• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II: LANDASAN TEORI

C. Peran Stakeholder di Sekolah

Stakeholder berasal dari bahasa Inggris yang terdiri dari dua kata, yaitu

stake dan holder. Secara umum kata stake dapat diartikan sebagai “kepentingan”,

sedangkan kata holder diartikan sebagai “pemegang”. Jadi stakeholder berarti pemegang kepentingan. Dalam konteks sekolah, Stakeholder adalah masyarakat sekolah yang merupakan warga atau individu yang berada di sekolah dan di sekitar sekolah yang berhubungan secara langsung maupun tidak langsung

____________

52Hadiyanto, Mencari Sosok Desentralisasi Manajemen Pendidikan di Indonesia, (Jakarta: Rineka Cipta, 2004), h. 88.

35

terhadap manajemen sekolah, memiliki kesadaran sosial dan mempunyai pengaruh terhadap sekolah.53 Stakeholder sekolah adalah segenap komponen terkait yang memiliki hak serta kewajiban yang sama dalam merencanakan, melaksanakan dan melakukan pengawasan terhadap program pendidikan.

Di dalam UU Sistem Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003, pasal 56 menjelaskan bahwa stakeholder, yaitu:

a. Masyarakat berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan yang meliputi perencanaan, pengawasan dan evaluasi program pendidikan melalui dewan pendidikan dan komite sekolah.

b. Dewan pendidikan sebagai lembaga mandiri dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan tenaga sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/ kota yang tidak mempunya hubungan hierarkis.

c. Komite sekolah sebagai lembaga mandiri, dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkatan satuan pendidikan.54

Stakeholder juga memiliki arti kelompok atau individu di dalam atau di luar organisasi yang mempengaruhi dan yang dipengaruhi oleh pencapaian misi,

____________

53http://insaniyahtanasuq.blogspot.in/2017/04/v-behaviorurldefaultvmlo.html. Diakses pada tanggal 3 Oktober 2017.

tujuan dan strategi organisasi.55 Jadi stakeholder pendidikan dapat diartikan sebagai orang atau badan yang berkepentingan menjadi pemegang sekaligus pemberi dukungan terhadap pendidikan atau lembaga pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung.

2. Pembagian Stakeholder

Stakeholder pendidikan dibagi menjadi 2, yaitu stakeholder internal dan

stakeholder eksternal.

1) Stakeholder Internal

Stakeholder internal adalah orang atau badan yang berkepentingan menjadi

pemegang sekaligus pemberi dukungan terhadap pendidikan atau lembaga pendidikan yang terlibat secara langsung yang berada di dalam suatu sekolah. Adapun komponen-komponen yang termasuk dalam stakeholder internal adalah:

a) Kepala Sekolah

Kepala sekolah terdiri dari dua kata, yaitu ‘kepala’ dan ‘sekolah’. Kata ‘kepala’ dapat diartikan ‘ketua’ atau ‘pemimpin’ dalam suatu organisasi atau sebuah lembaga. Sedangkan ‘sekolah’ adalah sebuah lembaga di mana menjadi tempat menerima dan memberi pelajaran. Dengan demikian, secara sederhana kepala sekolah dapat didefinisikan sebagai “seorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar, atau tempat dimana terjadi interaksi antara guru yang memberi

____________

37

pelajaran dan murid yang memberi pelajaran.56 Sebagai pemimpin suatu lembaga maka kepala sekolah memiliki beberapa peran yang harus dijalani, antara lain ada tiga peranan pemimpin dilihat dari otoritas dan status formal seorang pemimpin, yaitu:

1) Peranan Hubungan antarperseorangan

Peranan ini timbul akibat otoritas formal dari seorang manajer, antara lain:

a) Lambang

Dalam pengertian sebagai lambang kepala sekolah mempunyai kedudukan yang selalu melekat dengan sekolah. Kepala sekolah dianggap sebagai lambing sekolah. Oleh sebab itu, seorang kepala sekolah harus selalu dapat memelihara integritas diri agar peranannya sebagai lambing tidak menodai nama baik sekolah. b) Kepemimpinan

Peranan sebagai pemimpin mencerminkan tanggung jawab kepala sekolah untuk menggerakkan seluruh sumber daya yang ada di sekolah. Selain berperan sebagai penggerak juga berperan untuk melakukan control segala aktivitas guru, staf dan siswa dan sekaligus untuk meneliti persoalan-persoalan yang timbul di lingkungan sekolah.

____________

56Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoritik dan Permasalahannya, (Jakarta: Rajawali Pers, 2013), h. 83.

c) Penghubung

Dalam fungsi ini kepala sekolah berperan menjadi penghubung antara kepentingan sekolah dengan lingkungan di luar sekolah. 2) Peranan Informasional

Dalam fungsi informasional inilah kepala sekolah berperan sebagai pusat urat syaraf sekolah. Ada tiga macam peran kepala sekolah sebagai pusat urat syaraf, yaitu:

a) Sebagai Monitor

Kepala sekolah selalu mengadakan pengamatan terhadap lingkungan, yaitu kemungkinan adanya informasi-informasi yang berpengaruh terhadap penampilan sekolah.

b) Sebagai Disseminator

Kepala sekolah bertanggung jawab untuk menyebarluaskan dan membagi-bagi informasi kepada para guru, staf, siswa dan orang tua murid.

c) Spokesman

Kepala Sekolah menyebarkan informasi kepada lingkungan di luar yang dianggap perlu.

