BAB III KETENTUAN TEKNIS
B. PENCAK SILAT
12. PENUTUP
Segala sesuatu yang belum tercantum dalam petunjuk Teknis ini akan ditentukan kemudian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
C. BULU TANGKIS
1. KETENTUAN UMUM
a. Waktu dan Tempat Pelaksanaan O2SN SMK tahun 2017 1) Pertemuan Teknik (Technical Meeting)
Tanggal : 03 September 2017 Waktu : pukul 19.00 WIB
Tempat : Hotel, Medan Sumatera Utara. 2) Pelaksanaan Pertandingan,
Waktu : 03-09 September 2017
Tempat : Gor Cemara Sport Center, Medan Sumatera Utara. b. Nomor yang dipertandingkan
1) Tunggal Putra 2) Tunggal Putri 3) Campuran c. Ketentuan Peserta
1) Surat keterangan dari sekolah bahwa Atlet yang bersangkutan adalah siswa SMK yang berstatus sebagai siswa pada tahun pelajaran 2017/2018 dan didaftarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi; 2) Jumlah peserta masing masing kontingen: Putra 1 orang dan Putri 1 orang.
d. Medali yang diperebutkan 1) Tunggal Putra
Juara 1 : Medali emas Juara 2 : Medali Perak
Juara 3 : Medali Perunggu (Juara 3 dipertandingkan). 2) Tunggal Putri
Juara 1 : Medali emas Juara 2 : Medali Perak
Juara 3 : Medali Perunggu (Juara 3 dipertandingan). 3) Campuran
Juara 1 : Medali emas Juara 2 : Medali Perak
Juara 3 : Medali Perunggu (Juara 3 dipertandingan).
e. Jadwal Pertandingan dibagikan pada saat technical meeting. f. Seeded dan Undian
1) Seeded dan undian ditentukan oleh Panitia; 2) Undian akan dilaksanakan:
Hari/Tanggal : 03 September 2017. Waktu : Pukul 19.00 WIB
2. PENILAIAN/PERATURAN KHUSUS
a. Peraturan PermainanPeraturan permainan menggunakan peraturan PBSI/Badminton World Federation (BWF). b. KOK
KOK yang digunakan disediakan dan ditetapkan oleh Panitia. c. Pakaian
1) Pakaian tanding harus diberi nama atlet dan asal daerah dibagian belakang;
2) Pelatih yang mendampingi pemain dilapangan harus berpakaian olahraga (training suit) dan bersepatu.
d. Sistem Pertandingan
1) Babak Pertama menggunakan Sistem setengah kompetisi dalam pool;
2) Peserta dibagi dalam Pool/Group masing masing terdiri dari minimal 3 dan maksimal 5.
3) Apabila peserta 5 Pool atau kurang maka akan dijadikan 1 (satu) pool, Ranking dalam Pool menjadi urutan Juara;
4) Apabila peserta lebih dari 5 pool akan dibagi menjadi beberapa pool dan masing-masing Juara Pool maju ke Babak berikut, sampai dengan Final menggunakan sistem GUGUR;
(a) Pemenang pada babak Semi Final maju ke Final memperebutkan Juara I dan II dan yang kalah memperebutkan Juara III.
e. Ketentuan Bertanding
1) Jadual yang tertera dalam buku acara menjadi dasar bagi dilaksanakannya suatu per-tandingan (Match) namun pertandingan dapat maju atau mundur karena terjadi WO dan lain sebagainya; 2) Peserta harus sudah hadir di tempat pertandingan 15 menit sebelum jadwal pertandingannya; 3) Peserta wajib mengetahui tempat dan waktu bertanding;
4) Pemain yang pada giliranya bertanding sesuai jadwalnya, setelah dipanggil dalam waktu 5 menit tidak hadir dinyatakan kalah;
5) Peserta yang belum dipanggil untuk bertanding tidak diperkenankan memasuki lapangan; 6) Jadwal yang tercantum dalam buku acara menjadi pedoman untuk dimulainya pertandingan; 5) Bila terjadi gangguan, Referee berhak menunda atau memindahkan ke tempat lain dengan
meneruskan angka yang telah dicapai;
7) Seorang pemain berhak atas hadiah menurut hasil aktual yang didapat sebelum pengunduran diri karena cedera.
