• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV TEMUAN DAN INTERPRETASI DATA

4.7 Peranan Komite Sekolah SMA Negeri 3 Tebing Tinggi

Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitas sumber daya manusia dan merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Menyadari pentingnya proses peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka Pemerintah telah berupaya mewujudkan amanat tersebut melalui berbagai usaha pembangunan pendidikan yang lebih berkualitas melalui pengembangan dan perbaikan kurikulum dan sistem evaluasi, perbaikan sarana pendidikan, pengembangan dan pengadaan materi ajar, serta pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya. Tetapi kenyataan belum cukup dalam meningkatkan kualitas pendidikan (Depdiknas, 2001:2). Salah satu wujud aktualisasinya dibentuklah suatu badan yang mengganti keberadaan Badan Pembantu Penyelenggara Pendidikan (BP3) yakni Komite Sekolah melalui Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor : 044/U/2002 tanggal 2 April 2002. Penggantian nama BP3 menjadi Komite Sekolah didasarkan atas perlunya keterlibatan masyarakat secara penuh dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Berkaitan dengan hal tersebut Komite Sekolah SMA Negeri 3 Tebing Tinggi mempunyai peran penting dalam mencapai tujuan peningkatan mutu pendidikan di lingkungan sekolah tersebut. Dari informasi yang penulis dapatkan dari pihak Komite Sekolah peranan tersebut ialah keterlibatan Komite Sekolah dalam memberikan bantuan material kepada sekolah berupa bantuan dana rutin dalam setiap tahun ajaran yang berlangsung. Berikut hasil wawancara yang dilakukan penulis dengan Ketua Komite Sekolah yaitu bapak Ogatama Hulu :

“ ,,,, kalau berbicara mengenai peran yang dilakukan komite sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah, itu jelas ada baik berupa materi maupun gagasan-gagasan demi kemajuan mutu sekolah. Dalam mencapai hal tersebut tentunya harus dilaksanakan berbagai upaya untuk mendongkrak mutu sekolah, dalam melaksanakan kegiatan ini sudah tentu butuh dana, disinilah salah satu peran komite sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan yakni ikut serta menghimpun bantuan kepada sekolah berupa bantuan dana rutin dalam setiap tahun ajaran yang berlangsung”

Adapun dana bantuan yang dimaksud yaitu pengeluaran rutin yang dikeluarkan oleh badan komite sekolah per tahun pelajaran yang terdiri dari :

1. Bantuan Untuk Peningkatan Dan Pengembangan Standar Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

Dana yang bersumber dari Komite Sekolah dalam hal ini ialah untuk pengembangan tenaga pendidik mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga representaif khusus, penanggung jawab SKM Model, penanggung jawab PSB TIK, KTU, dan bendahara sekolah.

Guna mendukung lancarnya proses mengajar di sekolah ini dibutuhkan tenaga guru yaitu guru honorer karena guru yang bertugas sebagai pengajar yang berstatus PNS masih kurang memadai. Adapun dana yang dikeluarkan komite sekolah untuk tenaga pendidik yaitu untuk mengisi tenaga guru untuk mengajar

mata pelajaran agama islam, agama kristen protestan, agama khatolik, bimbingan penyuluhan (BP), geografi, TIK, seni, sejarah.

Hal ini sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh ketua komite sekolah bapak Ogamota Hulu, SH berikut ini :

“karena memang tenaga guru yang bertugas di sekolah ini masih dapat dikatakan kurang, maka keberadaan komite sekolah unutk membantu memberikan dana untuk gaji para honorer sangat penting. Ada berbagai mata pelajaran yang belum memadai tenaga guru di bidang tersebut, seperti mata pelajaran agama Islam, agama Kristen Protestan, agama Khatolik, bimbingan penyuluhan (BP), geografi, TIK, seni, sejarah. Jadi gaji mereka dapat dikatakan bersumber dari komite sekolah”

Untuk teknis pelaksanaan proses belajar mengajar berjalan lancar dibutuhkan sarana dan prasarana pendukung yang dikelola oleh tengaga profesional yaitu honorer tenaga kependidikan yang tidak disediakan oleh pihak pemerintah. Adapun para tenaga profesional tersebut terdiri dari tata usaha, penjaga sekolah, petugas pertamanan, petugas kebersihan, petugas keamanan (satpam), petugas perpustakaan dan juga Honor pengelolaan senam minggu sehat.

2. Bantuan Untuk Peningkatan Dan Pengembangan Standar Pengelolaan Pendidikan

Pengelolaan laboratorium fisika, pengelolaan laboratorium biologi, pengelolaan laboratorium komputer, pengeloaan laboratorium kimia, pengelolaan petamanan/ kebersihan, kordinator piket, kordinator BP.

3. Bantuan Untuk Peningkatan Dan Pengembangan Standar Proses Belajar Mengajar

Wali kelas, home visit, pembinaan olimpiade, foto kopi media pembelajaran, bantuan dana penggunaan internet, koran, MK3S, minuman aqua, bantuan dalam pelaksaan rapat bulanan, bantuan transportasi ke dinas, biaya pengadaan data siswa(BP), MGMP guru.

4. Peningkatan Kompetensi Lulusan

Les tambahan sore januari-april terdiri dari, IPA, IPS, penanggung jawab kegiatan, kordinatorpelaksanaan, ATK, snack. Praktikum IPA diantaranya, Fisika/ bahan, biologi/ bahan, Kimia/ bahan. Praktikum komputer diantaranya komputer/bahan. Pengembangan dan sumber pembelajaran,pengembangan bahan ajar berbasis TIK,pengadaan hadiah kejuaraan kelas, bantuan untuk pra UN, praktek UAS/ Ujian Akhir Sekolah, snack UAS dan ujian nasional, bantuan operasional ujian semester, bantuan untuk pengetikan soal ujian.

5. Bantuan Untuk Peningkatan Dan Pengembangan Standar Sarana Dan Prasarana

Pengadaan cangkul,pengadaan beko,bantuan perbaikan alt-alat listrik, bantuan perbaikan meja dan kursi,pengadaan sarana dan prasarana kebun, bantuan biaya blocgrant TIK, bantuan pengadaan bunga dan pot, P3K, pengadaan parang mesin babat,pembelian minyak bensin, pembelian oli mesin babat, pembelian racun rumput, pengadaan pembersih alat-alat WC, bantuan pakaian PKS, bantuan pengadaan perangkat kelas, biaya perbaikan alat komputer.

6. Pengembangan Dan Penyaluran Bakat Siswa

Pramuka diantaranya pelatih dan penanggung jawab, karate diantaranya pelatih dan penanggung jawab, bola volley diantaranya pelatih dan uji tanding antar sekolah, sepak bola diantaranya pelatih, uji tanding antar sekolah dan kompetisi. Perlombaan sains dan olah raga, paduan suara(dialihkan menjadi rapat komite dengan kasek wakasek dan pengawas sekolah), kegiatan kesenian, kegiatan sastra dan bahasa indonesia, kegiatan sastra jerman, kegiatan sastra dan bahasa inggris, Imtaq, pesantren kilat, biaya latihan paskibraka, bantuan perlengkapan paskibraka, patroli keamanan siswa, kegiatan mulok.

7. Dana Peringatan Hari-Hari Besar Nasional Dan Keagamaan

Peringatan israt mijrad,peringtan maulid,perayaan natal,perayaan paskah, HUT RI diantaranya pembuatan gapura, umbul-umbul, pembelian tiang dan bendera pawai, bantuan jurit malam/renungan suci, HARDIKNAS dan hari guru.

Dokumen terkait