumber: print out SPSS ** Signifikan pada level 0,01 * Signifikan pada level 0,05
Hasil uji validitas yang disajikan pada tabel IV.11 menunjukkan bahwa dari keseluruhan item pertanyaan dalam instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel keefektifan vendor menunjukkan besarnya probabilitas (p) kurang dari 0,05. Dengan demikian, seluruh pertanyaan yang digunakan dalam mengukur menunjukkan variabel keefektifan vendor dapat diikutsertakan dalam uji reliabilitas.
Pengujian validitas untuk variabel keefektifan akuntan luar memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.12
Hasil Uji Validitas Keefektifan Akuntan Luar
Pertanyaan r p Interprestasi
1 0,994** 0,00 Valid
2 0,993** 0,00 Valid
Sumber: print out SPSS ** Signifikan pada level 0,01 * Signifikan pada level 0,05
Hasil uji validitas yang disajikan pada tabel IV.12 menunjukkan bahwa dari keseluruhan item pertanyaan dalam instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel keefektifan akuntan luar menunjukkan besarnya probabilitas (p) kurang dari 0,05. Dengan demikian, seluruh pertanyaan yang digunakan dalam mengukur menunjukkan variabel keefektifan akuntan luar dapat diikutsertakan dalam uji reliabilitas.
Pengujian validitas untuk variabel keefektifan lembaga pemerintah memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.13
Hasil Uji Validitas Keefektifan Lembaga Pemerintah
Pertanyaan r p Interprestasi
1 0,992** 0,00 Valid
2 0,992** 0,00 Valid
Sumber: print out SPSS ** Signifikan pada level 0,01 * Signifikan pada level 0,05
Hasil uji validitas yang disajikan pada tabel IV.13 menunjukkan bahwa dari keseluruhan item pertanyaan dalam instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel keefektifan lembaga pemerintah menunjukkan besarnya probabilitas (p) kurang dari 0,05. Dengan demikian, seluruh
pertanyaan yang digunakan dalam mengukur menunjukkan variabel keefektifan lembaga pemerintah dapat diikutsertakan dalam uji reliabilitas.
Pengujian validitas untuk variabel keefektifan SIA memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.14
Hasil Uji Validitas Keefektifan SIA
Pertanyaan r p Interprestasi 1 0,732** 0,00 Valid 2 0,746** 0,00 Valid 3 0,839** 0,00 Valid 4 0,624** 0,00 Valid 5 0,756** 0,00 Valid 6 0,757** 0,00 Valid
Sumber: print out SPSS ** Signifikan pada level 0,01 * Signifikan pada level 0,05
Hasil uji validitas yang disajikan pada tabel IV.14 menunjukkan bahwa dari keseluruhan item pertanyaan dalam instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel keefektifan SIA menunjukkan besarnya probabilitas (p) seluruh pertanyaan kurang dari 0,05. Dengan demikian, seluruh pertanyaan tersebut dapat diikutsertakan dalam uji reliabilitas.
2. Pengujian Reliabilitas
Pengujian reliabilitas memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV. 15 Hasil Uji Reliabilitas
Variabel Cronbach’s Alpha Interprestasi
Keefektifan SIA 0,8372 Baik
Partisipasi manajer 0,7927 Baik
Pengetahuan SIA 0,8267 Baik
Pengetahuan akuntansi 0,8626 Baik Keefektifan konsultan 0,9727 Baik
Keefektifan vendor 0,9836 Baik
Keefektifan akuntan luar 0,9864 Baik Keefektifan lembaga pemerintah 0,9836 Baik Sumber: print out SPSS
Dari data yang dihasilkan oleh uji reliabilitas dapat disimpulkan bahwa variabel keefektifan SIA, partisipasi manajer, pengetahuan SIA, pengetahuan akuntansi, keefektifan konsultan, keefektifan vendor, keefektifan akuntan luar, dan keefektifan lembaga pemerintah dalam penelitian ini memiliki reliabilitas yang masuk dalam kategori “baik” karena nilai Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,60.
