• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III. AKUNTABILITAS KINERJA

3.4 Penjabaran Capaian

Dalam capaian IKU yang telah di tampilkan pada Table 3.1, dapat kita lihat di mana sebagian besar target yang telah di tetapkan untuk tahun 2019 telah mencapai target. Di mana selanjutnya dilaksanakan analisis penyebab keberhasilan / kegagalan dari setiap indikator yang dijelaskan sebagai berikut :

A. Kementrian Keuangan

1. Sasaran #1 Meningkatnya Kualitas Pembelajaran Dan Kemahasiswaan

a. Persentase Lulusan Perguruan Tinggi yang Langsung Bekerja

Untuk mendapatkan data tersebut FIB Unud telah melakukan proses Tracer studi terhadap mahasiswa yang telah lulus pada T-2 (yaitu lulusan tahun 2018). Di mana pada saat tersebut FIB telah melaksanakan pelepasan mahasiswa sebanyak 5 kali sepanjang tahun yaitu yudisium 135, 136,137,138, dan 139. Diperoleh hasil 30 dari 33 orang mahasiswa sudah mendapat pekerjaan sebelum 6 Bulan dengan rincian sebagai berikut

Dari data di atas dapat dilihat masih sangat sedikit mahasiswa yang mau turut serta dalam proses tracer study. Dengan hasil tersebut kami akan melakukan perubahan pelaksanaan tracer study. Di mana untuk proses tracer yang akan dilakukan tahun 2021 diharapkan dapat meningkatkan jumlah partisipasi dan dapat lebih menggambarkan kondisi lulusan.

b. Jumlah Mahasiswa Berwirausaha

Indikator ini adalah perhitungan jumlah mahasiswa aktif di FIB Unud yang dapat mengembangkan wirausaha secara mandiri.

indikator ini dipergunakan untuk mengukur minat dan jiwa mahasiswa dalam berwirausaha dan mengembangkan wirausaha.

Dengan tujuan agar nantinya mahasiswa dapat menciptakan

lowongan pekerjaan (job creator) bukan hanya sebagai pencari kerja (job seeker).

Untuk menunjang hal tersebut, FIB Unud telah melaksanakan berbagai usaha untuk mendorong mahasiswa menjadi wirausaha.

Usaha-usaha yang dilaksanakan memberikan pelatihan kepada mahasiswa tentang teknik membuka usaha yang baik. Selain itu juga memberikan peluang komunitas wirausaha untuk mahasiswa di FIB Unud.

Pada data tersebut, dapat dilihat hampir setiap program studi di FIB Unud sudah memiliki mahasiswa yang memiliki usaha, yang merupakan hasil dari setiap usaha yang telah dilaksanakan oleh FIB Unud. Di mana pada target sebanyak 25 orang, kemudian akhir di peroleh sebanyak 25 orang, yang mana dapat disimpulkan telah berhasil mencapai target yang diinginkan

c. Persentase Prodi Terakreditasi A

Persentase prodi terakreditasi A digunakan untuk mendata Program studi yang telah memiliki sertifikasi A (Unggul) sesuai

Tinggi. Dalam proses untuk meningkatkan mutu di FIB Unud telah dilaksanakan berbagai usaha oleh semua pihak, dimulai dari proses penyusunan borang prodi, pendampingan dari UPMF FIB Unud, pendampingan dari LP3M, hingga pendampingan oleh Dekan FIB Unud pada proses Visitasi oleh asesor. Sehingga setelah semua usaha tersebut diperoleh data sebagai berikut :

JENJANG NAMA PRODI SK AKREDITASI PERINGKAT

S1 Sastra Indonesia 3673/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2019 A

S1 Sastra Jawa Kuna 3499/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2019 A S1 Sastra Inggris 3254/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2016 A

S1 Sastra Jepang 2066/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2016 A

S1 Arkeologi 2979/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2019 A

S1 Ilmu Sejarah 3088/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2019 A

S1 Antropologi Budaya 2829/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2019 A