f. Score
1) Pertandingan menggunakan score 21. Rally Point, dengan prinsip The Best of Three Games; g. Interval
1) Apabila telah mencapai angka 11, pemain berhak istirahat tidak lebih dari 60 detik (1 menit) dan pemain boleh mendatangi pelatih/ pendamping untuk mendapatkan instruksi;
2) Sebelum melanjutkan game kedua dan game ketiga (kalau ada), pemain berhak istirahat tidak lebih dari 120 detik (2 menit) dan pelatih/ pendamping diperbolehkan mendatangi pemain untuk memberikan instruksi.
h. Penentuan Rangking dalam Pertandingan Setengah Kompetisi 1) Ranking ditentukan oleh kemenangan pertandingan (Match);
2) Apabila ada 2 (dua) pemain yang memperoleh nilai kemenangan Pertandingan (Match) yang sama, maka pemenang dari pertandingan antara keduanya menduduki ranking lebih tinggi; 3) Apabila ada 3 atau lebih pemain yang memperoleh jumlah kemenangan pertandingan (Match)
sama, ranking ditentukan oleh selisih total kemenangan Games dikurangi dengan total kekalahan games,yang memiliki selisih kemenangan Game lebih besar menduduki rangking lebih tinggi. Bila masih ada dua yang sama, maka pemenang dari pertandingan antara keduanya menduduki ranking lebih tinggi;
4) Bila ada 3 atau lebih pemain yang memperoleh Jumlah kemenangan Pertandingan (Match) sama, Selisih Total Kemenangan Game juga sama, maka Ranking ditentukan oleh selisih total kemenangan Point dikurangi total kekalahan Point, yang memiliki selisih total kemenangan point terbesar menduduki ranking lebih tinggi.
(a) Bila masih ada 2 (dua) yang sama,maka pemenang pertandingan antara keduanya menduduki peringkat lebih tinggi;
(b) Bila masih ada 3 (tiga) atau lebih yang sama, maka ranking ditentukan dengan cara DIUNDI. i. Perwasitan
1) Wasit dari PBSI yang ditunjuk oleh Panitia;
2) Wasit dapat membatalkan/menganulir keputusan Hakim Garis; 3) Keputusan Wasit mengikat;
4) Referee berhak memutuskan segala sesuatu yang menyangkut pertandingan dan keputusan Referee bersifat inal.
j. Cedera
1) Pemain yang mengalami cedera sewaktu bertanding tidak diberikan waktu perawatan pemulihan, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan dinyatakan kalah, kecuali terjadi perdarahan;
2) Selain pemain yang sedang bertanding tidak ada yang diperkenankan masuk lapangan kecuali atas ijin Referee.
k. Protes
Protes hanya menyangkut masalah teknis pertandingan saja dan diajukan kepada Referee oleh pelatih/pendamping resmi atlet yang bersangkutan pada saat pertandingan masih berjalan.
l. Lain-lain
Ketentuan lainnya yang perlu diberitahukan dan belum tercantum dalam petunjuk Teknis ini, akan disampaikan pada saat pertemuan teknik (Technical Meeting).
3. KETENTUAN JUARA
a. Juara terdiri dari juara I, juara II dan juara III. b. Juara I memperoleh medali emas.
Juara II memperoleh medali perak.
Juara III memperoleh medali perunggu (diper-tandingkan)
4. JUMLAH PETUGAS
Jumlah petugas, terdiri dari : a. Technical delegate 1 orang; b. Referee 2 orang;
c. Petugas meja 7 orang; d. Petugas kesehatan 2 orang; e. Petugas Editing 1 orang; f. Wasit 1 lapangan 2 orang;
g. Service judge 1 lapangan 2 orang; h. Scoring 1 lapangan 2 orang; i. lines man 1 lapangan 8 orang.
5. PERSYARATAN TEMPAT LOMBA
a. Hall tertutup (tinggi minimal 9 meter); b. Lapangan Karpet;c. Bebas dari cahaya (silau); d. Bebas dari angin.
