• Tidak ada hasil yang ditemukan

Berita ditayangkan di

DALAM MENGELOLA RUBRIK ROHANI

2. Penulisan Berita Berdasarkan Pedoman HOKI

a. Pedoman pada 10 Dasa Titah bagi Penulis

Khusus dalam menentukan apakah konten yang dikirimkan ke meja redaksi HOKI, termasuk ke subrubrik Rohani layak tayang atau tidak, para editor dan dewan redaksi HOKI mendasarkan penulisan isi berita pada 10 Dasa Titah

Penulis sebagai pedoman utama penulisan, yang berlaku dan mengikat para citizen

journalist (penulis HOKI). Hal ini sudah dikemukakan di awal sebelum citizen journalist mendaftarkan diri. Peraturan dibuat untuk meminimalisir terjadinya plagiarisme, mengakuratkan data, menghindari tulisan berbau SARA dan pornografi.

“Berikut 10 Dasa Titah bagi Penulis yang wajib ditaati: 1) registrasi data penulis; 2) tidak diperkenankan menggunakan nama samara; 3) tulisan yang dikirim bukannya plagiarisme dan juga tidak melanggar Undang-undang Hak Cipta yang berlaku di Indonesia maupun internasional; 4) tidak bersifat pornografi maupun hal-hal yang melanggar etik; 5) bukan berupa iklan ataupun berita yang bersifat komersil; 6) tulisan merupakan sumbangan sukarela tanpa honor; 7) penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas berita yang ditayangkan di HOKI; 8) tulisan tidak bersifat provokatif maupun hasutan; 9) kebenaran isi berita bisa dipercaya maupun dipertanggungjawabkan; 10) tulisan tidak boleh menyinggung, menyudutkan maupun melecehkan baik pribadi atau organisasi tertentu, agama maupun kepercayaan tertentu, suku atau etnis

maupun gender tertentu.”

105

Gambar 4.2 10 Dasa Titah Penulis situs www.kabarindonesia.com

b. Pedoman Kebijakan Redaksional bagi Editor dan Penulis

Di samping pedoman bagi penulis, HOKI juga memiliki pedoman sebagai bentuk kebijakan redaksional yang harus dipatuhi oleh para editor dan dewan redaksi HOKI. Hal ini bersifat mengikat meskipun di HOKI antaranggota bekerja berjauhan, namun ada pedoman yang harus diikuti guna kedisiplinan kerja.

“Kebijakan redaksional lain untuk para editor dan dewan redaksi mencakup: 1) hak editor untuk menolak atau tidak memuat karya pewarta warga yang sudah pernah dimuat atau ditayangkan di media massa lainnya (baik media arus utama maupun media alternatif); menolak atau tidak

memuat karya pewarta warga yang sekadar “copy-paste” dari media

lainnya; segera menghapus karya pewarta warta yang sudah terlanjur dimuat di HOKI ketika diketahui karya tersebut telah dimuat di media lainnya, atau sekadar hasil “copy-paste” dari media lainnya; sekaligus memberikan peringatan kepada pewarta warga bersangkutan untuk tidak mengulanginya lagi. Jika sejumlah surat peringatan (maksimal sebanyak tiga kali) yang sudah dilayangkan redaksi HOKI tersebut diabaikan,

namun sang citizen journalist tetap melakukan tindakannya; redaksi HOKI

berhak mem-black list status keanggotaanya di HOKI, sehingga setiap

karya yang dikirimkan ke redaksi HOKI tidak akan pernah dimuat di HOKI selamanya. 2) para editor dan dewan redaksi HOKI berhak mengubah (mengedit) redaksi setiap karya yang dikirimkan oleh para pewarta warga di HOKI tanpa mengubah substansi pesan yang

disampaikan oleh pewarta warga.” 106

Kebijakan redaksional yang berlaku di HOKI benar-benar memberikan kebebasan penuh kepada setiap editor maupun dewan redaksi HOKI untuk menayangkan dan atau menolak setiap karya pewarta warga sebab kerja mereka bersifat sukarela. Para editor dan dewan redaksi tidak mendapatkan upah berupa gaji bulanan dan sebagainya, sehingga tidak ada ikatan kerja sebagaimana pekerja kantor lainnya. Eksistensi HOKI dapat terus terjaga karena para pewarta warga, editor, dan dewan redaksi HOKI memiliki komitmen dan kesadaran yang tinggi untuk berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan hidup media ini.

c. Kebijakan Tambahan Redaksi HOKI

Selain beberapa kebijakan di atas, ada beberapa kebijakan tambahan dari redaksi HOKI:

106

1. KabarIndonesia tidak bertanggungjawab atas isi (konten) yang berupa teks, gambar, atau material lainnya yang diunggah atau

diposting di KabarIndonesia.

