Aset Lancar Rp138.046.969. Kas di Bendahara Pengeluaran Rp0.
Nilai Aset Lancar per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah masing sebesar Rp138.046.969 dan Rp186.980.724.
Aset Lancar merupakan aset yang diharapkan segera untuk dapat direalisasikan atau dimiliki untuk dipakai atau dijual dalam waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pelaporan.
Rincian Aset Lancar pada BPS Provinsi Jawa Tengah per 31 Desember 2014 disajikan pada Tabel 10.
Tabel 10
Rincian Aset Lancar per 31 Desember 2014 dan 2013
C.1.1. Kas di Bendahara Pengeluaran
Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember 2014 dan 2013 masing-masing sebesar Rp0. dan Rp0. yang merupakan kas yang dikuasai, dikelola, dan di bawah tanggung jawab Bendahara Pengeluaran yang berasal dari sisa UP/TUP yang belum dipertanggungjawabkan atau disetorkan kembali ke Kas Negara per tanggal neraca
Persediaan Rp138.046.969.
C.1.2 Persediaan
Nilai Persediaan per 31 Desember 2014 dan 2013 masing-masing adalah sebesar Rp138.046.969. dan Rp186.980.724.
Persediaan merupakan jenis aset dalam bentuk barang atau perlengkapan (supplies) pada tanggal neraca yang diperoleh dengan maksud untuk mendukung kegiatan operasional dan untuk dijual, dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.
Rincian Persediaan per 31 Desember 2014 dan 2013 tersaji pada Tabel 11. Tabel 11
Rincian Persediaan
No. Persediaan TA 2014 TA 2013
1 Barang Konsumsi Rp 18.636.300 Rp 60.956.000 2 Barang Untuk Pemeliharaan Rp 10.575.100 Rp 1.736.250 3 Barang Persediaan Lainnya Rp 13.464.000 Rp 13.464.000 4 Persediaan untuk tujuan strategis Rp 95.371.569 Rp 110.824.474
Laporan Keuangan BPS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
26
Adapun barang yang pada tanggal pelaporan dalam kondisi rusak yaitu Tas Inda SP2010 sebanyak 4 buah dengan nilai Rp294.800. Mutasi persediaan pada tahun 2014 sebagai berikut:
186.980.724 Rp Mutasi Tambah Rp 8.838.850 Mutasi Keluar Rp 57.772.605 138.046.969 Rp
Saldo per 31 Desember 2013
Saldo per 31 Desember 2014
Aset Tetap
Rp38.997.620.440 C.2 Aset Tetap
Saldo aset Tetap per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebesar Rp38.997.620.440 dan Rp42.216.646.404. Aset Tetap yang tersaji merupakan aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 bulan dan digunakan dalam kegiatan operasional entitas.
Rincian Aset Tetap BPS Provinsi Jawa Tengah per 31 Desember 2014 dan 2013 disajikan pada Tabel 12.
Tabel 12 Rincian Aset Tetap
No. Jenis TA 2014 TA 2013
1 Tanah Rp 21.940.500.000 Rp 21.940.500.000 2 Peralatan dan Mesin Rp 16.513.636.686 Rp 19.816.917.732 3 Gedung dan Bangunan Rp 14.059.848.217 Rp 14.059.848.217 4 Aset Tetap Lainnya Rp 600.722.309 Rp 501.009.987
Jumlah Rp 53.114.707.212 Rp 56.318.275.936
(14.117.086.772)
Rp Rp (14.101.629.532) 38.997.620.440
Rp Rp 42.216.646.404
Akumulasi Penyusutan Aset Tetap Nilai Buku Aset Tetap
Tanah
Rp21.940.500.000.
C.2.1 Tanah
Nilai aset tetap berupa tanah yang dimiliki BPS Provinsi Jawa Tengah per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebesar Rp21.940.500.000.atau tidak ada penambahan atas pengadaan tanah maupun penilaian kembali nilai tanah TA 2014. Rincian saldo tanah per 31 Desember 2014 dan 2013 disajikan pada Tabel 13.