3) Sebagai Pengambil Keputusan57

Dalam peran ini kepala sekolah selalu berusaha dan bertanggung jawab untuk mengambil keputusan yang tepat untuk menanggapi berbagai permasalahan yang terjadi.

____________

39

b) Guru

Menurut Drs. H.A. Amentembun dalam buku Akmal Hawi, guru adalah semua orang yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap pendidikan murid, baik secara individual atau pun klasikal,baik itu di sekolah maupun di luar sekolah.58 Tugas guru adalah mendidik dan mengajar. Mendidik artinya mendorong dan membimbing peserta didik agar maju menuju kedewasaan secara utuh yang mencakup intelektual, emosional, spiritual, fisik, sosial dan moral. Sedangkan mengajar adalah membantu dan melatih peserta didik agar mau belajara untuk mengetahui sesuatu dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Selain mendidik dan mengajar, guru juga memiliki tugas sebagai motivator, fasilitator dalam proses pembelajaran, dan lain-lain.

c) Siswa

Siswa atau peserta didik khususnya adalah orang-orang yang belajar di lembaga pendidikan tertentu yang menerima bimbingan, pengarahan, nasehat, pembelajaran dan berbagai hal yang berkaitan dengan proses kependidikan.59

d) Karyawan/ Tata Usaha e) Pengawas

f) Dinas Pendidikan

g) Menteri Pendidikan Nasional

Seperti yang kita ketahui, di dalam sekolah terdapat berbagai pihak diantaranya kepala sekolah, pendidik/ guru, dan peserta didik. Kepala sekolah bertanggung jawab tentang perkembangan prestasi peserta didiknya, suasana

____________

58Akmal Hawi, Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam, (Jakarta: Rajawali Pers, 2014), h. 9.

lingkungan kerja guru dan karakter keseluruhan sekolah. Kepala sekolah juga memegang peranan penting lain yaitu penghubung antara guru, orang tua, dan para stakeholder lainnya. Peserta didik di masa globalisasi semakin membuat mereka beragam dengan kehadiran teknologi sebagai tempat-tempat belajar mereka, mereka mulai belajar dan mendapatkan informasi/ pengetahuan dengan memanfaatkan teknologi- teknologi yang ada. Guru sebagai kunci utama pendidikan semakin dituntut untuk beradaptasi dan bertanggung jawab atas hal-hal yang dialami peserta didik.

Pemerintah, yang diwakili oleh Menteri pendidikan nasional, Dinas Pendidikan dan pengawas selaku pembuat kebijakan juga harus bersinergi dengan stakeholder lain. Peran pembuat kebijakan baik tingkat daerah hingga pusat yang

mana setiap kebijakan yang mereka putuskan diharapkan dapat diterima dan dilaksanakan dengan baik oleh stakeholder pendidikan lain serta mendukung kinerja antar stakeholder.

2) Stakeholder Eksternal

Stakeholder eksternal adalah orang atau badan yang berkepentingan menjadi

pemegang sekaligus pemberi dukungan terhadap pendidikan atau lembaga pendidikan secara tidak langsung yang berada di luar sekolah. Komponen-komponen yang termasuk ke dalam stakeholder eksternal adalah:

a) Orang Tua Siswa

Orang tua adalah ayah dan ibu kandung, suami istri (seorang laki-laki dan seorang perempuan) yang terikat dalam tali pernikahan, kemudian melahirkan

41

beberapa orang anak, maka suami istri tersebut adalah orang tua bagi anak-anak mereka.60

b) Komite Sekolah

Menurut Keputusan Mendiknas Nomor: 044/U/2002 dikemukakan komite sekolah merupakan badan mandiri mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan dan efesiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan baik pada pendidikan prasekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan luar sekolah.61

c) Toko Buku

d) Kontraktor Pembangunan sekolah e) Penyedia Alat Pendidikan, dan lain-lain.

Berbeda dengan stakeholder internal yang terlibat langsung dalam sistem pendidikan, stakeholder eksternal termasuk ke dalam bagian di luar lingkaran sistem pendidikan tetapi berkaitan secara tidak langsung pada komponen pendidikan di dalamnya. Stakeholder eksternal pendidikan tidak mempunyai kapasitas yang lebih besar dari stakeholder internal dalam menghasilkan perubahan pendidikan.

____________

60 Tim Prima Pena, Kamus Besar…, h. 563.

61Hasbullah, Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya Terhadap

Stakeholder eksternal yang dimaksud terdiri dari berbagai macam,

diantaranya adalah orang tua murid, komite, toko buku, Penyedia Alat Pendidikan, dan lain-lain.62

3. Peran Stakeholder di Sekolah

Adapun peran stakeholder di sekolah (kepala sekolah, guru dan komite sekolah) adalah untuk:

1) Mengatur hubungan sekolah dengan orang tua siswa,

2) Memberikan pengertian kepada masyarakat tentang fungsi sekolah melalui bermacam-macam media komunikasi,

3) Mencari dukungan dari masyarakat untuk kemajuan lembaga sekolah, 4) Mempersiapkan anak agar berani berinteraksi dengan masyarakat, 5) Melakukan pembinaan sikap dan perilaku siswa, dan lain-lain.

Dokumen terkait