S1 Sastra Bali 3060/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2019 B

S2 Ilmu Lingustik 4234/SK/BAN-PT/Akred/M/XI/2017 B

S3 Ilmu Linguistik 1441/SK/BAN-PT/Akred/D/V/2017 A

S2 Kajian Budaya 4164/SK/BAN-PT/Akred/M/X/2019 A

S3 Kajian Budaya 365/SK/BAN-PT/Akred/D/IX/2014 B

Dari data tersebut dapat dilihat seluruh Prodi FIB Unud telah semua memiliki Akreditasi, dengan 9 Prodi dengan akreditasi A, lalu 3 Prodi dengan Akreditasi B. sehingga dapat disimpulkan secara keseluruhan persentase program studi di FIB Unud mencapai 75%, dimana hasil tersebut sudah mencapai target yang ditentukan yaitu sebesar 75%.

d. Jumlah Mahasiswa yang mengikuti Kegitan Merdeka Belajar

Jumlah Mahasiswa yang mengikuti kegiatan Merdeka Belajar di nilai dengan beberapa kriteria terdiri atas mengambil mata kuliah di luar prodi dalam Perguruan Tinggi yang sama. Mengambil mata kuliah di Perguruan Tinggi lainnya. Magang di Industri/lembaga penelitian dan lain-lain. Pengabdian masyarakat di desa dan kegiatan sosial lainnya.

Dari data tersebut dapat dilihat seluruh Prodi FIB Unud telah mengikuti program Merdeka Belajar. Secara keseluruhan sebanyak 65 Mahasiswa mengikuti program Merdeka Belajar dengan metode mengambil matakuliah di luar prodi dalam perguruan tinggi yang sama. Data tersebut juga menunjukan FIB

e. Jumlah Prodi yang menerapkan Pembelajaran Kampus Merdeka Kriteria untuk indikator ini yaitu untuk prodi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti program Merdeka Belajar. Secara keseluruhan dapat di data semua program studi S1 yang ada di FIB Unud telah melaksanakan program Pembelajaran Kampus Merdeka.

2. Meningkatnya kualitas kelembagaan Universitas Udayana a. Ranking PT Nasional

Indikator ini dinilai dengan kriteria peringkat perguruan tinggi di pemeringkatan Nasional Oleh Kemendikbud. Pada indikator ini capaian dilakukan oleh pihak Rektorat, yang mana didukung oleh capaian dari semua Fakultas di Unud

3. Meningkatnya kualitas, dan kuantitas sumber daya Universitas Udayana

a. Persentase Dosen Berkualifikasi S3

Dosen berkualifikasi S3 adalah dosen yang memiliki kualifikasi S3 pada akhir tahun berjalan. Di mana dosen berkualifikasi S3 merupakan tolak ukur (benchmarking) terhadap kemampuan Perguruan Tinggi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, dan teknologi serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di mana untuk meningkatkan jumlah dosen yang memiliki kualifikasi S3 beberapa upaya telah dilakukan untuk mendukung lebih banyak dosen di FIB Unud yang menyelesaikan pendidikan S3. Dengan berbagai upaya tersebut sehingga diperoleh data seperti berikut :

Dari data tersebut dapat diperoleh persentase jumlah dosen dengan kualifikasi S3 sebesar 46.81% dari seluruh jumlah dosen tetap di FIB Unud. Hal tersebut menunjukan bahwa jumlah dosen dengan kualifikasi S3 di FIB Unud telah mencapai target yang ditetapkan. Di mana target yang ditetapkan adalah sebesar 46.67 % .

4. Meningkatnya relevansi dan produktivitas penelitian, pengabdian, dan teknologi

a. Jumlah publikasi internasional

Publikasi Internasional adalah hasil penelitian yang dimuat dalam Jurnal Ilmiah Internasional atau Prosiding yang telah diterbitkan oleh Perguruan Tinggi atau penerbit lainnya dan memiliki ISBN.

Di mana untuk publikasi tersebut diperoleh data publikasi masing-masing program studi sebagai berikut :

Dari data tersebut dapat dilihat Program Studi Sastra Inggris sebagian besar menyumbang karya tulisnya untuk dipublikasi secara internasional. Di mana dari data tersebut ada yang berasal dari jurnal, maupun berbentuk prosiding. Sehingga secara umum dapat disimpulkan bahwa Publikasi Internasional FIB Unud sebanyak 105 karya tulis, di mana jumlah tersebut telah melebihi target yaitu sebesar 103 karya tulis.

b. Jumlah Jurnal Bereputasi Terindeks Global

Jurnal Bereputasi terindeks global adalah jurnal ilmiah yang terakreditasi yang diindex oleh Scopus dan/atau Web of Science dan/atau Web of Science sebagai pengindeks bereputasi tinggi. Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum menargetkan untuk tahun 2020.

