Tanggal Laporan : 31 Desember 2021
NobuCall : 1-500-278
@nobubank | Nobu Bank
Kualitatif Umum Remunerasi I. Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Pada tahun 2021 anggota Komite Remunerasi dan Nominasi terdiri dari :
Jabatan Nama Status
Ketua merangkap Anggota Prof. Adrianus Mooy, M.Sc., Ph.D
Komisaris Utama / Independen
Anggota Tjindrasa Ng Komisaris Independen
Anggota Chandra Kusdianto Kepala Grup Personalia
II. Kerangka Acuan Tugas
Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Komite Remunerasi dan Nominasi telah memiliki Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi yang disusun berdasarkan ketentuan di atas dan ketentuan berikut:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 40/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
Adapun Tugas dan Tanggung Jawab Komite Remunerasi dan Nominasi sebagai berikut:
1. Terkait dengan kebijakan Remunerasi:
a. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan Remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan peer group, sasaran, dan strategi jangka panjang Perseroan, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan dan potensi pendapatan Bank di masa yang akan datang;
b. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
- Kebijakan Remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham;
- Kebijakan Remunerasi bagi Pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi;
c. Memastikan bahwa kebijakan Remunerasi telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku; dan d. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap penerapan kebijakan Remunerasi.
2. Terkait dengan kebijakan Nominasi:
a. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan pada Rapat Umum Pemegang Saham;
b. Memberikan laporan atau rekomendasi mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham
c. Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen yang akan menjadi anggota komite audit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 ayat (1) huruf b dan huruf c serta anggota komite pemantau risiko sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42 ayat (1) huruf b dan huruf c kepada Dewan Komisaris.
III. Jumlah rapat yang diadakan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi pada tahun 2021 sebanyak 6 kali.
Pengungkapan Kualitatif Umum - Remunerasi
Tanggal Laporan : 31 Desember 2021
NobuCall : 1-500-278
@nobubank | Nobu Bank
Kualitatif Umum Remunerasi
IV. Remunerasi yang telah dibayarkan kepada anggota Komite Remunerasi dan Nominasi selama 1 tahun
Jenis Remunerasi Anggota Komite Remunerasi & Nominasi
Orang Jutaan Rp
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya dalam bentuk non natura
3 4.099,4
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang a. dapat dimiliki
b. tidak dapat dimiliki
- -
- -
TOTAL 3 4.099,4
V. Cakupan Kebijakan Remunerasi dan Implementasinya per Divisi / Wilayah / Cabang
Skala remunerasi ditetapkan Bank berdasarkan pada golongan/pangkat pekerja sesuai fungsi dan tanggungjawab masing-masing dalam struktur organisasinya. Dengan kata lain, pemberian remunerasi bagi karyawan yang berada pada golongan/pangkat yang sama di kantor pusat, wilayah dan cabang akan berada pada rentang remunerasi yang sama pula.
VI. Pengukuran Kinerja dalam Proses Penetapan/Penyesuaian Remunerasi
1. Selain faktor golongan/pangkat sesuai fungsi dan tanggungjawabnya, penilaian kinerja dari para karyawan merupakan faktor penting lainnya dalam proses penetapan/penyesuaian remunerasi untuk masing-masing individu. Hal ini diharapkan dapat memberikan motivasi yang pada akhirnya meningkatkan produktifitas karyawan tersebut
2. Dalam cakupan yang lebih luas, penetapan/penyesuaian remunerasi juga tentu saja mempertimbangkan kinerja Perseroan sebagai bahan evaluasi atas pencapaian rencana-rencana bisnis yang telah ditetapkan sebelumnya.
VII. Risiko Utama terkait Kebijakan Remunerasi
1. Tanpa mengesampingkan jenis-jenis risiko yang lain, ada 2 jenis risiko yang saat ini menjadi perhatian utama (key risk) terkait penerapan kebijakan remunerasi, yaitu Risiko Kredit dan Risiko Pasar.
a. Risiko Kredit adalah suatu risiko yang disebabkan oleh ketidak mampuan (gagal bayar) dari debitur atas kewajiban pembayaran kreditnya kepada bank. Unit yang memiliki peran signifikan dalam mitigasi risiko kredit adalah Central Credit Group, Small Medium Enterprise (SME) & Commercial Lending, Network, Consumer & Micro, dan Retail Banking.
b. Risiko Pasar adalah suatu risiko yang timbul karena menurunnya nilai suatu investasi karena pergerakan pada faktor-faktor pasar. Empat faktor standar risiko pasar adalah risiko modal, risiko suku bunga, risiko mata uang, dan risiko komoditas. Unit yang memiliki peran signifikan dalam mitigasi risiko pasar adalah Treasury & Financial Institution Group.
2. Kedua risiko di atas untuk saat ini dianggap sebagai risiko utama karena memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja keuangan Perseroan.
Pengungkapan Kualitatif Umum - Remunerasi
Tanggal Laporan : 31 Desember 2021
NobuCall : 1-500-278
@nobubank | Nobu Bank
Kualitatif Umum Remunerasi VIII. Penetapan Material Risk Taker (MRT) dalam Kebijakan Remunerasi
1. Dengan mempertimbangkan Risiko Kredit dan Risiko Pasar sebagai Risiko Utama Bank terkait Kebijakan Remunerasi saat ini, maka Perseroan menetapkan Head of SME Business & Commercial Lending, Head of Network, Head of Consumer & Micro, Central Credit Group Head, Treasury &
Financial Institution Group Head,Head of Retail Banking beserta seluruh anggota Direksi sebagai pihak Material Risk Taker (MRT).