Laporan Keuangan BPS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
27
Tabel 13 Rincian Saldo Tanah
No. Lokasi Luas
(m²) Nilai
Status Penguasaan
Tanah
1 Jl. Pahlawan No. 6 Semarang 1.028 Rp 10.588.400.000 Pemerintah RI cq BPS 2 Jl. Klabat I Kel. Kaliwiru, Semarang 5.908 Rp 8.862.000.000 Pemerintah RI
cq BPS 3 Jl. Bukit Raya No. 20, Semarang 342 Rp 767.400.000 Pemerintah RI
cq BPS 4 Jl. Bukit Hijau No. 5 Semarang 206 Rp 375.500.000 Pemerintah RI
cq BPS 5 Jl. Bukit Hijau No. 7 Semarang 203 Rp 370.250.000 Pemerintah RI
cq BPS 6 Jl. Bukit Hijau No. 9 Semarang 205 Rp 373.750.000 Pemerintah RI
cq BPS 7 Jl. Puspowarno Tengah VIII/18
Semarang 288 Rp 172.800.000
Pemerintah RI cq BPS 8 Jl. Menoreh selatan 28, Semarang 308 Rp 107.400.000 Pemerintah RI
cq BPS 9 Jl. Bukit Hijau No. 11, Semarang 176 Rp 323.000.000 Pemerintah RI
cq BPS
8.664 Rp 21.940.500.000 Jumlah
Peralatan dan Mesin Rp16.513.636.686
C.2.2 Peralatan dan Mesin
Saldo aset tetap berupa peralatan dan mesin per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah Rp16.513.636.686.dan Rp19.816.917.732.
Mutasi nilai peralatan dan mesin tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Saldo per 31 Desember 2013 Rp 19.816.917.732
Mutasi tambah:
- pembelian Rp 1.125.019.000 - transfer masuk Rp 51.323.960 Mutasi kurang:
- Transfer keluar Rp (4.099.433.075) - usulan barang rusak berat ke pengelola Rp (160.373.820) - penghentian aset dari penggunaan Rp (219.817.111)
Saldo per 31 Desember 2014 Rp 16.513.636.686
Akumulasi penyusutan s.d 31 Desember 2014 Rp (12.758.298.223) Nilai Buku per 31 Desember 2014 Rp 3.755.338.463
Mutasi transaksi penambahan dan pengurangan peralatan dan mesin adalah berupa:
a.
Penambahan Aset senilai Rp1.176.342.960 dengan rincian:
Transfer masuk dari BPS RI senilai Rp51.323.960, berupa:1.
Global Positioning System sebanyak 2 buah senilai Rp4.620.000.Laporan Keuangan BPS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
28
senilai Rp41.432.634.
3.
Televisi sebanyak 1 buah senilai Rp5.271.326.
Pembelian oleh BPS Provinsi Jawa Tengah senilai Rp1.125.019.000 berupa:1.
Laptop sebanyak 60 buah senilai Rp746.099.940.2.
Printer sebanyak 55 buah senilai Rp297.944.060.3.
Scanner sebanyak 5 buah senilai Rp31.975.000.4.
External harddisk sebanyak 20 buah senilai Rp49.000.000.b.
Pengurangan aset senilai Rp4.479.624.006, dengan rincian:
Transfer keluar ke BPS Kabupaten/Kota senilai Rp4.099.433.075. berupa:1.
Rak Besi sebanyak 30 buah senilai Rp52.500.000.2.
Unit Power Supply sebanyak 228 buah senilai Rp454.704.426.3.
PC Unit sebanyak 264 buah senilai Rp2.974.903.514.4.
Laptop sebanyak 35 buah senilai Rp435.224.965.5.
Printer sebanyak 35 buah senilai Rp182.100.170.
Usulan barang rusak berat ke pengelola senilai Rp160.373.820. berupa:1.
Meja kerja kayu sebanyak 12 buah senilai Rp6.922.920.2.
Kursi besi /metal sebanyak 1 buah senilai Rp379.500.3.
Laptop sebanyak 9 buah senilai Rp153.071.400.
Penghentian Aset dari Penggunaan senilai Rp219.817.111 berupa: 1. Timbangan Bbi Capasitas 25 Kg sebanyak 10 buah senilaiRp596.430.
2. Alat Bantu Uji Tumbuh sebanyak 16 buah senilai Rp2.204.046. 3. Mesin Ketik Manuak Portable (11-13 inci) 1 buah senilai
Rp67.491.
