• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGURUSAN, PENGAWASAN DAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

Dalam dokumen PT CIPTA SELERA MURNI Tbk. (Halaman 82-91)

VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN ENTITAS ANAK, KEGIATAN USAHA

8. PENGURUSAN, PENGAWASAN DAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

Berdasarkan Akta No.2 tanggal 4 Desember 2019 dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang perubahannya telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum, Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.03-0368872 tanggal 5 Desember 2019, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Aryanto T

Komisaris Independen : Joseph Basri

Direksi

Direktur Utama : Arriola Arthur Raphael

Sesuai dengan Pasal 15 ayat 10 Anggaran Dasar, anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Pengangkatan anggota Direksi untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal yang ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan ke-5 (lima) pada akhir 1 (satu) periode masa jabatan dimaksud, dan dapat diangkat kembali sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal, namun demikian dengan tidak mengurangi hak RUPS tersebut untuk memberhentikan anggota Direksi tersebut sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir, dengan memperhatikan ketentuan Anggaran Dasar.

Sesuai dengan Pasal 18 ayat 14 Anggaran Dasar, Para anggota Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Pengangkatan anggota Dewan Komisaris untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal yang ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya dan berakhir pada penutupan RUPS Tahunan ke-5 (lima) pada akhir 1 (satu) periode masa jabatan dimaksud, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal, namun demikian dengan tidak mengurangi hak RUPS tersebut untuk memberhentikan anggota Dewan Komisaris tersebut sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir, dengan memperhatikan ketentuan Anggaran Dasar.

KOMISARIS DAN DIREKSI

Sesuai dengan tugas dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan yang dilakukan oleh Direksi, serta memberikan nasihat kepada Direksi termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perseroan, Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan serta ketentuan Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku, kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.

Direksi bertugas menjalankan segala tindakan yang berkaitan dengan pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar Pengadilan tentang segala hal dan segala kejadian dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS.

Tugas dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dapat dilihat secara lebih rinci pada Bab XIV.

Berikut keterangan singkat mengenai masing-masing anggota Dewan Komisaris:

DEWAN KOMISARIS

Aryanto T, Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, umur 65 Tahun. Beliau menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Budaya Jakarta pada tahun 1973. Beliau menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan sejak tahun 2019.

Sebelum menjabat sebagai Komisaris Utama, beliau pernah menjabat beberapa posisi sebagai berikut:

2019 - sekarang : Komisaris Utama, PT Cipta Selera Murni 1989 - sekarang : Wiraswasta

1988 - 1989 : PT Kemenangan

Joseph Basri, Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, umur 57 Tahun. Beliau menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Paulus Jakarta. Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan sejak tahun 2019.

Sebelum menjabat sebagai Komisaris Independen, beliau pernah menjabat beberapa posisi sebagai berikut:

2019 - sekarang : Direktur Utama, PT Cahaya Kencana Lestari 2019 - sekarang : Komisaris, PT Cipta Selera Murni

2014 – 2018

2012 – 2014 :: Land Broker & KonsultanDirektur Utama, PT Meds Spa 2006 - 2011 : Land Broker & Konsultan

2000 - 2005 : Marketing, PT Asia Trade Point Futures

1991 - 1998 : Chairman, PT Sapta Panca Graha

1990 - 1991 : Marketing Manager, PT Hasil Karya Perdana

1987 - 1989 : Sales & Marketing, PT Duta Kimia

1984 - 1986 : Sales Representative, PT Dwi Citra Pratama

DIREKSI

Arriola Arthur Raphael, Direktur Utama

Warga Negara Singapura, umur 61 Tahun. Beliau menamatkan pendidikan menengah pertama di Commonwealth Secondary School, Singapura pada tahun 1975. Beliau menjabat sebagai Direktur Utama Perseroan sejak tahun 2017. Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama, beliau pernah menjabat beberapa posisi sebagai berikut:

2017 - sekarang : Direktur Utama, PT Cipta Selera Murni 2010 - 2016 : Direktur Operasional, PT Cipta Selera Murni 1984 - 2009

1981 – 1983 :: Operasional Manager, PT Cipta Selera MurniStore Manager, Bowater Food Systems Singapore

Radino Miharjo, Direktur

Warga Negara Indonesia, umur 45 Tahun. Beliau memperoleh gelar Sarjana Akutansi di Universitas Islam Indonesia pada tahun 1997. Beliau menjabat sebagai Direktur Perseroan sejak tahun 2019.