c. Jumlah Kekayaan Intelektual yang Didaftarkan

HKI adalah hak atas kekayaan intelektual yang merupakan hak yang timbul dari kemampuan berfikir atau olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang berguna untuk manusia yang terdiri dari Paten, Hak CIpta, Merek, Varietas

Sirkuit Terpadu. Di mana untuk HKI diperoleh data seperti berikut :

Dari data tersebut dapat dilihat bahwa jumlah karya yang telah mendapatkan sertifikat HKI sepanjang tahun 2020. Sehingga secara umum dapat disimpulkan bahwa Kekayaan Intelektual di FIB Unud sebanyak 8 karya, di mana jumlah tersebut telah belum melebihi target yaitu sebesar 34 karya.

d. Jumlah Prototipe industry

Prototipe industry adalah bentuk prototype yang merupakan hasil pengembangan teknologi yang telah lulus uji pada sistem lingkungan sebenarnya (tingkat kesiapterapan teknologi (7). Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum menargetkan untuk tahun 2020.

5. Menguatnya kapasitas inovasi a. Jumlah Produk Inovasi

oleh lembaga/unit litbangg atau perguruan tunggi, yang menghasilkan kebaruan yang diterapkan dan bermanfaat secara komersial, ekonomi dan atau sosial budaya. Di mana untuk Indikator ini FIB Unud mendapatkan target 1 karya tulis, namun hingga akhir tahun 2020 FIB Unud belum mendapatkan karya dengan persyaratan setingkat produk inovasi.

6. Penguatan Daya Saing Nasional / Internasional a. Persentase Recognisi Dosen

Recognisi Dosen adalah dosen yang melaksanakan tugas lain di luar tugas pokok sebagai pengajar di FIB Unud. Sebagai contoh dosen yang melaksanakan visiting profesor, sebagai keynote speaker/ invited speaker, staf ahli lembaga Nasional/Internasional, mitra bestari di jurnal Nasional/Internasional. Dengan data sebagai berikut :

Berdasarkan data tersebut. FIB Unud Memperoleh target sebanyak 10% dari jumlah dosen melaksanakan rekognisi. Hingga akhir tahun 2020 jumlah Dosen di FIB Unud telah melaksanakan kegiatan rekognisi sebanyak 30% (42 Orang). Sehingga dapat disimpulkan persentase rekognisi dosen FIB Unud telah tercapai.

b. Persentase matakuliah dengan sistem Pendidikan Jarak Jauh/PJJ (yang mengimplementasikan blended learning)

Indikator ini adalah jumlah matakuliah yang telah melaksanakan sistem PJJ dibandingkan dengan jumlah matakuliah yang ada di FIB Unud. Untuk menunjang kegiatan ini, FIB Unud telah melaksanakan berbagai upaya untuk mempermudah dosen FIB Unud melaksanakan sistem PJJ. Sehingga diperoleh hasil sebagai berikut :

Berdasarkan data tersebut, FIB Unud memperoleh target sebesar 10% dari seluruh mata kuliah. hingga akhir tahun 2020 sudah sebanyak 339 matakuliah yang telah melaksanakan pendidikan

c. Jumlah Prodi Terakreditasi Internasional

Indikator ini adalah jumlah program studi yang telah memperoleh akreditasi Internasional. Dimana indikator ini FIB Unud memperoleh target 1 program studi agar mepatkan akreditasi internasional. Namun hingga akhir tahun 2020 1 program studi di FIB Unud yaitu sastra inggris, masih dalam tahapan pengusulan sertifikasi AUN-QA.

d. Jumlah Kerjasama Research Internasional dengan biaya Non PNBP Unud

Indikator ini adalah jumlah kerjasama Antara FIB dengan lembaga atau instansi internasional dengan dana yang berasal dari luar PNBP. Sehingga di peroleh data sebagai berikut :

Berdasarkan data tersebut, FIB Unud memperoleh target sebesar 1 kerjasama research dengan lembaga atau instansi internasional.

dimana hingga akhir tahun 2020 ada 1 kerjasama dengan instansi

yang berasal dari luar negeri. Sehingga untuk indikator ini dapat disimpulkan FIB Unud telah mencapai target yang di tetapkan e. Persentase lulusan tepat waktu

Indikator ini adalah perbandingan Antara jumlah lulusan 2020 dengan lulusan yang tepat waktu. Dimana lulusan untuk S1 merupakan mahasiswa angkatan 2016, untuk S2 mahasiswa angkatan 2018, dan untuk S3 mahasiswa angkatan 2017.