4. Mesin Ketik Elektronik/Selektrik sebanyak 9 buah senilai Rp4.821.942.
5. Lemari Kayu sebanyak 4 buah senilai Rp9.100.000. 6. Rak Besi sebanyak 12 buah senilai Rp 982.279. 7. Rak Kayu sebanyak 22 buah senilai Rp5.964.574.
8. Peti Uang/Cash Box/Coin Box sebanyak 7 buah senilai Rp159.243.
Laporan Keuangan BPS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
29
10. Meja Kerja Kayu sebanyak 30 buah senilai Rp18.904.020. 11. Kursi Besi/Metal sebanyak 8 buah senilai Rp1.844.598. 12. AC Split sebanyak 16 buah senilai Rp51.682.415.
13. Unit Power Supply sebanyak 13 buah senilai Rp7.812.036. 14. PC Unit sebanyak 1 buah senilai Rp8.822.000.
15. Stabilisator sebanyak 8 buah senilai Rp8.201.050. 16. Laptop sebanyak 2 buah senilai Rp32.126.828.
17. CPU (Peralatan Mini Komputer) sebanyak 19 buah senilai Rp14.318.820.
18. Printer (Peralatan Personal Komputer) sebanyak 17 buah senilai Rp21.261.844.
19. Viewer (Peralatan Personal Komputer) sebanyak 1 buah senilai Rp8.998.864.
20. Server sebanyak 2 buah senilai Rp16.150.259.
Rincian aset tetap Peralatan dan Mesin disajikan pada Lampiran A1 Laporan Keuangan ini.
Gedung dan Bangunan Rp14.059.848.217
C.2.3 Gedung dan Bangunan
Nilai gedung dan bangunan per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah Rp14.059.848.217. dan Rp14.059.848.217.
Tidak ada transaksi pada Gedung dan Bangunan. Rincian aset tetap Gedung dan Bangunan disajikan pada Lampiran A1 Laporan Keuangan ini.
Aset Tetap Lainnya Rp600.722.309
C.2.4 Aset Tetap Lainnya
Saldo Aset Tetap Lainnya per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah Rp600.722.309. dan Rp501.099.987. yang merupakan aset tetap yang tidak dapat dikelompokkan dalam tanah,peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, irigasi dan jaringan.
Mutasi nilai aset tetap lainnya tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:
Saldo per 31 Desember 2013 Rp 501.009.987 Mutasi tambah:
- perolehan lainnya Rp 99.606.822
- koreksi pencatatan nilai Rp 105.500
Saldo per 31 Desember 2014 Rp 600.722.309 Akumulasi Penyusutan s.d 31 Desember 2014 Rp
-Nilai Buku per 31 Desember 2014 Rp 600.722.309
Rincian Aset Tetap Lainnya disajikan pada Lampiran A1 Laporan Keuangan ini.
Laporan Keuangan BPS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
30
Akumulasi Penyusutan Aset Tetap
(Rp14.117.086.772)
C.2.5 Akumulasi Penyusutan Aset Tetap
Saldo Akumulasi Penyusutan Tetap per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah masing-masing Rp14.117.086.772 dan Rp14.101.629.532.
Akumulasi Penyusutan Aset Tetap merupakan kontra akun Aset Tetap yang disajikan berdasarkan pengakumulasian atas penyesuaian nilai sehubungan dengan penurunan kapasitas dan manfaat Aset Tetap selain untuk Tanah dan Konstruksi dalam Pengerjaan (KDP).
Rangkuman Akumulasi Penyusutan Aset tetap per 31 Desember 2014 disajikan pada Tabel 14, sedangkan Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap disajikan pada Lampiran A1 Laporan Keuangan ini.
Tabel 14
Rincian Akumulasi Penyusutan Aset Tetap
No. Aset Tetap Nilai Perolehan Akm. Penyusutan Nilai Buku
1 Peralatan dan Mesin Rp 16.513.636.686 Rp 12.758.298.223 Rp 3.755.338.463 2 Gedung dan Bangunan Rp 14.059.848.217 Rp 1.358.788.549 Rp 12.701.059.668 3 Aset Tetap Lainnya Rp 600.722.309 Rp - Rp 600.722.309
31.174.207.212 Rp Rp 14.117.086.772 Rp 17.057.120.440 Jumlah Aset Lainnya Rp3.094.635.730 C.3 Aset Lainnya
Nilai Aset Tetap Lainnya per tanggal pelaporan 31 Desember 2014 dan 2013 adalah Rp3.094.635.730. dan Rp3.289.814.730. Aset lainnya merupakan aset yang tidak dapat dikelompokkan baik ke dalam aset lancar maupun aset tetap.