C. Pengujian Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas
Pengujian normalitas untuk masing-masing regresi memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Tabel IV.16 Hasil Uji Normalitas
Model K-SZ p Interpretasi
1 1,095 0,181 Berdistribusi normal a.Variabel independen: kecanggihan SIA, partisipasi manajer, pengetahuan
SIA, pengetahuan akuntansi, keefektifan konsultan, keefektifan vendor, keefektifan akuntan luar, keefektifan lembaga pemerintah.
b.Variabel dependen : keefektifan SIA. Sumber: print out SPSS
Dari hasil uji Kolmogorov Smirnov untuk keseluruhan variabel, yaitu variabel keefektifan SIA, partisipasi manajer, pengetahuan SIA, pengetahuan akuntansi, keefektifan konsultan, keefektifan vendor, keefektifan akuntan luar, dan keefektifan lembaga pemerintah menunjukkan nilai p sebesar 0,181 lebih dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa keseluruhan variabel berdistribusi normal.
2. Uji Multikolinearitas
Pengujian multikolinearitas untuk masing-masing regresi memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel sebagai berikut ini.
Tabel IV.17
Hasil Uji Multikolinearitas
Collinerity Statistics Variabel Tollerance VIF Interprestasi Keefektifan SIA - Kecanggihan SIA 0,819 1,220 Tidak terjadi multikolinearitas Keefektifan SIA – Partisipasi Manajer 0,827 1,209 Tidak terjadi multikolinearitas Keefektifan SIA -Pengetahuan SIA 0,559 1,790 Tidak terjadi multikolinearitas Keefektifan SIA – Pengetahuan Akuntansi 0,648 1,543 Tidak terjadi multikolinearitas Keefektifan SIA – Keefektifan Konsultan 0,640 1,563 Tidak terjadi multikolinearitas Keefektifan SIA – Keefektifan Vendor 0,473 2,113 Tidak terjadi multikolinearitas Keefektifan SIA – Akuntan Luar 0,360 2,778 Tidak terjadi multikolinearitas Keefektifan SIA – Keefektifan Lembaga Pemerintah 0,714 1,401 Tidak terjadi multikolinearitas Sumber: print out SPSS
Hasil pengujian multikolinearitas menunjukkan bahwa nilai toleransi (tolerance) seluruh regresi lebih dari 0,1 dan nilai VIF (Variance
Inflation Factor) kurang dari 10, hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi
multikolinearitas dalam penelitian ini.
3. Uji Autokolerasi
Pengujian autokorelasi memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
Scatterplot
Dependent Variable: Efektivitas SIA
Regression Standardized Residual
3 2 1 0 -1 -2 -3 R e g re s s io n S ta n d a rd iz e d P re d ic te d V a lu e 3 2 1 0 -1 -2 -3 Tabel IV.18 Hasil Uji Autokorelasi Model R R Square Adj R Square Std Error of Estimate D-W Interprestasi 1 0,731 0,535 0,425 0,467 2,045 Tidak ada autokolerasi
a. Predictors: (Constant), kecanggihan SIA, partisipasi manajer,
pengetahuan SIA, pengetahuan akuntansi, keefektifan konsultan, keefektifan vendor, keefektifan akuntan luar, keefektifan lembaga pemerintah.
b. Variabel dependen: Keefektifan SIA. Sumber: print out SPSS
Hasil pengujian autokorelasi untuk regresi berganda di atas, menunjukkan bahwa angka Durbin Watson (D-W) sebesar 2,045. Hal ini berarti angka D-W lebih besar dari 1,958 sehingga tidak menunjukkan adanya autokorelasi.
4. Uji Heteroskedastisitas
Pengujian heteroskedastisitas untuk regresi berganda memberikan hasil berupa data yang ditunjukkan dalam gambar berikut ini.
Gambar IV.1
Uji Heteroskedastisitas dengan Metode Scatterplot
Gambar di atas menunjukkan penyebaran plot-plot yang berada di atas dan di bawah sumbu 0 serta plot-plot tersebut tidak membentuk suatu pola tertentu, sehingga dalam penelitian ini tidak terjadi heteroskedastisitas.