6. JADWAL PERTANDINGAN CABANG BULUTANGKIS
03/09/2017 LAP 1 LAP 2 LAP 3 LAP 4
19.00 TCM&UNDIAN 04/09/2017 09.00 A1 - A2 A3 - A4 B1 - B2 B3 - B4 09.30 C1 - C2 C3 - C4 D1 - D2 D3 - D4 10.00 E1 - E2 E3 - E4 F1 - F2 F3 - F4 10.30 G1 - G2 G3 - G4 H1 - H2 H3 - H4 11.00 S1 - S2 S3 - S4 T1 - T2 T3 - T4 11.30 U1 - U2 U3 - U4 P1 - P2 P3 - P4 12.00 W1 - W2 W3 - W4 X1 - X2 X3 - X4 12.30 Y1 - Y2 Y3 - Y4 Z1 - Z2 Z3 - Z4
13.00 AA1 - AA2 AA3 - AA4 BB1 - BB2 BB3 - BB4
13.30 CC1 - CC2 CC3 - CC4 DD1 - DD2 DD3 - DD4
14.00 EE1 - EE2 EE3 - EE4 FF1 - FF2 FF3 - FF4
14.30 GG1 - GG2 GG3 - GG4 HH1 - HH2 HH3 - HH4 05/09/2017 09.00 A1 - A4 A2 - A3 B1 - B4 B2 - B3 09.30 C1 - C4 C2 - C3 D1 - D4 D2 - D3 10.00 E1 - E4 E2 - E3 F1 - F4 F2 - F3 10.30 G1 - G4 G2 - G3 H1 - H4 H2 - H3 11.00 S1 - S4 S2 - S3 T1 - T4 T2 - T3 11.30 U1 - U4 U2 - U3 P1 - P4 P2 - P3 12.00 W1 - W4 W2 - W3 X1 - X4 X2 - X3 12.30 Y1 - Y4 Y2 - Y3 Z1 - Z4 Z2 - Z3
13.00 AA1 - AA4 AA2 - AA3 BB1 - BB4 BB2 - BB3
13.30 CC1 - CC4 CC2 - CC3 DD1 - DD4 DD2 - DD3
14.00 EE1 - EE4 EE2 - EE3 FF1 - FF4 FF2 - FF3
14.30 GG1 - GG4 GG2 - GG3 HH1 - HH4 HH2 - HH3 06/09/2017 09.00 A1 - A3 A2 - A4 B1 - B3 B2 - B4 09.30 C1 - C3 C2 - C4 D1 - D3 D2 - D4 10.00 E1 - E3 E2 - E4 F1 - F3 F2 - F4 10.30 G1 - G3 G2 - G4 H1 - H3 H2 - H4 11.00 S1 - S3 S2 - S4 T1 - T3 T2 - T4 11.30 U1 - U3 U2 - U4 P1 - P3 P2 - P4 12.00 W1 - W3 W2 - W4 X1 - X3 X2 - X4 12.30 Y1 - Y3 Y2 - Y4 Z1 - Z3 Z2 - Z4
13.00 AA1 - AA3 AA2 - AA4 BB1 - BB3 BB2 - BB4
13.30 CC1 - CC3 CC2 - CC4 DD1 - DD3 DD2 - DD4
14.00 EE1 - EE3 EE2 - EE4 FF1 - FF3 FF2 - FF4
07/09/2017 LAP 1 LAP 2 LAP 3 LAP 4 09.00 A – H B - G C - F D – E 09.40 S – Z T - Y U - X V – W 11.00 AA – HH BB - GG CC - FF DD – EE 13.00 Winner AH - BG Winner CF - DE 13.40 Winner SZ - TY Winner UX - VW
14.40 Win AAHH - BBGG Win CCFF- DDEE
08/09/2017
09.00 FINAL 3 – 4 Putra FINAL 3 – 4 Putri
09.40 FINAL 1 – 2 Putra FINAL 1 – 2 Putri
11.00 FINAL 1 – 2 Mix FINAL 3 – 4 Mix
KETERANGAN PUTRA
PUTRI MIX
D. ATLETIK
1. Peraturan Umum
a. Peraturan perlombaan yang digunakan adalah peraturan perlombaan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) yang telah disesuaikan dan diadopsi dari Peraturan Perlombaan Atletik Internasional (IAAF) edisi 2016 – 2017.
b. Semua peserta dianggap telah mengetahui dan memahami serta mengerti isi dari peraturan tersebut. c. Nomor perlombaan:
a) Panca Lomba Putra: 100m, Lompat Jauh, Tolak Peluru, Lempar Lembing, 800m. b) Panca Lomba Putri: 100m, Lompat Jauh, Tolak Peluru, Lempar Lembing, 800m. d. Tempat dan Waktu Perlombaan
a) Tempat Perlombaan : Stadion Atletik Univesitas Negeri Medan (Sintetis dengan 8 lintasan).
b) Waktu: 03 s.d. 09 September 2017 jam 08.00 s/d selesai.