Rincian Nilai Aset Lainnya pada tanggal pelaporan tersaji pada Tabel 15. Tabel 15
Rincian Aset Lainnya
No. Uraian TA 2014 TA 2013
1 Aset Tak Berwujud Rp 3.094.635.730 Rp 3.289.764.730 2 Aset Lain-Lain Rp - Rp 9.882.263 3.094.635.730 Rp Rp 3.299.646.993 Akumulasi Penyusutan Rp - Rp (9.832.263) 3.094.635.730 Rp Rp 3.289.814.730 Jumlah
Nilai Buku Aset Lainnya per 30 Juni 2014
Aset Tak Berwujud Rp3.094.635.730.
C.3.1 Aset Tak Berwujud
Nilai Saldo aset tak berwujud (ATB) per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah Rp3.094.635.730. dan Rp3.289.764.730.
Laporan Keuangan BPS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
31
Aset Tak Berwujud merupakan aset yang dapat diidentifikasi dan dimiliki, tetapi tidak mempunyai wujud fisik. Aset Tak Berwujud pada BPS Provinsi Jawa Tengah berupa software kofax data capture yang digunakan untuk menunjang operasional kantor yaitu software yang digunakan untuk melakukan penerjemahan dari dokumen menjadi image/gambar kemudian diproses menjadi database.
Adapun mutasi untuk aset tidak berwujud selama tahun 2014 yaitu: Saldo per 31 Desember 2013 Rp 3.289.764.730 Mutasi kurang:
- transfer keluar Rp (195.129.000)
Saldo per 31 Desember 2014 Rp 3.094.635.730 Akumulasi Penyusutan s.d 31 Desember 2014 Rp
-Nilai Buku per 31 Desember 2014 Rp 3.094.635.730
Aset Lain-Lain Rp0.
C.3.2 Aset Lain-Lain
Saldo aset lain-lain per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah Rp0. dan Rp9.882.263.
Aset Lain-lain merupakan barang milik negara (BMN) berada dalam kondisi rusak berat dan sudah dihapus dari BMN.
Kewajiban Jangka KEWAJIBAN
Pendek Rp328.334.451.
Utang kepada Pihak Ketiga Rp328.334.451.
C.4. Kewajiban Jangka Pendek
Nilai Kewajiban Jangka Pendek per 31 Desember 2014 dan 2013 tersaji sebesar Rp328.334.451 dan Rp34.103.613.
Kewajiban Jangka Pendek merupakan kelompok kewajiban yang diharapkan segera diselesaikan dalam waktu kurang dari 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan.
Rincian Kewajiban Jangka Pendek tersaji pada Tabel 16. Tabel 16
Rincian Kewajiban Jangka Pendek
No. Aset Lancar TA 2014 TA 2013
1 Utang kepada Pihak Ketiga Rp 328.334.451 Rp 34.103.613 328.334.451
Rp Rp 34.103.613
Jumlah
C.4.1 Utang kepada Pihak Ketiga
Nilai Utang kepada Pihak Ketiga per 31 Desember 2014 dan 2013 masing-masing sebesar Rp328.334.451. dan Rp34.103.613.
Laporan Keuangan BPS Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
32
Utang kepada Pihak Ketiga merupakan belanja yang masih harus dibayar dan merupakan kewajiban yang harus diselesaikan kepada pihak ketiga lainnya dalam waktu kurang dari 12 (dua belas bulan).
Rincian Utang Pihak Ketiga disajikan pada Tabel 17. Tabel 17 .
Rincian Utang kepada Pihak Ketiga
No Uraian TA 2014 TA 2013
1 Belanja Pegawai yang Masih Harus
Dibayar Rp 295.982.132 Rp -
2 Belanja Barang yang masih harus dibayar Rp 32.352.319 Rp 34.103.613
Total Rp 328.334.451 Rp 34.103.613