Sehingga di peroleh data sebagai berikut :

Berdasarkan data tersebut, FIB Unud memperoleh target sebesar 65% dari keseluruhan lulusan tahun 2020, merupakan lulusan tepat waktu. dimana hingga akhir tahun 2020 ada 214 mahasiswa S1,S2 dan S3 dari 409 lulusan yang merupakan lulusan tepat waktu (52 %). Sehingga untuk indikator ini dapat disimpulkan FIB Unud belum mencapai target yang di tetapkan

f. Jumlah pengabdian masyarakat internasional

Indikator ini adalah jumlah pengabdian kepada masyarat secara internasional ataupun pengabdian yang dilaksanakan bersama

Berdasarkan data tersebut, FIB Unud memperoleh target sebesar 1 kerjasama pengabdian dengan lembaga atau instansi internasional. dimana hingga akhir tahun 2020 ada 1 kerjasama dengan instansi yang berasal dari luar negeri. Sehingga untuk indikator ini dapat disimpulkan FIB Unud telah mencapai target yang di tetapkan

g. Persentase penerimaan PNBP di luar UKT dan APBN (RM)

Indikator ini adalah perbandingan antara penerimaan dari luar UKT yang di bandingkan dengan penerimaan yang berasal dari UKT. Penerimaan dapat berupa SPI, unit usaha maupun kerjasama. Diperoleh data sebagai berikut :

Berdasarkan data tersebut, FIB Unud memperoleh target sebesar 20% dari keseluruhan penerimaan yang berasal dari UKT murni.

dimana hingga akhir tahun 2020 ada penerimaan diluar UKT yang berasal dari berbagai sumber sebesar Rp. 2.698.692.515 (18 %) yang masuk ke rekening Rektorat. Sehingga untuk indikator ini dapat disimpulkan FIB Unud belum mencapai target yang di tetapkan

B. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

1. Meningkatnya kualitas lulusan Pendidikan Tinggi

a. Persentase lulusan S1 dan D4/D3/D2 yang berhasil mendapat pekerjaan, melanjutkan studi atau menjadi wiraswasta

Pada indikator ini data yang ingin dicapai adalah persentase dari lulusan yang langsung bekerja, menlanjutkan studi atau menjadi wiraswasta. Dimana data yang dipergunakan adalah lulusan pada tahun 2018. Di mana pada saat tersebut FIB telah melaksanakan pelepasan mahasiswa sebanyak 5 kali sepanjang tahun yaitu

Dari data di atas dapat dilihat masih sangat sedikit mahasiswa yang mau turut serta dalam proses tracer study. Dengan hasil tersebut kami akan melakukan perubahan pelaksanaan tracer study. Di mana untuk proses tracer yang akan dilakukan tahun 2021 diharapkan dapat meningkatkan jumlah partisipasi dan dapat lebih menggambarkan kondisi lulusan

b. Persentase lulusan S1 dan D4/D3/D2 yang menghabiskan paling sedikit 20 (dua puluh) sks di luar kampus, atau meraih prestasi paling rendah tingkat nasional

Pada indikator ini untuk mendukung program kemendikbud, yaitu Kampus Merdeka Merdeka Belajar. Dimana mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan di luar kampus, ataupun melandapatkan pengalaman di Fakultas lain. Hal itu nantinya dapat berguna untuk lulusan mendapatkan pengetahuan tambahan diluar Fakultas. Dimana diperoleh hasil sebagai berikut :

Berdasarkan data tersebut, FIB Unud memperoleh target sebesar 30%

dari keseluruhan mahasiswa aktif. dimana hingga akhir tahun 2020 jumlah peserta dari program merdeka belajar masih sangat sedikit yaitu 65 Orang (3.03%) dari semua prodi S1. Sehingga untuk indikator ini dapat disimpulkan FIB Unud belum mencapai target yang di tetapkan.