2. Peraturan Khusus
A. Persyaratan Peserta :
1. Peserta sesuai dengan persyaratan pedoman umum O2SN SMK tahun 2017; 2. Peserta adalah perorangan putra dan putri;
3. Belum pernah menjadi juara pada Perlombaan Tingkat Nasional; 4. Belum pernah sebagai peserta perlombaan Tingkat International; 5. Bukan peserta binaan PPLP, dan DIKLAT/Sekolah Olahraga Nasional;
6. Tidak masuk Ranking 1 s/d 3 pada Hasil Perlombaan O2SN SMK tahun 2016;Sistem Penilaian/ Pencatatan Waktu/Pengukuran/Peralatan
1. Sistem penilaian berpedoman pada Tabel Penilaian IAAF yang dimodikasi sesuai dengan kemampuan peserta (atlet);
2. Peralatan yang digunakan sesuai dengan standar PASI/IAAF yang telah disesuaikan dengan kemampuan peserta (atlet) dan sesuai dengan standar IAAF;
3. Panitia akan menyiapkan seluruh peralatan lomba yaitu: a) Berat Peluru: Putra (5kg) dan Putri (3kg)
b) Berat Lembing: Putra (700gr) dan Putri (500gr)
4. Sistem pencatatan waktu menggunakan sistem foto inish elektronik (Finish Lynk atau Algae); 5. Sistem pengukuran jarak menggunakan meteran baja yang sudah dikalibrasi oleh Dinas Metrologi;
B. PertemuanTeknis
- Dilaksanakan H - 1 perlombaan dimulai (Tempat dan waktu menyusul) - Tiap tiap Provinsi diwakili oleh maksimal dua orang (Pelatih /oficial)
- Dalam pertemuan teknis hanya akan membahas hal-hal yang menyangkut teknis pelaksanaan perlombaan dan daftar terakhir atlet.
C. Penentuan Lintasan dan Nomor Lapangan
1. PenentuanLintasan pada nomor Lari.
Penentuan lintasan dan urutan giliran peserta perlombaan dicantumkan dalam buku acara/program perlombaan yang ditentukan dengan undian oleh panitia pelaksana, sesuai dengan ketentuan peraturan IAAF Pasal 141;
2. Penentuan giliran lomba pada nomor Lapangan
Dalam nomor Lompat Jauh,Tolak Peluru dan Lempar Lembing setiap peserta berhak melakukan lompatan/tolakan/lemparan sebanyak 3 (tiga) kali.
D. Prosedur Pemanggilan Atlet (Roll Call)
Pemanggilan atlet untuk dibawa ke arena lomba dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut:
1. Untuk nomor lintasan, pemanggilan pertama peserta dilaksanakan 30 menit sebelum nomor perlombaan ini dimulai dan pemanggilan terakhir 20 menit sebelum nomor perlombaan dimulai. Selanjutnya 15 menit sebelum perlombaan dimulai para peserta masuk ke arena perlombaan;
2. Untuk seluruh nomor lompat dan lempar, pemanggilan pertama peserta dilaksanakan 60 menit sebelum nomor perlombaan ini dimulai dan pemanggilan terakhir 40 menit sebelum nomor perlombaan dimulai. Selanjutnya 30 menit sebelum perlombaan dimulai para peserta di bawa masuk ke arena perlombaan;
3. Prosedur pemanggilan pertama dapat dilakukan oleh Pelatih/Manager masing-masing atlet dengan membubuhkan tanda (√) di depan nama atletnya pada papan yang disediakan oleh Panitia;
4. Pada saat pelaksanaaan pemanggilan terakhir, setiap atletharus membawa dan menunjukkan : a. Nomor BIB (2 buah);
b. Pakaian lomba (yang sudah terpasang nomor BIB di bagian dada dan punggung); c. ID Card;
d. Sepatu perlombaan/spikes;
e. Trainingspack dan Tas lapangan (khususnya yang berlogo).
5. Peralatan elektronik (HP, Kamera Video dan Foto) tidak boleh dibawa masuk ke lapangan.
E. Prosedur memperkenalkan peserta di lapangan.
1. Sebelum berlomba, semua peserta berdiri bersaf atau berdiri di lintasannya masing-masing untuk diperkenalkan kepada penonton oleh penyiar (announcer);
2. Jika namanya disebutkan, maka peserta diharuskan maju selangkah dan melambaikan tangannya kepada penonton.
F. Protes dan Banding
1. Protes yang menyangkut keabsahan peserta harus diselesaikan sebelum pertemuan teknis dimulai, dan diajukan kepadaPanitia Keabsahan peserta.
