• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.2 Hasil Implementasi

4.2.2 Penomoran IP

Setiap jaringan yang terbentuk memiliki alamat IP berupa penomoran, tiap perangkat memiliki alamatnya masing-masing. Penomoran IP digunakan sebagai alamat untuk memudahkan saat terjadi pengiriman paket data dari sumber ke tujuannya. Selain itu, juga bertujuan untuk mempermudah dalam proses konfigurasi dan implementasi pada jaringan.

Topologi jaringan Border Gateway Protocol (BGP) dan Open Shortest Path First (OSPF) yang terlihat pada Gambar 4.1 memiliki alamat IP pada setiap perangkat seperti server, router, PC, dan tiap port. Dalam menyambungkan tiap port terdapat media transmisi, untuk port FastEthernet menggunakan kabel straigh-throught sedangkan untuk yang port serial menggunakan kabel serial DTE.

Tabel 4. 1 IP Fakultas Teknik dan BAPSI

Gedung Perangkat Port Alamat IP Subnetmask Gateway BAPSI Server FastEthernet0/0 172.17.1.1 255.255.255.240 172.17.1.2 Fakultas

Teknik

Router FastEthernet0/0 172.17.1.2 255.255.255.248 - Serial1/0 128.1.1.1 255.255.255.248 - Serial1/1 128.2.1.1 255.255.255.248 - Serial1/2 128.3.1.1 255.255.255.248 -

Pada tabel 4.1 menunjukan alamat IP perangkat server yang berperan sebagai BAPSI dan router dari Fakultas Teknik. Server memiliki IP jaringan 172.17.1.0/28. Server hanya memiliki satu port yaitu FastEthernet0/0, port tersebut diberi nomor IP 172.17.1.1 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240. Gateaway merupakan pintu jalur dari perangkat router yang terkoneksi dengan server dan berfungsi sebagai penghubung antar jaringan yang berbeda. Server memiliki nomor IP 172.17.1.2. Gateaway di router Fakultas Teknik dengan port FastEthernet0/0 merupakan port yang masih menjadi satu bagian dari jaringan yang ada pada server. Pada perangkat router terdapat empat port, satu port terhubung dengan server dan tiga port terhubung dengan dengan router yang menjadi tetangganya. Port yang menggunakan kabel serial DTE memilik alamat IP 128.1.1.0/29. Port pertama yang terhubungan dengan router Tenik Elektro adalah port serial1/0 yang diberi nomor IP 128.1.1.1 dengan subnetmask /29 atau 255.255.255.248. Port kedua adalah serial1/1 yang terhubung dengan router teknik mesin dan diberi nomor IP 128.2.1.1 dengan subnetmask /29 atau 255.255.255.248. Port ketiga adalah serial1/2 yang terhubung dengan router Fakultas Ekonomi dan diberi nomor IP 128.1.1.1 dengan subnetmask /29 atau 255.255.255.248.

Tabel 4. 2 IP Program Studi Tenik Elektro

Gedung Perangkat Port Alamat IP Subnetmask Gateway DNS Server

Tenik Elektro

Router Serial1/0 128.1.1.2 255.255.255.248 - - FastEthernet0/0 172.18.1.1 255.255.255.240 - -

PC 0 FastEthernet0/2 172.18.1.2 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1 PC 1 FastEthernet0/3 172.18.1.3 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1 PC 2 FastEthernet0/4 172.18.1.4 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1 PC 3 FastEthernet0/2 172.18.1.5 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1 PC 4 FastEthernet0/3 172.18.1.6 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1 PC 5 FastEthernet0/4 172.18.1.7 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1

PC 6 FastEthernet0/2 172.18.1.8 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1 PC 7 FastEthernet0/3 172.18.1.9 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1 PC 8 FastEthernet0/4 172.18.1.10 255.255.255.240 172.18.1.1 172.17.1.1

Pada tabel 4.2 menunjukan alamat IP dari perangkat router Teknik Elektro dan PC0 sampai PC8. Masing masing PC terhubung langsung ke switch, dan switch yang akan terhubung dengan router Teknik Elektro. Terdapat dua port yang digunakan pada router yaitu port serial1/0 dengan nomor IP 128.1.1.2 subnetmask /29 atau 255.255.255.248 yang terhubung dengan router Fakultas Teknik, dan port FastEthernet0/0 diberi nomor IP 172.18.1.1 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240 yang terhubung dengan switch. Port ini merupakan pintu jalur untuk menuju kepada PC dari router sehingga gateaway untuk tiap PC adalah 172.18.1.1.

Daerah PC yang terhubung dengan switch memiliki IP jaringan 172.18.1.0/28, tiap PC hanya memiliki satu port yang digunakan yaitu FastEthernet. Skala IP ada PC yaitu dari 172.18.1.2 sampai 172.18.1.10 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240. DNS Server yang terlihat pada tabel adalah IP dari BAPSI atau server.