2. KabarIndonesia tidak menjamin semua tulisan yang dikirim akan ditayangkan.

3. KabarIndonesia tidak akan mengomentari penolakan tulisan; dan keputusan tersebut tidak dapat diganggu-gugat.

4. KabarIndonesia berhak mencekal dan mencabut hak pewarta warga sebagai penulis apabila pewarta warga melakukan pelanggaran dari 10 Dasa Titah.

5. KabarIndonesia berhak mengedit maupun mempersingkat isi berita apabila berita tersebut terlalu panjang.

6. KabarIndonesia akan selalu menayangkan nama penulis bersama dengan beritanya.

7. KabarIndonesia tidak bertanggung jawab atas isi komentar maupun kritikan yang masuk.

8. KabarIndonesia memperbolehkan penulis untuk mengirimkan foto sesuai dengan berita yang dikirimkan, tetapi di pihak lain, KabarIndonesia juga berhak untuk mengganti ataupun menolak foto tersebut.

9. KabarIndonesia memiliki hak sepenuhnya untuk menentukan di mana, kapan, dan berapa lama berita tersebut ditayangkan.

10. KabarIndonesia tidak dapat dibebankan tanggungjawab atas kerusakan dalam bentuk apapun yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung.

“Sebagai catatan tambahan, ada beberapa catatan redaksi dari

redaksi HOKI: 1) kabarindonesia tidak bertanggungjawab atas isi (konten)

yang berupa teks, gambar, atau material lainnya yang di-upload atau

diposting di KabarIndonesia; 2) kabarindonesia tidak menjamin semua

tulisan yang dikirim akan ditayangkan; 3) penolakan tulisan tidak akan dikomentari dan tidak dapat diganggu-gugat lagi; 4) pelanggaran dari 10 Dasa Titah tersebut di atas akan mengakibatkan pencekalan atau

pencabutan hak sebagai penulis; 5) kabarindonesia berhak mengedit

maupun mempersingkat isi berita apabila berita itu kepanjangan; 6) nama penulis akan selalu ditayangkan bersama dengan beritanya; 7) kabarindonesia tidak bertanggung jawab atas isi komentar maupun kritikan yang masuk; 8) penulis berhak mengirimkan foto yang sesuai

dengan berita yang dikirimkan, tetapi di lain pihak kabarindonesia juga

berhak untuk mengganti ataupun menolak foto tersebut; 9) kabarindonesia

memiliki hak sepenuhnya untuk menentukan di mana, kapan, maupun

berapa lama berita tersebut ditayangkan. 10) kabarindonesia tidak dapat

dibebankan tanggungjawab atas kerusakan dalam bentuk apapun yang

terjadi secara langsung maupun tidak langsung.” 107

107

Berkaitan dengan kerusakan dalam bentuk apapun yang terjadi secara langsung maupun tidak langsung, seperti yang dijelaskan pada poin 10 tentang kebijakan tambahan redaksi HOKI, Supadiyanto menginformasikan bahwa:

“Contoh penafsiran atas klausul di atas; misalnya pewarta HOKI maupun editor HOKI mengalami kerusakan laptop, kamera, alat transportasi ketika melakukan kerja jurnalisme ala pewarta HOKI; maka mereka tidak bisa mengklaim biaya perbaikan atas kerusakan yang ditimbulkan kepada redaksi atau manajemen HOKI, atau meminta pertanggungjawaban kepada HOKI.”108

Adapun segala bentuk kerusakan yang dimaksud baik berasal dari pewarta warga maupun anggota redaksi HOKI selama mengerjakan kerja jurnalistik mereka; mereka tidak dapat mengklaim biaya perbaikan atas kerusakan yang

ditimbulkan kepada redaksi atau manajemen HOKI, atau meminta

pertanggungjawaban kepada HOKI. Semua kerusakan tersebut ditanggung dengan biaya pribadi.