2. Protes menyangkut suatu hasil perlombaan dapat diajukan dalam waktu 30 menit setelah suatu hasil perlombaan diumumkan secara resmi oleh anouncer/panitia lomba.
3. Setiap protes dapat disampaikan secara lisan oleh peserta yang bersangkutan atau pelatih yang mewakili peserta kepada wasit yang berwenang, kemudian wasit akan mempertimbangkan untuk mengambil keputusan.
4. Jika protesnya ditolak oleh Wasit, yang bersangkutan dapat mengajukan banding kepada Dewan Hakim dalam tempo 30 menit sejak pengumuman resmi mengenai ralat hasil event tersebut yang timbul dari keputusan wasit mengenai protes atau sejak pemberitahuan kepada yang melakukan protes jika tidak ada perubahan hasil.
5. Banding kepada Dewan Hakim harus diajukan secara tertulis, ditandatangani oleh peserta, atau oleh pelatih/manager yang bertindak mewakili peserta atau yang bertanggung jawab atas nama tim yang bersangkutan, dan disertai penyerahan suatu deposito (sejumlah biaya) sebesar RP 1.000.000. 6. Keputusan hakim adalah mutlak dan bersifat inal, serta independen.
G. Juara, Medali, Sertiikat
1. Medali Kejuaraan diberikan kepada Juara I, II dan III;
2. Penentuan juara I, II, III, Panca Lomba ditetapkan berdasarkan perolehan jumlah nilai tertinggi dari semua nomor Panca Lomba yang mengacu pada tabel penilaian Panca Lomba;
3. Penentuan juara I, II, III, pernomor ditetapkan berdasarkan prestasi terbaik pada masing-masing nomor;
4. Medali yang disiapkan terdiri dari: 10 set medali (emas-perak-perunggu) untuk juara perorangan putra dan putri pernomor dan 2 set medali (emas-perak-perunggu) untuk nomor Panca Lomba putra dan putri;
5. Setiap peserta akan mendapat sertiikat dari Panitia.
H. Hasil Sama
Jika ada dua atlet atau lebih memperoleh jumlah nilai yang sama untuk setiap posisi dalam perlombaan, prosedur untuk menentukani ‘hasil-sama’ dilakukan sebagaiberikut:
1. Atlet yang dalam lebih banyak event mencatat nilai lebih banyak dari atlet yang lain yang memiliki hasil-sama itu diberikan kedudukan yang lebih tinggi;
2. Jika masih terjadi hasil sama sesuai dengan Pasal 200.13 (a), atlet yang mengumpulkan jumlah nilai tertinggi pada salah satu event diberikan kedudukan yang lebih tinggi;
3. Jika masih terjadi hasil sama sesuai dengan Pasal 200.13 (b), atlet yang mengumpulkan nilai tertinggi pada event terbaik kedua, dan seterusnya diberikan kedudukan yang lebih tinggi.
I. Upacara Penghormatan Pemenang (UPP)
1. Pemenang 1, 2, dan 3 setiapnomor inal akan dipanggil untuk mengikuti pelaksanaan upacara penghormatan pemenang (UPP), sesaat setelah selesainya perlombaan nomor yang bersangkutan; 2. Dalam pelaksanaan UPP, juara 1, 2, 3 harus menggunakan seragam lengkap masing–masing sesuai
dengan seragam daerahnya. dan bersepatu (tidak dibolehkan memakai celana pendek dan tidak bersandal).
J. Kepanitian
1. Panitia Pelaksana
Perlombaan Atletik dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana (Panpel) dari Pengurus PASI Provinsi yang secara teknis bertanggung jawab kepada Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB. PASI).
2. Technical Delegate
Ditetapkan oleh PB. PASI dan bertanggung jawab terhadap terselenggaranya Perlombaan. 3. Dewan Hakim dan Wasit, yang bertugas telah mendapat rekomendasi dari PB. PASI. 4. Jury yang bertugas telah mendapat rekomendasi dari Pengurus PASI Provinsi.
3. Penutup.
Hal-hal lain yang belum tercantum dalam peraturan perlombaan ini akan ditentukan kemudian (dalam pertemuan Teknis).