Tabel 4. 3 IP Program Studi Teknik Mesin

Gedung Perangkat Port Alamat IP Subnetmask Gateway DNS Server

Teknik Mesin

Router Serial1/0 128.2.1.2 255.255.255.248 - - FastEthernet0/0 172.19.1.1 255.255.255.240 - -

PC 9 FastEthernet0/2 172.19.1.2 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1 PC 10 FastEthernet0/3 172.19.1.3 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1 PC 11 FastEthernet0/4 172.19.1.4 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1 PC 12 FastEthernet0/2 172.19.1.5 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1 PC 13 FastEthernet0/3 172.19.1.6 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1 PC 14 FastEthernet0/4 172.19.1.7 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1 PC 15 FastEthernet0/2 172.19.1.8 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1 PC 16 FastEthernet0/3 172.19.1.9 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1 PC 17 FastEthernet0/4 172.19.1.10 255.255.255.240 172.19.1.1 172.17.1.1

Pada tabel 4.3 menunjukan alamat IP dari perangkat router Teknik Mesin dan PC9 sampai PC 17. Masing masing PC terhubung langsung ke switch, dan switch yang akan terhubung dengan router Teknik Mesin. Terdapat dua port yang digunakan pada router yaitu port serial1/0 dengan nomor IP 128.2.1.2 subnetmask /29 atau 255.255.255.248 yang terhubung dengan router Fakultas Teknik, dan port FastEthernet0/0 diberi nomor IP 172.19.1.1 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240 yang terhubung dengan switch. Port ini merupakan

pintu jalur untuk menuju kepada PC dari router sehingga gateaway untuk tiap PC adalah 172.19.1.1.

Daerah PC yang terhubung dengan switch memiliki IP jaringan 172.19.1.0/28, tiap PC hanya memiliki satu port yang digunakan yaitu FastEthernet. Skala IP ada PC yaitu dari 172.19.1.2 sampai 172.19.1.10 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240. DNS Server yang terlihat pada tabel adalah IP dari BAPSI atau server.

Tabel 4.4 IP Fakultas Ekonomi

Pada tabel 4.4 menunjukan alamat IP perangkat router dari Fakultas Ekonomi yang menggunakan tiga port, port tersebut terhubung dengan router yang menjadi tetangganya.

Port pertama adalah serial1/0 dengan IP jaringan 128.3.1.2 subnetmask /29 atau 255.255.255.248 yang terhubung dengan Fakultas Teknik. Port kedua adalah serial1/1 yang terhubung dengan router Akuntansi dan diberi nomor IP 128.4.1.1 dengan subnetmask /29 atau 255.255.255.248. Port ketiga adalah serial1/2 yang terhubung dengan router Manajemen dan diberi nomor IP 128.5.1.1 dengan subnetmask /29 atau 255.255.255.248.

Tabel 4. 5 IP Program Studi Teknik Mesin

Gedung Perangkat Port Alamat IP Subnetmask Gateway DNS Server Fakultas

Subnetmask Gateway DNS Server

Pada tabel 4.5 menunjukan alamat IP dari perangkat router Akuntansi dan PC18 sampai PC26. Masing masing PC terhubung langsung ke switch, dan switch yang akan terhubung dengan router Akuntansi. Terdapat dua port yang digunakan pada router yaitu port serial1/0 dengan nomor IP 128.4.1.2 subnetmask /29 atau 255.255.255.248 yang terhubung dengan router Fakultas Teknik, dan port FastEthernet0/0 diberi nomor IP 172.20.1.1 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240 yang terhubung dengan switch. Port ini merupakan pintu jalur untuk menuju kepada PC dari router sehingga gateaway untuk tiap PC adalah 172.20.1.1.

Daerah PC yang terhubung dengan switch memiliki IP jaringan 172.20.1.0/28, tiap PC hanya memiliki satu port yang digunakan yaitu FastEthernet. Skala IP ada PC yaitu dari 172.20.1.2 sampai 172.20.1.10 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240. DNS Server yang terlihat pada tabel adalah IP dari BAPSI atau server

Tabel 4. 6 IP Program Studi Manajemen Gedung Perangk

at

Port Alamat

IP

Subnetmask Gateway DNS Server Router Serial1/0 128.5.1.2 255.255.255.

248

Manajemen

Pada tabel 4.6 menunjukan alamat IP dari perangkat router Manajemen dan PC27 sampai PC35. Masing masing PC terhubung langsung dengan switch, dan switch yang akan terhubung dengan router . Terdapat dua port yang digunakan pada router yaitu port serial1/0 dengan nomor IP 128.5.1.2 subnetmask /29 atau 255.255.255.248 yang terhubung dengan router Fakultas Ekonomi, dan port FastEthernet0/0 diberi nomor IP 172.21.1.1 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240 yang terhubung dengan switch. Port ini merupakan pintu jalur untuk menuju kepada PC dari router sehingga gateaway untuk tiap PC adalah 172.21.1.1. Daerah PC yang terhubung dengan switch memiliki IP jaringan 172.21.1.0/28, tiap PC hanya memiliki satu port yang digunakan yaitu FastEthernet. Skala IP ada PC yaitu dari 172.21.1.2 sampai 172.21.1.10 dengan subnetmask /28 atau 255.255.255.240. DNS Server yang terlihat pada tabel adalah IP dari BAPSI atau server