Sebelum menjabat sebagai Direktur, beliau pernah menjabat beberapa posisi sebagai berikut:

2019 - sekarang : Direktur, PT Cipta Selera Murni 2005 - 2019 : Finance & Accounting, Manager,

PT Cipta Selera Murni

2004 - 2005 : Accounting Manager,

PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

2000 - 2004 : Compliance Officer Manager,

PT Centra Lingga Perkasa

Tidak terdapat perjanjian atau kesepakatan antara anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi dengan Pemegang Saham Utama, pelanggan, pemasok, dan/atau pihak lain berkaitan dengan penempatan atau penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan. Perseroan telah mengadakan rapat Komisaris bersama Direksi berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan yang wajib diadakan paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Belum terdapat pelaksanaan tugas Dewan Komisaris selama tahun 2018, hal ini dikarenakan Aryanto T dan Joseph Basri selaku Komisaris Utama dan Independen berlaku efektif pada tanggal 4 Desember 2019.

Perseroan telah mengadakan rapat Direksi berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan yang wajib diadakan paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. Belum terdapat pelaksanaan tugas dari Radino Miharjo selaku Direktur di tahun 2018, dikarenakan pengangkatan berlaku efektif pada tanggal 4 Desember 2019.

Besarnya remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dapat dilihat pada tabel berikut:

(dalam jutaan Rupiah)

Remunerasi 201930 September2018 2018 31 Desember2017 2016

Dewan Komisaris - - - -

-Direksi 1.854 1.598 1.656 1.167 1.826

Dasar penetapan besarnya honorarium dan tunjangan lain dari anggota Dewan Komisaris ditetapkan oleh RUPS. Dasar penetapan gaji, uang jasa dan tunjangan lainnya (jika ada) bagi anggota Direksi ditetapkan oleh RUPS dan wewenang tersebut oleh RUPS dapat dilimpahkan kepada Dewan Komisaris. Dalam rangka menjaga kepentingan seluruh pemangku kepentingan dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham, selama ini Perseroan telah menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dalam kegiatan usahanya. Perseroan memiliki komitmen untuk senantiasa berperilaku dengan memperlihatkan etika bisnis dan transparan sesuai dengan peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam rangka penerapan GCG, Perseroan telah memiliki Sekretaris Perusahaan, Unit Audit Internal, Komite Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Audit dan telah menunjuk Komisaris Independen dan Direktur Independen.

Tujuan penerapan GCG Perseroan adalah:

• Mengatur dan mengendalikan hubungan antar pemangku kepentingan;

• Menciptakan komitmen untuk menjalankan usaha sesuai dengan etika bisnis yang baik, transparan dan patuh pada peraturan;

• Meningkatkan daya saing dan kemampuan Perseroan dalam menghadapi perubahan industri; • Adanya manajemen risiko yang baik;

• Mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan perusahaan; dan • Meningkatkan imej perusahaan yang baik.

SEKRETARIS PERUSAHAAN (CORPORATE SECRETARY)

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.046/OL-CSM/DIR/XII/19 tanggal 13 Desember 2019 tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan, Perseroan mengangkat Ronald Budiono Latief sebagai Sekretaris Perusahaan.

Adapun fungsi dan/atau tanggung jawab dari Sekretaris Perusahaan adalah sebagai berikut:

1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal;

2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;

3. Membantu direksi dan dewan komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi: a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs web

Perseroan;

c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham;

d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan

e. Pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris. 4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham, OJK dan pemangku kepentingan

lainnya.

Penunjukan Sekretaris Perusahaan Perseroan telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.35/2014.

Dalam rangka peningkatan kompetensi, Corporate Secretary Perseroan berencana akan mengikuti

training dan pelatihan baik yang diselenggarakan secara internal, maupun oleh eksternal.