2. Total Pihak yang menjadi MRT:
Jabatan Jumlah
Direktur 4
Pegawai 6
3. Sesuai dengan POJK No. 045/POJK.03/2015 dan SEOJK No.040/SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum, Perseroan menetapkan penangguhan pembayaran remunerasi yang bersifat variabel bagi pihak MRT sebesar 6%. Besaran tersebut dianggap memadai sesuai ukuran organisasi saat ini.
4. Jangka waktu penangguhan pembayaran remunerasi yang bersifat variabel adalah 3 tahun sejak pembayaran diberikan.
5. MRT yang telah mengundurkan diri tetap akan mendapatkan pembayaran remunerasi yang ditangguhkan tersebut sesuai jangka waktu pembayarannya masing-masing.
6. Perseroan juga menerapkan Malus (penundaan pembayaran terhadap remunerasi yang ditangguhkan) apabila terjadi kondisi-kondisi sebagai berikut:
Rentabilitas <90% dari yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank a. (RBB)
b. Non Performing Loan (NPL) gross >3%
c. Giro Wajib Minimum (GWM), Posisi Devisa Netto (PDN) dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) tidak sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia
IX. Paket Remunerasi dan Fasilitas yang diterima oleh Direksi dan Dewan Komisaris mencakup Struktur Remunerasi dan rincian jumlah nominal
Jenis remunerasi dan fasilitas
Jumlah yang diterima dalam 1 tahun
Direksi Dewan Komisaris
Orang Jutaan Rp Orang Jutaan Rp
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya
dalam bentuk non natura 4 20.307,0 3 3.135,9
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan, dan sebagainya) yang:
a. dapat dimiliki - - - -
b. tidak dapat dimiliki - - - -
TOTAL 4 20.307,0 3 3.135,9
Pengungkapan Kualitatif Umum - Remunerasi
Tanggal Laporan : 31 Desember 2021
NobuCall : 1-500-278
@nobubank | Nobu Bank
Kualitatif Umum Remunerasi
X. Paket Remunerasi yang dikelompokan dalam tingkat yang diterima oleh Direksi dan anggota Dewan Komisaris dalam 1 (satu) tahun
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 tahun yang diterima secara tunai Jumlah Direksi Jumlah Dewan Komisaris
Di atas Rp. 2 miliar 3 1
Di atas Rp. 1 miliar s/d Rp. 2 miliar
Di atas Rp. 500 juta s/d Rp. 1 miliar 1 1
Rp. 500 juta ke bawah 1
XI. Remunerasi yang Bersifat Variabel
Untuk tahun 2021, Perseroan memberikan remunerasi yang bersifat variabel hanya dalam bentuk tunai. Remunerasi dalam bentuk saham yang rencananya diberikan kepada MRT sebagai bagian dari ketentuan Bank belum dapat terealisasi karena belum cukup tersedia di pasaran sampai dengan akhir tahun 2021.
XII. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 tahun dan total nominal sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Direksi Dewan Komisaris Pegawai
Orang Juta Rp Orang Juta Rp Orang Juta Rp
4 5.093,6 3 415,7 1,096 27.208,1
XIII. Shares Option Tidak ada
XIV. Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Keterangan Rasio
Rasio Gaji Pegawai yang Tertinggi & Terendah 64,4: 1
Rasio Gaji Direksi yang Tertinggi & Terendah 1,6 : 1
Rasio Gaji Dewan Komisaris yang Tertinggi & Terendah 6,0 : 1
Rasio Direksi & Pegawai yang Tertinggi 1,5 : 1
XV. Jumlah Penerima dan jumlah total Remunerasi yang bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat akan diberikan Bank kepada Calon Direksi, calon Dewan Komisaris, dan/atau calon Pegawai selama 1 (satu) tahun pertama bekerja
No Jabatan Orang Total (Rp)
1 Calon Direktur - -
2 Calon Dewan Komisaris - -
3 Calon Pegawai - -
Pengungkapan Kualitatif Umum - Remunerasi
Tanggal Laporan : 31 Desember 2021
NobuCall : 1-500-278
@nobubank | Nobu Bank
Kualitatif Umum Remunerasi
XVI. Jumlah pegawai yang terkena pemutusan hubungan kerja dan total pesangon yang dibayarkan
Jumlah Nominal Pesangon yang dibayarkan per orang dalam 1 (satu) tahun Jumlah Pegawai
Di atas Rp. 1 miliar 7
Di atas Rp. 500 juta s.d. Rp. 1 miliar 4
Rp. 500 juta ke bawah 7
XVII. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan, yang terdiri dari tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank.
Rp. 343,5 juta
XVIII. Jumlah total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang ditangguhkan dan telah dibayarkan selama 1 (satu) tahun.
Rp. 238,7 juta
XIX. Rincian jumlah Remunerasi yang diberikan selama 1 tahun meliputi:
A Remunerasi yang Bersifat Tetap
- Tunai Rp 195.311,9 juta
- Saham/instrument yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
B Remunerasi yang Bersifat Variabel Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
- Tunai Rp 27.208,1 juta Rp 343,5 juta
- Saham/instrument yang berbasis saham yang diterbitkan Bank