2. Meningkatnya kualitas kurikulum dan pembelajaran

a. Persentase Program Studi S1 dan D4/D3/D2 yang melaksanakan kerja sama dengan mitra

Kriteria yang menjadi target dari indikator ini adalah Prodi yang memiliki kerjasama dengan mitra dalam proses penerimaan lulusan sebagai tenaga pekerja. Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum ada prodi yang memiliki kerjasama yang dimaksudkan untuk tahun 2020.

b. Persentase mata kuliah S1 dan D4/D3/D2 yang menggunakan metode pembelajaran pemecahan kasus (case method) atau pembelajaran kelompok berbasis projek (team-based project) sebagai sebagian bobot evaluasi

Kriteria yang menjadi target dari indikator ini adalah matakuliah disetiap prodi yang menerapkan pemecahan kasus atau projek kelompok dalam pelaksanaan perkuliahan. Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum ada matakuliah yang menerapkan metode yang dimaksudkan untuk tahun 2020.

c. Persentase program studi S1 dan D4/D3/D2 yang memiliki akreditasi atau sertifikat internasional yang diakui pemerintah

Kriteria yang menjadi target dari indikator ini adalah jumlah prodi S1 yang mendapatkan akreditasi bertaraf internasional dari lembaga yang diakui oleh pemerintah. Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum ada prodi yang mengikuti akreditasi pada lembaga yang dimaksudkan untuk tahun 2020.

3. Meningkatnya kualitas dosen Pendidikan Tinggi

a. Persentase dosen yang berkegiatan tridarma di kampus lain, di QS100 berdasarkan bidang ilmu (QS100 by subject), bekerja sebagai praktisi di dunia industri, atau membina mahasiswa yang berhasil meraih prestasi paling rendah tingkat nasional dalam 5 (lima) tahun terakhir.

Kriteria yang menjadi target dari indikator ini adalah persentase dosen yang melakukan layanan tridarma pada Kampus di QS100, bertugas sebagai praktisi atau membina mahasiswa berprestasi. Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum ada dosen yang memiliki

kesempatan melaksanakan layanan tridarma yang dimaksudkan untuk tahun 2020.

b. Persentase dosen tetap berkualifikasi akademik S3, memiliki sertifikat kompetensi/profesi yang diakui oleh industri dan dunia kerja, atau berasal dari kalangan praktisi profesional, dunia industri, atau dunia kerja

Kriteria yang menjadi target dari indikator ini adalah persentase dosen yang memiliki sertifikat kompetisi yang diakui ataupun berasal dari kalangan praktisi. Dimana data dibagi menjadi dosen tetap berkualifikasi S3, dosen memiliki sertifikat profesi, dan dosen dari kalangan praktisi. Sehingga diperoleh data sebagai berikut :

Berdasarkan data tersebut, FIB Unud memperoleh target sebesar 40%

dari keseluruhan Dosen Aktif. dimana hingga akhir tahun 2020 jumlah Dosen yang berkualifikasi S3 yaitu 66 Orang (45%) dari 147 orang dosen, sedangkan dosen bersertifikat dan dosen praktisi masih belum ada. Sehingga untuk indikator ini dapat disimpulkan FIB Unud telah mencapai target yang di tetapkan.

c. Jumlah keluaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berhasil mendapat rekognisi internasional atau diterapkan oleh masyarakat per jumlah dosen

Kriteria yang menjadi target dari indikator ini adalah jumlah keluaran dari penelitian maupun pengabdian yang di rekognisi oleh internasional atau dipergunakan masyarakat. Di mana untuk Indikator ini FIB Unud belum ada luaran penelitian atau pengabdian yang mendapat rekognisi internasional ataupun dipergunakan masyarakat untuk tahun 2020.

BAB IV.PENUTUP

Capaian kinerja Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana tahun 2020 dilaporkan sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mengacu kepada Rencana Strategis FIB Unud 2020-2024. Segala kelebihan dan kekurangan yang tercermin dalam capaian indikator kinerja utama telah dijelaskan secara rinci.

Target sasaran yang ditetapkan untuk tahun 2020 secara umum Sebagian sudah tercapai, bahkan ada yang melebihi. Untuk indikator yang belum atau kurang terpenuhi akan diupayakan untuk berkoordinasi dengan seluruh unit yang ada. Pencapaian output mungkin perlu disinergikan dengan kebijakan dan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta stake holder.

Dengan dukungan seluruh civitas yang memiliki kesamaan visi dan misi serta kesamaan persepsi dari sumber daya yang ada, kami akan terus meningkatkan kinerjanya sebagai pertanggung jawabannya dalam melaksanakan Renstra FIB Unud 2020-2024 dan FIB Unud sebagai penyelenggara Tri Dharma Perguruan Tinggi akan dapat terlaksana dengan baik.

Dokumen terkait