Untuk menghubungi sekretaris perusahaan Perseroan, dapat disampaikan ke:

Nama : Ronald Budiono Latief

Jabatan : Sekretaris Perusahaan

Alamat : Jl. Cikini Raya No. 60A

Jakarta Pusat, 10330 Indonesia

Telepon : (021) 314 0411

E-mail : [email protected]

Riwayat Pekerjaan sekretaris perusahaan Perseroan, sebagai berikut:

Tahun Jabatan Nama Perusahaan

November 2019 – Sekarang Sekretaris Perusahaan PT Cipta Selera Murni Tbk

Februari 2012 – April 2019 Direktur PT Ecia Egun

November 2012 – Maret 2019 Direktur PT Royal Sukses Boga

Oktober 2010 – September 2011 General Manager PT Trinity Ria Sarana

Januari 2006 – Desember 2010 General Manager Drago La Brasserie

Januari 2001 – Desember 2005 Business Development Manager PT Cipta Selera Murni

Oktober 1998 – Desember 200 Marketing Manager PT Mandala Inter Grafika

KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Perseroan telah membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi sesuai dengan yang disyaratkan dalam Peraturan OJK No.34/2014. Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Tanpa Mengadakan Rapat Dewan Komisaris tanggal 5 Februari 2020, susunan keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut:

Ketua : Joseph Basri, Komisaris Independen Anggota : Aryanto T, Komisaris Utama

Anggota : Asrul Setiawan, Supervisor Human Resources Development

Riwayat Pekerjaan Joseph Basri selaku Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi, sebagai berikut:

2019 - sekarang Direktur Utama, PT Cahaya Kencana Lestari

2019 - sekarang Komisaris, PT Cipta Selera Murni

2014 – 2018 Land Broker & Konsultan

2012 – 2014 Direktur Utama, PT Meds Spa

2006 - 2011 Land Broker & Konsultan

2000 - 2005 Marketing, PT Asia Trade Point Futures

1991 - 1998 Chairman, PT Sapta Panca Graha

1990 - 1991 Marketing Manager, PT Hasil Karya Perdana

Riwayat Pekerjaan Aryanto T selaku Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi, sebagai berikut:

2019 - sekarang Komisaris Utama, PT Cipta Selera Murni

1989 - sekarang Wiraswasta

1988 - 1989 PT Kemenangan

1974 - 1988 Salesman, PT Air Mancur

Riwayat Pekerjaan Asrul Setiawan selaku Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi, sebagai berikut:

2017 - sekarang Supervisor Human Resources Development, PT Cipta Selera Murni

1999 – 2017 Human Resources Development Senior Officer, PT JFE Shoji Steel Indonesia

1997 – 1999 Staff IT, PT JFE Shoji Steel Indonesia

Tugas Dan Tanggung Jawab Komite Nominasi dan Remunerasi

Tujuan pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah sebagai berikut:

1. Membantu Dewan Komisaris dalam menetapkan kriteria pemilihan calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan sistem remunerasinya;

2. Membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi penyusunan kriteria seleksi dan prosedur nominasi bagi anggota Dewan Komisaris, Direksi dan memberikan rekomendasi tentang jumlah anggota Dewan Komisaris dan Direksi, serta mengusulkan besaran remunerasi, yang selanjutnya diajukan oleh Dewan Komisaris untuk memperoleh keputusan RUPS dengan cara yang sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar.

Sesuai dengan Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 13 Desember 2019, tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut:

a. Evaluasi terhadap kebijakan remunerasi dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:

1) Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan kepada RUPS. 2) Kebijakan remunerasi bagi pejabat eksekutif dan pegawai secara keseluruhan untuk

disampaikan kepada Direksi

b. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.

c. Memberikan rekomendasi mengenai calon anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS

d. Wajib memastikan bahwa kebijakan remunerasi sesuai dengan kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, prestasi kerja individual, kewajaran dengan peer group dan pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang Perseroan.

Secara umum, pelaksanaan peran Komite Nominasi dan Remunerasi yang terkait dengan pemberian dukungan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris yang efektif adalah sebagai berikut:

a. Hubungan dengan Unit Audit Internal

Unit Audit Internal merupakan sumber daya Perseroan yang melaksanakan fungsi audit internal dengan tujuan untuk meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional Perseroan. Keberadaan unit kerja ini memberikan dukungan kepada Komite Nominasi dan Remunerasi dalam melaksanakan peran pengawasan. Hubungan ini akan lebih meningkatkan independensi Unit Audit Internal dalam memberikan nilai tambah bagi pencapaian keberhasilan Perseroan.

b. Hubungan dengan Direksi

Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan komunikasi dengan Direksi mengenai masalah yang terkait dengan:

1) penyusunan program pengembangan kemampuan anggota Direksi;

2) tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota Direksi dikaitkan dengan pencapaian tujuan dan kinerja Perseroan;

c. Ketaatan

1) Melakukan kajian berkala atas kebijakan Perseroan dan prosedur yang ada terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku, ketentuan benturan kepentingan (conflict of interest), serta pedoman perilaku (code of conduct).