E. RENANG
1. Ketentuan Umum
a. FINA/International Swimming Federation Rules
b. Peraturan khusus yang ditetapkan oleh juri dan panitia (Dit. PSMK) O2SN 2017
2. Sistem Pertandingan
a. Nomor-nomor yang dipertandingkan yaitu : 1) 50m Gaya Kupu- kupu Putra
2) 100m Gaya Kupu- kupu Putra 3) 50m Gaya Bebas Putra 4) 100m Gaya Bebas Putra 5) 50m Gaya Punggung Putra 6) 100m Gaya Punggung Putra 7) 50m Gaya Dada Putra 8) 100m Gaya Dada Putra 9) 200m Gaya Ganti Putra
Total nomor yang dipertandingkan 9 nomor
b. Menggunakan peraturan satu kali start (one fallstart).
c. Semua nomor yang dilaksanakan langsung inal (timed inal). d. Setiap provinsi dapat diwakili 1 putra per nomor.
e. Setiap peserta hanya boleh turun maksimal 5 nomor individu yang dipertandingkan.
3. Sistem Waktu Pertandingan
Tidak ada batasan waktu, pertandingan dianggap selesai jika sudah mendapatkan juara.
4. Sistem Penilaian Pertandingan
a. Penentuan peringkat berdasarkan catatan waktu tercepat b. Berlaku sistem diskualiikasi.
c. Diskualiikasi tidak dikenai denda apapun. Ketentuan diskualiikasi:
a. Berenang menggunakan gaya yang tidak sesuai dengan gaya yang dipertandingkan, kecuali ketika pertandingan gaya bebas.
b. Peserta mendahului start sebelum aba-aba dibunyikan
c. Peserta inish dengan tata cara yang tidak sesuai ketentuan yang ditentukan seperti:
· gaya kupu-kupu dan gaya dada harus dengan 2 tangan
· gaya punggung dan gaya bebas harus dengan 1 tangan.
d. Pemenang adalah yang mencapai garis inishtercepat dengan ketentuan yang seharusnya.
5. Jumlah Medali , Piala Perenang Terbaik serta Uang Pembinaan dan juga Kriteria
Penentuan/Pemilihan Perenang Terbaik
a. Jumlah Medali sebanyak 9 set ( 1 set terdiri dari emas perak dan perunggu) b. Piala perenang terrbaik pertama kedua dan ketiga (total ada 3 piala)
c. Kriteria penentuan/pemilihan perenang terbaik akan di tentukan berdasarkan prestasi pemecahan rekor O2SN, Jika jumlah rekor yang dipecahkan sama,maka penentuan akan dilaksanakan
berdasarkan jumlah medali yang diraih secara hirarkis.namun jika perolehan medalipun tetap sama , maka penentuan akan diperhitungkan dari ketajaman pemecahan rekor O2SN secara proporsional dengan “jarak perlombaan”yang rekornya dipecahkan
6. Persyaratan Tim dan Pemain
a. Pemain yang mempunyai penyakit tertentu,diwajibkan membawa obat-obatan pribadi b. Setiap tim wajib menyerahkan nama pesertayang mengikuti lomba.
c. Pakaian yang digunakan untuk perlombaanmerupakan pakaian renang. d. Aksesoris yang dapat menambahperforma atlet, tidak dibenarkan dipakai
selamapertandingan (power balance, phiten,dll).
7.
Jumlah oficial yang bertugas:
a. Technical Delagate : 1 Orang (H-4 sudah ada tiba di tempat) b. Ketua Pertandingan (MD) : 1 Orang (H-4 sudah ada tiba di tempat) c. Juri Hakim : 3 Orang
d. Juri Gaya : 4 Orang e. JuriPembalikan : 8 Orang f. Timer : 24 Orang g. Starterdanreffree : 2 Orang h. PengaturAtlet : 2 Orang i. Input Data (IT) : 3 Orang j. Announcer : 2 Orang
8. Venue dan Kelengkapannya
a. Venue (Kolam renang Olympic Size/ 50m ) dengan minimal 8 Lintasan.
b. Tali Lintasan anti wave (anti ombak) sebanyak 7 buah (jika di kolam tidak ada) untuk 8 lintasan
c. 2 buah tali tambang “15 meter” ukuran selebar kolam d. 2 tali bendera “5 meter” ukuran selebar kolam + tiang e. Sound system
f. Podium juara
g. Tenda juri (3x3), timer (selebar kolam), pemanggilan atlet (5x5, menyesuaikan dengan jumlah atlet), input data (3x3)