2) Memastikan kecukupan atas prosedur remunerasi dan nominasi yang diterbitkan dan dijalankan Perseroan.

3) Memberikan masukan kepada Dewan Komisaris tentang upaya penerapan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Perseroan termasuk kepatuhan Direksi dalam menjalankan peraturan perundang-undangan yang ada dan kebijakan internal.

d. Corporate Governance

Komite Nominasi dan Remunerasi mengusahakan agar Perseroan mengikuti kaidah-kaidah hukum yang berlaku, melaksanakan kegiatan operasionalnya atas dasar praktik-praktik bisnis yang sehat dan beretika serta melakukan kontrol yang efektif terhadap adanya benturan kepentingan (conflict

of interest) dan penyimpangan yang dilakukan oleh pejabat dan/atau karyawan Perseroan.

Adapun penerapan tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi tersebut telah sesuai dengan Peraturan OJK No.34/2014.

Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi diselenggarakan secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Sampai dengan Prospektus diterbitkan, belum ada pelaksanaan Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi sehubungan dengan baru terbentuknya Komite Nominasi dan Remunerasi.

KOMITE AUDIT Struktur Komite Audit

Perseroan telah membentuk Komite Audit sesuai dengan yang disyaratkan dalam Peraturan OJK No.55/2015. Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris Tanpa Mengadakan Rapat Dewan Komisaris Perseroan tanggal 27 Februari 2020, susunan keanggotaan Komite Audit adalah sebagai berikut: Ketua : Joseph Basri, Komisaris Independen

Anggota : Annisa Wulandari

Anggota : Retno Dwi Utami

Riwayat Pekerjaan Joseph Basri selaku Ketua Komite Audit, sebagai berikut: 2019 - sekarang Direktur Utama, PT Cahaya Kencana Lestari

2019 - sekarang Komisaris, PT Cipta Selera Murni

2014 – 2018 Land Broker & Konsultan

2012 – 2014 Direktur Utama, PT Meds Spa

2006 - 2011 Land Broker & Konsultan

2000 - 2005 Marketing, PT Asia Trade Point Futures

1991 - 1998 Chairman, PT Sapta Panca Graha

1990 - 1991 Marketing Manager, PT Hasil Karya Perdana

1987 - 1989 Sales & Marketing, PT Duta Kimia

Riwayat Pekerjaan Annisa Wulandari selaku Anggota Komite Audit, sebagai berikut: 2016 – Sekarang Operational Supervisor, PT Cipta Swadaya Murni

2013 – 2016 Business Development Staff, PT Cipta Selera Murni

2012 – 2013 Administrasi Risk Management, Bank BTPN

Riwayat Pekerjaan Retno Dwi Utami selaku Anggota Komite Audit, sebagai berikut: 2015 – Sekarang Legal Senior, PT Cipta Swadaya Murni

2012 – 2015 Staf Legal, PT Cipta Selera Murni

2011 – 2012 Customer Service, PT MNC Sky Vision

Tugas Dan Tanggung Jawab Komite Audit

Sesuai dengan Piagam Komite Audit Perseroan tanggal 13 Desember 2019, tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah sebagai berikut:

1) Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perusahaan kepada publik dan/atau pihak otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi, dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan;

2) Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan Perseroan;

3) Memberikan pendapat independen dalam hal terjadinya perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan atas jasa yang diberikannya;

4) Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa

5) Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal;

6) Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau risiko di bawah Dewan Komisaris;

7) Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan; 8) Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan

kepentingan Perseroan; dan

9) Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan.

Rapat anggota Komite Audit dilaksanakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali setiap 3 bulan, dengan tingkat kehadiran minimal 2 (dua) anggota. Sampai dengan Prospektus diterbitkan, belum ada pelaksanaan Rapat Komite Audit sehubungan dengan baru terbentuknya Komite Audit.

Adapun penerapan tugas dan tanggung jawab Komite Audit tersebut telah sesuai dengan Peraturan OJK No.55/2015.

UNIT AUDIT INTERNAL

Perseroan telah menyusun dan membentuk Piagam Unit Audit Internal sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.56/2015. Piagam Audit Internal Perseroan ditetapkan bersama oleh Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tanggal 13 Desember 2019 dan Perseroan telah menunjuk Azkarani selaku Kepala Unit Audit Internal berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan No. 047/OL-CSM/ DIR/XII/19 pada tanggal 13 Desember 2019 tentang Penunjukan Unit Audit Internal. Piagam Unit Audit Internal ini menjadi acuan dalam melaksanakan seluruh kegiatan audit internal.

Tugas dan tanggung jawab Unit Audit Internal dalam Piagam Audit Internal telah sesuai dengan POJK 56/2015, yaitu sebagai berikut:

a. menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal tahunan;

b. menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan Perusahaan;

c. melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;

d. memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen;

e. membuat Laporan Hasil Audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris;

f. memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;

g. bekerja sama dengan Komite Audit;

h. menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan Audit Internal yang dilakukannya; dan i. melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

Sistem Pengendalian Internal

Dalam rangka pengawasan kegiatan operasional dan penggunaan aset-aset Perseroan, segenap manajemen dan karyawan Perseroan memiliki fungsi, peran dan tugas masing-masing dalam meningkatkan kualitas dan pelaksanaan sistem pengendalian internal yang dijalankan secara efektif dan berkelanjutan, yang mencakup pengawasan terhadap kegiatan operasional pada kantor pusat Perseroan dan masing-masing cabang gerai di daerah.

Pelaksanaan atas pengendalian internal diterapkan melalui kebijakan, regulasi dan prosedur yang jelas sehingga dapat diberdayakan dalam menjalankan fungsi pengendalian internal sekaligus meminimalisir risiko yang mungkin timbul. Program yang diberlakukan oleh Perseroan terkait dengan pengendalian internal meliputi aktivitas pengawasan serta kegiatan strategis, yang antara lain terdiri dari:

a. Penyusunan pedoman Good Corporate Governance (GCG);

b. Penerapan fungsi pengawasan / supervisi oleh atasan di dalam masing-masing divisi yang terdapat pada Perseroan;

c. Pelaksanaan tugas pendampingan terhadap pihak Auditor Eksternal (KAP); d. Pemantauan dan pelaksanaan tindak lanjut terhadap temuan-temuan audit;

Perseroan menyadari bahwa tindakan pengendalian internal yang selama ini telah dijalankan tidak menjamin tidak ada risiko penyalahgunaan maupun bentuk risiko lainnya. Namun, Manajemen Perseroan memiliki komitmen untuk selalu memastikan dan meningkatkan sistem pengendalian internal tersebut.

Upaya Pengelolaan Risiko

Upaya pengelolaan risiko yang telah dilakukan oleh Perseroan adalah sebagai berikut ini: 1. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris

Direksi dan Dewan Komisaris berperan aktif dalam pengawasan penerapan Manajemen Risiko Perseroan untuk memastikan kelangsungan hidup Perseroan yang sehat.

2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit Risiko

Dalam menjalankan kebijakan Manajemen Risiko perseroan selalu memperhatikan prinsip kehati-hatian dan Good Corporate Governance (GCG)

3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko

Proses pengendalian risiko senantiasa dilakukan Perseroan mulai dari awal hingga akhir dengan membentuk fungsi-fungsi yang membantu memastikan kebijakan, prosedur dan control berjalan sebagaimana mestinya.

4. Sistem Pengendalian Intern yang Menyeluruh

Perseroan menyadari bahwa untuk menjalankan Manajemen Risiko yang baik, system pengendalian internal menjadi hal yang penting agar kontinuitas proses dapat terus dipertahankan dalam kondisi optimal

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Corporate Social Responsibility/CSR)

Perusahaan memiliki program Corporate Social Responsibility atau CSR secara rutin dilaksanakan untuk mempromosikan kesejahteraan karyawan maupun masyarakat disekitar. Program ini merupakan program yang strategis dan efektif bagi Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Berikut merupakan program CSR yang pernah diselenggarakan oleh Perseroan:

1. Mendonasikan sisa uang kembalian yang didapat dari gerai-gerai Perseroan untuk pembangunan fasilitas air di sekolah yang terletak di pedalaman Kalimantan.

2. Selalu mengundang anak yatim disekitar gerai baru yang akan dibuka.

3. Mendukung acara donor darah di lingkungan sekitar gerai secara rutin dengan memberikan sponsor berupa uang ataupun makanan.

4. Membantu korban bencana alam di Indonesia. Bantuan diberikan dalam bentuk uang dan pakaian layak pakai.

Struktur Organisasi Perseroan

Dalam dokumen PT CIPTA SELERA MURNI Tbk. (Halaman 82-91)